BaNi MusTajaB

Ilaahii Anta Maqshuudii Wa Ridlooka Mathluubii

OBAMA SALAH UCAP SUMPAH. ITU LEBIH BAIK DARIPADA MELANGGAR SUMPAH JABATAN


eoa9ry05m3

Obama mengulang membaca sumpah di Gedung Putih

Sebuah peristiwa yang sangat jarang baru saja terjadi. Dikatakan begitu karena peristiwa tersebut disaksikan jutaan pasang mata di seluruh dunia.

Presiden Amerika terpilih Barack Hussein Obama melakukan kesalahan pada menit pertama dirinya dinyatakan sah sebagai Presiden ke 44 Negara Adidaya itu.

Sejumlah media melaporkan, saat dilantik menjadi presiden, Obama salah dalam melafalkan sumpah jabatan. Meski tidak sepenuhnya kesalahan Obama.

Sebagaimana ditulis Tempo Interaktif, Kesalahan itu lebih karena Ketua Mahkamah Agung John G. Roberts Jr yang salah dalam membacakan sumpah. Dengan sendirinya Obama larut dalam kesalahan tersebut.

Ada beberapa kesalahan yaitu

Hakim Agung Roberts salah melafalkan kata “president of United States” menjadi “president to United States”

Hakim Agung Roberts berkata “Dengan seksama kepresidenan Amerika Serikat.” Ia melupakan kata “melaksanakan”. Mestinya “Bahwa saya dengan seksama akan melaksanakan tugas kepresidenan Amerika Serikat.”

Obama yang tampak terkejut dengan kesalahan itu lalu mengatakan: “tugas kepresidenan Amerika Serikat dengan seksama.”

Kesalahan tersebut lalu menjadi gunjingan media massa. Terlebih ada jutaan pasang mata yang menyaksikan inagurasi mewah tersebut. Kemeriahan yang hanya bisa dibandingkan saat perkawinan Pangeran Charles dengan Lady Diana pada 1982.

Namun yang pasti, sumpah ulang pun dilakukan di kediaman Obama yang baru: Gedung Putih.

Dalam sejarah Amerika, kesalahan mengucapkan sumpah jabatan juga pernah dilakukan pendahulu Obama yaitu Calvin Coolidge dan Chester Arthur.

Sekaitan dengan hal itu menunjukkan ada 2 hal yang terjadi saat inagurasi tersebut yaitu salah ucap sumpah jabatan dan pidato perdana Obama.

Salah ucap jabatan tentu lebih menyangkut ke urusan dalam negeri Amerika. Sesuatu yang mudah saja diselesaikan.

Namun berbeda saat Obama berpidato untuk yang pertama kalinya sebagai Presiden Amerika.

Orator ulung ini sedikitpun tidak menyinggung genosida di Gaza yang menelan ribuan syuhada  dan kehancuran infrastruktur yang sangat parah.

Obama malah cenderung mengeluarkan kata-kata yang bernada keras terhadap umat Islam. Itu yang saya tangkap dari sejumlah ulasan pakar politik saat usai pidato tersebut. Ulasan Amien Rais dan Anis Baswedan (calon presiden?) di Trans TV.

Dan memang ada banyak kekecewaan masyarakat dunia terhadap sikap Obama tersebut. Palestina seolah tidak menjadi prioritas penting dalam pidatonya. Padahal, berhentinya kekejian Israel di Gaza pada 17 Januari 2009 itu disinyalir hendak menghormati pelantikan Obama.

Tetapi belakangan Obama menyadari kekeliruannya itu. Dia pun melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden Palestina dan juga petinggi Israel.

Dengan kata lain, 2 kesalahan (sebut saja begitu) di hari bersejarah itu telah ditebus Obama.

Melanggar sumpah jabatan

Dalam amatan penulis, saat disumpah tangan kanan Obama diangkat sebatas bahu sebagaimana umumnya pengambilan sumpah. Sedangkan tangan kirinya tidak tampak dalam amatan penulis. Apakah tangan kirinya memegang Alkitab (yang mungkin saja dipegang Michelle Obama) atau tidak memegang sesuatu apapun, sejauh ini tidak penulis ketahui.

Tetapi peristiwa salah ucap sumpah jabatan tersebut malahan mendorong penulis untuk sekadar mencari tahu adakah hikmah yang dapat diambil dari peristiwa langka tersebut?

Dalam pandangan penulis, kesalahan ucap atau keseleo lidah dalam mengucapkan sumpah jabatan adalah sesuatu yang wajar dan sangat manusiawi.

Kesalahan itu mudah diperbaiki dalam bentuk memperbaiki kesalahan ucap tersebut (meski tentu komunitas Obama Mania sedikit sedih dengan ‘noda ‘ kecil  pada  hari  yang bersejarah itu).

Persoalan yang justru berat adalah bukan dalam hal salah ucap sumpah jabatan, melainkan melanggar sumpah jabatan. Mengapa demikian?

Sebab hal inilah yang sesungguhnya masih menjadi persoalan di negeri kita ini. Sebagaimana sering kita dengar belakangan ini. Ada banyak pejabat negara, termasuk orang yang mendapat kehormatan mewakili rakyat, justru melanggar sumpah jabatan yang pernah diucapkannya saat dilantik menduduki posisi jabatan yang diembannya.

Boleh jadi, saat dilantik sumpah jabatan diucapkan dengan lafal yang sempurna dan gairah yang tinggi. Terlebih lagi dengan Kitab Suci Al Qur’an yang diletakkan beberapa senti di atas kepala bagi yang beragama Islam, atau dipegang dengan tangan kiri bagi yang beragama Non Muslim.

Pada saat-saat penting tersebut, suasana sangat sakral dan khidmat. Keluarga besarnya pun biasanya ikut menyaksikan acara prestise sumpah jabatan. Busana yang dikenakan jelas baru dan harum semerbak.

Tetapi ketika kemudian, dalam perjalanan waktu, melaksanakan tugas dan jabatannya, terjadi banyak hal yang justru mengingkari sumpah jabatan yang pernah dilafalkannya sendiri.

Kesalahan mengucapkan sumpah jabatan sebagaimana yang terjadi pada Obama tentu berbeda jauh dengan kesalahan dalam melanggar sumpah jabatan.

Melanggar sumpah jabatan sesungguhnya adalah penodaan terburuk terhadap nama baik keluarga dan bentuk pengkhianatan tertinggi terhadap amanah yang seharusnya dijunjung tinggi. Contohnya korupsi.

Anehnya hal tersebut selalu saja terjadi di negeri ini. Padahal korupsi merupakan bentuk terburuk pelanggaran sumpah jabatan. Sejumlah jargon seperti: suap, jatah pejabat, jatah wakil rakyat, dll, telah sangat membudaya. Meski kita patut bersyukur sebab saat ini sedang diupayakan dibersihkan Antasari Azhar bersama KPK-nya.

Tetapi konon katanya, prestasi terbaik Antasari kelak dikemudian hari  dinilai bukan dari banyaknya pelaku korupsi yang berhasil dijaring. Melainkan pada saat Antasari meletakkan batu pertama pembangunan Lembaga Pemasyarakatan Khusus Koruptor. Lokasi yang cocok mungkin di Jalan Sudirman, Jakarta.

Melanggar sumpah jabatan yang juga menodai nama baik keluarga, apalagi kalau bukan terperosok dalam perkelaminan yang tidak disahkan KUA. Sebagaimana pernah ramai diberitakan beberapa tahun lalu. Peristiwa yang mengangkat nama selebritas dangdut si cantik jelita Maria Eva. Syukurlah Eva cepat bertobat dan tidak mau lagi menjalin hubungan dengan pria beristeri. Terlebih lagi wakil rakyat.

Namun, ada juga yang memprihatinkan pada saat mengucapkan sumpah jabatan, meski hal itu tidak tergolong melanggar sumpah jabatan, yaitu munculnya pikiran di benak akan mengucapkan sumpah jabatan yang sama pada periode berikutnya setelah periode jabatan yang pertama selesai tugasnya.

Misalkan begini, Anda sedang disumpah memegang suatu jabatan yang masa tugasnya 5 tahun. Katakanlah dari 2009 hingga 2014.

Nah, pada saat sumpah jabatan di tahun 2009 ini, dalam benak Anda sudah muncul pikiran akan mengucapkan sumpah jabatan itu lagi pada tahun 2014.

Dengan kata lain, Anda telah berpikir untuk melaksanakan jabatan periode 2014-2019. Padahal tugas untuk 2009-2014 saja belum dilaksanakan.

Andaikan  muncul pikiran semacam ini, Wah! Rumit juga.

BaNi MusTajaB

4 comments on “OBAMA SALAH UCAP SUMPAH. ITU LEBIH BAIK DARIPADA MELANGGAR SUMPAH JABATAN

  1. Brigadista
    Januari 29, 2009

    ternyata obama manusia juga ya???

    Suka

  2. Brigadista
    Januari 29, 2009

    semoga menjadi peringatan bagi yang lain,…!!!

    Suka

  3. tutinonka
    Februari 3, 2009

    Kekecewaan terhadap Obama sebenarnya sudah dimulai ketika ia tidak memberikan komentar apa pun atas penyerangan Israel ke Gaza (meskipun saat itu dia belum dilantik menjadi presiden). Kebanggaan sebagian orang Indonesia hanya karena Obama pernah tinggal beberapa tahun di Indonesia pada masa kecilnya, sebenarnya juga agak ‘berlebih-lebihan’.

    Anda benar Mbak Tuti. Kita memang terlalu berlebihan. Terlebih lagi ketika itu pun Obama masih kecil. Tetapi ya kita lihat saja sepak terjangnya dalam 4 tahun ke depan.Ok trims

    Suka

  4. Dwi
    November 10, 2009

    begitulah manusia, lali, loro, luput….

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Statistik Blog

  • 3,409,683 hits

Kategori

Follow BaNi MusTajaB on WordPress.com

Twitter

%d blogger menyukai ini: