BaNi MusTajaB

Ilaahii Anta Maqshuudii Wa Ridlooka Mathluubii

PESAN PENTING ALMARHUM STEVE JOBS “APPLE”


Steve Jobs (56 tahun), pendiri Apple Computer berpidato pada 12 Juni 2005 di Universitas Stanford, Amerika. Pria yang wafat pada 5 Oktober 2011 ini adalah tokoh yang terkenal.

Sepak terjangnya dalam industri komputer dapat Anda baca di internet. Saya ingin menulis sedikit tentang kisah hidupnya yang beliau sampaikan pada acara wisuda di Universitas Stanford. Judul pidatonya: ANDA HARUS MENEMUKAN APA YANG ANDA CINTAI.

Berikut ini petikan pidatonya:

Saya merasa terhormat berada bersama Anda mengikuti wisuda di salah satu universitas terbaik di dunia. Saya tidak pernah lulus dari perguruan tinggi. Sejujurnya, ini adalah saat terdekat saya merasakan suasana wisuda.  Hari ini saya ingin menyampaikan 3 cerita pengalaman hidup saya. Bukan masalah besar. Hanya 3 cerita.

Cerita pertama adalah tentang menghubungkan titik-titik

Saya drop out dari Reed College setelah 6 bulan pertama, tapi kemudian sempat bertahan selama 18 bulan atau lebih, sebelum akhirnya benar-benar berhenti. Mengapa saya drop out?

Ini dimulai sebelum saya lahir. Ibu kandung saya adalah seorang mahasiswi yang menikah muda. Ketika hamil, dia memutuskan untuk memberikan saya kepada seseorang untuk diadopsi.

Ibu kandung saya selalu ngotot bahwa saya harus diadopsi oleh keluarga sarjana. Karena itulah, sebelum saya lahir semuanya sudah disiapkan bagi saya orangtua angkat yang berprofesi sebagai pengacara.

Namun, beberapa saat sebelum kelahiran saya, suami isteri yang berprofesi sebagai pengacara itu hanya menginginkan bayi perempuan.

Sementara calon orangtua angkat lainnya (Paul dan Clara Jobs), yang berada dalam daftar urut berikutnya, tidak memersoalkan jenis kelamin bayi. Pada tengah malam, mereka menerima telepon dari rumah sakit mengabarkan kelahiran bayi laki-laki. “Kami memiliki bayi laki-laki, apakah Anda berminat?.

“Tentu saja,” jawab orangtua angkat saya ini.

Ternyata, ibu angkat saya ini tidak pernah lulus kuliah dan ayah angkat saya pun tidak menamatkan sekolah lanjutan. Itulah sebabnya, ibu kandung saya menolak untuk menandatangani surat adopsi.  Sikap ibu kandung saya baru melunak beberapa bulan kemudian, setelah orangtua angkat saya berjanji akan menyekolahkan saya hingga perguruan tinggi.

Memang 17 tahun kemudian, saya benar-benar kuliah di perguruan tinggi. Tetapi saya terlalu naïf memilih kuliah di universitas yang biayanya hampir sama mahalnya dengan Universitas Stanford. Sehingga seluruh tabungan orangtua angkat saya (yang hanya pekerja biasa) habis untuk biaya kuliah.

Setelah enam bulan kuliah, saya tidak mendapatkan kepuasan apapun di dalamnya. Saya gelisah dan tidak tahu apa yang ingin saya lakukan dalam hidup dan merasa tidak yakin apakah kuliah akan membantu menemukan jalan hidup saya.  Apalagi, orangtua angkat saya banyak menghabiskan uangnya untuk membiayai hidup saya.

Akhirnya saya berhenti kuliah (drop out) dan memutuskan bekerja. Pada saat itu, keputusan berhenti kuliah sangat menakutkan bagi saya. Namun sekarang, keputusan itu adalah keputusan terbaik yang pernah saya buat dalam hidup.

Meski berhenti kuliah, saya menyempatkan diri mengikuti mata pelajaran kaligrafi di Reed College. Di sinilah saya mulai bertemu dengan ‘hal-hal menarik’.

Ketika itu saya tidak punya  kamar kos. Saya hanya menumpang tidur di lantai kamar kos teman. Untuk membiayai hidup, saya mengumpulkan botol bekas Coca Cola untuk dijual. Satu botolnya dihargai 5 sen. Seminggu sekali, saya berjalan 7 mil untuk mendapatkan makanan gratis di Kuil Hindu Hare Krishna. Saya bersyukur.

Banyak hal saya temui saat itu, semata-mata karena mengikuti rasa ingin tahu dan intuisi saya yang ternyata sangat berharga di kemudian hari.

Mari saya beri Anda satu contoh:

Pada waktu itu, Reed College memiliki mata pelajaran kaligrafi terbaik di negeri ini. Poster-poster yang ada di kampus  atau stiker-stiker yang di tempel di lemari ditulis dengan gaya kaligrafi indah.

Karena sudah berhenti kuliah dan tidak boleh mengambil mata kuliah wajib, saya memutuskan mengambil kelas kaligrafi agar bisa belajar bagaimana membuat kaligrafi. Saya belajar membuat kaligrafi dengan tipografi huruf serif dan san serif. Yaitu tentang memvariasikan jumlah spasi antara kombinasi huruf yang berbeda, tentang sesuatu  yang membuat tipografi (model huruf)  itu menjadi hebat. Hal itu indah, artistiknya sangat halus dan tidak semua orang bisa menangkap unsur artistik ini. Saya menemukan hal-hal menarik di sini.

Sepuluh tahun kemudian, ketika kami mendesain komputer Macintosh yang pertama, semua tipografi ini menjadi bidang saya. Saya merancang semua itu ke dalam Macintosh. Itu adalah komputer pertama dengan tipografi yang indah.

Seandainya saya tidak berhenti kuliah dan tidak mengambil kelas kaligrafi (kuliah tunggal) di perguruan tinggi itu, maka Macintosh tidak akan memiliki beragam huruf cetak ataupun huruf dengan spasi sejajar.

Seandainya saya tidak berhenti kuliah dan tidak pernah mengikuti pelajaran kaligrafi, tentu komputer yang ada sekarang tidak akan memiliki beragam tipografi yang indah.

Tentu saja tidak mungkin menghubungkan titik-titik kehidupan itu sewaktu saya masih mengambil pelajaran kaligrafi itu. Tetapi sepuluh tahun kemudian menjadi sangat gamblang dijelaskan.

Pada intinya, Anda tidak dapat menghubungkan titik-titik dalam kehidupan Anda. Anda hanya bisa melakukannya dengan merenung ke belakang. Jadi, Anda harus percaya bahwa titik-titik dalam perjalanan hidup Anda, bagaimanapun juga akan menjadi sebuah rangkaian indah di masa mendatang.

Dengan kata lain, Anda harus percaya pada sesuatu seperti: intuisi, takdir, jalan hidup, karma atau apapun istilahnya. Percaya terhadap hal ini tidak pernah mengecewakan saya dan itu telah membuat semua perbedaan dalam kehidupan saya.

Cerita kedua adalah tentang cinta dan kehilangan.

Saya beruntung menemukan apa yang saya sukai sejak muda. Saya dan sahabat saya (Wozniak) mulai mendesain komputer Apple di garasi orang tua saya ketika berumur 20 tahun.  Kami bekerja keras dan dalam 10 tahun kemudian, komputer Apple berkembang dari hanya kami berdua di garasi menjadi sebuah perusahaan berpenghasilan 2 milyar dolar dengan 4000 karyawan.

Ketika usia saya menginjak 30 tahun dan perusahaan kami baru meluncurkan produk terbaik kami (Macintosh) setahun sebelumnya, tiba-tiba saya dipecat. Bagaimana mungkin Anda dipecat dari perusahaan yang Anda dirikan? Ya, seperti pertumbuhan perusahaan Apple, kami merekrut orang yang saya pikir sangat berkompeten untuk menjalankan perusahaan bersama saya.

Untuk tahun pertama, semuanya berjalan lancar. Tapi kemudian visi kami mengenai masa depan mulai berbeda dan akhirnya kami sulit disatukan. Jadi,  di usia 30 tahun, saya keluar dari perusahaan yang saya dirikan.

Apa yang menjadi fokus seluruh kehidupan saya telah hilang, dan sangat menghancurkan hati. Selama beberapa bulan, saya benar-benar tidak tahu apa yang harus dilakukan. Saya merasa menjadi figur yang gagal. Bahkan saya berpikir untuk lari dari bisnis ini.

Tetapi secara perlahan-lahan, semangat saya muncul. Sebab saya masih menyukai bidang pekerjaan saya. Apa yang terjadi di perusahaan Apple, sedikit pun tidak mengubah diri saya.

Saya telah dipecat, namun saya tetap cinta. Dan saya memutuskan untuk memulai kembali dari awal. Saat itu saya tidak tahu bahwa ternyata dipecat dari Apple adalah kejadian terbaik yang pernah terjadi pada saya. Beban berat sebagai orang sukses tergantikan oleh keleluasaan sebagai pemula lagi.

Hal itu mengantarkan saya untuk memasuki salah satu periode paling kreatif dalam hidup saya.
Selama lima tahun berikutnya, saya memulai sebuah perusahaan bernama NeXT, perusahaan lain bernama Pixar, dan jatuh cinta dengan wanita istimewa yang kemudian menjadi istri saya (Laurene).

Pixar bertumbuh menjadi perusahaan yang menciptakan komputer film animasi pertama, Toy Story, dan sekarang merupakan studio animasi paling sukses di dunia. Dalam gilirannya terjadi peristiwa luar biasa, Apple membeli NeXT, dan saya kembali ke Apple, dan teknologi yang kami kembangkan di NeXT menjadi jantung bagi kebangkitan kembali Apple.

Saya cukup yakin semua ini akan terjadi bila saya tidak dipecat dari Apple. Obatnya memang pahit, namun sebagai pasien saya memerlukannya. Terkadang kepala Anda terasa sakit seperti ditimpuk  dengan batu bata. Tetapi jangan kehilangan iman. Saya yakin bahwa satu-satunya yang membuat saya terus berusaha adalah karena saya menyukai apa yang saya lakukan.

Anda harus menemukan apa yang Anda sukai. Pekerjaan Anda akan menghabiskan sebagian besar hidup Anda, dan satu-satunya cara untuk benar-benar puas adalah melakukan apa yang Anda yakini adalah pekerjaan besar. Dan satu-satunya cara untuk melakukan pekerjaan besar adalah mencintai apa yang Anda lakukan.

Jika Anda merasa belum menemukannya, teruslah mencari. Jangan berdiam diri. Sebagaimana dengan semua persoalan hati, Anda akan tahu bila Anda telah menemukannya.

Dan, seperti sebuah hubungan percintaan yang hebat, semua itu hanya akan menjadi lebih baik dan lebih baik lagi sepanjang waktu yang terus bergulir. Jadi, teruslah mencari sampai Anda menemukannya. Jangan berdiam diri.

Cerita ketiga adalah tentang kematian.

 

Ketika berumur 17 tahun, saya membaca sebuah ungkapan yang kurang lebih berbunyi: “Jika Anda hidup setiap hari seolah-olah itu adalah hari terakhirmu, maka suatu hari Anda pasti akan menemukan kebenaran

Ungkapan itu membekas dalam diri saya, dan sejak itu, selama 33 tahun terakhir, setiap pagi saya selalu  bercermin dan bertanya kepada diri sendiri: “Bila ini adalah hari terakhir saya, apakah yang akan saya lakukan untuk dikerjakan hari ini?

Dan setiap kali jawabannya selalu “tidak“. Sebab terlalu banyak hari-hari yang berlalu. Karenanya, saya tahu bahwa saya perlu mengubah sesuatu.

Menyadari bahwa saya akan segera mati itu adalah alat paling penting yang pernah saya temukan untuk membantu membuat keputusan besar dalam hidup saya.  Karena hampir segala sesuatu: semua harapan eksternal, kebanggaan, takut malu atau gagal, hal-hal ini hanya bermanfaat saat menghadapi kematian, maka wariskanlah hanya apa yang benar-benar penting.

Mengingat bahwa Anda akan mati adalah cara terbaik untuk menghindari jebakan berpikir Anda. Dengan kata lain, tidak ada alasan untuk tidak mengikuti kata hati Anda.

Sekitar setahun yang lalu, saya didiagnosis mengidap kanker. Saya menjalani scan pagi hari dan hasilnya jelas menunjukkan saya memiliki tumor pankreas. Ini adalah saat terdekat saya dengan kematian. Setelah melalui pengalaman tersebut, sekarang saya bisa katakan ini dengan yakin kepada Anda bahwa kematian adalah konsep yang berguna dan murni intelektual.

Tidak ada yang ingin mati. Bahkan orang yang ingin masuk surga pun tidak ingin mati dulu untuk mencapainya. Namun kematian adalah tujuan kita semua. Tidak ada yang bisa mengelak. Dan, memang harus demikian, karena kematian adalah buah terbaik dari kehidupan. Ini adalah agen perubahan Kehidupan. Ini membersihkan sesuatu yang lama untuk membuat jalan bagi yang baru.

Sekarang yang baru adalah Anda, tapi suatu hari tidak terlalu lama dari sekarang, Anda secara bertahap akan menjadi tua dan harus dibersihkan. Maaf  bila terlalu dramatis, tapi itu cukup benar.

Waktu Anda terbatas, jadi jangan sia-siakan dengan menjalani hidup orang lain. Jangan terperangkap dengan dogma, yaitu hidup dengan hasil pemikiran orang lain. Jangan biarkan kebisingan pendapat orang lain menenggelamkan suara hati Anda. Dan yang terpenting, miliki keberanian untuk mengikuti kata hati dan intuisi Anda.

Stay Hungry.  Stay Foolish (maksudnya: tetaplah lapar terhadap ilmu pengetahuan dan tetaplah bodoh agar selalu mau belajar apapun. Atau dalam makna lain: jangan mudah berpuas diri dan merasa cukup dengan pengetahuan yang dimiliki).

Steve Jobs

(beberapa uraian pidato Steve Jobs, saya edit sekadar meringkas tulisan.. mohon maaf)

Inti Pesan Penting  Steve Jobs.

Setelah membaca pidato tersebut ada inti penting yang dapat saya petik:

Nasib Anda tidak ditentukan ijazah sarjana. Steve Jobs bukan sarjana, tetapi kemampuannya di atas rata-rata orang paling jenius di Bumi ini.

Setiap kepahitan selalu ada hikmah. Ketika Steve memutuskan berhenti kuliah karena alasan biaya, ternyata itu adalah keputusan terbaik dalam hidupnya. Begitu pula saat Steve dipecat dari pekerjaannya, dia justru bangkit dengan cara yang luar biasa. Salah satu sebabnya adalah dia mencintai bidang pekerjaan yang telah lama ditekuninya.

Secara pribadi, kisah hidup Steve Jobs adalah sebuah pelajaran berharga. Dapat diambil hikmah dari sosok manusia jenius ini. Semoga Tuhan memberi tempat yang layak untuknya..amin

BaNi MusTajaB

(Minasa Upa, Makassar, Sulawesi Selatan)

43 comments on “PESAN PENTING ALMARHUM STEVE JOBS “APPLE”

  1. Bang Iwan
    Oktober 19, 2011

    3cerita yang dapat menjadi pembelajaran berharga.
    btw,… masih di Minasa Upa Bang?

    Suka

  2. susisetya
    Oktober 19, 2011

    inspirasi yang luar biasa…

    Suka

  3. hajarabis
    Oktober 19, 2011

    join to hajarabis

    Suka

  4. Ma2n
    Oktober 21, 2011

    Cerita sebuah perjuangan yang patut diteladani oleh siapapun yang ingin maju dengan dengan segala keterbatasan.

    Suka

  5. Abed Saragih
    Oktober 21, 2011

    kunjungan balik gan cuma memberritahu bahwa blog labkomputerku berubah menjadi blog http://diketik.wordpress.com

    by : abed saragih

    salam persahabatan.

    Suka

  6. Sedia Alatkesehatan
    Oktober 22, 2011

    Steve Jobs yang kaya raya, berhasil namun ternyata harus meninggal muda… alat kesehatan | medical equipment supplies

    Suka

  7. hajarabis
    Oktober 22, 2011

    salam kenal aja yya gan .
    cuma ingin mampir .
    http://www.hajarabis.com

    Suka

  8. Rahmat
    Oktober 22, 2011

    Pelajaran yang sangat berharga dari Steve Jobs.

    Suka

  9. agussupria
    Oktober 25, 2011

    pesan yang mengandung makna… selamat jalan steve jobs

    Suka

  10. Dokter Anak
    Oktober 26, 2011

    bagus juga pesannya…

    Suka

  11. spesifikasi handphone
    Oktober 28, 2011

    ceritanya sangat inspiratif. Membuka pikiran saya, bahwa ijsah bukan satu2nya yg menentukan masa depan. Nice post

    Suka

  12. Arif Chasan
    Oktober 30, 2011

    emang inspirasional ni orang…😀

    Suka

  13. hadi
    November 2, 2011

    salam kenal bos,mampir ke blog saya !

    Suka

  14. Raden Domy Dompreth
    November 5, 2011

    cara mengobati asma
    http://www.distributornoni.net/daftar-penyakit/asma-dan terapi-tahitian-noni/
    Beberapa yang kuat, saya hanya memberi orang ini hanya melakukan beberapa orang menghargainya. Bahkan saya membeli sarapan saya sebagai saya menemukan untuknya .. tersenyum. Jadi biarkan saya merumuskan bahwa: thnx untuk kesenangan Anda! Tapi Thnkx untuk menghabiskan beberapa waktu berbicara tentang itu, saya merasa kuat tentang dia dan saya suka membaca tentang hal ini. cara mengobati asma
    Jika mungkin, karena Anda adalah seorang yang berpengalaman, bisa Anda memperbarui blog Anda untuk informa
    asmaobat@rocketmail.com

    Suka

  15. Gamecompressed
    November 8, 2011

    ow ada juga pesan terakhirnya

    Suka

  16. PT. Karya Prima Sukses
    November 10, 2011

    bnayak banget karya beliau yg di perhitungkan di dunia teknologi

    Suka

  17. Doni Punya Blog
    November 10, 2011

    jadi inspirasi nih di dunia teknologi

    Suka

  18. The-Netwerk
    November 12, 2011

    hanya ingin mengikuti postingan agan .
    postingan yang menarik
    nice gan .

    sempatkan mampir ke website kami
    http://www.the-netwerk.com

    Suka

  19. spycam kamera pengintai
    November 15, 2011

    wah mantap kali neh pesannya…

    Suka

  20. santi
    November 19, 2011

    inspirasi yang sangat bagus,,,,

    Suka

  21. info obat herbal
    November 20, 2011

    Setelah membaca pidato tersebut banyak sekali pesan-pesan penting yang bisa kita ambil hikmahnya
    terimakasih atas infonya

    Suka

  22. The-Netwerk
    November 25, 2011

    memang orang sukses tidak trgantung pada ijazah atau gelar tpy dari sesuatu yang sederhana tapy susah dlakukan yaitu RAJIN

    salamkenal yakk
    mampirmampir yakk
    http://www.the-netwerk.com

    Suka

  23. wisata indonesia
    November 26, 2011

    dia memang memberikan indpirasi bagi banyak pihak. manfaf steve. RIP.

    Suka

  24. Zea
    November 28, 2011

    benar benar memberi inspirasi agar setiap individu meraih apa yang dicintai, tidak hanya berdiam atau menjadi hidup dari pemikiran orang lain🙂

    Suka

  25. Iklan Baris
    Desember 1, 2011

    Ikut menyimak artikelnya Gun🙂

    Suka

  26. Kontraktor
    Desember 7, 2011

    cerita yang membangkitkan motivasi…
    nice artikelnya…

    salam kenal

    Suka

  27. the-netwerk
    Februari 13, 2012

    nice🙂
    saya senang mengikuti postingan anda
    postingan yang menarik .

    salam kenal yya dan sempatkan mampir ke
    website kami.

    Suka

  28. hebat ya bisa meningalkan warisan yang bgitu bagus,. sukses ya

    Suka

  29. obat asam urat
    Februari 14, 2012

    saya suka postingan ini ,menarik perhatian,.,

    Suka

  30. obat jantung koroner
    Februari 21, 2012

    bersungguh-sungguh dengan apa yang kita cintai akan berbuah keberhasilan

    Suka

  31. ambar
    Maret 12, 2012

    i like it

    kita bisa b’tukar info ,kunjungi web kmi http://unsri.ac.id

    Suka

  32. ONH Plus
    Maret 13, 2012

    coba saja sebelum akhir hayatnya steve dapat berkunjung ke indonesia untuk menyampaikan motivasi yg sangat bagus untuk para pelajar disini agar terus berjunag mendapatkan apa yg benar2 diinginkan..

    Suka

  33. obat sakit tumor rahang
    Maret 20, 2012

    4S = 4Steve….

    steve emg berjasa bgt bagi kemajuan teknologi dunia, karya2nya akan selalu dikenang melalui apa yang dipakai para pengguna produk apple…

    Suka

  34. Jefry
    April 20, 2012

    tidak mudah menyeraj dan selalu berusaha keras dan mua bangkit saaat mengalami keterpurukan
    trims atas share di atas

    Suka

  35. Imam Fahruddin
    Mei 3, 2012

    Jadi dirimu sendiri dan tiru hal positif dari tokoh sukses, insyaallah …

    Suka

  36. mesin kasir
    Mei 12, 2012

    kisah sukses yang sangat inspiratif, trims sharingnya semoga ada hikmah bagi kita

    Suka

  37. Komputer Kasir
    Mei 17, 2012

    Wow, sangat menyentuh pesannya. Keep spirit post

    Suka

  38. Jagonya Mesin Kasir
    Juni 12, 2012

    sangat inspiratif semoga dapat menjadi cermin kecil menatap hidup

    Suka

  39. house residence
    Juli 25, 2012

    semua untuk yang terbaik di kalangan manusia , yang suksese memberi inspirasi kepada yang muda

    Suka

  40. Outbound
    Desember 8, 2012

    Cerita pengalaman hidup seorang maha karya besar yang sangat mengispirasikan.
    Bahkan mendiang pun adalah seorang yang taat dalam beragama.
    Semoga warisannya bisa dapat terus berkembang untuk kemajuan hidup manusia.

    Suka

  41. mesin kasir
    Agustus 27, 2013

    Wah ceritanya ngenak bgt….

    Suka

  42. Ferriesh
    Desember 2, 2015

    Sebuah pelajaran yang sangat – sangat berharga, dengan cobaan yang begitu berat justru membuat Steve Jobs sukses hebat!

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Oktober 19, 2011 by in news and tagged , , , .

Statistik Blog

  • 3,406,063 hits

Kategori

Follow BaNi MusTajaB on WordPress.com

Twitter

%d blogger menyukai ini: