BaNi MusTajaB

Ilaahii Anta Maqshuudii Wa Ridlooka Mathluubii

ISTIGHOSAH PSSI MEMUPUS TIMNAS MENJUARAI AFF 2010


KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) mengungkapkan penyesalannya  saat Timnas Indonesia datang ke sebuah pesantren untuk melakukan istighosah pada 23 Desember 2010, hanya beberapa jam sebelum berangkat ke Malaysia.

“Pemain bola tugasnya ya latihan, masak pemain bola istighosah,” katanya.

Selain istighosah, PSSI juga memboyong Firman Utina, dkk mendatangi rumah Aburizal Bakrie.

Kegiatan yang tidak relevan

Tentu sah-sah saja Ketua Umum PSSI Nurdin Halid membuat agenda bagi Timnas untuk berkunjung ke pesantren atau ke rumah Aburizal. Apalagi juga disebutkan  Aburizal adalah donatur tetap kegiatan PSSI.

Andaikan tidak ada kunjungan itu, tentu saya tidak pernah tahu Aburizal Bakrie menjadi donatur tetap dan mungkin donatur terbesar  bagi PSSI.

Persoalannya adalah, kedua acara tersebut terjadi di saat kejuaraan sepak bola AFF 2010 belum selesai dan masih dibutuhkan tingkat konsentrasi tinggi untuk bertarung dalam final.

Hasilnya, 26 Desember lalu, Timnas kalah 0-3 dari Tim Malaysia pada leg 1 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur.

Tulisan ini tidak bermaksud menganalisis kekalahan itu.  Biarlah para komentator  yang memang ahli dalam pesepakbolaan yang membedahnya.

Persoalannya adalah acara istighosah PSSI di bulan Muharram.

Istighosah

Istighosah adalah memohon pertolongan pada Allah SWT ketika keadaan sukar dan sulit. Istighosah juga sebuah sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam mengatasi berbagai kesulitan dan berbagai krisis.

Selain itu, istighosah mengandung makna berupa peningkatan nilai solidaritas antara umat muslim, mempererat tali persaudaraan, menggalang silaturrahmi dan bentuk kepedulian sosial atau agama yang memiliki orientasi kebahagiaan hidup umat muslim sedunia.

Istighosah dilakukan dengan membaca doa, dzikir, sholawat dan bacaan lain yang mengandung permintaan pertolongan kepada Allah SWT.

Dalam surat Al-Anfal ayat 9 disebutkan,  “(Ingatlah wahai Muhammad), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu lalu Dia mengabulkan permohonanmu.” (QS Al-Anfal:9).

Ayat ini menjelaskan peristiwa ketika Nabi Muhammad SAW memohon bantuan dari Allah SWT, saat itu beliau berada di tengah berkecamuknya Perang Badar.

Ketika itu kekuatan musuh tiga kali lipat lebih besar dari pasukan Islam. Kemudian Allah mengabulkan permohonan Nabi dengan memberi bantuan pasukan tambahan berupa seribu pasukan malaikat.

Singkat kata, istighotsah adalah memohon pertolongan dari Allah SWT untuk terwujudnya sebuah “keajaiban” atau sesuatu yang dianggap tidak mudah untuk diwujudkan.

Dari uraian itu menjadi jelas bahwa istighosah dilakukan dalam situasi dan kondisi mendesak dan kritis.

Di negeri ini, istighosah kerap dilakukan, misalnya terkait dengan adanya bencana alam atau masa paceklik yang panjang. Meski begitu, istighosah juga pernah dilakukan untuk mendukung seorang calon bupati kepala daerah. Hasilnya, sang calon bupati gagal menjadi bupati.

Sepak Bola

Istighosah PSSI-Nurdin Halid dilakukan pada bulan Muharram yang merupakan bulan keberkatan dan rahmat karena bermula dari bulan inilah berlakunya segala kejadian alam ini. Bulan Muharram juga merupakan bulan yang penuh catatan sejarah. Diantaranya:

Khalifah Umar Al-Khattab mulai membuat penetapan bulan dalam kalender Hijrah dan peringatan Hari Asyura pada 10 Muharram.

Peristiwa penting dalam bulan Muharram adalah terbunuhnya Husein bin Ali bin Abi Thalib ra, cucu Rasulullah SAW, di Karbala, Irak, pada hari Jum’at  10 Muharam 61 H.

Peristiwa pembunuhan di Karbala inilah yang mengusik ingatan saya terkait dengan olah raga Sepak Bola.

Dikisahkan, ketika Husein ra  terbunuh bersama para pengawalnya, kepala-kepala mereka dipancung putus.

Setelah itu,  kepala-kepala korban dijadikan permainan bola oleh pasukan pembunuh. Kecuali kepala Husein ra yang dibawa ke hadapan Ubaidillah bin Ziyad di Kufah.

Potongan kepala Husein ra akhirnya di bawa ke Madinah dan dikuburkan di sana. Sedangkan jasad Husein ra dikuburkan di tempat terbunuhnya.

Peristiwa terbunuhnya Husein ra dalam bulan Muharram itu diperingati sebagai Hari Asyura, khususnya oleh kaum Syiah.

Salah satu tradisi terpenting dalam bulan Muharram, khususnya saat Hari Asyura itu adalah larangan bermain sepak bola. Mengapa demikian?

Karena hal itu untuk menghormati para syuhada korban pembunuhan yang potongan kepalanya dijadikan bahan permainan sepak bola. Dengan kata lain, segala sesuatu yang berkaitan dengan sepak bola dilarang dilakukan.

Mereka yang melakukannya dianggap sebagai bentuk penghinaan kepada cucu Rasulullah SAW, Husein ra dan akan mendapat bala atau bencana.

Tetapi istighosah PSSI pimpinan Nurdin Halid sudah dilaksanakan. Sebuah acara yang sesungguhnya tidak perlu dilakukan. Tampaknya bala akan terjadi.

PSSI gagal menjadi juara ASEAN Football Federation (AFF) Suzuki Cup 2010.

Apakah benar uraian prakiraan saya di atas?

Wallahualam bissawab.

BaNi MusTajaB



18 comments on “ISTIGHOSAH PSSI MEMUPUS TIMNAS MENJUARAI AFF 2010

  1. sedanonline
    Desember 29, 2010

    sebetulnya bukan istgosahnya yang dikritik, saya kira. tapi kegiatan macam2 diluar latihan, termsuk istighosah.

    Suka

  2. GeLZa
    Desember 29, 2010

    pemain bola ya tugasnya latihan….

    Suka

  3. santriwan
    Desember 30, 2010

    liat di tv irvan dicolek2… ternyata di pondok pesantren tsb banyak juga yah menyimpan masya alloh….

    Suka

  4. reza
    Januari 3, 2011

    salam kenal mas.tuker link yo mas, link mas dah tak pasang di blog saya.^^
    Makasih sebelum nya

    Suka

  5. dimas
    Januari 5, 2011

    saya jadi bingung…tapi saya hanya mensuport sajalah,

    Suka

  6. rakha'
    Januari 5, 2011

    Asslamumu’alaikum wr.wb, salam kenal mas,numpang baca2,mampir ke gubug maya saya ya mas,,,,terimakasih. Wassalamu’alaikum wr.wb

    Suka

  7. reza
    Januari 7, 2011

    salam kenal mas, tuker link ya mas. link mas dah tak pasang disidebar saya.http://rezagamenews.blogspot.com/

    Suka

  8. Kumpulan artikel
    Januari 8, 2011

    Doa bersama sangat disarankan.. Ke rumah ical? Kayak kampenye sembunyi2

    Suka

  9. ilyas
    Januari 9, 2011

    Terlalu banyak kegiatan-kegiatan yang memang tidak relevan. Menjadikan para pemain kurang fokus, menjadikan sikap takabbur, seakan-akan piala sudah ditangan kita. Terlalu dipolitisir, mumpung reputasi TIMNAS masih di atas, maka ada pihak-pihak tertentu yang ikut dompleng biar dianggap berjasa atas prestasi timnas. ujung-ujungnya ya pemilihan presiden 2014 kali ya?Sepakbola yang tidak terpolitisisasi menghasilkan timnas yang mantabs, terbukti di negara2 EROPA. sepakbola jauh dari yang namanya politisasi dan hasil luar biasa. sebuah INDUSTRI yang bernama SEPAKBOLA.

    Suka

  10. berita selebritis
    Januari 10, 2011

    iya bener banget thu…ak setuju kalo pemain Indonesia terlalu sibuk ikut acara2 lain di luar sepakbola sehingga konsentrasi pada pertandingan final berkurang…menjadikan Indonesia gagal juara….sangat disayangkan…

    Suka

  11. Blogseven77
    Januari 12, 2011

    mending kalah terhormat….

    Suka

  12. situslakalaka
    Januari 20, 2011

    yang penting menang,……..menang isi kekalahan, menang ngung malu, menang kap angin dsb

    Suka

  13. alif
    Februari 13, 2011

    Kunjungi blogku juga ya.g.

    Suka

  14. Putri Souvenir
    Februari 25, 2011

    kapan ya sepak bola Indosia bisa maju…

    Suka

  15. khamiL
    Agustus 22, 2011

    mudah mudahan ini sebagai sarana untuk PSSI lebih maju lagi…

    Suka

  16. obat herbal kanker paru-paru
    September 7, 2011

    semoga saja dengan itu timnas bisa terus maju ,
    makasih banyak atas infonya sob

    Suka

  17. Jagonya Mesin Kasir
    Juni 12, 2012

    istighotsah sblm latian juga boleh2 aja dunk

    Suka

  18. Alejandra
    Oktober 3, 2014

    Ridiculous story there. What occurred after? Thanks!

    Suka

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s