BaNi MusTajaB

Ilaahii Anta Maqshuudii Wa Ridlooka Mathluubii

RONGGOWARSITO SEBAGAI FILSUF BESAR NUSANTARA


 

Ulasan Buku Baru: Mengenali Ronggowarsito sebagai Filsuf : Ketika Pemikiran Filsafat Dianggap Ramalan (Bidik-Phronesis Publishing, Jakarta, Mei 2012). Penulis: Prof Dr Lilik Sofyan Achmad MA

Pada awal 90-an, saya pernah membaca sebuah buku yang di dalamnya ada kutipan puisi:

East is East and West is West, and never the twain shall meet (Timur adalah Timur dan Barat adalah Barat dan keduanya tidak akan pernah bertemu).

Puisi itu ditulis abad ke 19 M oleh Rudyard Kipling, seorang sastrawan Inggris kelahiran India.  Puisi berjudul The Ballad of East and West itu sangat terkenal. Terutama karena rangkaian kata-katanya dijadikan semboyan kolonialis Eropa untuk menancapkan kaki penjajahan di benua Asia dan Afrika.

Pesan terselubung dibalik rangkaian puisi adalah: ras bangsa Barat (ketika itu khususnya Eropa) dan ras bangsa Timur (Asia dan Afrika) selamanya akan berbeda secara mendasar yang tidak akan pernah bisa disatukan. Dan kedudukan ras Barat lebih tinggi dari ras Timur.

Rangkaian kata dalam puisi itu menjadi semacam kekuatan ras Barat dalam melegitimasi penjajahan dan penjarahan terhadap kekayaan dan harta milik ras Timur. Itulah yang menjadi dasar penjajahan Bangsa Eropa terhadap sesamanya di Asia dan Afrika.

Setelah Perang Dunia Kedua berakhir, maka Barat dan Timur menyatu hingga kini. Tidak ada lagi pemisah antara ras Barat dan ras Timur. Kedua ras ini berada dalam kedudukan sederajat dalam menghuni Bumi. (Sepintas lalu, pesan puisi tadi kehilangan relevansinya. Tetapi kenyataannya tidak demikian).

Mitos

Kolonialisme yang terjadi hingga pertengahan abad ke 20 bukan hanya dalam bentuk penjajahan secara fisik, melainkan penjajahan pikiran. Inilah yang menjadi persoalan. Meskipun Negara kita sudah merdeka (yang ditandai dengan Proklamasi 17 Agustus 1945), tetapi alam pikiran kita belum bebas dari sisa-sisa penjajahan tempo dulu. Tentu saja tanpa kita sadari.

Penjajahan pikiran ini antara lain tercermin dalam berbagai mitos yang berkembang di negeri ini, baik mitos terhadap tokoh (Sukarno, Pangeran Diponegoro, dan lain-lain), mitos terhadap tempat (makam keramat, Gunung angker, dan lain-lain), mitos terhadap benda purbakala (candi, menhir, keris dan lain-lain).

Harus diakui, penilaian terhadap mitos itu relatif: ada mitos baik, mitos buruk, mitos benar dan mitos salah. Atau dengan kata lain, apapun mitos yang selama ini berkembang di masyarakat masih tetap dapat diperdebatkan nilai dan fungsinya.

Tulisan ini sekilas mengulas seputar mitos terhadap seorang putra terbaik yang pernah dimiliki bangsa ini yang namanya sangat fenomenal: Raden Ngabehi Ronggowarsito (1802-1873).

Sosok fenomenal ini dikenal karena kecerdasan supranaturalnya yang jauh di atas orang-orang cerdas supranatural pada masanya. Bahkan hingga kini, kecerdasan supranaturalnya belum tertandingi siapapun.

Dalam berbagai buku, makalah, seminar, skripsi, disertasi, tulisan di internet dan ulasan berbagai media, senantiasa menempatkan Ronggowarsito sebagai pujangga dan peramal terbaik yang pernah dimiliki bangsa ini.

Ronggowarsito terkenal karena karya-karyanya mengandung bermacam ramalan hingga ratusan tahun ke depan. Berikut petikannya:

Amenangi zaman edan,

Ewuh aya ing pambudi,

Milu edan nora tahan,

Yen tan milu anglakoni,

Boya kadumen melik,

Kaliren wekasanipun,

Ndilalah kersa Allah,

Begja begjane kang lali,

Luwih begja kang eling klawan waspada,

Maknanya:

Menyaksikan zaman gila,

Serba susah dalam bertindak,

Ikut gila tidak akan tahan,

Tapi kalau tidak mengikuti (gila),

Tidak akan mendapat bagian,

Kelaparan pada akhirnya,

Namun telah menjadi kehendak Alloh,

Sebahagia-bahagianya orang yang lalai (lupa),

Akan lebih bahagia orang yang tetap ingat dan waspada.

Karya-karya Ronggowarsito yang terkenal diantaranya: Serat Kalatida berisi gambaran penjajahan yang disebut Zaman Edan. Serat Jaka Lodang berisi ramalan datangnya Zaman Baik dan Serat Sabdatama yang berisi ramalan tentang sifat Zaman Makmur dan Perilaku Manusia yang Tamak.Bahkan menjelang akhir hayatnya, beliau menulis Serat Sabdajati yang diantaranya berisi ramalan saat kematiannya sendiri.

Tetapi, nanti dulu. Sosok fenomenal yang namanya selalu diidentikkan dengan julukan peramal ini tampaknya tidak sesuai lagi disematkan pada Ronggowarsito. Julukan peramal adalah mitos menyesatkan yang (dengan atau tanpa sengaja) tertanam kuat di dalam benak masyarakat. Dengan kata lain, Ronggowarsito memiliki kecerdasan yang lebih dari sekadar seorang peramal. Ronggowarsito adalah filsuf besar Nusantara.

Bukan Sekadar Peramal

Menempatkan Ronggowarsito sebagai filsuf besar Nusantara, daripada sekadar pujangga dan peramal, diuraikan dalam buku Mengenali Ronggowarsito sebagai Filsuf  : Ketika Pemikiran Filsafat Dianggap Ramalan (Bidik-Phronesis Publishing, Jakarta, Mei 2012). Buku ini ditulis Lilik Sofyan Achmad (LSA) yang sejauh ini dikenal sebagai Guru Besar yang tekun dalam meneliti dan mengkaji karya-karya Ronggowarsito.

Gagasan penulisan buku ini berawal dari sebuah pertanyaan besar: Apakah pemikiran-pemikiran Ronggowarsito hanya berisi ramalan-ramalan belaka?

Pertanyaan inilah yang membawa LSA menelusuri secara jernih, teliti dan tajam terhadap seluruh karya Ronggowarsito. Lalu dari hasil kajiannya selama bertahun-tahun, LSA menyimpulkan bahwa pemikiran-pemikiran Ronggowarsito terbukti memiliki sistematika yang logis. Inilah yang secara meyakinkan menempatkan Ronggowarsito sebagai seorang filsuf besar yang pernah dimiliki bangsa ini.

Buku setebal 88 halaman ini merangkum hasil kajian LSA dalam hal pembuktian Ronggowarsito sebagai filsuf besar Nusantara yang sejajar dengan filsuf-filsuf besar negeri ini dan dunia dan bukan sekadar pujangga kraton, peramal, cenayang, paranormal atau apapun namanya.

Buku ini diawali dengan bab 1 yang mengisahkan masa kecil dan perjalanan karir Ronggowarsito. Bab 2 seputar teori paska kolonial dan relevansinya dengan pemikiran Ronggowarsito. Bab 3 mengungkap segala sesuatu yang dibangun dengan mitos dan bagian Penutup.

Buku ini menjadi menarik karena pada bagian akhir terdapat epilog berjudul Ronggowarsito Memang Filsuf yang ditulis Turita Indah Setyani. Dia adalah peneliti sastra dan budaya Jawa lulusan Fakultas Sastra Universitas Indonesia di bidang kajian budaya dan feminisme yang kerap menjadi pembicara di pelbagai forum ilmiah nasional dan internasional. Tulisan Turita Indah Setyani sangat membantu Pembaca dalam memahami seluruh rangkaian isi buku ini.

Tidak kalah menariknya adalah kata pengantar buku ini yang ditulis Riko, Direktur Penerbit Buku Bidik-Phronesis Publishing. Riko tampaknya faham benar dengan LSA yang dilanda kegelisahan terhadap sosok Ronggowarsito yang hanya dikenal generasi muda bangsa ini sebagai seorang peramal.

Riko membuka jalan bagi LSA untuk mempublikasikan hasil kajiannya. Buku Mengenali Ronggowarsito sebagai Filsuf merupakan buku pertama yang terbit di Tanah Air yang secara tegas dan ilmiah memberi julukan baru kepada sosok fenomenal Ronggowarsito.

Membongkar Mitos Peramal

Anda tentu sudah lama mengetahui bahwa Ronggowarsito adalah seorang peramal ulung. Lalu Anda mungkin bertanya-tanya: Apakah terbitnya buku ini akan menumbangkan reputasi Ronggowarsito sebagai peramal?

Jawabannya: Tidak.

Buku ini sama sekali tidak bermaksud meruntuhkan Ronggowarsito sebagai seorang peramal yang ramalan-ramalannya masih relevan hingga saat ini, sebagaimana kutipan ramalan di atas.

Buku ini justru hendak menegaskan bahwa Ronggowarsito memiliki kecerdasan yang jauh lebih tinggi daripada sekadar menempatkannya sebagai seorang peramal. Pemikiran-pemikiran Ronggowarsito yang terangkum dalam karya-karya monumentalnya itu bukanlah kitab ramalan, melainkan kitab filsafat. Ramalan hanya sebagian saja dari seluruh pemikiran filsafat Ronggowarsito.

Lalu pertanyaannya, mengapa selama ini kita mengenal Ronggowarsito sebagai peramal?

Inilah yang saya maksud dengan penjajahan pikiran. Sebagaimana petikan puisi Rudyard Kipling di atas (East is East and West is West, and never the twain shall meet).

Sejak dulu, bangsa Barat mencoba menanamkan ke dalam pikiran bangsa Timur bahwa para filsuf (atau para pemikir dunia) hanya milik bangsa Barat (baca: Eropa dan Amerika). Sehingga klaim majunya peradaban dan kecerdasan manusia harus selalu dimulai dari bangsa Barat.

Sedangkan bangsa Barat selalu mengidentikkan bangsa Timur dengan ramalan, mistik, supranatural yang dianggap sumber keterbelakangan. Padahal, manusia-manusia dari ras bangsa Timur ini memiliki kecerdasan yang setara dengan kecerdasan bangsa Barat.

Membaca buku baru ini memberi keyakinan kepada saya bahwa sosok fenomenal Raden Ngabehi Ronggowarsito memang sudah selayaknya disejajarkan dengan para filsuf negeri ini dan filsuf dunia.

Tujuan utama penulis buku ini, tentu saja, hendak menempatkan pemikiran Ronggowarsito dalam pisau bedah filsafat dan tidak lagi membiarkan para petualang mistik, supranatural atau klenik, terus berputar-putar membicarakan ramalan Satrio Piningit, Zaman Edan dan sejenisnya.

Kajian pemikiran Ronggowarsito dapat berada dalam meja yang sama dengan para filsuf lainnya di negeri ini, seperti Tantular, Paku Buwana IV,  Ki Hajar Dewantara, Driyarkara, Romo Sugijapranata, Hamka, Franz Magnis Suseno, Leo Suryadinata, Nurcholish Madjid, Damarjati Supadjar, FX. Mudji Sutrisno dan lain-lain.

Dan bagi Anda yang senang menggeluti filsafat dan budaya Nusantara, maka saya merekomendasikan untuk membaca buku ini. Selamat Menikmati.

BaNi MusTajaB

Judul Buku: Mengenali Ronggowarsito sebagai Filsuf: Ketika Pemikiran Filsafat Dianggap Ramalan
Penulis: Lilik Sofyan Achmad 
ISBN: 978-602-99727-4-0

Tahun terbit: 2012.
Jumlah Hal: 88 hal.
Ukuran: 11,5 cm x 18,5 cm.
(Soft Cover, book paper).
Penerbit: Bidik-Phronesis Publishing.

Harga: Rp. 26.000,-


38 comments on “RONGGOWARSITO SEBAGAI FILSUF BESAR NUSANTARA

  1. cara pembelian ace maxs
    Juni 21, 2012

    mantap makasih atas infonya

    Suka

  2. Fauzi Utama
    Juni 21, 2012

    wah boleh juga tuh bukunya kayaknya menarik banget, murah lagi harganya hehe :)

    Suka

  3. obat alami kista
    Juni 22, 2012

    thanks gan informasinya :)

    Suka

  4. jus manggis
    Juni 22, 2012

    judulnya menarik.. makasih atas infonya …

    Suka

  5. Puisi
    Juni 22, 2012

    makasih infonya, pastinya sangat menarik untuk membacanya. salam berkunjung

    Suka

  6. saya jd thu .. maksih infony gan …

    Suka

  7. ikut menyimak gan semoga artikelnya bermanfaat :)

    Suka

  8. Keren sob…boleh di coba nih………. :D

    Suka

  9. obat alami osteoporosis
    Juni 28, 2012

    thanks gan infonya :)

    Suka

  10. artikel nya bermanfaat, makasi infonya..
    buku ny boleh juga tuh…

    Suka

  11. kartiko eko novandra (nopal)
    Juli 6, 2012

    di purwokerto belum ada niih om????

    Suka

  12. daily entertainers
    Juli 20, 2012

    membongkar mitas peramal, pengen tahu seperti apa nih

    Suka

  13. IndoFreeAds.us
    Agustus 2, 2012

    Bagus nih om tulisannya…
    “Iklang gratis Dung, saling membantu”

    Suka

  14. terimakasih atas informasinya

    Suka

  15. masakan indonesia
    Agustus 11, 2012

    Mantap gan tulisannya..bisa sering sering mampir sini

    Suka

  16. Ping-balik: 1 Syawal 1433 H « FAITES COMME CHEZ VOUS

  17. pakdar
    September 1, 2012

    Cocok untuk bacaan, cuma beberapa hari yang lalu saya mencari dibeberapa toko buku kok nggak ada ya.

    Suka

  18. henhen
    September 5, 2012

    bukunya berat banget dibaca hehe

    Suka

  19. unikgaul.com
    September 9, 2012

    artikelnya menarik menarik gan, salam kenal ya. :)

    Suka

  20. Pondok Print
    September 14, 2012

    mantap artikelnya…
    mesti bacanya lebih teliti ini

    Suka

  21. Tempat Tidur Minimalis
    September 16, 2012

    Ini baru namanya SENIMAN Indonesia…

    Suka

  22. Lenggang Kangkung
    September 21, 2012

    info yang baik

    Suka

  23. Pabx Panasonic
    September 22, 2012

    Perlu dibeli tuh buku. Sepertinya menarik untuk dibaca :-)

    Suka

  24. donwload skripsi
    September 26, 2012

    Sungguh menarik saya sangat menyukainya
    contoh skripsi
    download skripsi
    kumpulan skripsi

    Suka

  25. Cara Pemesanan Ace Maxs
    September 28, 2012

    berbagi motivasi kata teman
    Bangga pada dirimu sendiri, Meski ada tidak Menyukai. Kadang-kadang mereka membenci karena mereka tidak bisa seperti Anda.
    mungkin berguna dan Salam: D, saya tunggu kunjungan balik ya: D

    Suka

  26. Obat Herbal Maag
    Oktober 8, 2012

    terimakasih atas informasinya gan..

    Suka

  27. hipnotis jakarta
    Oktober 25, 2012

    nice info mas…

    Suka

  28. lemari jilbab
    Oktober 25, 2012

    salam kenal mas,,

    Suka

  29. Jefry
    Oktober 26, 2012

    Saya jadi ingin membeli bukunya, kira2 apa tersedia ya di gramedia ??
    terima kasih atas review bukunya, sangat menarik untuk disimak…

    Suka

  30. Obat Herbal Bandung
    November 16, 2012

    coba cari bukunya,
    nice info mas broo,
    salam kenal

    Suka

  31. Azhar
    November 27, 2012

    Filsuf besar, kurang familar dimasyarakat, persosialisasi melalui forum dikusi, seminar dll.

    Suka

  32. Paket Wisata Pulau Tidung
    Januari 7, 2013

    Pernah denger namanya, saya pikir Dia seorang panglima perang.

    Suka

  33. ace maxs
    Februari 1, 2013

    terimaksih informasinya , sangat bermanfaat nih buat saya :)

    Suka

  34. mesin kasir
    Mei 10, 2013

    tks bgt gan buat infonya

    Suka

  35. dhani
    Juni 30, 2013

    wahhh bolehh juga nichhh

    thank’s dachhh

    Suka

  36. mesin kasir
    Agustus 2, 2013

    menarik bgt nih buku

    Suka

  37. Mesin Kasir Top
    Oktober 24, 2013

    sip gan infonya

    Suka

  38. sips gan terima kasih infonya…

    Suka

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s