BaNi MusTajaB

Ilaahii Anta Maqshuudii Wa Ridlooka Mathluubii

PILIHAN HIBURAN LIBURAN LEBARAN 2008: NONTON BARBI3


Merayakan hari besar yang juga hari libur terdapat banyak pilihan. Tamasya ke kebun raya, kebun binatang, air terjun, dll. Di samping silaturrahmi antar tetangga dan jenguk famili.

Yang perlu diperhatikan adalah kesiapan para pengelola tempat wisata tersebut dalam menjamin tingkat keamanan dan kenyamanannya. Tragedi putusnya jembatan gantung di sebuah lokasi wisata yang membawa banyak korban, patut menjadi pelajaran berharga kita semua.

Pada hari libur, biasanya konsentrasi pengunjung di lokasi wisata meningkat tajam. Mereka tentu ingin saling mendahului dalam menikmati fasilitas yang ada. Apabila pengelola tidak waspada, maka dapat berakibat fatal.

Kawasan pantai tergolong tempat yang ramai dikunjungi. Tentunya satuan penjaga pantai harus sigap memantau pengunjung, terutama anak-anak, yang dengan riang gembira berlarian di pantai. Lengah sedikit saja, ombak dapat menyambar mereka.

Tentu saja tulisan ini tidak ingin menakuti siapapun yang hendak berlibur lebaran di tempat wisata manapun. Tapi sekadar mengingatkan pengelola tempat wisata agar lebih meningkatkan standar keamanan dan kenyamanan pengunjung dan tidak sekadar menghitung laba.

Ada juga pilihan hiburan liburan lebaran lainnya, yaitu: bioskop.

Tradisi ke bioskop

Sejak lama Industri film hollywood memiliki tradisi merealese film baru menjelang atau pada saat hari-hari besar, seperti Natal dan Tahun Baru. Sebut saja: Home Alone dan Die Hard. Momen hari besar inilah yang ditangkap para produsen film untuk meraup laba besar dengan merealese film baru.

Di negeri ini, tradisi ke bioskop saat liburan juga umum dilakukan. Tradisi ini sah-sah saja. Produsen film tentu jeli dalam mengambil keuntungan dari THR yang diterima masyarakat.

Ada beberapa film Warkop Prambors yang diedarkan pada hari libur lebaran, seperti film Gengsi Dong. Bahkan film Maju Kena Mundur Kena sempat meraih piala Antemas sebagai film terlaris. Film itu juga direalese saat libur lebaran.

Ketika itu penonton membludak. Pengelola bioskop bahkan melebihi kapasitas penonton dibandingkan kursi yang tersedia. Penonton yang tidak kebagian kursi, rela berdiri berjajar di sisi gedung. Tentu saja ini terjadi di bioskop kelas 2.

Industri film kita sempat merosot saat kelompok 21 menebar jaring monopoli peredaran film. Alhasil, bioskop berkelas banyak berisi film berbahasa asing. Sementara yang berbahasa sendiri hanya dinikmati di bioskop kelas 2. Tapi kini tidak lagi.

Film lebaran 2008

Libur lebaran tahun 2008 ini, tampaknya akan disuguhkan beberapa film baru. Film Laskar Pelangi dan BARBI3 di release tgl. 25 September. Ada pula, Chika, Suami-suami takut isteri, dll.

Laskar Pelangi, karya Riri Reza dan Mira Lesmana diyakini akan menjaring banyak penonton, meski belum tentu memecahkan rekor Ayat-Ayat Cinta. Film yang diambil dari buku Andrea Hirata ini, layak dijadikan pilihan utama menikmati libur lebaran.

Bagaimana dengan BARBI3 ?

Film komedi romantis karya sutradara Monty Tiwa ini berkisah tentang budaya kaum muda kota. Tentang kehidupan sejumlah mahasiswa yang datang dari beragam latar belakang sosial budaya.

Namun, dibalik komedinya, BARBI3 membawa pesan moral tentang perbedaan dan keragaman. Khususnya seputar kata ‘maaf’ yang mudah diucapkan, tapi tidak selalu tulus di hati.

Marion (Titi Kamal), Alya (Poppy Sovia) dan Alin (Francine Roosenda) adalah 3 mahasiswi paling cantik, kaya , tapi arogan di kampusnya. Mereka gemar pamer harta dan gaya hidup. Marion, sang pemimpin geng, malahan suka mempermainkan orang yang dianggap jelek dan kampungan.

Korban terakhir BARBI3 adalah pria culun, Stanley (Desta Club 80’s) yang datang dari desa hendak kuliah. Stanley berhadapan dengan suasana pergaulan yang penuh prasangka dan ketidak pedulian di antara mahasiswa. Pada saat bersamaan ia berkenalan dengan Helen (Cathy Sharon), mahasiswi yang juga korban perilaku BARBI3.

Keluguan Stanley dijadikan sasaran Marion, Alya dan Alin. Alhasil, Stanley malu dan ingin bunuh diri. Helen mencegahnya.

Titik balik BARBI3 datang setelah mobil mereka tabrakan dengan bis kampus. Mereka selamat, tapi ketiganya mengalami keanehan yang membawa perubahan besar dalam hidup.

Ketiganya didatangi malaikat (Sujiwo Tejo) yang mengabarkan waktu kematian yang sudah dekat. Marion, Alya dan Alin diberi kesempatan hidup selama sebulan untuk memperbaiki kesalahan.

Karena takut siksa neraka, mereka terpaksa melakukan hal-hal yang tidak terpikirkan sebelumnya. Mereka minta maaf kepada para korban permainannya dulu.

Proses ini lancar sampai tiba giliran Stanley dan Helen. Rupanya Stanley memendam luka batin yang dalam. Niat BARBI3 untuk bertobat dilihatnya sebagai kesempatan untuk balas dendam. Maka, keadaan pun berbalik. Stanley yang tertindas kini jadi pihak yang menindas. Begitupula dengan Helen berbuat yang sama pula terhadap BARBI3.

Theme song film ini berjudul ‘Hey Ladies’ yang dibawakan Rossa dan diciptakan Melly Goeslaw. Juga ada lagu Perih karya Andra & The Backbone.

BARBI3 mengandung hiburan yang apabila dicerna lebih dalam cukup menggelitik nurani kesadaran diri kita. Sebuah film yang tampak ringan, tapi menyentak ego kita. Gaya Marion Cs, Stanley dan Helen merupakan personifikasi diri kita sendiri. Sang penindas bisa menjadi tertindas. Dan yang tertindas akan berbalik menindas, jika ada peluang. Memaafkan memang bukan perkara mudah.

Film ini, boleh jadi juga menggambarkan kondisi masyarakat (baca: politikus) kita yang cenderung membalas dendam. Ketertindasan masa lalu seolah dijadikan rujukan balas dendam ketika kesempatan itu datang.

Saling jegal menjegal menjadi pemandangan yang biasa kita saksikan. Ketika Orde Baru tumbang, ada banyak orang dari Orde Reformasi yang ngotot agar eksponen Orba diseret ke terali besi. Uniknya, pelaku Orde Reformasi pun kini melakukan hal yang sama dengan pendahulunya.

Ah, sudahlah. Yang penting nonton aja. Apalagi akting Titi Kamal dalam film ini sangat bagus dan layak diacungi jempol. Si jablay ini tampaknya sedang menyempurnakan reinkarnasinya.

Film produksi PT. Kharisma Starvision Plus pimpinan Chand Parwez Servia ini layak dijadikan tontonan keluarga.

BaNi MusTajaB

3 comments on “PILIHAN HIBURAN LIBURAN LEBARAN 2008: NONTON BARBI3

  1. sufimuda
    September 29, 2008

    Selamat Lebaran…
    Mohon Maaf lahir Bathin…

    Suka

  2. Julissa
    Desember 5, 2008

    I recently came accross your blog and have been reading along. I thought I would leave my first comment. I dont know what to say except that I have enjoyed reading. Nice blog. I will keep visiting this blog very often.

    Julissa

    http://www.hairweavingbasics.com

    Suka

  3. nursarifahainy
    Februari 25, 2009

    salam kenal, Bani
    great things from a bad things are can find the wisdom from it and use it as ‘media pembelajaran’ 2 get better live.
    keep we learn from everything around us.

    nice post
    ainy
    kunjungi:nursarifahainy.co.cc

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Statistik Blog

  • 3,406,063 hits

Kategori

Follow BaNi MusTajaB on WordPress.com

Twitter

%d blogger menyukai ini: