BaNi MusTajaB

Ilaahii Anta Maqshuudii Wa Ridlooka Mathluubii

RAGAM SIKSA KUBUR DAN PENYEBABNYA


MAWAN SUGANDA

Rasulullah Sallallahu Alaihi Wassalam pernah mengabarkan tentang dua orang yang disiksa di dalam kuburnya. Yang satu karena mengadu domba sesama manusia, yang lainnya karena tidak bersuci setelah buang air kecil. Di dalam hadits Syu’bah disebutkan, “Salah seorang di antara keduanya suka memakan daging manusia.” Artinya, dia adalah orang yang suka menggibah dan mengadu domba.

Sementara itu dalam hadits Ibnu Mas’ud dikabarkan tentang orang yang dipukul dengan cambuk hingga kuburnya dipenuhi api, karena dia pernah mendirikan shalat tanpa bersuci dan melewati orang yang didzalimi, namun dia tidak mau menolongnya.

Juga telah disampaikan hadits Samurah di dalam Shahih Al-Bukhary tentang siksa yang ditimpakan kepada seseorang yang berbuat suatu kedustaan hingga mencapai ufuk, siksa yang ditimpakan kepada seseorang yang membaac Al-Qur’an di malam hari namun tidak mengamalkannya di siang hari, siksa yang ditimpakan kepada para pezina, laki-laki maupun perempuan, siksa kepada pemakan riba, dan siksa-siksa lainnya seperti yang disaksikan Nabi Muhammad di alam kubur atau alam berzakh.

Dalam hadits Abu Hurairah ra, disebutkan tentang kepala orang-orang yang dipukul dengan batu, karena kepala mereka berat melaksanakan shalat, ada pula orang yang memakan daging busuk dan kotor karena zina yang mereka lakukan di dunia, orang-orang yang memotong bibirnya dengan alat pemotong dari besi karena mereka suka menyebarkan fitnah dalam perkataannya.

Dalam hadits Abu Sa’id, disebutkan tentang siksa yang dijatuhkan kepada orang-orang yang melakukan berbagai macam kejahatan. Diantara mereka ada yang perutnya menggelembung sebesar rumah. Mereka berada di jalan para pengikut Fir’aun laknatullah. Mereka adalah pemakan riba. Diantara mereka ada yang dengan mulutnya menyuapkan bara api hingga bara itu keluar lagi dari duburnya. Mereka adalah pemakan harta anak yatim.

Diantara mereka, ada para wanita yang menggelantung pada payudaranya. Mereka adalah para wanita pezina. Diantara mereka ada yang memotong daging lambungnya lalu memakannya. Mereka adalah orang-orang yang suka menggunjing. Diantara mereka ada yang memiliki kuku dari tembaga, lalu mencakar muka dan dadanya. Mereka adalah orang-orang yang suka menodai kehormatan sesamanya.

Nabi Muhammad SAW telah mengabarkan kepada kita mengenai orang yang terbunuh di medan jihad yang memakai mantel dari harta rampasan, dan mantel itu berubah menjadi api yang membakarnya di dalam kubur. Orang ini sebenarnya juga mempunyai hak terhadap harta rampasan, namun ia mengambilnya sebelum dibagi.

Siksa kubur, bisa disebabkan oleh kedurhakaan hati, mata, telinga, mulut, lisan, perut, kemaluan, tangan, kaki, dan seluruh anggota badan. Dibawah ini adalah beberapa jenis perbuatan, yang dapat mengakibatkan si pelakunya mendapat siksa di dalam kubur :

1. Mengadu domba, berdusta dan menggibah.

2. Memberikan kesaksian palsu.

3. Menuduh para wanita suci.

4. Menyebarkan fitnah.

5. Mengatakan tentang Allah Subhanahu Wa Taala dan Rasul-Nya dengan tidak dilandasi ilmu pengetahuan.

6. Berbicara semaunya tanpa aturan.

7. Memakan riba.

8. Mengambil harta anak yatim.

9. Memakan uang sogok.

10. Mengambil harta saudaranya sesama muslim secara tidak benar.

11. Meminum minuman yang memabukkan.

12. Berzina dan homoseksual/lesbian.

13. Mencuri dan menipu.

14. Menggugurkan hal-hal yang diwajibkan Allah SWT.

15. Mengganggu dan menyakiti orang-orang muslim.

16. Mencari-cari aib orang muslim.

17. Orang yang berhukum tidak menurut apa yang telah diturunkan Allah.

18. Memberikan fatwa yang bertentangan dengan yang telah disyariatkan Allah SWT.

19. Menolong perbuatan dosa.

20. Membunuh jiwa yang diharamkan Allah SWT untuk dibunuh.

21. Menggugurkan hak-hak asma’ Allah SWT dan sifat-sifatNya.

22. Mengingkari asma’ Allah SWT dan sifat-sifatNya.

23. Mendahulukan pendapat dan jalan pikiran sendiri daripada Sunnah Rasulullah SAW.

24. Meratap ketika anggota keluarganya meninggal dunia.

25. Mendendangkan atau mendengarkan lagu-lagu yang diharamkan Allah SWT dan Rasul-Nya.

26. Mendirikan masjid diatas kuburan dan menyalakan api disana.

27. Berbuat curang ketika menimbang barang.

28. Bertindak semena-mena, sombong, membanggakan diri dan pamer.

29. Mengolok-olok dan mencerca orang-orang salaf.

30. Membantu orang-orang dzalim yang menjual akhiratnya dengan dunia.

31. Tidak peduli jika diingatkan agar takut kepada Allah SWT karena kedurhakaan yang dilakukannya, dan langsung bereaksi jika diingatkan agar takut kepada manusia.

32. Mendapat petunjuk dari Allah SWT dan Rasul-Nya, tetapi tidak peduli dan tidak mau mengikuti.

33. Mendengar bacaan Al-Qur’an namun hatinya sama sekali tidak terketuk oleh kandungannya, atau bahkan merasa risih oleh bacaan tersebut. Sebaliknya, jika ia mendengar omongan setan, nyanyian dan lagu-lagu, maka dia langsung bangkit menyimaknya.

34. Berdusta dan bersumpah palsu atas nama Allah . SWT

35. Bangga dengan kedurhakaan yang dilakukan dan memperbanyak serta menyebarkannya di kalangan rekan-rekannya, atau melakukan kedurhakaan secara terang-terangan.

36. Mengucapkan kata-kata yang kotor dan jorok, umpatan dan hinaan, yang mencerminkan akhlak yang buruk.

37. Menangguhkan pelaksanaan shalat hingga akhir waktu dan tidak berdzikir kepada Allah kecuali sedikit.

38. Tidak membayar zakat mal dengan suka rela dari hatinya.

39. Tidak menunaikan haji meskipun sudah memiliki kemampuan.

40. Tidak memenuhui hak meskipun sanggup memenuhinya.

41. Tidak peduli dari mana harta yang diperoleh, dari yang halal atau yang haram.

42. Tidak menyambungkan tali persaudaraan, tidak mengasihi orang miskin, janda, anak yatim dan hewan peliharaan, tidak pula menganjurkan orang lain untuk mengasihi orang miskin.

43. Dan masih sangat banyak lagi, yang masing-masing tergantung dari sedikit dan banyaknya, kecil dan besarnya.

Karena banyak manusia yang mengerjakan hal-hal itu, maka banyaklah penghuni kubur yang mendapat siksa. Sedikit sekali orang yang lolos dari siksaan itu. Zhahir kubur memang hanya tanah. Namun didalamnya ada siksaan dan panas, yang menggelegak seperti air yang mendidih di dalam periuk.

Disarikan dari sumber yang terpilih

17 comments on “RAGAM SIKSA KUBUR DAN PENYEBABNYA

  1. hinakelana
    November 10, 2008

    Assalamualaikum….
    Bismillah…

    Saya benar2 semakin ngeri aja ama siksa kubur, Semoga Engkau Ya..Robb, Ya…Robbana menjauhkan kami semua dari siksa-Nya, diberikan mati dalam keadaan khusnul khotimah….

    Amiiin…ya Robbana…ya….Maulana

    Suka

  2. esensi
    November 13, 2008

    berarti segala hal yang buruk akan mendapat balasan buruk pula😀

    Suka

  3. Roy
    November 20, 2008

    Banyak-banyak baca doa..”Ya Allah bihaa Ya Allah bi khusnil khotimah…”
    Insya Allah kita diselamatkan dari siksa kubur dan Hari Kiamat karena kita mati dalam golongan khusnul khotimah…
    Amin yaa Robbal alamin….

    Suka

  4. M.aspihani.Aas Radja
    Januari 29, 2009

    Ya Allah ya tuhanku ampunilah sgala dosa2ku. Ku sadari dosa ini stelah membaca blog sprti ini hati saya jd tringat dosa sprti itu.aku takut akan siksaMu dan hamba skarang bertobat,untk memperbaikinya.Ya Allah ya Rabbi..tunjukanlah jalan lurusmu.amiin..ya rabbal’alamin.

    Suka

  5. yuditoc
    April 20, 2009

    Subahanallahh…Ya Ampun……..

    Suka

  6. heavenholic
    Juni 18, 2009

    Ya Allah, ampuni segala kesalahanku, kesalahan orangtuaku, dan keluargaku, dan semua hambamu yang mukmin, amien.. Habis baca siksa kubur jujur gw smp ga bs nelen ludah:[
    @
    amin

    Suka

  7. gaga
    Juni 18, 2009

    ya allah jangan smpai gaga,kluraga,an tmand2 q.ngrasaint pedihx sika kubu itu.amiin
    @
    amin ya Robbal alamin

    Suka

  8. devi
    Juni 25, 2009

    ya Alloh ya Robb,begitu berat siksa yg kau berikan pd hamba2 yg mendustaimu,Ampunilah dosa2 yang telah hamba lakukan.

    Suka

  9. Ningsih
    Juli 23, 2009

    sungguh mengerikan siksa kubur itu.. ya allah tak sadar selama ini aku banyak berbuat dosa!!!gosip,bohong,telat sholat…dll apakah aku masih bisa di hapus dosa2 ku???????

    Suka

  10. Dahrun Marada
    Februari 22, 2010

    Assalamu ‘Alaikum Wr. Wb.
    Siksa kubur tidak akan kita hadapi bila punya bekal yg banyak.
    Selain itu kita harus tahu bagaimana menghadapi mati ketika ajal menjemput.
    Bersihkan diri dan bathin dengan berzikir.
    Salam kenal dari saya.

    Suka

  11. eko
    Juni 3, 2010

    sungguh benar apa yang tertulis di Al’Quran,manusia kelak dimintai pertanggungjawabannya,apakah kita hari ini sudah melakukan perbuatan baik ?
    kita yang menanam kita juga yang menuai,wassalam.

    Suka

  12. Ar
    Agustus 6, 2010

    Astaghfirulloh hall’azdim…..ampuni dosa hambaMu ini ya rabb..tanpa sadar kami telah berbuat zdolim kepadaMu..ampuni kami,ampunilah kami
    aminnn.

    Suka

  13. rida al muslich
    Agustus 6, 2010

    Astagfirullah Hal A’dzim beribu-ribu x ya Allah, tiada daya upaya bagi hamba Ya Allah, mohon ridho MU, Ampunkan dosa2 ku y lalu, skrng dan y akan datng. BImbing hamba ke jln MU YA ALLAH. Amin……amin…. ya robbal a’lamin.

    Suka

  14. LISWANDI
    Desember 11, 2010

    siksa kubur jangan ditakuti,tapi kita pasti mati,untuk itu kita harus mempelajari alam kubur dan alam selanjudnya, dan jangan takut takut mempelajarinya sebab kita pasti mati dan menhadapinya,supaya kita bisa menyiapkan amal shalehuntuk infestasi hari pembalasan.hati hati dengan dunia sebab dia hanya tempat singgah sementara sadarlah napas ini ada batasnya.setiap dosa dosa ada jalan keluarnya’ yaitu tobat nasuha/jangan putus asa dari rahmat allah,meskipun dosa kita sebesar jagat raya ini, allah maha pengampun lagi penerima tobat. amin/kita semua berdosa dari itu mari kita sama sama infestasi untuk akhirat dengan kembali kejalanya yang lurus.misalnya shalat,puasa,zakat,naik haji jika mampu,istifar,zikir.ibadah sunat dll untuk mengharap keridaan allah semata dengan iklas.bukan karena manusia.jadilah manusia yang menangis dengan dosa dosa sebab ajal pasti tiba, maut pasti menyemput. nyawa pasti melayang,segala perbuatan pasti kita pertangung jawabkan.dimahkamah ilahi’ yaa allah ampunkan hamba sebab hamba adalah pendosa alias banyak dosa dan maksiatnya aminnn.yaa allah kemana aku harus berlari selain hanya mengharap ampunan dan keridaanmu .mantapkanlah cintaku kepadamu yaa allah baikankah akhir hidupku dan keturunanku selamatkanlah dari fitnah dajjal dan dunia sampai akhir zaman amin amin yaa rabbal alamin,selawat dan salam tetap untuk rasurullah saw sampai akhir zaman.

    Suka

  15. Wignya Susilo
    Agustus 13, 2011

    Ya Alloh, ampunilah semua kesalahanku,dosaku,kemaksiatanku yang telah ku perbuat, hamba mohon rahmat mu berupa ampunan. amin

    Suka

  16. Wignya Susilo
    Agustus 13, 2011

    dimalam yg ke 14 ramadhon ini, hamba mohon selamatkan saya dan keluarga saya dari kejelekan kubur. amin

    Suka

  17. Jimi Roy
    Juli 3, 2014

    Ah benar-benar siksa kubur itu ada bagi yang berdosa, wa innal fujjaara lafii sijjiini,” sesungguhnya orang-orang yang berdosa berada di Sijjiin (tempat penyiksaan dibawah tanah), maka berusahalah agar kita tidak ditempatkan dalam sijjiin setelah mati(sksa kubur bawah tanah ) kita berusaha dengan amal shaleh melalui iman kita, hingga kita terhindar dari siksa kubur, ” Innal abraara lafii `illiyyiini,” sesungguhnya orang-orang yang baik ditempatkan diatas (Illliyyiin) terhindar dari siksa kubur berada disisi Allah berbahagialah sampai hari qiamat tanpa siksa kubur

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 6, 2008 by in tasawuf and tagged , , .

Statistik Blog

  • 3,406,063 hits

Kategori

Follow BaNi MusTajaB on WordPress.com

Twitter

%d blogger menyukai ini: