Arsip

Posts Tagged ‘santet’

SBY PERNAH DISIHIR? INILAH KISAHNYA

Juli 4, 2009 4 komentar

Fenomena gangguan gaib (santet, sihir) terhadap diri SBY tampak sejak mendeklarasikan dirinya menjadi calon presiden. Tetapi tingkat gangguan gaib tersebut tidak begitu besar. Hal ini disebabkan popularitas SBY memang tidak begitu tinggi dan diperkirakan dia akan gagal dalam pilpres 2004.

Ketika popularitas SBY-JK semakin meningkat dan kemudian terpilih sebagai presiden dan wakil presiden periode 2004-2009, pihak-pihak yang tidak menyukai SBY rupanya masih menahan diri untuk tidak menyerang pribadi SBY dengan cara-cara gaib tersebut.

Serangan gaib itu mulai bergerak lagi setelah beberapa kali SBY mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang tidak popular. Seperti kenaikan BBM, BLT, tekanan terhadap rupiah, dll.

Pihak-pihak atau orang-orang tertentu yang menaruh kebencian mendalam terhadap dirinya kembali melakukan serangan gaib dalam bentuk yang lebih keras dan mematikan. Tujuannya agar SBY tidak mampu menjalankan roda pemerintahan dan meletakkan jabatannya.

Pada awalnya tingkat serangan gaib terhadap SBY hanya untuk membuat SBY tidak berdaya, misalnya sakit atau lumpuh. Dalam perkembangannya, tingkat serangan gaib menjadi semakin tinggi dan bertujuan mematikan.

“Seperti apakah sebenarnya serangan gaib itu?” Tanya saya.

“Mereka yang biasa mengikuti pengajian terkadang dikejutkan dengan datangnya sinar misterius yang mengarah ke Istana Negara atau kediaman pribadi SBY di Cikeas. Tentu saja hal ini hanya dapat dirasakan mereka yang memang memiliki kemampuan waskita,” jawab Anto, seorang jamaah Majelis Dzikir SBY Nurussalam.

Lebih jauh dikatakan bahwa disaat sinar-sinar misterius yang mengandung unsur negatif itu mengarah ke objek yang dituju biasanya terjadi benturan yang menimbulkan suara keras dan percikan sinar terang.

“Seringkali pula disusul terjadinya hujan lebat dan petir menggelegar. Mungkin bagi sebagian orang yang melihatnya menganggap kejadian itu sebagai peristiwa alam biasa,” lanjut Anto.

Dia juga menambahkan jika ada situasi yang dianggapnya genting, masyarakat dalam jumlah yang lebih banyak dilibatkan dalam zikir. Termasuk pengajian pada cabang-cabang Majelis Dzikir SBY Nurussalam di daerah.

Adakah serangan gaib yang pernah sampai ke sasaran, yaitu Presiden SBY. Dalam kaitan ini dia enggan menjawab.

“Saya hanya ingin mengatakan bahwa berzikir merupakan benteng yang ampuh membendung serangan gaib,” ujarnya.

Tetapi dia mengaku pernah merasakan tekanan serangan gaib berulang-ulang, baik saat pengajian di Cikeas maupun di Masjid Istana (Masjid Baitul Rahim) yang biasa diadakan setiap malam Jumat.

SIHIR DI MALAM ULANG TAHUN

Ketika SBY akan dilantik sebagai presiden, maka dilakukan upaya pembersihan terhadap Gedung DPR/MPR Senayan dan Istana Negara.

Yang dimaksud pembersihan ini bukanlah pembersihan dalam makna riil melainkan membersihkan unsur-unsur jahat yang ada dikedua tempat penting tersebut. Hal yang sama juga pernah dilakukan presiden-presiden sebelumnya.

“Ketika Presiden Abdurahman Wahid hendak diambil sumpah. Beberapa orang dari Pagar Nusa NU bergerak melakukan penyisiran di semua sudut gedung DPR/MPR dan Istana Negara. Tujuannya agar unsur negatif tersebut dapat disingkirkan,” kata Anto.

“Apakah hal itu juga dilakukan Presiden SBY?”

“Ya, tentu saja. Tindakan itu lumrah sebab memang sudah tradisi sejak zaman Presiden Sukarno,” jawabnya.

“Pernahkah SBY terkena sihir atau santet?”

Mendengar pertanyaan ulang tersebut, pada akhirnya dia bercerita.

“Saya pernah mendengar cerita adanya peristiwa aneh yang menimpa SBY. Kejadiannya menjelang hari ulang tahun beliau, yaitu 9 September. Pada malam itu, SBY sedang tidur. Tetapi tiba-tiba saja dia terbangun dengan nafas tersengal-sengal. Tubuhnya berkeringat dingin. Ibu Ani memanggil beberapa pengawal untuk membantunya. Syukurlah hal itu berlangsung sebentar saja. SBY pulih seketika,” katanya mengenai kejadian yang dianggapnya aneh itu.

“Peristiwa itu terjadi tahun berapa?”

Anto tidak menjawab. Dia menggelengkan kepala penuh rahasia.

Wallahualam bissawab

AGUS SISWANTO

SBY-banimustajab5

Majelis dzikir SBY Nurussalam
Majelis dzikir SBY Nurussalam Cikeas

Diproteksi: I

Juli 15, 2008 Masukkan kata sandi Anda untuk melihat komentar.

Konten ini diproteksi dengan kata sandi. Untuk melihatnya cukup masukkan kata sandi Anda di bawah ini:

MENGUNGKAP RAHASIA KEKUATAN PARANORMAL

Juli 13, 2008 12 komentar

AGUS SISWANTO

Kekuatan supranatural seringkali diklaim dimiliki paranormal, dukun atau supranaturalis. Kekuatan semacam ini juga dikaitkan dengan kemampuan dalam mengendalikan makhluk gaib. Seperti apakah rahasianya…?

Beragam kemampuan yang ditunjukkan paranormal, misal: memerintah jin untuk suatu tugas tertentu, seperti pelet, santet, dll. Kemampuan lainnya: hipnotis, gendam dan telepati.

Mereka juga menggunakan media tertentu dalam mengaplikasikan ilmunya agar lebih berdayaguna dan dapat dimanfaatkan orang. Contoh, benda-benda mustika seperti: akik, keris, pedang, bedak mustika, minyak pelet, dll, merupakan media yang dapat dimiliki orang yang ingin mendapatkan manfaat dari kemampuan ilmu paranormal.

Tetapi terkadang diantara benda mustika itu ada yang tidak bekerja sebagaimana mestinya. Kekuatan mistis yang diharapkan muncul dari benda-benda bertuah tidak berfungsi seperti yang diharapkan. Hal ini tentu sangat mengecewakan. Terlebih jika orang yang menggunakan jasa paranormal itu telah mengeluarkan sejumlah uang yang tidak sedikit nominalnya.

Dalam kaitan ini, Misteri akan mengungkap beberapa rahasia kekuatan yang dimiliki paranormal. Ada 3 faktor utama yang dimiliki paranormal:

1. ENERGI PRANA

Energi merupakan kekuatan atau kemampuan yang dimiliki paranormal. Energi dalam makna supranatural berbeda dengan energi dalam ilmu fisika. Energi supranatural biasanya disebut energi prana, energi mistis atau energi kosmis. Energi prana diperoleh melalui laku ritual tertentu, seperti puasa, tapa brata, meditasi, yoga, dll. Dapat juga melalui praktek zikir kelompok tarekat.

Melalui latihan yang tekun dan berkesinambungan, maka seseorang dengan sendirinya akan mendapatkan energi prana dalam tubuhnya. Umumnya, dalam proses latihan ini juga diiringi dengan bacaan zikir atau mantera tertentu. Bacaan yang diulang-ulang tersebut menjadi sarana pengumpulan energi dalam tubuh.

Seseorang yang berada dalam tahapan ini seringkali mengalami proses trance atau ketidaksadaran diri yang biasanya juga mengalami peristiwa supranatural, seperti merasakan kehadiran makhluk gaib (jin, arwah auliya, dll) atau meraga sukma. Mereka yang terlatih dengan sendirinya merasakan kehadiran makhluk gaib dalam keadaan sadar.

Seseorang dapat juga memiliki energi prana secara instan. Diantaranya dengan cara disentuh paranormal atau memasukkan benda bertuah ke dalam tubuh (susuk, pil).

Umumnya paranormal menguasai energi prana. Bahkan energi yang dimiliki dapat didemonstrasikan ke orang lain. Misalkan, seseorang dapat merasakan semacam getaran saat bersalaman dengan paranormal. Kemampuan ini jelas mengejutkan dan menimbulkan daya tarik tersendiri bagi orang-orang yang tidak faham mengenai energi prana.

Namun, tingkat kekuatan energi prana paranormal berbeda-beda. Ada yang tinggi kekuatan energi prananya, ada yang biasa-biasa saja.

Energi prana dapat ditransfer secara langsung ke manusia, hewan atau benda tertentu. Langkah ini dilakukan, misalkan dengan cara meniup (suwuk-bahasa Jawa) atau menghembuskan udara ke obyek yang dituju.

Maka obyek yang telah ditiup tersebut dapat memiliki energi prana dan kekuatan yang dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Proses kerja mistis benda-benda mustika, minyak pengasih, bedak aura, dll, pada hakekatnya dilakukan dengan cara semacam ini. Begitupula dalam mengirimkan media santet.

Paranormal akan meniupkan energi ke benda-benda mustika tersebut menurut niat dan kebutuhannya. Dengan sendirinya, benda- benda yang telah diberi energi tersebut memiliki kekuatan mistis.

Read more…

Diproteksi: N

Juli 12, 2008 Masukkan kata sandi Anda untuk melihat komentar.

Konten ini diproteksi dengan kata sandi. Untuk melihatnya cukup masukkan kata sandi Anda di bawah ini:

SANTET LEWAT HP? MUNGKIN SAJA. TETAPI SULIT……

Mei 12, 2008 7 komentar

AGUS SISWANTO

Isu santet merebak lagi. Berita seputar ini sedang ramai dibicarakan internet dan media massa. Uniknya, santet yang satu ini dilakukan melalui HP dengan nomor dan warna tertentu. Beredar pula sms berantai agar masyarakat berhati-hati.

Entah mengapa, isu cepat menyebar di berbagai kota. Nyaris meresahkan pengguna HP. Berita yang beredar bahkan mengalahkan isu naiknya BBM dalam waktu dekat.Itulah sebabnya, ada yang menilai ini bagian dari pengalihan isu krusial negeri ini.

Isu santet bukan yang pertama di negeri ini. Beberapa tahun lalu, masyarakat dikejutkan peristiwa pembunuhan dukun santet. Meski tidak pasti apakah sang korban tersebut memang benar-benar dukun santet. Yang pasti, telah jatuh korban sia-sia.

Ketika peristiwa itu terjadi, seorang teman bercerita, tetangganya yang tinggal di sebuah desa di Jawa Timur dibunuh. Seorang bapak dengan putrinya yang masih kecil dibantai orang tak dikenal. Padahal sang bapak tersebut hanya petani biasa. Sang bapak tersebut memang memiliki ibu yang biasa membantu kelahiran atau dikenal dengan istilah dukun beranak.

Ketika para pembunuh menyerbu rumahnya, kebetulan sang ibu tidak ada. Lalu sasaran pembunuhan dialihkan. Sang ibu yang sudah berusia 80-tahun itu selamat dari kekejian, tetapi anak dan cucunya meninggal.

SANTET HP DAN GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK

Secara sederhana, santet adalah upaya mencelakakan orang lain, dengan tujuan membunuh atau sekadar menderita sakit. Biasanya sulit didiagnosa secara medis. Korban tiba-tiba saja meninggal atau jatuh sakit tanpa sebab yang jelas.

Media santet beragam, seperti jarum, paku, boneka voodo, dll. Teknik pengiriman santet pun bermacam, seperti melalui media angin, air, makanan, hewan dan udara.

Kajian ilmiah santet biasanya masuk kategori proses materialisasi dan dematerialisasi. Contoh, sebuah paku (material) setelah dilakukan ritual tertentu menjadi lenyap (dematerialisasi), kemudian dikirim melalui media angin atau udara ke tubuh sang korban. Setelah paku gaib tadi masuk ke dalam tubuh, lalu mewujud lagi menjadi paku nyata. Sang korban tentu saja kesakitan, lalu sakit atau meninggal.

Pernah ramai pula dibahas santet masuk KUHP. Tetapi saya tidak tahu persis perkembangannya.

Lantas bagaimana dengan santet melalui HP?

Kemungkinan santet lewat HP bisa saja terjadi. Dalam hal ini, media pengirimannya melalui gelombang elektromagnetik (udara) dengan frekwensi tertentu (baca: nomor atau warna tertentu).

Read more…