Beranda > berita > PIL PENGERAS PENIS JADI SENJATA RAHASIA CIA DI AFGHANISTAN?

PIL PENGERAS PENIS JADI SENJATA RAHASIA CIA DI AFGHANISTAN?


banimustajab

Sebuah berita yang baru-baru ini dilansir Washington Post (26 Desember 2008) merilis seputar senjata rahasia terbaru milik Badan Intelijen Amerika (CIA). Senjata yang dimaksud adalah pil Viagra yang gunanya sudah diketahui umum, yaitu: untuk memperkeras senjata kaum pria. Lho?

Washington Post (WP) mengungkapkan bahwa pil Viagra itu ternyata banyak membawa manfaat bukan saja untuk yang memakainya, tetapi juga yang memberikannya.

Pil yang konon dapat memuaskan kaum hawa (dan juga kaum Adam) itu tentunya tidak diberikan secara cuma-cuma, melainkan ada imbalan yang harus dibayar, yaitu informasi.

Demikianlah dikisahkan, seorang pria tua berusia 60 tahun dan memiliki 4 isteri yang masih muda rela membeberkan sejumlah informasi rahasia untuk diberikan kepada serdadu Amerika, semata-mata karena saking gembira syahwatnya dapat terpuaskan.

Awalnya pria tua yang kebetulan seorang Kepala Suku itu tidak menyadari ketika seorang Amerika memberikan beberapa Viagra kepadanya.

“Apa pula ini?” demikian kira-kira Kepala Suku yang sudah uzur itu kebingungan..

“Ambillah pil ini. Anda pasti menyukainya,” demikian kata agen CIA seolah-olah memberikan hadiah istimewa buat dia dan keempat isterinya, .

Pria tua itu menerima saja pemberian sang intel CIA. Dan mungkin saja malam  itu juga langsung ditelannya pil biru itu.

Benar saja, empat hari kemudian, pria tua itu ternyata kembali menemui sang intel CIA. Tentu saja dengan wajah riang gembira. Apalagi kalau bukan keberhasilan mengeraskan alat vitalnya sehingga dapat memuaskan keempat isterinya sekaligus.

Kepala Suku datang ingin minta lagi pil yang konon banyak diburu pria berpenis loyo itu. Tetapi kali ini tidak gratis. Intel CIA tidak mau memberikan secara cuma-cuma. Ada harga yang harus dibayarnya.

Diberitakan, Kepala Suku itu kemudian membuka sejumlah rahasia seputar keberadaan Taliban, dan rute-rute yang biasa dilalui Taliban untuk menggempur sekutu.

Tampaknya seperti sebuah cerita yang meyakinkan saja dan sangat ampuh mengorek informasi yang super rahasia.

Berita itu seolah menunjukkan betapa mudahnya seorang Kepala Suku diperdaya hanya dengan pil pemuas nafsu birahi. Berita itu bahkan boleh jadi hendak meremehkan martabat rakyat Afghanistan.

Apakah pil itu akan menjadi senjata ampuh CIA yang terbaru? Nanti dulu.

Ada banyak kisah, dimana umpan semacam itu tidak akan berdaya guna. Sebelumnya, Amerika juga tidak segan-segan memberikan uang, senjata, perhiasan, dll, kepada orang-orang tertentu dari rakyat Afghanistan. Tujuannya agar dapat mengorek informasi penting.

Tetapi kenyataan tidak selalu membuahkan hasil. Bahkan terkadang, sejumlah hadiah yang dimaksudkan untuk mendapatkan informasi itu malah digunakan untuk menyerang balik sang pemberi hadiah.

Seorang mantan agen CIA, Jamie smith, mengungkapkan.

“Jika Anda memberikan uang 1000 dollar (kepada seseorang di Afghanistan), dia akan langsung pergi beli makanan dan setelah itu bercerita kepada orang-orang dirinya baru saja mendapatkan uang,” kata Jamie Smith.

“Kalaupun orang itu tidak dibunuh (oleh temannya), dia tentu tidak berguna lagi sebagai informan. Karena toh semua orang sudah mengetahui keberadaan dia,” lanjut Smith.

Padahal, kata Smith lagi, kuncinya adalah mencari cara untuk memenuhi kebutuhan pribadi seorang informan, tetapi di sisi lain orang itu tidak meninggalkan jejak.

Smith menilai upaya CIA itu seolah-olah hendak menjembatani kesenjangan orang Afghanistan yang masih terbelakang (dianggapnya hidup di abad 18) dengan orang Amerika yang hidup di abad 21 ini.

Tentu saja rakyat Afghanistan tidak sebodoh yang diduga agen CIA itu. Bahkan bisa saja Kepala Suku itu dibunuh salah seorang isterinya. Buat apa birahi terpuaskan kalau harus berkhianat terhadap bangsanya sendiri.

BaNi MusTajaB

jamie-smith

Jamie Smith

About these ads
  1. Desember 31, 2008 pukul 10:19 am | #1

    haha, mungkin cocok buat penghianat baanngsa yang “loyo” yaa…

  2. wyd
    Januari 1, 2009 pukul 3:38 am | #2

    huahahahaha….. masa’ sih cia sebego itu menganggap orang2 afghanistan? tapi ini bukan perwakilan rakyat amerika secara umum kan? moga ga

  3. iwanmalik
    Januari 1, 2009 pukul 5:05 am | #3

    Ada-ada saja orang amerika itu, trik & strategi unik.
    http://iwanmalik.wordpress.com
    Info Pendidikan & Wirausaha

  4. Januari 2, 2009 pukul 12:08 pm | #4

    gara gara seks rahasia negra bocor he he

  5. Q Joko Pinter
    Februari 18, 2009 pukul 10:07 am | #5

    kalau CIA punya Viagra Indonesia punya Ramuan Madura, bedanya kalau Viagra cuma sendoknya aja yang ngaduk tapi kalau Ramuan Madura Gelasnya juga bisa ikut Ngebor.
    Dasar keturunan Dajal ada aja akalnya menipu manusia.
    @
    Apa iya keturunan dajal?

  6. Mei 15, 2009 pukul 12:10 pm | #6

    Haha.. selalu ada cerita dibalik posting..

  7. Agustus 2, 2009 pukul 12:13 pm | #7

    belum cukup , virus hiv, , sars ( severe acutte respiratory sindrome)dengan corona virusnya, belum cukup antrak dengan , senjata ekologi yang menawaskan lebih dari 280000 warga aceh , dan flu babi m cia , berulah lagi , memang lebih baik kita perangi aja amerika itu , harus harus , mumpung senjata pemusnah masalnya belum bertambah canggih , ayo temen temen, yahudi emang licik , ngarangkul cia , yang benar bukan israel aja yang harus di hancurkan tapi juga amerika karena bentar lagi kita akan di adu domba dengan malaysia dan bi9sa jadi devide et empara (politik pecah belah) jadi agenda dajjal selanjutnya , ok fren , waspadah terhadap amerika, waspadakah terhadap israel boikot produknya insya allah swt hidup kita semakin berkah karena setiap rupiah yang kiata keluarkan untuk produk mereka adlah kita telah melempar bumerang kematian kita sendiri,dan juga warga tak berdosa di irak , afghanistan dan palestina, semoga kita di kasih kemudahan dalm hidup di dunia yang tak kekal dan di akhirat yang kekal, amin amin

  8. Oktober 19, 2009 pukul 2:59 pm | #8

    hahaha…sangat unik dan menarik

  9. Oktober 27, 2009 pukul 3:57 pm | #9

    dasar amrik ada aja
    ingat orang afganistan bukan pengkhiant

  10. Oktober 24, 2010 pukul 2:50 pm | #10

    senjata yang aneh :)

    tapi ampuh juga kayaknya…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s