Arsip

Posts Tagged ‘misteri’

NOVEL HOROR TERBARU: PENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

Maret 11, 2014 14 komentar

  Cover Pengantin Lembah KematianSTOK HABIS

PENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

 SINOPSIS

Bagi perempuan di Kampung Lembah Kematian, menjaga agar dirinya tetap perawan, menjadi persoalan wajib yang tidak bisa ditawar-tawar. Mungkin saja suaminya kelak tidak akan mempermasalahkan ketidakperawanan istrinya. Namun tidak demikian bagi Mbah Bahuga. Tepat di malam pengantin, makhluk gaib pelindung kampung itu akan meniduri pengantin perempuan sebelum suaminya. Jika ternyata pengantin perempuannya sudah tidak perawan, dia akan dibunuh. Jika tidak, dipastikan kampung itu akan dilanda malapetaka.

Kenyataan itulah yang membuat Marni begitu tertekan menjelang hari  perkawinannya. Bukan karena Mas Turip tidak mau menerima keadaannya, tapi kenyataan bahwa ia akan menemui ajal di malam pengantin, membuatnya begitu gundah. Ya, dirinya sudah tidak perawan. Tentu Mbah Bahuga akan marah dan membunuhnya. Bagaimana Marni bisa keluar dari situasi yang rumit itu? Siapakah sebenarnya Mbah Bahuga?

PENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

Penulis: Yon Bayu Wahyono 
ISBN: 979-1305-88-4

Tahun terbit: Februari 2014.

Jumlah Hal: iv + 202 hal

Ukuran: 13 cm x 20 cm

(Soft Cover).

Penerbit: Nusa Media Yogyakarta

Harga: Rp. 40.000,-

Silahkan pesan sekarang juga

Kirim sms ke no 08176645205 dengan format :

NAMA#ALAMAT#JUMLAH PEMESANAN

Tuliskan Nama Lengkap, Alamat pengiriman, Jumlah buku yang dipesan,

Kami akan mengirim nomor rekening beserta jumlah uang yang harus di transfer setelah ditambah ongkos kirim.

YON BAYU WAHYONO

Selama ini dikenal sebagai wartawan dan penulis novel politik serta buku biografi sejumlah tokoh. Karya-karyanya pernah dimuat di HU Suara Merdeka (Semarang), SKH Kedaulatan Rakyat (Jogya), The Jakarta Post (Jakarta), Borneo Weekly (Brunei Darussalam), HU Pikiran Rakyat  (Bandung),  Tabloid NOVA (Jakarta) dll.

Sejak beberapa tahun terakhir, tepatnya setelah  bergabung dengan Majalah Misteri, mulai menggarap novel-novel horor. Dendam Darah Perawan adalah novel horor pertamanya yang pernah dimuat sebagai cerita  bersambung di Majalah Misteri.  Kini sejumlah novel lainnya tengah dalam proses terbit, al: Putri Kinanti, Arisan Maut, Pengantin Lembah Kematian, dll.

Beberapa buku yang sudah terbit  :

Surat Buat Bunda (antologi cerita pendek)

Calon Gubernur (novel)

Kiay Oedin (Biografi Gubernur Lampung Komjend Pol Pur Sjachroedin ZP)

Dari Kuli Karung Ke Kursi Walikota (Biografi Wali Kota Bandar Lampung Drs Eddy Sutrisno, MPd)

Dendam Darah Perawan (novel horor)

Pengantin Lembah Kematiaan (novel horor)

(Agus Siswanto)

Air Terjun Bantimurung, Keindahan Bernuansa Mistis (Video)

Januari 25, 2014 19 komentar

Dalam rangkaian jelajah di Makassar, Sulawesi Selatan, penulis mengunjungi lokasi wisata Air Terjun Bantimurung Bulusaraung.

Setelah perjalanan sekira satu jam dari Makassar, penulis memasuki obyek wisata. Sebuah gapura besar dengan lambang kupu-kupu raksasa di atasnya, diikuti patung kera tanpa ekor yang juga berukuran raksasa.

“Di sini banyak kisah misteri, Mas,” kata Pak Sahrir setelah penulis menyebut nama Majalah Misteri. Ditanya seputar legenda Bantimurung, Pak Sahrir menuturkan bahwa ada beberapa versi terkait asal usul kata Bantimurung.

“Bantimurung itu berasal dari bahasa Makassar. Artinya air yang terbanting (atau jatuh) bergemuruh,” kata Pak Sahrir.

Dikisahkan, suatu ketika Raja Gowa ingin mengadakan pertemuan dengan Raja Bone. Mereka sepakat untuk bertemu di daerah Maros ini. Suatu ketika, beberapa pasukan berkuda kerajaan berjalan-jalan di sekitar kawasan hutan ini. Tiba-tiba mereka mendengar suara bergemuruh (air terjun). Peristiwa ini mereka laporkan kepada Raja.

“Nia a je’ne amaru ta banting (ada air jatuh gemuruh),” kata pasukan berkuda.
Seketika itu juga Raja Gowa menjawab,” bantimurung (airnya terbanting gemuruh).”
Sejak itulah air terjun ini dikenal dengan nama Bantimurung.

Menurut Pak Sahrir, dahulu lokasi ini juga menjadi tempat orang-orang alim melakukan uzlah atau menyepi, khususnya di goa. Bahkan di tempat itu pula orang-orang alim atau para wali berkumpul untuk membahas dakwah.
Usai berbincang dengan Pak Sahrir, penulis melangkahkan menuju goa.

Goa

Di sini penulis ditemani Daeng Cipuk, pria tua yang masih kuat dan energik.
“Di dalam goa ini ada tempat sholat Raja Bantimurung dan beberapa wali di sini,” kata Daeng Cipuk (65 tahun) kepada penulis. “Ada juga tempat yang diyakini pernah menjadi tempat bertapa.”

Daeng Cipuk mengungkapkan bahwa tidak jauh dari lokasi pesholatan itu terdapat air jernih yang digunakan untuk berwudhu. Tentunya, orang-orang zaman dahulu yang memilih tempat ini sebagai tempat uzlah atau menyepi agar lebih khusyuk mendekatkan diri kepada Tuhan, tidak perlu ke luar goa untuk mengambil wudhu.

Menyinggung kisah mistis yang ada di goa ini, Daeng Cipuk tampak tersenyum mendengarnya. Pria yang sudah 40 tahun bekerja memandu wisata di kawasan ini mengungkapkan bahwa dirinya sering diminta untuk menemani tamu dari berbagai daerah untuk tirakat di goa ini.

“Mereka tirakat di dalam, sedangkan saya hanya menunggu di pintu goa. Tidak ada seorang pun yang masuk goa ini. Tetapi anehnya, hanya dalam hitungan sejam atau dua jam saja, mereka yang tirakat itu berlari ke luar. Mereka mengaku mendengar suara berisik di dalam goa,” kata Daeng Cipuk menuturkan ceritanya seraya tertawa kecil.

Meskipun Daeng Cipuk berbicara dengan nada humor, tetapi penulis malahan merinding mendengarnya.
“Umumnya mereka mengaku mendengar keramaian. Seolah-olah ada pengunjung yang masuk ke goa. Tetapi setelah diperhatikan tidak ada seorang pun yang terlihat, mereka langsung lari ke luar. Padahal itu terjadi siang hari,” lanjutnya.

Secara pribadi pria tua ini tidak pernah melihat penampakan apapun (atau mungkin dia sengaja menyembunyikannya). Tetapi beberapa orang yang masuk goa sering bercerita kepadanya telah melihat sosok pria berpakaian layaknya seorang haji.

Sesuatu yang membuat Daeng tidak mengerti adalah saat ada pengunjung yang kesurupan. “Mereka yang kesurupan sering berbicara dengan nada anak-anak. Padahal saya tidak pernah mendengar ada penampakan makhluk gaib yang berwujud anak-anak,” ujarnya.

Kepada penulis, Daeng mengingatkan bahwa pengunjung hanya diperbolehkan berada di goa hingga pukul 5 sore. Mereka juga dilarang untuk melakukan tirakat atau ritual apapun di dalam. Terlebih lagi di malam hari. Hal ini lebih disebabkan faktor keselamatan pengunjung itu sendiri.

(Agus Siswanto aka BaNi MusTajaB)

LOGIKA PIKIRAN MISTIK

Maret 1, 2012 93 komentar

Pikiran berperan penting dalam menentukan sikap dan perilaku keseharian kita. Pikiran terbagi dua, positif dan negatif. Kedua pikiran itu saling berebut dalam menentukan gerak langkah kehidupan kita. Keduanya ada di dalam otak kita dan memiliki cabang-cabang pikiran, termasuk pikiran mistik.

Pikiranlah yang menentukan kemana kita akan melangkah dan bagaimana cara kita melangkah. Jika pikiran kita positif, maka langkah yang ditempuh positif. Sebaliknya, jika pikiran kita negatif, langkahnyapun cenderung negatif.
Baca selengkapnya…

SYUTING JENGLOT PANTAI SELATAN DIWARNAI KESURUPAN MASSAL

Januari 15, 2011 30 komentar

Beberapa perempuan pendukung film Jenglot Pantai Selatan kesurupan. Persoalannya hanya sepele…….

Pada 22 Desember 2010 lalu, saya mendapat telpon dari sahabat yang sedang syuting film JENGLOT PANTAI SELATAN di Pantai Sawarna, Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Melalui ponselnya, Buanergis Muryono, demikian namanya, mengaku mendapat amanah dari penghuni gaib Goa Langir yang harus disampaikan kepada publik.

“Mas, mohon datang  ke lokasi syuting. Ada amanah yang harus disampaikan,” kata Mas Yono, sapaan akrabnya.

Undangan semacam itu bukan pertama kali. Aktor senior yang banyak terlibat dalam film horror ini, sering mengajak saya ke lokasi syuting  di daerah. Tentu saja saya memanfaatkanya untuk menelusuri nuansa mistis daerah yang dikunjungi.

Selanjutnya, saya berangkat dari Jakarta pada 23 Desember menuju lokasi yang terkenal dengan pantainya yang indah itu. Sekitar pukul 22.00 WIB, tiba di Kampung Cibeas, Desa Sawarna.

Saya menemui Mas Yono di lokasi syuting. Sebuah pulau kecil (delta) di tepi Pantai Sawarna. Dia memberi isyarat kepada saya agar melakukan meditasi. Saya faham apa yang dimaksudkannya.

Uluk salam, tegur sapa atau kulo nuwun (bhs. Jawa) merupakan kebiasaan yang selalu saya lakukan jika mengunjungi daerah yang kental nuansa mistisnya.

Menyapa para penghuni gaib yang berada di suatu daerah bukan hal sulit. Apalagi jika kita memanfaatkan daerah tersebut untuk suatu kepentingan tertentu. Sebagai sesama makhluk Tuhan, wajarlah menyapa makhluk yang hidup di alam berbeda.

Tidak lama kemudian, kegiatan syuting berhenti. Semua pemain dan kru beristirahat di penginapan yang disediakan.

Goa Langir

Kawasan Desa Sawarna memiliki rangkaian pegunungan karst (gamping) yang memiliki banyak goa (caves). Beberapa goa tersebut adalah Goa Langir, Goa Lauk dan Goa Lalay. Selain syuting di pulau kecil, Goa Langir juga menjadi lokasi syuting yang jaraknya berdekatan.

Dua hari sebelum saya tiba di lokasi, terjadi kegaduhan saat syuting di Goa Langir. Ada sekitar 7 pemain film perempuan kesurupan. Tentu saja suasana kacau dan menakutkan.

“Peristiwa itu terjadi lantaran mereka tidak faham tata krama dalam mengunjungi tempat wingit. Seolah tempat tersebut hanya goa kosong tak berpenghuni. Padahal ada komunitas di dalamnya,” demikian kata Mas Yono.

Menurutnya, sosok gaib yang menghuni Goa Langir adalah Ki Ageng Langir, isteri dan anaknya, demikian kata Mas Yono.

“Bagaimana sebenarnya sosok Ki Ageng Langir,” tanya saya.

“Ki Ageng Langir lembut dan tenang. Dia tergolong sosok yang suka membantu orang. Dia mengaku huniannya diusik manusia secara tidak wajar. Mestinya harus ijin dan kulo nuwun dulu, “ jawab Mas Yono.

“Sebaliknya, sifat anaknya keras dan pemarah. Jika ada yang mengusik tempatnya, dia tidak segan-segan mengganggunya. Khususnya mereka yang tidak punya tata krama. Itulah sebabnya, ketika ada beberapa orang yang meremehkan tempatnya, dia marah hingga orang yang meremehkannya itu kesurupan,“ lanjutnya.

Selanjutnya Mas Yono mengatakan, Ki Ageng Langir memilih Goa Langir lantaran ingin menyepi dan menjauh dari keramaian kota tempat tinggal sebelumnya. Dia juga menghindar dari intrik kekuasaan dimana dia berdiam sebelumnya.

Tujuan menetap di tepi pantai yang sepi itu adalah untuk ketenangan dirinya. Dia lalu mengajak isteri dan anak angkatnya menuju Goa Langir, di tepi Pantai Sawarna. Di tempat itulah Ki Ageng Langir bersama keluarganya menjalani hidup baru bersama masyarakat sekitar hingga akhir hayatnya.

Mas Yono mengungkapkan, sebenarnya Goa Langir sangat cocok dijadikan tempat menyepi. Khususnya bagi mereka yang ingin mengetahui jati diri (sedulur papat limo pancer). Namun sejauh ini tempat itu tergolong berbahaya, terutama jika terjadi pasang laut. Air yang masuk dapat merendam mulut Goa. Jika tidak berhati-hati dapat membahayakan jiwa.

“Apa sebenarnya amanah yang hendak disampaikan Ki Ageng Langir?” tanya saya.

Mas Yono mengemukakan bahwa setelah dirinya berhasil menyembuhkan para perempuan yang kesurupan itu, dirinya sempat berdialog panjang dengan Ki Ageng Langir.

“Masyarakat desa ini kurang peduli dengan lingkungan sekitar, khususnya tempat-tempat wingit. Mereka memanfaatkan pantai dan goa untuk kepentingan wisata tanpa memerhatikan kebersihan,” ujar pria pemilik Sanggar Mariska ini. Sanggar akting yang khusus mendidik para calon aktor dan aktris ini telah  memiliki 20 cabang di Jakarta dan sekitarnya.

Selanjutnya dikatakan, sampah-sampah bekas para pengunjung berserakan di dalam goa tanpa ada yang membersihkan. Termasuk mereka yang membuat coretan-coretan di dinding goa. Bahkan tepi pantai sering dijadikan tempat mesum kaum muda.

“Ki Ageng Langir berpesan agar huniannya dihormati dengan sewajarnya. Tidak perlu dengan menyediakan sesajen atau ubo rampe. Cukuplah dengan membersihkan sampah yang berserakan,”kilahnya tanpa mau mengungkapkan amanah yang lainnya.

Menurutnya, amanah lainnya hanya khusus untuk tokoh-tokoh warga setempat. Bukan untuk konsumsi publik.

Ketika saya mengemukakan rencana hendak ke Goa Langir, dia berkata,“ Mudah-mudahan kamu dapat mengambil gambar. Sebab saya tidak diizinkan memotret Goa Langir,”ujarnya mengutip pesan Ki Ageng Langir.

Foto Gagal

Kisah Ki Ageng Langir membangkitkan minat saya untuk melihat langsung Goa Langir. Tentu percuma saja datang jauh-jauh hanya mengumpulkan cerita tanpa melihat lokasi yang dimaksud.

Kemudian saya mendekati seorang pria warga setempat untuk mengantarkan ke Goa Langir. Meski tampak jelas ada rasa kekhawatiran. Maklumlah, pria itu tahu benar aroma mistik goa tersebut. Apalagi baru saja terjadi peristiwa kesurupan yang menimpa para pemain film.

“Boleh saya tahu tujuan Anda?” Tanya pria itu. Nada suaranya menunjukkan keraguan memenuhi keinginan saya.

“Saya hanya ingin mengambil gambar Goa Langir. Jika memungkinkan, saya juga hendak masuk ke dalamnya,” Jawab saya.

Pria itu tampak diam memikirkan sesuatu. Sementara saya menatap matanya untuk meyakinkannya.

“Insya Allah tidak akan terjadi sesuatu yang mengkhawatirkan. Kami datang dengan niat baik hendak menulis cerita daerah ini dan tidak bermaksud lain,” ujar saya bernada serius.

Pukul 15.30 WIB, saya bersama pria itu berjalan menyusuri pantai menuju Goa Langir. Dalam amatan saya, memang terdapat banyak goa di sisi tebing terjal tepi pantai. Goa Langir hanya salah satu saja dari goa-goa yang ada.

Beberapa saat kemudian, saya tiba di depan Goa Langir. Saya pun mengeluarkan kamera digital yang berada di dalam tas. Sebelum memotret, saya hening sejenak minta izin memotret.

Tentu saja foto-foto tergolong vital dalam perjalanan ini. Data yang diperoleh kurang mendukung jika tidak disertai dokumentasi gambar. Namun, pada saat memotret, sempat terdengar bisikan halus,”…cukup, cukup.”

Tampaknya suara itu dari sosok gaib putra Ki Ageng Langir. Tetapi saya  tidak terlalu peduli. Bagaimanapun dokumentasi harus tetap dilakukan. Sementara pria tua yang mengantarkan saya mulai gelisah.

Setelah mengambil beberapa gambar, saya pun meninggalkan lokasi tersebut. Pemotretan itu melengkapi perjalanan di Pantai Sawarna. Setelah sebelumnya mengambil gambar di Tanjung Layar dan sekitarnya.

Selanjutnya saya  mengambil gambar kegiatan syuting film Jenglot Pantai Selatan arahan Rizal Mantovani. Film yang dibintangi Debby Ayu, Wichita,  Zidni Adam  dan lain-lain ini, tampaknya cukup menarik. Terutama sosok jenglot yang orisinil dan berbeda dengan gambaran umum kita tentang jenglot.

Ketika saya kembali ke Jakarta, terjadi keanehan. Semua foto Goa Langir dan keindahan Pantai Sawarna utuh sempurna. Sedangkan foto yang berkaitan dengan syuting tidak ada sama sekali. Inilah pengalaman pertama saya mengalami gangguan dalam hal dokumentasi.

BaNi MusTajaB

Tulisan lain:

GAYUS DAN JENGLOT PANTAI SELATAN

DEBBY AYU…BOOM SEX TITISAN JENGLOT

Debby Ayu merasa nyaman jadi boom sex..hmmmm..dengarkan saja penuturannya.

DEBBY AYU: MERASA NYAMAN JADI BOOM SEX TITISAN JENGLOT

Debby Ayu-Jenglot Pantai Selatan

 

MENGUNGKAP RAHASIA CATATAN AKASHIC DAN LAUH MAHFUDZ

November 20, 2010 47 komentar

Catatan Akashic (Akashic Records) adalah catatan yang berisi semua pengetahuan tentang jagat raya beserta segala isinya. Akashic dapat diibaratkan sebuah perpustakaan terlengkap yang di dalamnya terdapat pengetahuan apa saja sejak awal terbentuknya alam semesta hingga tiba saat kehancurannya (kiamat). Apa sesungguhnya Catatan Akashic?

Akashic (akasha) berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti langit, ruang, udara atau ether. Istilah ini umumnya digunakan kaum filosof-teologis (teosofi) Samkhya di India untuk menggambarkan secara gamblang adanya sebuah pengetahuan lengkap yang terdapat di suatu tempat di jagat raya. Pengetahuan itu mencakup seluruh gerak gerik jagat raya, makhluk hidup (manusia, hewan, tumbuhan), dan lain-lain.

Catatan Akashic ini tidak hanya berisi sejarah masa lalu, tetapi juga kejadian yang ada sekarang ini dan apa yang akan terjadi di masa depan. Itulah sebabnya Catatan Akashic ini merupakan perpustakaan jagat raya terlengkap.

Teori Atom yang dikembangkan filosof Samkhya India berisi keterangan bahwa Akasha adalah 1 dari 5 tipe atom di jagat raya. Teori ini menjadi wacana menarik kaum filosof, teologis dan ilmuwan di Eropa pada abad 19 hingga abad 20.

Catatan Akashic tidak mudah diperoleh dan tidak dapat diakses oleh sembarang orang. Bahkan yang mengetahuinya pun belum tentu mampu membaca catatan tersebut. Isi catatan berupa rangkaian kode-kode khusus atau teka-teki yang harus dapat dipecahkan sebelum mengetahui makna sesungguhnya.

Deskripsi

Beberapa penjelasan seputar deskripsi Catatan Akashic adalah sebagai berikut: Catatan Akashic dihasilkan dari segala sesuatu yang terjadi di alam semesta. Hal ini didasarkan atas sebuah keyakinan bahwa materi dan energi yang mengisi jagat raya memiliki semacam perangkat rekaman (digital recording) yang dapat menyimpan seluruh catatan sejarah jagat raya beserta isinya.

Catatan Akashic sering disamakan pula dengan istilah Kesadaran Kosmik, Kesadaran Kolektif, Cosmic Mind, Universal Mind, Mind of God, Alam Bawah Sadar Kolektif, Super Computer Universal, Lauh Mahfudz (lihat box), dan lain-lain.

Catatan Akashic mengacu kepada sistem pengarsipan universal yang mencatat setiap pikiran, kata dan tindakan melalui medium perekaman akashic (langit, ruang atau ether).

Catatan ini ditulis dalam rangkaian kode-kode khusus dan penuh misteri yang sulit dipahami, kecuali oleh orang-orang tertentu. Setiap bentuk kehidupan dengan sendirinya tercatat dalam catatan tersebut.

Hal ini menegaskan bahwa untuk mendapatkan akses ke Catatan Akashic, setiap individu dapat melakukannya melalui berbagai teknik, latihan dan disiplin rohani tertentu.

Tentu saja tidak mudah dilakukan. Bahkan seandainya mampu mengakses catatan tersebut, kemungkinan hanya sebagian kecil. Ambil contoh, spiritualis, para peramal atau cenayang,  cenderung hanya memiliki pengetahuan sedikit tentang masa depan. Adakalanya cenayang itu mengetahui masa depan orang lain, tetapi terbatas dalam rentang waktu yang pendek.

Catatan Akashic sering pula disamakan dengan Memori Alam. Sebuah memori yang dapat dibaca, mencakup esensi dari seluruh kehidupan atau peristiwa. Memori ini meliputi peristiwa dari awal adanya jagat raya hingga akhir jagat raya.  Di dalamnya juga terangkum seluruh entitas yang ada, termasuk alam kegaiban, ruh dan pemikiran.

Bukti Adanya Catatan Akashic

Sejauh ini terdapat pendapat bahwa Catatan Akashic pernah diakses secara baik oleh individu-individu dari berbagai bangsa, khususnya oleh orang-orang kuno dari beragam budaya seperti India, Moor, Tibet, Himalaya, Mesir, Persia, Arab, Yunani, Cina, Ibrani, Maya dan lain-lain. Sejarah juga mencatat pengakuan orang-orang yang pernah membaca atau mengetahui Catatan Akashic.

Seorang waskita dari pegunungan Himalaya India mengatakan bahwa setiap jiwa (jiva, atma) atau entitas mencatat setiap saat keberadaannya di jagat raya dalam sebuah ‘buku’ dan bahwa jika terdapat satu keselarasan diri dengan baik, maka siapapun dapat mengakses ‘buku’ tersebut.

Peramal terkenal Nostradamus diketahui pernah mengatakan mendapatkan akses membuka Catatan Akashic. Dia mengaku menggunakan metode yang berasal dari Yunani, mistisisme Kristen, Islam dan Kabbalah.

Seorang waskita dari Cina bernama Sujujin dilaporkan mengetahui Catatan Akashic. Orang ini tergolong unik. Dikisahkan, dia dapat mengetahui sejarah hidup seseorang hanya dari nama depannya saja. Misalkan, Anda bertanya bagaimana kisah hidup keseharian leluhur Anda, maka Sujujin dapat menjelaskannya secara detail. Hal itu disebabkan Sujujin dapat mengakses Catatan Akashic yang memuat sejarah leluhur Anda.

Seorang waskita lainnya dari Cina bernama Tajao bahkan dapat menjelaskan berbagai topik apa saja yang terentang sepanjang lebih dari 2000 tahun. Seolah-olah Tajao ini hidup selama masa ribuan tahun.

Individu-individu lain yang mengklaim memiliki pengetahuan seputar Catatan Akashic adalah: Charles Webster Leadbeater, Annie Besant, Alice Bailey, Samael Aun Weor, William Lilly, Manly P. Hall, Lilian Treemont, Dion Fortune, George Hunt Williamson, Rudolf Steiner, Max Heindel, Edgar Cayce, dan lain-lain.

Para ahli berpendapat, Catatan Akashic ini telah digunakan oleh manusia sepanjang sejarah, meskipun tidak ada bukti langsung ke catatan ini yang pernah disebutkan. Istilah Akashic itu sendiri mirip dengan konsep perpustakaan Atsiri yang berkembang pada gerakan Teosofi abad ke 19.

Memang terdapat silang pendapat seputar adanya Catatan Akashic yang lengkap dan sempurna di jagat raya. Sebagian ada yang percaya catatan tersebut memang benar-benar ada dan dapat diakses. Sebagian lainnya menganggap tidak ada.

Adapun pendapat bahwa Catatan Akashic itu benar-benar ada diantaranya ditunjukkan oleh bukti adanya individu-individu yang memang mengetahuinya dan lalu digunakan untuk kepentingan tertentu.

Ambil contoh, Piramida di Mesir memiliki ruang khusus yang disebut Hall of Records (Ruang Catatan). Ruangan ini berisi catatan penting para penasehat Fir’aun. Selanjutnya catatan ini digunakan Fir’aun dalam melanggengkan kerajaannya.

Ruang Catatan dalam Piramida itu diyakini tempat para penasehat raja yang memiliki kemampuan membaca Catatan Akashic.

Di samping itu, kebudayaan-kebudayaan besar di masa lalu, seperti kebudayaan Maya, kebudayaan Yunani, dan lain-lain diyakini juga terdapat individu-individu waskita yang mampu mengakses Catatan Akashic. Dengan kata lain, individu-individu tersebut mengetahui maju dan mundurnya peradaban yang dimilikinya..

Akses Catatan Akashic

Michael Newton, seorang hipnoterapis, penulis buku: Journey of Souls, Destiny of Souls, Evidence of Life between Lives, mengungkapkan, terdapat bukti Catatan Akashic dapat diakses oleh manusia. Menurutnya, jiwa (sukma) manusia mampu melihat Catatan Akashic, khususnya yang berkaitan dengan dirinya sendiri. Halaman-halaman yang ada dalam catatan tersebut tidak harus dilihat secara berurutan. Tetapi apa yang ingin dilihatnya sedapat mungkin bermanfaat. Proses inkarnasi adalah salah satu cara untuk melihat Catatan Akashic pribadi seseorang.

CW Leadbeater, seorang clairvoyant, mengaku pernah meneliti seputar Catatan Akashic di komunitas Theosophical Society di Adyar (Tamil Nadu) India pada tahun 1910. Hasil penelitiannya ditulis dalam bukunya: Man: How, Whence, and Whither?. Dalam bukunya tersebut Leadbeater mengungkapkan kemajuan bangsa Atlantis antara lain disebabkan bangsa tersebut mampu melihat Catatan Akashic. Tulisan lainnya juga mengungkap kebudayaan-kebudayaan besar lainnya yang berhasil akibat kemampuan orang-orang yang dapat melihat Catatan Akashic. Bahkan dia juga menulis adanya sebuah buku di komunitas teosofi tersebut yang berisi kehidupan masyarakat di Bumi pada abad ke 28.

Helen Stewart Wambach, penulis buku Future Life Reading, mengklaim mampu membaca Catatan Akashic seseorang. Dia mengatakan dapat menghipnotis orang dan memungkinkan orang yang dihipnotis tersebut mengetahui berbagai alternatif masa depannya.

Pada tahun 1976, Thea Alexander menerbitkan sebuah novel fiksi ilmiah berjudul 2150 AD. Sebuah novel yang berisi kehidupan masyarakat yang memiliki super komputer canggih yang mampu secara rutin mengakses Catatan Akashic. Dalam komputer tersebut, setiap orang dapat melihat kehidupannya di masa depan. Apabila tidak sesuai dengan yang diinginkannya, maka orang tersebut mengubah pola hidupnya, Uniknya, komputer tersebut juga akan memperlihatkan perubahan kehidupannya di masa depan.

Persoalannya adalah, mampukah kita membaca Catatan Akashic diri kita sendiri? Inilah yang tidak mudah dilakukan. Padahal ada manfaat jika kita mengetahui kehidupan kita di masa depan. Misalkan, jika kita melihat kehidupan di masa depan kurang baik, maka diri kita dapat mengubah pola hidup kita sejak saat sekarang ini. Tujuannya, agar Catatan Akashic di masa depan dapat berubah sesuai dengan keinginan kita.

Sepintas hal ini tampak mustahil. Tetapi dari uraian di atas sebenarnya tersirat adanya sebuah jagat parallel atau alam semesta yang berisi berbagai macam alternatif. Termasuk alternatif masa depan diri kita.

Dengan kata lain, kita dapat mengakses Catatan Akashic melalui berbagai macam cara. Diantaranya adalah, pembersihan batin, menjalankan prosesi agama secara benar, menghidupkan lathaif diri, dan lain-lain. Anda berminat?

LAUH MAHFUDZ

Catatan Akashic memiliki kemiripan dengan apa yang dikenal dalam ajaran Islam sebagai Lauh Mahfudz, yaitu kitab tempat Allah SWT menuliskan seluruh skenario/catatan kejadian di alam semesta.

Lauh Mahfudz disebut di dalam Al Qur’an sebanyak 13 kali. Diantaranya dalam surat Az Zukhruf 43:4, Qaf 50:4, An Naml 27:75.

Nama lain dari Lauh Mahfudz ini adalah Induk Kitab (ummul kitab) dan Kitab yang Terpelihara (Kitabbim Maknuun), “….pada kitab yang terpelihara (lauhul Mahfudz)..Surat Al Waqi’ah, 56:78).

Kitab yang Nyata (Kitabbim Mubiin)..” tiada sesuatupun yang gaib di langit dan di bumi, melainkan (terdapat) dalam kitab yang nyata (lauh Mahfudz)…Surat An Naml (27:75).

Dalam Islam dijelaskan, Allah SWT telah mencatat segala kejadian-kejadian di dalam Lauh Mahfudz dari permulaan zaman sampai akhir zaman. Baik berupa kisah nabi, pengetahuan, tentang penciptaan alam semesta dan lain-lain. Semua itu ada dalam Lauh Mahfudz.

Meskipun demikian, semua yang telah tercatat dalam Lauh mahfudz tersebut, khususnya yang menyangkut masa depan dapat dihapus atau dirubah oleh Allah SWT. Inilah yang dimaksud dengan takdir.

Semua takdir dapat berubah atas kehendak Allah SWT. Adapun yang dapat merubah takdir yang tertulis dalam Lauh Mahfudz adalah doa dan usaha. Nabi Muhammad SAW bersabda: “Tiada yang bisa merubah takdir selain doa dan tiada yang bisa memanjangkan umur kecuali perbuatan baik”.

BaNi MusTajaB

RAHASIA DIBALIK KEGAGALAN RITUAL PESUGIHAN

Oktober 25, 2010 52 komentar


Advetorial

Cover Pengantin Lembah KematianPENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

 SINOPSIS

Bagi perempuan di Kampung Lembah Kematian, menjaga agar dirinya tetap perawan, menjadi persoalan wajib yang tidak bisa ditawar-tawar. Mungkin saja suaminya kelak tidak akan mempermasalahkan ketidakperawanan istrinya. Namun tidak demikian bagi Mbah Bahuga. Tepat di malam pengantin, makhluk gaib pelindung kampung itu akan meniduri pengantin perempuan sebelum suaminya. Jika ternyata pengantin perempuannya sudah tidak perawan, dia akan dibunuh. Jika tidak, dipastikan kampung itu akan dilanda malapetaka.

Kenyataan itulah yang membuat Marni begitu tertekan menjelang hari  perkawinannya. Bukan karena Mas Turip tidak mau menerima keadaannya, tapi kenyataan bahwa ia akan menemui ajal di malam pengantin, membuatnya begitu gundah. Ya, dirinya sudah tidak perawan. Tentu Mbah Bahuga akan marah dan membunuhnya. Bagaimana Marni bisa keluar dari situasi yang rumit itu? Siapakah sebenarnya Mbah Bahuga?

PENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

Penulis: Yon Bayu Wahyono 
ISBN: 979-1305-88-4

Tahun terbit: Februari 2014.

Jumlah Hal: iv + 202 hal

Ukuran: 13 cm x 20 cm

(Soft Cover).

Penerbit: Nusa Media Yogyakarta

Harga: Rp. 40.000,-

Silahkan pesan sekarang juga

Kirim sms ke no 08176645205 dengan format :

NAMA#ALAMAT#JUMLAH PEMESANAN

Tuliskan Nama Lengkap, Alamat pengiriman, Jumlah buku yang dipesan,

Kami akan mengirim nomor rekening beserta jumlah uang yang harus di transfer setelah ditambah ongkos kirim.

==================================

RAHASIA DIBALIK KEGAGALAN RITUAL PESUGIHAN

Budaya di negeri ini akrab dengan istilah pesugihan atau ilmu mendapatkan harta kekayaan secara cepat tanpa perlu kerja keras. Pesugihan memiliki banyak keragaman, seperti, pesugihan rantai babi, tuyul, babi ngepet, kandang bubrah,  butho ijo, batara karang, Gunung Kemukus (ritual seks pesugihan)dan lain-lain.

Semua pesugihan tersebut berkaitan dengan sosok jin yang dimintai bantuan untuk mengabulkan hajat menjadi kaya.

Pesugihan tidak mudah dikerjakan. Meskipun segala persyaratan telah dipenuhi, kenyataannya tetap gagal menjadi kaya.Uniknya, masyarakat di negeri ini terlanjur akrab dengan pesugihan. Sehingga apabila mengalamiu kegagalan akan berupaya terus memburu pesugihan di tempat lain.

Apa sebenarnya yang menyebabkan ritual pesugihan gagal? Berikut petikan bincang-bincang saya dengan Teguh Setya Budi, pria berjanggut putih yang menetap di Kranggan Bekasi.

Analisis

“Saya pernah menganalisa kegagalan ritual pesugihan,” Katanya.

“Sebenarnya tidak semua orang yang menjalani pesugihan mengalami kegagalan. Ada diantaranya yang berhasil. Tingkat keberhasilannya pun berbeda-beda. Ada yang berhasil 30 persen hingga 90 persen. Ada juga yang gagal total alias rugi modal,” kata Teguh memulai pembicaraan.

“Tetapi harus pula diketahui, mereka yang berhasil pun berpeluang mengalami kehancuran di kemudian hari jika syarat yang sudah ditetapkan tidak dipenuhi,” lanjutnya.

Menurutnya, pesugihan itu kontrak seumur hidup. Biasanya ada syarat-syarat yang ditetapkan jika berhasil. Misalnya, tumbal dan sesajen tertentu. Apabila berhasil, syarat tersebut harus dipenuhi seumur hidup. Jika ditinggalkan atau terlupa dapat terkena akibatnya yang berujung kematian dan kekayaannya ludes seketika. Perbincangan seputar ritual pesugihan yang gagal tergolong unik.

Tempat pesugihan cukup banyak di negeri ini. Misalnya di Bandung, Ciamis, Tasikmalaya, Sadang (Cikampek), Cirebon, Cilacap, Ambarawa, Wonosobo, Grabagan, Parakan, Batang, Karanganyar (Solo), Lasem, Banyuwangi, Trenggalek, Jombang, Palembang, Jambi dan di Pulau Kalong (NTT).

Faktor Kegagalan

Teguh mengungkapkan, terdapat 2 syarat yang berkaitan dengan ritual pesugihan, yaitu: syarat yang harus dipenuhi sebelum ritual (berkaitan dengan sesajen dan jenis minyak tertentu) dan syarat yang harus dipenuhi pada saat ritual (berkaitan dengan mantera dan teknik ritual). Apabila syarat pertama dan kedua gagal dipenuhi, maka dapat dipastikan ritual akan gagal.

Adapun penyebab kegagalan menjalani ritual pesugihan cukup banyak. Namun, secara garis besar ada 5 faktor, yaitu: salah waktu, salah sesajen, salah bahasa, salah teknik, dan salah tempat.

“Sepintas memang tampak sederhana faktor kesalahan tersebut. Kenyataannya sangat sulit,” Kilahnya sambil tertawa. Menurutnya, sebuah tempat pesugihan memiliki aturan-aturan baku (patrap, bhs.Jawa) yang sudah turun temurun. Jika dilanggar sedikit saja, dapat dipastikan ritual gagal total.

Dia memberi contoh seputar faktor salah waktu. Dalam tradisi ritual pesugihan, waktu memegang peranan penting. Istilah waktu ini berkaitan dengan hari, weton dan jam ritual. Misalkan, hari Selasa-Kliwon, Sabtu-Pahing atau Jumat-Pon. Ada keterikatan kuat antara hari dalam penanggalan Nasional dengan hari dalam penanggalan Jawa.

Begitupula dalam hal jam. Ritual pada Selasa-Kliwon menandakan ritual tersebut dilaksanakan pada hari Senin sore dan bukan pada hari Selasa sore. Lima faktor kesalahan tersebut jika dijabarkan sangat luas. Misalkan, salah sesajen berkaitan dengan sesajen (ubo rampe) yang biasa dilakukan di tempat pesugihan tersebut.

Salah bahasa berkaitan dengan mantera-mantera yang dibaca, nama jin yang dipanggil dan permintaan dari orang yang menjalani ritual. Salah teknik berkaitan dengan salah duduk dan salah arah.

Salah tempat berkaitan dengan kesalahan menentukan lokasi yang tepat.

Resiko

Teguh mengatakan bahwa mencari kekayaan melalui pesugihan memiliki resiko tinggi. Terutama jika dalam proses ritual terjadi kontak dengan sosok gaib yang dituju. Pelaku ritual bisa sakit atau mengalami peristiwa yang dapat merenggut nyawanya. Misalnya,  dia pernah mendengar cerita orang yang usai menjalani ritual pesugihan, dalam perjalanan pulang, kendaraan yang ditumpangi nyaris tabrakan. Kejadian itu selalu terulang setiap kali selesai menjalani ritual pesugihan.

Bahkan pernah dalam suatu peristiwa, makhluk gaib yang dipanggil tidak sesuai dengan yang diinginkan dan yang datang makhluk gaib lain yang malah menyerang acara prosesi ritual hingga yang hadir lari tunggang langgang.

“Saya menyarankan untuk tidak coba-coba mengikuti ritual pesugihan. Keuntungannya hanya sessat. Dus, bukan keuntungan yang di dapatkan, melainkan bencana seumur hidup,” katanya.

Pesugihan merupakan perbuatan batil yang wajib ditinggalkan.

AGUS SISWANTO

KISAH PESUGIHAN: BERJUALAN SATE GAGAK DEMI MERAUP UANG GAIB



RAHASIA PESUGIHAN DALAM ISLAM (VIDEO)

PARADOKS PARADIGMA GUS DUR

Januari 4, 2010 42 komentar

KH. Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur meninggal dunia pada 30 Desember 2009, pukul 18.45 di RS. Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Beliau dimakamkan keesokan harinya di Pesantren Tebu Ireng, Jombang. Mantan Presiden RI ke 4 ini meninggalkan seorang istri dan 4 putri.

Kita tentu merasa kehilangan sosok yang layak dijuluki Guru Bangsa ini. Di tengah keterbatasan fisiknya, beliau tidak kenal lelah memerjuangkan prinsip-prinsipnya. Hal ini merupakan cermin terpuji bagi siapapun yang secara fisik memiliki kekurangan agar selalu percaya diri menghadapi masa depan.

Di sisi lain, Gus Dur dikenal sosok kontroversial. Ucapan dan pemikirannya dianggap paling sering disalahpahami. Paradigma atau kerangka berpikirnya sering paradoks atau bertentangan dengan pendapat umum di masyarakat. Tentu saja hal ini memancing hujatan bertubi-tubi.

Namun demikian, andaikan kita mau sedikit mengkaji pandangannya yang tampak kontroversi, sebenarnya tersirat pesan penting dibaliknya. Beliau memikirkan apa yang mungkin belum terpikirkan orang lain. Bagi kalangan supranatural, istilah yang pas untuk ini disebut: weruh sak durunge pinarak/winarah (mengetahui sesuatu sebelum peristiwa itu terjadi).

Kisah-kisah supranatural bukan hal aneh di kalangan para kyai NU, termasuk Gus Dur. Salah satu faktornya karena sebagian kyai nahdliyin menjalankan tradisi sufistik. Di lingkungan NU, para kyai yang tergabung dalam tarekat memiliki pengaruh kuat terhadap masyarakat luas di pesantren ataupun di luar wilayahnya. Pengaruh yang mereka dapatkan datang dari kepercayaan masyarakat terhadap bakat supranatural yang dimiliki kyai. Dalam istilah eskatologi pesantren, kemampuan supranatural ini disebut khariqul ‘adah. Sementara masyarakat awam memandang kemampuan semacam itu sebagai suatu keanehan, ganjil, paradoks atau kontroversial.

Meski begitu, saya pernah sekadar diskusi dengan beberapa teman yang membahas sikap atau pernyataan Gus Dur yang dinilai kontroversial. Misalkan, saat beliau menerima dana SDSB, mendukung Arswendo Atmowiloto (Tabloid Monitor), menyebut LB Moerdani sebagai calon pemimpin masa depan, ucapan Assalamualaikum dapat diganti Selamat Pagi, menginginkan Indonesia membuka hubungan dengan Israel, dan lain-lain.

Saya ingin menulis sedikit seputar diskusi yang berlangsung lebih dari 10 tahun lalu itu.

SDSB (Sumbangan Dermawan Sosial Berhadiah)

Sesungguhnya Gus Dur berperan penting ditutupnya judi berkedok sumbangan SDSB. Siapapun tentu tidak akan pernah menduganya. Inilah kisahnya.

Pada Desember 1985, kupon berhadiah Porkas resmi dijual. Setahun kemudian (Oktober 1986), dana terkumpul mencapai Rp 11 miliar. Akhir 1987, Porkas berubah nama menjadi Kupon Sumbangan Olahraga Berhadiah (KSOB). Dalam kurun 1987, KSOB menyedot dana masyarakat Rp 221,2 miliar.

Pada Juli 1988, Mensos menegaskan KSOB (dan TSSB) diperkirakan menyedot dana masyarakat Rp 962,4 miliar atau meningkat 4 kali dibandingkan tahun 1987.

Pada saat itu pula, sejumlah politisi DPR mulai menyatakan, KSOB dan TSSB (Tanda Sumbangan Sosial Berhadiah) menimbulkan ekses negatif, yakni tersedotnya dana masyarakat desa ke Jakarta dan dengan sendirinya memengaruhi kehidupan perekonomian daerah.

Awal Januari 1989, KSOB dan TSSB bermetamorfosis menjadi Sumbangan Dermawan Sosial Berhadiah (SDSB). Akhir 1990, Pemerintah menambah frekuensi penarikan SDSB menjadi 9 kali.

Gelombang protes pun berdatangan. Protes datang dari para Gubernur Jawa Timur, Jawa Tengah, Aceh, Timtim, Kalimantan Selatan, dan Bengkulu. Bahkan Pemda Aceh dan Timtim menolak total peredaran SDSB.

Gelombang protes tidak hanya dari gubernur, tapi juga para ulama dan kalangan mahasiswa di berbagai daerah menuntut agar SDSB dihapuskan. Kalangan agamawan menilai SDSB adalah judi yang diharamkan. Sementara yang lain menilai SDSB memberi harapan hampa atau angan-angan kosong. SDSB dinilai meresahkan masyarakat karena banyak yang keranjingan judi dan jatuh miskin. Di samping itu bermunculan  dukun palsu yang mengaku dapat menebak nomor. Pada intinya, tema yang mengemuka dalam demonstrasi menentang SDSB lebih kepada faktor ekonomi dan psikologi semata.

Meskipun tokoh-tokoh agama berulangkali menghimbau agar SDSB ditutup, tetapi tidak digubris Pemerintah. SDSB tetap berjalan tanpa halangan. Maklumlah, salah seorang pengelola SDSB adalah putra presiden. Konon pula,  dibekingi Sudomo ( muncul plesetan: Sudomo Datang Semua Beres).

Lalu dimana peran Gus Dur dalam menghentikan judi SDSB ?

Di sinilah keanehannya. Gus Dur menggunakan strategi yang tergolong berani dan kontroversial. Sebagaimana diketahui, ketika itu Gus Dur menjabat Ketua Umum Dewan Tanfidziyah PBNU. Rupanya, tanpa sepengetahuan pengurus PBNU lainnya, termasuk dari  Dewan Syuriah NU, Gus Dur meminta sejumlah uang kepada Yayasan Dana Bhakti Kesejahteraan Sosial (YDBKS), penghimpun dana SDSB. Tentu saja tindakan ini tergolong berani, mengingat organisasinya mengharamkan SDSB.

Tindakan Gus Dur ini bocor setelah seorang pengurus YDBKS buka suara. Akibatnya sangat menggemparkan. Terjadi hiruk pikuk di tubuh ulama NU dan umat Islam. Bahkan Gus Dur seolah membela diri dengan mengatakan SDSB halal.

Akibat Gus Dur menerima uang judi tersebut, Kyai Ali Yafie yang duduk sebagai Rais Aam PB NU menyatakan mundur dari kepengurusan PBNU.

Inilah titik awal munculnya gelombang demonstrasi besar-besaran menentang SDSB. Ketika itu para demonstran menganggap SDSB telah memecah belah umat. SDSB dinilai berpotensi merusak kerukunan bangsa. Dengan kata lain, arus utama demonstrasi tidak lagi sebatas tema masalah ekonomi dan psikologi, melainkan perpecahan di masyarakat.

Tentu saja hal ini sangat mengkhawatirkan Pemerintah. Perpecahan di masyarakat berpotensi menimbulkan huru hara atau kerusuhan yang lebih luas. Pada akhirnya, Pemerintah secara resmi mencabut dan membatalkan pemberian izin SDSB pada 25 November 1993.

Inilah paradoks paradigma Gus Dur. Kita baru menyadari sikap kontroversial Gus Dur ini setelah SDSB dibubarkan.

Tabloid Monitor

Tabloid MonitorPada 1990, Tabloid Monitor merupakan tabloid hiburan terbesar di negeri ini.  Tabloid fenomenal ini laris karena menjual segala hal berbau ‘syur’. Mulai dari gosip artis sampai masalah seks. Sekwilda (sekitar wilayah dada), bupati (buka paha tinggi-tinggi) dan kode buntut (Mbah Bejo) menjadi sajian utama. Tirasnya mencapai 600.000 eksemplar per minggu. Pemimpin Redaksi Monitor, Arswendo Atmowiloto, dinilai berhasil melahirkan jurnalisme Lheer (terbuka).

Di tengah kejayaannya, (konon katanya, ketika itu Arswendo bergaji 50 juta perbulan), dia terpeleset saat membuat polling.  Tabloid Monitor memuat hasil jajak pendapat tentang siapa yang menjadi tokoh pembaca. Hasil angket menunjukkan Nabi Muhammad SAW menempati urutan kesebelas sebagai tokoh paling dikagumi, satu tingkat dibawah Arswendo yang menempati peringkat kesepuluh. Sedangkan KH. Zainuddin MZ dan Iwan Fals berada di atas Arswendo. Nomor 1 dan 2 dipegang Suharto dan Habibie.

Publikasi itu menimbulkan kegemparan di kalangan umat Islam. Tabloid Monitor dianggap melecehkan Nabi Muhammad SAW dan membangkitkan kembali sentimen SARA. Protes pun gencar dilancarkan. Mulai dari MUI  hingga organisaasi yang mengatas namakan Islam. KH. Zainuddin MZ  sempat berkomentar sinis,” mana mungkin ada mubaligh lebih populer dari Nabinya.”

Masyarakat marah dan terjadi demonstrasi di berbagai kota. Sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, menteri, termasuk para wartawan media lain ikut mengutuk tindakan Arswendo yang dinilai melakukan penodaan agama.

Sebagian demonstran mendatangi kantor tabloid tersebut dan melemparinya dengan batu. Dikabarkan, Arswendo sempat terkurung beberapa hari di kantornya dan ketakutan setengah mati. Tubuhnya gemetaran dan wajahnya pucat pasi. Andaikan saat itu dia keluar, mungkin massa akan mengeroyok hingga babak belur.

Dalam situasi keriuhan ini, tiba-tiba saja Gus Dur datang membela Arswendo. Tentu saja pembelaan ini menimbulkan hujatan terhadap dirinya. Tetapi pembelaan Gus Dur memang tidak mudah dipahami.

Saat itu Gus Dur mengemukakan agar umat Islam tidak mudah emosional dan menjadi pemarah. Namun yang pasti, Gus Dur menentang keras pembreidelan tabloid itu. Sebab dianggap bertentangan dengan hak kebebasan berpendapat.

Tetapi tuntutan massa tidak dapat dicegah.  Dengan makin gencarnya protes, Pemerintah membreidel Tabloid Monitor pada 23 Oktober 1990. Tak lama kemudian, PWI Jakarta memecat Arswendo dari keanggotaan PWI dan mencabut rekomendasi jabatan Pemred. Tidak hanya Tabloid Monitor, tapi juga Majalah Hai.  Arswendo pun dijebloskan ke penjara selama  5 tahun. (Belakangan saya dapat info, kasus Tabloid Monitor memang sudah di skenario oleh pesaing bisnis tabloid itu).

Hingga saat itu, tidak ada yang menduga sikap Gus Dur menentang pembreidelanTabloid Monitor memiliki makna penting di kemudian hari.

Pada 21 Juni 1994, beberapa media massa seperti Tempo, Detik dan Editor dicabut surat izin penerbitannya, atau dengan kata lain dibreidel setelah mereka mengeluarkan laporan investigasi tentang berbagai masalah penyelewengan negara oleh pejabat negara.

Demonstrasi bermunculan di berbagai tempat, khususnya mahasiswa, LSM dan para wartawan. Mereka menentang pembreidelan itu. Tetapi Pemerintah tidak menggubrisnya.

Ketika itu Gus Dur mengatakan bahwa pembreidelan Tabloid Monitor dijadikan uji coba pemerintah untuk menyiapkan pembreidelan media lainnya. Tetapi tidak seorangpun menyadarinya. Andaikan saat itu pembreidelan Monitor dicegah, tentu masyarakat akan menentang pembreidelan Tempo, Detik dan Editor. Tetapi, lagi-lagi tidak ada yang faham tindakan Gus Dur.

Inilah sekelumit pandangan Gus Dur yang bagi sebagian masyarakat dianggap kontroversial dan aneh. Sebenarnya masih banyak. Misalnya, ketika Gus Dur menyebut LB Moerdani sebagai calon pemimpin masa depan,  sebenarnya dia hendak mengakhiri karir LB Moerdani di panggung politik. Padahal Moerdani sedang berada di puncak kejayaannya dan berpeluang menjadi Wakil Presiden.

Begitu pula alasan Gus Dur terkait keinginannya membuka hubungan dengan Israel yang hingga kini masih kontroversial. Alasan yang sering dikemukakan, tampaknya berbeda dengan alasan substantifnya.

Demikian paradoks paradigma Gus Dur.

Wallahu’alam bissawab.

BaNi MusTajaB

terkait:

JENAZAH GUS DUR DI RSCM HENDAK DIMASUKKAN AMBULANS UNTUK DIBAWA KE CIGANJUR (VIDEO)

JEBOLNYA PERTAHANAN GAIB HOTEL JW.MARRIOTT

Juli 28, 2009 4 komentar

Paska ledakan bom JW. Marriott pertama (5 Agustus 2003), sejumlah paranormal dikabarkan pernah dilibatkan melakukan prosesi ritual pembersihan hotel dari anasir negatif yang mengganggu.

Ritual semacam ini sudah lumrah dilakukan. Hotel atau gedung yang di dalamnya pernah terjadi pembunuhan cenderung dianggap tidak membawa hoki. Untuk menetralisir biasanya dilakukan ritual tertentu. Tidak terkecuali hotel  JW. Marriott.

“Tujuan ritual bermacam-macam. Mendoakan para arwah, membuat pertahanan gaib agar tidak terulang kejadian buruk dan tentunya pelarisan. Ketiga macam ritual dilakukan dalam satu paket, tetapi dengan tim berbeda,”ujar Anto, seorang spiritualis.

Selanjutnya dikatakan, prosesi ritual yang dilakukan  antara lain menggunakan darah ayam cemani yang dipercikkan pada beberapa sudut bagian hotel, mengubur kepala kambing kendit dan menanam puluhan jimat atau benda bertuah di halaman depan hotel. Prosesi ritual dilakukan sejumlah paranormal Banten. Di samping itu juga memanfaatkan jasa konsultan spiritual dari Mexico. Paranormal asing dilibatkan mengingat hotel ini memiliki standar internasional. Sebagian saham hotel ini memang milik warga Amerika. Meski ada pula yang mengatakan sebagian saham milik warga pribumi.

Kapan prosesi ritual dilakukan?

“Tidak lama setelah penyelidikan polisi di lokasi kejadian dianggap selesai, tim spiritual langsung menetralisir lokasi tersebut,” Jawab Anto.

Dalam melakukan prosesi ritual tersebut, konsultan spiritual asing bertugas menentukan tempat atau bagian-bagian sudut hotel yang akan diritual. Sedangkan pelaksana ritualnya paranormal asal Banten.

Lebih jauh dikatakan, bagian-bagian yang dimaksud meliputi pagar, halaman depan, basement, restoran, ruang pertemuan, kamar, dan lain-lain.

“Tetapi tidak semua lantai kamar diritual. Hanya setiap 3 lantai. Misalkan, ritual dilakukan di lantai 1. Selanjutnya di lantai 4, 7, 10 dan seterusnya menurut kelipatan.  Pada setiap lantai yang diritual dipilih satu kamar yang dianggap representatif,” katanya menjelaskan.

Mengapa masih jebol juga pertahanan gaib (pagar gaib) yang dipasang?

“Tujuan dan bentuk ritual di setiap bagian tersebut berbeda. Ada yang berfungsi sebagai pertahanan gaib, tetapi ada juga untuk pelarisan,” Jawabnya.

“Pertahanan gaib dipasang pada sektor tertentu, seperti: bagian luar hotel, halaman depan, basement dan tempat parkir. Sedangkan pelarisan dilakukan di restoran, dapur dan sebagian kamar-kamar. Kamar yang diberi pertahanan gaib cenderung sedikit,” lanjutnya.

Sejauh ini bom tersebut memang meledak di bagian restauran. Sektor ini tidak memiliki pertahanan gaib yang kokoh membendung aksi teroris. Bom yang tidak meledak di lantai 18 kamar 1808 mungkin disebabkan kamar itu termasuk diritual untuk pertahanan gaib.

Di samping itu memang ada hal kontradiktif antara prosesi ritual dengan fungsi sebuah hotel. Contoh, ritual tentu bernuansa relijius dimana saat prosesi diiringi dengan pembacaan ayat-ayat Tuhan atau kalam Ilahi. Sementara fungsi hotel seringkali bertentangan dengan ajaran-ajaran agama. Perzinahan, misalnya. Maka wajarlah pertahanan gaib menjadi lemah, meski secara teknis keamanan sangat canggih.

Anto menambahkan bahwa tidak tertutup kemungkinan target teroris itu meruntuhkan JW.Marriott seperti tragedi WTC. Pertama meledakkan bagian bawah agar fondasi gedung lemah. Setelah itu bom di lantai 18 diledakkan. Praktis fondasi semakin lemah hingga meruntuhkan gedung. Tetapi syukurlah kekuatan bom di bawah lemah dan di lantai 18 tidak meledak.

Dugaan tersebut tentu saja mengada-ngada, meski tidak salah pula dianalisis.

Apakah ada target teroris selain yang sudah disebutkan?

“Ya, pasti ada,” Jawab Anto singkat, tanpa penjelasan.

Sekadar mengingat, pada tragedi bom JW. Marriott pertama (2003), diantara yang menjadi korban adalah Presiden Direktur Rabobank, Hans Winkelmolen.

Sedangkan pada bom JW. Marriott kedua (2009) terdapat pula korban Presiden Direktur PT. Holcim, Timothy David Mckay.

BaNi MusTajaB

jw_marriott_banimustajab2

JW.Marriott

J Willard Marriott

J Willard Marriott

Posting terkait:

Paradigma (Baru) Bom JW.Marriott

Jejak Makam Keramat Disekitar JW.Marriott-Ritz Carlton

Tragedi Menjelang Hari Kemerdekaan (JW.Marriott-Ritz Carlton)

Playing For Change(Song Around The World): Stand By Me


JEJAK MAKAM KERAMAT DI SEKITAR JW.MARRIOTT-RITZ CARLTON

Juli 27, 2009 25 komentar

Satu bulan menjelang hari kemerdekaan atau tepatnya Jumat 17 Juli 2009 pukul 07.45 WIB, terjadi 2 ledakan bom di Hotel Ritz Carlton dan Hotel JW. Marriott. Peristiwa ini sekaligus mengulang kejadian sama 5 Agustus 2003 saat JW. Marriott di bom.

Kita prihatin dan berduka dengan banyaknya korban jatuh tak berdosa sekaligus mengutuk pelaku pemboman.

Tulisan ini sekadar ingin memaparkan sisi lain dari tragedi itu.

Makam Keramat Jilun

Sekitar 100 meter dari JW.Marriott dan Ritz Carlton terdapat sebuah makam waliyulloh yang dikeramatkan. Lokasi persisnya di belakang hotel Bellagio Mansion. Tokoh yang dimakamkan bernama Jilun. Makam tersebut sedang dalam proses sengketa antara ahli waris Jilun dengan pihak hotel.

Pada April 2009 terjadi demonstrasi di sekitar hotel berkaitan dengan keberadaan makam Jilun.

“Ahli waris keluarga Jilun menentang pemindahan makam. Tetapi pihak hotel bertekad meneruskan rencana memindahkan,” ujar Pak Eroy, warga sekitar menuturkan kepada penulis.

Menurutnya, sekitar seratusan orang ahli waris Jilun berduyun-duyun mendatangi hotel menolak pemindahan. Sementara sejumlah orang dikerahkan pihak hotel untuk mengamankan lokasi makam. Beruntung aksi demo tidak menjurus anarkis.

Siapakah sebenarnya Jilun?

“Secara persisnya saya kurang faham. Tetapi menurut cerita, Jilun seorang waliyulloh yang terkenal pada masanya. Dia juga punya keahlian pengobatan. Ya, semacam tabib,” Jawab Pak Eroy yang berprofesi sebagai pedagang di sebelah timur Ritz Carlton.

Lebih jauh dikatakan, selain dikenal sebagai tabib, Jilun diyakini memiliki ilmu hikmah tinggi. Hal itu dibuktikan dengan tetap bertahannya makam beliau.  Padahal di areal makam Jilun terdapat pula 14 makam lain, tetapi semuanya sudah dipindahkan. Hanya makam Jilun yang tersisa. Pihak hotel sepertinya takut membongkar makam, tetapi sengaja menutup areal makam dari akses publik. Penulis pun sempat dicegah saat hendak memotretnya.

Nama Jilun mungkin hanya singkatan dari Haji Lun. Sebagaimana nama Jiung yang berarti Haji Ung. Lengkapnya Jilun bin Rahman bin Amin. Wafat 1750 M.  Jilun hidup sebelum masa ulama besar  Betawi dari Kampung Kuningan, Guru Mughni (1860-1938).

Makam Guru Mughni sekitar 500 meter  dari hotel JW. Marriott. Makam Guru Mughni tidak mungkin dibongkar karena telah ada SK. Gubernur DKI Jakarta Wiyogo Atmodarminto dan masuk kategori cagar budaya. Sungguh bijak pula jika makam Jilun pun dipertahankan.

Pak Eroy menambahkan, lapangan sebelah timur Ritz Carlton merupakan kuburan, namun telah digusur. Kemungkinan lapangan ini akan dibangun pula hotel atau perkantoran. Ada beberapa tokoh keramat yang pernah di makamkan, tetapi telah dipindah ahli warisnya entah kemana.

Ketika Fauzi Bowo masih menjadi Wagub DKI Jakarta dan sedang tebar pesona agar dapat menjadi Gubernur, ada banyak janji yang pernah beliau lontarkan kepada masyarakat. Diantaranya, renovasi makam-makam waliyullloh dan tokoh-tokoh bersejarah yang ada di Kawasan Kuningan.  Misalnya, makam Pangeran Kuningan atau Dipati Cangkuang, dan lain-lain. Tetapi tampaknya tidak semua janji dipenuhi. Masih ada makam tokoh bersejarah yang belum tersentuh pemugaran.

Renovasi terhadap makam tokoh-tokoh bersejarah tentu dimaksudkan agar mata rantai kesejarahan tidak terputus. Sehingga diharapkan generasi masa depan masih dapat menemukan jejak para pendiri kawasan Kuningan.  Di samping tentunya memenuhi nazar Fauzi Bowo sendiri yang memang pernah membuat janji. Bukankah janji itu hutang?

Bagaimana dengan sisi mistis kawasan ini?

Penampakan makhluk gaib di sekitar kawasan Mega Kuningan ini sudah biasa. Tetapi tidak seheboh terowongan Casablanca.

“Maklumlah, terowongan Casablanca memang sudah difilmkan jadi lebih populer,” ujar Pak Eroy.

BaNi MusTajaB

makam_Jilun_banimustajab

Makam Waliyulloh Jilun

bellagio_mansion_banimustajab

Bellagio Mansion

foto:Nurseffi/detikcom

foto:Nurseffi/detikcom

Posting terkait:

Paradigma (Baru) Bom JW.Marriott

Tragedi menjelang Hari Kemerdekaan (JW.Marriott-Ritz carlton)

Jebolnya Pertahanan Gaib Hotel JW.Marriott

SBY PERNAH DISIHIR? INILAH KISAHNYA

Juli 4, 2009 4 komentar

Fenomena gangguan gaib (santet, sihir) terhadap diri SBY tampak sejak mendeklarasikan dirinya menjadi calon presiden. Tetapi tingkat gangguan gaib tersebut tidak begitu besar. Hal ini disebabkan popularitas SBY memang tidak begitu tinggi dan diperkirakan dia akan gagal dalam pilpres 2004.

Ketika popularitas SBY-JK semakin meningkat dan kemudian terpilih sebagai presiden dan wakil presiden periode 2004-2009, pihak-pihak yang tidak menyukai SBY rupanya masih menahan diri untuk tidak menyerang pribadi SBY dengan cara-cara gaib tersebut.

Serangan gaib itu mulai bergerak lagi setelah beberapa kali SBY mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang tidak popular. Seperti kenaikan BBM, BLT, tekanan terhadap rupiah, dll.

Pihak-pihak atau orang-orang tertentu yang menaruh kebencian mendalam terhadap dirinya kembali melakukan serangan gaib dalam bentuk yang lebih keras dan mematikan. Tujuannya agar SBY tidak mampu menjalankan roda pemerintahan dan meletakkan jabatannya.

Pada awalnya tingkat serangan gaib terhadap SBY hanya untuk membuat SBY tidak berdaya, misalnya sakit atau lumpuh. Dalam perkembangannya, tingkat serangan gaib menjadi semakin tinggi dan bertujuan mematikan.

“Seperti apakah sebenarnya serangan gaib itu?” Tanya saya.

“Mereka yang biasa mengikuti pengajian terkadang dikejutkan dengan datangnya sinar misterius yang mengarah ke Istana Negara atau kediaman pribadi SBY di Cikeas. Tentu saja hal ini hanya dapat dirasakan mereka yang memang memiliki kemampuan waskita,” jawab Anto, seorang jamaah Majelis Dzikir SBY Nurussalam.

Lebih jauh dikatakan bahwa disaat sinar-sinar misterius yang mengandung unsur negatif itu mengarah ke objek yang dituju biasanya terjadi benturan yang menimbulkan suara keras dan percikan sinar terang.

“Seringkali pula disusul terjadinya hujan lebat dan petir menggelegar. Mungkin bagi sebagian orang yang melihatnya menganggap kejadian itu sebagai peristiwa alam biasa,” lanjut Anto.

Dia juga menambahkan jika ada situasi yang dianggapnya genting, masyarakat dalam jumlah yang lebih banyak dilibatkan dalam zikir. Termasuk pengajian pada cabang-cabang Majelis Dzikir SBY Nurussalam di daerah.

Adakah serangan gaib yang pernah sampai ke sasaran, yaitu Presiden SBY. Dalam kaitan ini dia enggan menjawab.

“Saya hanya ingin mengatakan bahwa berzikir merupakan benteng yang ampuh membendung serangan gaib,” ujarnya.

Tetapi dia mengaku pernah merasakan tekanan serangan gaib berulang-ulang, baik saat pengajian di Cikeas maupun di Masjid Istana (Masjid Baitul Rahim) yang biasa diadakan setiap malam Jumat.

SIHIR DI MALAM ULANG TAHUN

Ketika SBY akan dilantik sebagai presiden, maka dilakukan upaya pembersihan terhadap Gedung DPR/MPR Senayan dan Istana Negara.

Yang dimaksud pembersihan ini bukanlah pembersihan dalam makna riil melainkan membersihkan unsur-unsur jahat yang ada dikedua tempat penting tersebut. Hal yang sama juga pernah dilakukan presiden-presiden sebelumnya.

“Ketika Presiden Abdurahman Wahid hendak diambil sumpah. Beberapa orang dari Pagar Nusa NU bergerak melakukan penyisiran di semua sudut gedung DPR/MPR dan Istana Negara. Tujuannya agar unsur negatif tersebut dapat disingkirkan,” kata Anto.

“Apakah hal itu juga dilakukan Presiden SBY?”

“Ya, tentu saja. Tindakan itu lumrah sebab memang sudah tradisi sejak zaman Presiden Sukarno,” jawabnya.

“Pernahkah SBY terkena sihir atau santet?”

Mendengar pertanyaan ulang tersebut, pada akhirnya dia bercerita.

“Saya pernah mendengar cerita adanya peristiwa aneh yang menimpa SBY. Kejadiannya menjelang hari ulang tahun beliau, yaitu 9 September. Pada malam itu, SBY sedang tidur. Tetapi tiba-tiba saja dia terbangun dengan nafas tersengal-sengal. Tubuhnya berkeringat dingin. Ibu Ani memanggil beberapa pengawal untuk membantunya. Syukurlah hal itu berlangsung sebentar saja. SBY pulih seketika,” katanya mengenai kejadian yang dianggapnya aneh itu.

“Peristiwa itu terjadi tahun berapa?”

Anto tidak menjawab. Dia menggelengkan kepala penuh rahasia.

Wallahualam bissawab

AGUS SISWANTO

SBY-banimustajab5

Majelis dzikir SBY Nurussalam
Majelis dzikir SBY Nurussalam Cikeas

EKSPERIMEN FISIKA DIKHAWATIRKAN MENGHASILKAN LUBANG HITAM YANG DAPAT MEMICU KIAMAT

September 7, 2008 17 komentar

AGUS SISWANTO

Lubang Hitam ibarat perangkap maut di jagat raya. Namun, sebuah eksperimen fisika untuk mengetahui partikel dan antipartikel elementer (ultra tiny particle) pembentuk jagat raya malahan dikhawatirkan menghasilkan Lubang Hitam.

Padahal, apabila eksperimen ini berhasil maka lengkaplah kajian ilmu fisika seputar asal usul terbentuknya jagat raya atau disebut Teory of Everything. Kajian fisika selanjutnya adalah membuktikan keberadaan Tuhan secara sains.

Lubang Hitam di Bumi?

Large Hadron Collider (LHC) merupakan laboratorium raksasa berbentuk jaringan pipa yang kuat dan panjangnya mencapai 27 kilometer atau disebut Mesin Super Collider. Eksperimen yang dilakukan di Laboratorium CERN (European Organization for Nuclear Research) yang terletak di Swiss (perbatasan Swiss dan Perancis) ini dikhawatirkan menimbulkan dampak berbahaya, yaitu terbentuknya Lubang Hitam di Bumi.

Kampanye menentang eksperimen ini semakin marak belakangan ini. Termasuk menampilkan film animasi berdurasi 38 detik seputar kemungkinan terjadinya Lubang Hitam di Bumi. Dalam film itu digambarkan Lubang Hitam akan menghisap Bumi yang berawal di laboratorium CERN.

Bahkan sejumlah ilmuwan di Amerika telah mengajukan gugatan agar eksperimen dihentikan. Gugatan itu berisi kekhawatiran adanya dampak berbahaya atau efek samping dari eksperimen Mesin Super Collider, yaitu berubahnya struktur partikel tanah yang dapat memicu terjadinya Lubang Hitam mini (subatomic Black Holes) di Bumi.

Hal itu berarti, secara perlahan areal di sekitarnya akan musnah dan semakin meluas ke seluruh Bumi. Disebutkan pula bahwa Lubang Hitam mini yang dihasilkan eksperimen itu dapat bertambah besar karena menerima zat (materi) hingga menjadi cukup besar untuk menghisap seluruh tanah. Dengan kata lain, kiamat yang sudah pasti datangnya itu akan terjadi akibat ulah manusia sendiri.

Gugatan hukum di Pengadilan Wilayah Amerika di Hawai ini diajukan pada bulan Maret 2008 lalu. Beberapa ilmuwan Amerika meminta keputusan pengadilan untuk menghentikan eksperimen LHC. Apabila gugatan itu dikabulkan, eksperimen bernilai 8 milyar dollar itu praktis dihentikan.

Itulah sebabnya, gugatan mendapat tanggapan keras fisikawan. Dr. Otto E. Rossler dari Universitas Tubingen di Jerman merasa skeptis dengan kemungkinan bahaya itu.Pendapat itu didukung sejumlah fisikawan kuantum yang tergabung dalam The Committee for Elementary Particle (KET) di Jerman yang merilis laporannya bahwa eksperimen particle accelerator (pemercepat partikel) di LHC dinyatakan aman.

“Tidak ada dasarnya LHC akan menghasilkan Lubang Hitam yang dapat menghisap tanah,” bunyi laporan KET.

Sementara itu, dalam siaran persnya tgl. 5 September 2008 lalu, CERN merilis laporan Journal of Physics G: Nuclear and Particle Physics yang melampirkan sejumlah bukti bahwa ketakutan terhadap tingkat keamanan di LHC tidak berdasar. Bahkan ditambahkan, LHC merupakan laboratorium terbesar pemercepat partikel yang bermanfaat menguak rahasia jagat raya.

“LHC memungkinkan kita mempelajari secara rinci asal usul jagat raya. LHC sangat aman dan pandangan terhadap kemungkinan terjadi resiko adalah fiksi belaka, ” ujar Direktur CERN, Robert Aymar.

Laporan ini juga menegaskan sekaligus memperkuat laporan tahun 2003 bahwa tidak berdasar keprihatinan apapun tentang keamanan LHC.

Data observasi diberikan ke Dewan CERN dalam pertemuan Juni 2008. Dewan CERN terdiri dari 20 wakil pemerintah negara-negara anggota CERN. Laporan itu juga diperiksa secara cermat oleh The Scientific Policy Committee (SPC), yang terdiri dari 20 ilmuwan independen termasuk pemenang Nobel.

“Laporan menunjukkan bahwa LHC sangat aman,”kata Jos Engelen, pimpinan ilmuwan CERN. ”LHC sudah melaksanakan eksperimen ratusan ribu program. Nyatanya planet ini masih tetap ada,” katanya penuh percaya diri.

Andaikan eksperimen dilanjutkan, mungkinkah manusia dapat menciptakan Lubang Hitam yang kelak akan melenyapkan Bumi dari peta jagat raya?

Anda dapat membayangkannya dengan melihat film ini.

 

www.youtube.com/watch?v=BXzugu39pKM

Partikel elementer (foton) di laboratorium CERN dan Large Hadron Collider (LHC)


http://www.nytimes.com/2008/04/15/science/15risk.html

http://cosmiclog.msnbc.msn.com/archive/2008/03/27/823924.aspx

http://www.spiegel.de/international/world/0,1518,570487,00.html

http://press.web.cern.ch/press/PressReleases/Releases2008/PR07.08E.html

Baca juga seputar Lubang Hitam di:

http://gus7.wordpress.com/2008/08/30/misteri-jagat-bayi-baby-universes

MISTERI JAGAT BAYI (BABY UNIVERSES), LUBANG HITAM DAN JAGAT GAIB

Agustus 30, 2008 13 komentar

AGUS SISWANTO

Jagat Raya berawal dari singularitas (titik awal) yang kemudian terjadi Big Bang (Dentuman Besar). Namun teori ini tidak menjawab keberadaan alam gaib. Masalahnya darimana singularitas itu? apakah muncul dari ketiadaan? Lantas mungkinkah manusia meneliti sesuatu sebelum singularitas?

Ini menimbulkan dilema karena menyentuh aspek relijius. Tahun 1981, Gereja katolik Vatikan mengadakan konferensi seputar Jagat Raya. Ketika itu Paus Johannes Paulus mengatakan tidak masalah mempelajari evolusi Jagat Raya setelah Dentuman Besar. Tetapi ilmuwan tidak boleh menyelidiki Dentuman Besar, karena itulah saat awal penciptaan Jagat Raya.

Sejauh ini singularitas memang tidak dapat diformulasikan hukum fisika. Dengan kata lain, hukum fisika tidak berlaku pada awal terbentuknya Jagat Raya. Padahal, menyebut singularitas muncul dari ketiadaan tidak sejalan dengan hukum Kekekalan Energi (energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan).

Kemudian lahirlah hipotesis Lubang Hitam. Hipotesis ini dapat menjawab asal usul singularitas, sekaligus membuka kemungkinan adanya alam gaib. Namun, konsekwensinya muncul gagasan lain yaitu Jagat Raya tidak memiliki awal dan akhir.

Lubang Hitam

Untuk memahami Lubang Hitam, secara ringkas dapat dijelaskan sbb:

Kita mulai dengan mengetahui daur hidup bintang. Bintang terbentuk bila sejumlah besar gas (hidrogen) mulai mampat karena forsa (tarikan) gravitasi.

Atom gas saling tabrakan dengan laju semakin tinggi membuat gas menjadi sangat panas. Akhirnya, setiap tabrakan dua atom hidrogen bukannya terpental melainkan lengket membentuk atom helium. Kalor yag dibebaskan (mirip ledakan bom hidrogen) menyebabkan bintang bersinar.

Kalor ini juga berfungsi meningkatkan tekanan gas sehingga cukup untuk mengimbangi forsa gravitas agar tidak mengerut (seperti balon: ada perimbangan antara tekanan udara di dalamnya yang berusaha memuaikan balon dan ada tegangan karet yang berusaha mengecilkan balon). Kondisi ini membuat bintang stabil untuk waktu lama.

Namun suatu ketika bintang itu kehabisan hidrogen. Semakin banyak bahan bakar awal bintang itu, semakin cepat habis. Karena semakin masif bintang, diperlukan suhu yang semakin tinggi untuk mengimbangi forsa gravitas.

Apabila kehabisan bahan bakar, bintang itu mendingin, mengecil dan memampat atau disebut bintang mati. Lalu apa yang terjadi selanjutnya?

Baca selengkapnya…

MEMBURU SELENDANG KEPRESIDENAN

Agustus 13, 2008 10 komentar

AGUS SISWANTO

Pemilu masih setahun lagi. Tetapi upaya orang-orang tertentu untuk mendapatkan kekuasaan dalam pemilu tahun depan sudah dipersiapkan. Diantaranya berburu selendang gaib untuk memperoleh kemenangan.  

Pada zaman dulu, Kabupaten Sumedang merupakan kerajaan dibawah kekuasaan Raja Galuh. Didirikan Prabu Geusan Ulun Adji Putih atas perintah Prabu Suryadewata sebelum Keraton Galuh dipindahkan ke Pajajaran, Bogor.

Seiring perubahan zaman, nama Sumedang mengalami beberapa perubahan. Pertama, Kerajaan Tembong Agung (Tembong artinya nampak dan Agung artinya luhur) dipimpin Prabu Guru Adji Putih pada abad ke 12.

Kemudian zaman Prabu Tajimalela (sekitar abad ke 14), diganti menjadi Himbar Buana, yang berarti menerangi alam, dan kemudian diganti lagi menjadi Sumedang Larang (Sumedang berasal dari Insun Medal/ Insun Medangan yang berarti aku dilahirkan, dan larang berarti sesuatu yang tidak ada tandingnya). Penamaan ini terkait dengan peristiwa gaib yang dialami Prabu Tajimalela.

Dikisahkan, pada suatu ketika terjadi suatu keajaiban alam selama 3 hari 3 malam di sekitar Kerajaan Tembong Agung. Langit terang benderang seperti taji yang melengkung bagai malela (selendang).

Pada saat itulah Prabu Tajimalela mengucapkan kata-kata: Insun Madang yang berarti Aku Terang atau Insun Medal yang berarti Aku Terbit.

Sumedang Larang mengalami masa kejayaan saat dipimpin Pangeran Angka Wijaya dan Prabu Geusan Ulun sekitar tahun 1578, dan dikenal luas hingga ke pelosok Jawa Barat dengan daerah kekuasaan meliputi wilayah selatan sampai dengan samudera Hindia, wilayah utara sampai Laut Jawa, wilayah barat sampai dengan kali Cisadane, dan wilayah timur sampai dengan kali Cipamali.

Disinilah beliau mengajarkan Ilmu Kasumedangan yang berisi 33 Pasal, dimana kemudian hari ilmu ini menjadi falsafah turun temurun bagi kerajaan Sumedang Larang

Peninggalan Prabu Tajimalela adalah situs batuan menhir yang terdapat di puncak Gunung Lingga, desa Cimarga, kecamatan Darmaraja. Di tempat ini Prabu Tajimalela ngahyang atau menghilang setelah takhta kerajaan Sumedang Larang diwariskan kepada putranya yang bernama Prabu Gajah Agung.

 

Selendang Gaib

Menurut Adi Suprayitno, supranaturalis yang tinggal di Tangerang, sosok Prabu Tajimalela memiliki tubuh tinggi berkumis dan mengenakan surban haji. Beliau sering menampakkan diri saat bulan Maulud.

Mengapa dia mengenakan jubah bercorak Islam?

Menurut Adi, hal itu karena Prabu sebenarnya tertarik dengan agama Islam yang mulai marak di wilayah kerajaannya yang dikembangkan Kian Santang.

“Sosok Kian Santang sangat berpengaruh dalam pribadi Prabu Tajimalela. Terutama nasehat-nasehatnya,” kata Adi.

Diantara wejangan Kian Santang yang sering dikemukakannya dihadapan tokoh-tokoh atau pejabat-pejabat kerajaan antara lain: Mika welas, Mika asih, Mika dedeh, Mika nyaah, Ka rakyat na (Bersikap menyayangi dan mengasihi kepada seluruh rakyat).

Gunung Lingga diyakini merupakan kraton gaib Prabu Tajimalela. Bahkan di tempat ini pula, sosok gaib Kian Santang menampakkan dirinya. 

Menurut Adi, Gunung Lingga sering menjadi tujuan orang-orang yang memiliki hajat tertentu. Mereka yang datang biasanya melakukan ritual dan tirakat di dekat batu menhir yang dikeramatkan tersebut.

Apabila tirakatnya dilakukan dengan benar dan khusyuk, maka biasanya orang tersebut akan mendapatkan sesuatu berupa barang atau benda-benda pusaka.

“Beberapa kali saya melihat benda pusaka yang diperoleh dari gunung itu,” ujar Adi. Benda-benda yang dilihatnya bermacam-macam, seperti kujang (keris khas Pajajaran), tombak, dll.

Tetapi menurut Adi, belakangan ini terdengar kabar adanya perburuan benda gaib berupa selendang.

“Saya mendengar dari beberapa orang yang tirakat di sana, katanya ada orang-orang tertentu yang melakukan ritual di Gunung Lingga untuk mendapatkan selendang,” ujarnya

Selendang yang diburu ini bukanlah selendang sembarangan, melainkan selendang kepresidenan.   

Sebenarnya perburuan selendang ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Beberapa tahun lalu atau tepatnya menjelang Pemilu 2004, isu santer perburuan selendang kepresidenan ini pernah terdengar pula. Tetapi tidak jelas, apakah ada yang berhasil mendapatkannya atau tidak.

Sebagaimana disebutkan di atas, kata ‘selendang’ itu sendiri awalnya merupakan pengalaman gaib Prabu Tajimalela yang melihat langit seperti taji yang melengkung bagai malela (selendang).

Namun bagi kalangan tertentu, peristiwa itu dipandang berbeda.

“Ada yang menganggap bahwa Prabu Tajimalela memang benar-benar mendapatkan selendang itu dalam arti nyata,” kilah Adi. “Selendang itulah yang menunjang kekuasaannya.”

Penafsiran yang berbeda terhadap selendang itulah yang kemudian menjadi buruan kalangan spiritualis untuk mendapatkannya.

Selendang itu sendiri bukan 1 buah melainkan ada 5 buah dengan warna yang berbeda, yaitu selendang warna merah, hitam, kuning, hijau, putih. Sepintas sebagian warna itu mirip warna bendera partai-partai besar di negeri ini.

Seorang paranormal yang Misteri hubungi membenarkan seputar adanya perburuan selendang tersebut. Tetapi dia mempunyai pendapat berbeda.

“Selendang itu sebenarnya bukan hanya diburu kalangan orang-orang politik. Tetapi juga orang-orang yang ingin menjadi bupati, kepala desa, lurah atau pengusaha agar bisnis usahanya laris,” katanya.

Dia mengungkapkan, sejauh yang diketahui orang-orang yang tirakat di Gunung Lingga sudah biasa mendapatkan benda pusaka semacam keris atau kujang dalam wujud fisik. Tetapi yang mendapatkan selendang dalam bentuk fisik belum pernah didengarnya.

“Saya menduga selendang itu wujudnya gaib. Mereka yang mendapatkan selendang itu akan langsung menempel di tubuhnya. Jadi semacam khodam,jin pendamping atau wahyu keprabon,” katanya.

Dalam pandangan gaibnya pula, Prabu Tajimalela memiliki 3 pengawal berjubah hitam dan 3 harimau belang (belang satu, belang hitam, belang putih). Pengawal-pengawal itu tentu tidak mudah ditaklukkan untuk mendapatkan selendang kepresidenan. Andaikan selendang itu benar-benar ada.

 

Sumber:

Majalah Misteri (Investigasi Supranatural)

Jl. Kramat V No. 11B, Jakarta Pusat 10430

 

 

 

MENGUNGKAP RAHASIA KEKUATAN PARANORMAL

Juli 13, 2008 12 komentar

AGUS SISWANTO

Kekuatan supranatural seringkali diklaim dimiliki paranormal, dukun atau supranaturalis. Kekuatan semacam ini juga dikaitkan dengan kemampuan dalam mengendalikan makhluk gaib. Seperti apakah rahasianya…?

Beragam kemampuan yang ditunjukkan paranormal, misal: memerintah jin untuk suatu tugas tertentu, seperti pelet, santet, dll. Kemampuan lainnya: hipnotis, gendam dan telepati.

Mereka juga menggunakan media tertentu dalam mengaplikasikan ilmunya agar lebih berdayaguna dan dapat dimanfaatkan orang. Contoh, benda-benda mustika seperti: akik, keris, pedang, bedak mustika, minyak pelet, dll, merupakan media yang dapat dimiliki orang yang ingin mendapatkan manfaat dari kemampuan ilmu paranormal.

Tetapi terkadang diantara benda mustika itu ada yang tidak bekerja sebagaimana mestinya. Kekuatan mistis yang diharapkan muncul dari benda-benda bertuah tidak berfungsi seperti yang diharapkan. Hal ini tentu sangat mengecewakan. Terlebih jika orang yang menggunakan jasa paranormal itu telah mengeluarkan sejumlah uang yang tidak sedikit nominalnya.

Dalam kaitan ini, Misteri akan mengungkap beberapa rahasia kekuatan yang dimiliki paranormal. Ada 3 faktor utama yang dimiliki paranormal:

1. ENERGI PRANA

Energi merupakan kekuatan atau kemampuan yang dimiliki paranormal. Energi dalam makna supranatural berbeda dengan energi dalam ilmu fisika. Energi supranatural biasanya disebut energi prana, energi mistis atau energi kosmis. Energi prana diperoleh melalui laku ritual tertentu, seperti puasa, tapa brata, meditasi, yoga, dll. Dapat juga melalui praktek zikir kelompok tarekat.

Melalui latihan yang tekun dan berkesinambungan, maka seseorang dengan sendirinya akan mendapatkan energi prana dalam tubuhnya. Umumnya, dalam proses latihan ini juga diiringi dengan bacaan zikir atau mantera tertentu. Bacaan yang diulang-ulang tersebut menjadi sarana pengumpulan energi dalam tubuh.

Seseorang yang berada dalam tahapan ini seringkali mengalami proses trance atau ketidaksadaran diri yang biasanya juga mengalami peristiwa supranatural, seperti merasakan kehadiran makhluk gaib (jin, arwah auliya, dll) atau meraga sukma. Mereka yang terlatih dengan sendirinya merasakan kehadiran makhluk gaib dalam keadaan sadar.

Seseorang dapat juga memiliki energi prana secara instan. Diantaranya dengan cara disentuh paranormal atau memasukkan benda bertuah ke dalam tubuh (susuk, pil).

Umumnya paranormal menguasai energi prana. Bahkan energi yang dimiliki dapat didemonstrasikan ke orang lain. Misalkan, seseorang dapat merasakan semacam getaran saat bersalaman dengan paranormal. Kemampuan ini jelas mengejutkan dan menimbulkan daya tarik tersendiri bagi orang-orang yang tidak faham mengenai energi prana.

Namun, tingkat kekuatan energi prana paranormal berbeda-beda. Ada yang tinggi kekuatan energi prananya, ada yang biasa-biasa saja.

Energi prana dapat ditransfer secara langsung ke manusia, hewan atau benda tertentu. Langkah ini dilakukan, misalkan dengan cara meniup (suwuk-bahasa Jawa) atau menghembuskan udara ke obyek yang dituju.

Maka obyek yang telah ditiup tersebut dapat memiliki energi prana dan kekuatan yang dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Proses kerja mistis benda-benda mustika, minyak pengasih, bedak aura, dll, pada hakekatnya dilakukan dengan cara semacam ini. Begitupula dalam mengirimkan media santet.

Paranormal akan meniupkan energi ke benda-benda mustika tersebut menurut niat dan kebutuhannya. Dengan sendirinya, benda- benda yang telah diberi energi tersebut memiliki kekuatan mistis.

Baca selengkapnya…

MISTERI BENTUK JAGAT RAYA DAN MATERI MISTERIUS


Advetorial

AGUS SISWANTO

Seperti apakah bentuk jagat raya (kosmologi)?. Tampaknya belum ada kesepakatan final yang dihasilkan. Tulisan ini sekadar ingin menuturkan kajiannya.

Model jagat raya yang didasarkan teori Dentuman Besar (Big Bang) selalu disandarkan atas 2 teori penting yaitu: teori relativitas umum dan prinsip kosmologi. Dalam kedua teori tersebut diasumsikan materi di dalam jagat raya dianggap homogen dan isotropik.

Materi juga diyakini didistribusikan seraca seragam ke seluruh jagat raya dalam skala besar dan kecil. Dengan menggunakan teori tersebut juga dapat diketahui adanya pengaruh forsa (daya) gravitasi yang ditimbulkan gravitasi mempengaruhi kelengkungan ruang dan waktu. Inilah yang melahirkan ruang-waktu.

Model geometri

Sejauh ini, jagat raya diperkirakan memiliki bentuk-bentuk (secara geometris) sbb:

1. Bentuk kurva positif. Jagat raya dianggap memiliki bentuk seperti bola. Konsekwensinya. Jagat raya bersifat tertutup dan memiliki luas yang terbatas.

2. Bentuk kurva negatif. Jagat raya berbentuk seperti sadel (pelana kuda). Bentuk pelana ini menunjukan jagat raya tidak memiliki batas (ujung). Dengan demikian, luas jagat raya tidak dapat diketahui.

3. Bentuk datar. Jagat raya berbentuk datar, seperti sebilah papan. Bentuk semacam ini mengandaikan jagat raya tidak memiliki ujung dan tidak terbatas.

Lantas, mana sesungguhnya bentuk jagat raya yang kita huni?

Baca selengkapnya…

PENGALAMAN RUH DI LUAR TUBUH

Juni 15, 2008 7 komentar

Benarkah menjelang kematian ruh berada di sekitar badan wadag kita? Lantas, apa sesungguhnya yang akan kita rasakan…?

MAWAN SUGANDA

Kisah ini terjadi pada awal Desember 1943, ketika tentara Amerika bertempur hebat melawan seradu Jepang di Kepulauan Solomon. George Richie, seorang prajurit Angkatan Darat (AD) Amerika baru saja merayakan keberuntungannya mendapat kesempatan kuliah di Medical College di Virginia, yang berarti dia memiliki kesempatan untuk menjadi seorang dokter. Sayangnya, sebelum dipulangkan kembali ke Amerika, George ditugaskan bertempur ke garis terdepan.

Keberangkatannya ke garis depan tertunda karena dia tiba-tiba jatuh sakit. Entah apa sebabnya dada Goerge mendadak terasa amat nyeri, disusul dengan flu berat. Akibatnya, kondisi fisiknya dari waktu ke waktu bertambah lemah, hingga dia dimasukkan ke rumah sakit. Dan setelah beberapa hari dirawat, George Richie dinyatakan sembuh. Tetapi saat hendak kembali ke Richmond, Virginia, suhu badannya mendadak naik mencapai 100 derajat Fahrenheit. Pendengarannya tiba-tiba kabur. Di saat antara sadar dan tidak dia masih sempat mendengar bunyi mesin sinar X, namun tak lama kemudian sunyi senyap. Dia tak ingat apa-apa lagi. Secara medis Goerge Richie dinyatakan telah mati.

Tapi, apa yang sebenarnya terjadi dengan anak muda pemberani itu?

Baca selengkapnya…

MENOLAK SIHIR VERSI MARCOPOLO

Juni 6, 2008 7 komentar

MAWAN SUGANDA

Pada zaman dahulu, di negeri Cina sering diadakan pertunjukkan atraksi yang menggunakan ilmu sihir tingkat tinggi. Acara tersebut biasanya digelar di tempat-tempat keramaian, misalnya di pasar.

Ketika Marcopolo berada di negeri Cina, ia dan beberapa sahabatnya sempat pula menyaksikan atraksi serupa di suatu tempat yang cukup ramai. Dalam atraksi itu, mula-mula si tukang sihir melemparkan tali ke udara, sambil memerintahkan agar para penonton melihat ke atas.

Sungguh aneh, tali itu terus naik ke udara lalu berdiri tegak seperti tiang. Setelah itu si penyihir menyuruh seorang anak kecil pembantunya, agar memanjat tali tersebut dengan alasan untuk mencari pisau.

Setelah si anak naik dan lenyap di balik awan, si tukang sulap menyusul dan tak lama kemudian ia pun hilang ditelan awan. Tak lama lalu terdengar suara si penyihir memarahi pembantunya.

Tiba-tiba terdengar jeritan si anak, disusuk dengan jatuhnya tangan, kaki, juga akhirnya kepala anak itu. Namun suara jeritannya tak pernah berhenti. Si tukang sihir kemudian turun sambil mengatakan kepada para hadirin, bahwa ia akan memulihkan kembali keadaan si anak pembantunya.

Setelah menutupi potongan-potongan tubuh yang berserakan, ia bertepuk beberapa kali. Ketika kain dibuka, si anak sudah kembali dalam keadaan segar bugar seperti semula.

Melihat atraksi yang cukup dahsyat itu, para sahabat Marcopolo merasa sangat heran. Sementara Marcopolo tampak biasa-biasa saja, seolah-olah ia tidak melihat sesuatu yang aneh sedikitpun.

Ketika salah seorang temannya menanyakan hal tersebut, Marcopolo menyatakan bahwa pandangan matanya tak bisa dikelabui oleh ilmu sihir. Dia mengaku bahwa sama sekali tidak melihat adanya tali yang tegak, juga tidak melihat anak kecil naik dan dipotong-potong. Pokoknya, dia tidak melihat sesuatu yang aneh.

Lebih lanjut Marcopolo menjelaskan kepada para sahabatnya, bahwa dirinya tidak terpengaruh oleh permainan sihir karena berbuat sebaliknya dari yang diperintahkan oleh si tukang sihir.

Misalnya, ketika si penyihir menyuruh penonton menatap ke atas, maka dia menatap ke bawah. Kiat menolak pengaruh sihir semacam itu, diperoleh Marcopolo dari Pietro, salah seorang sahabatnya juga.

Setelah mengetahui bahwa atraksi sihir bersifat mengelabui mata orang lain, Marcopolo dan para sahabatnya merasa tak tertarik lagi untuk menyaksikan pertunjukkan semacam itu. Mereka merasa ditipu.

GUSTI KANJENG RATU KIDUL BERASAL DARI TANAH BATAK (1)


Advetorial

PEMBERANGKATAN UMRAH MARET-APRIL 2014

 

 

MENGUAK ASAL USUL KANJENG RATU KIDUL

AGUS SISWANTO DAN EKA SUPRIATNA

Pada tgl. 6 Februari 2008 lalu, Misteri mendapat undangan seorang rekan bernama Malau. Beliau mengajak Misteri untuk mengikuti ritual di Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Sebuah ritual untuk mengungkap asal usul Kanjeng Ratu Kidul. Tentu saja tawaran itu Misteri sambut hangat. Terlebih ketika dia mengatakan bahwa Kanjeng Ratu Kidul berasal dari Tanah Batak.

Sejauh ini terdapat berbagai pendapat seputar asal usul sosok Kanjeng Ratu Kidul. Ada yang mengatakan, Kanjeng Ratu Kidul sesungguhnya adalah Ratu Bilqis, isteri Nabi Sulaiman Alaihissalam. Dikisahkan, setelah wafatnya Nabi Sulaiman as., Ratu Bilqis mengasingkan dirinya ke suatu negeri. Di sana beliau bertapa hingga moksa atau ngahyang.

Legenda lain seputar Kanjeng Ratu Kidul adalah Dewi Nawang Wulan, sosok bidadari yang pernah diperisteri Jaka Tarub. Sedangkan kisah lain tidak secara spesifik menyebutkan asal Kanjeng Ratu Kidul, kecuali dia puteri seorang raja di Tanah Jawa.

Sinyalemen Kanjeng Ratu Kidul berasal dari Tanah Batak bukannya tanpa alasan. Isu ini pertama kali dibicarakan tahun 1985, ketika dalam suatu acara adat Batak di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), beberapa orang mengangkat masalah ini. Tetapi rupanya tidak terlalu mendapat respon yang hadir. Isu pun tenggelam dengan sendirinya.

Ketika Misteri membuka internet, hanya terdapat satu situs yang menyinggung masalah ini. Itupun hanya dalam beberapa baris kalimat saja. Demikian kutipannya:

Ini dia cerita tentang Ratu Laut Selatan yang dipercaya sebagian orang sebagai Biding Laut, saudara dari Saribu Raja yang notabene adalah keturunan Raja Batak.…tapi baca dulu kisahnya ya… siapa tau Nyi Roro Kidul emang keturunan Raja Batak”. (23 desember 2004)

http://mappa.blogspot.com/2004/12/nyi-roro-kidul-dari-batak.html
Hanya sekilas saja kalimat yang menyinggung Kanjeng Ratu Kidul sebagai orang Batak.

Padahal, sebagaimana diungkapkan Silalahi, di daerah Samosir ada seorang wanita yang kerap kali kemasukan roh Kanjeng Ratu Kidul. Wanita bernama Boru Tumorang ini sering mengaku sebagai Kanjeng Ratu Kidul ketika sedang trance. Itulah sebabnya, Boru Tumorang sengaja didatangkan ke Jawa untuk mengikuti ritual menguak asal usul Kanjeng Ratu Kidul.

Baca selengkapnya…

GUSTI KANJENG RATU KIDUL BERASAL DARI TANAH BATAK (2)

Mei 29, 2008 48 komentar

RITUAL PEMANGGILAN KANJENG RATU KIDUL

AGUS SISWANTO DAN EKA SUPRIATNA

Untuk membuktikan keberadaan sosok legenda Biding Laut yang dipercaya sebagai Kanjeng Ratu Kidul, Misteri bersama 8 orang rekan yang semuanya bersuku Batak sengaja datang ke Pelabuhan Ratu untuk melakukan ritual pemanggilan roh Kanjeng Ratu Kidul.

Lokasi pertama adalah makam Guru Kunci Batu Kendit Abah Empar. Lokasi ini cukup dikenal masyarakat, terutama yang hendak melakukan ritual pemanggilan Kanjeng Ratu Kidul. Konon, di tempat ini Kanjeng Ratu Kidul memang biasa muncul.

Sebelum melakukan ritual, sebagaimana biasanya beberapa ubo rampe telah disiapkan, diantaranya: jeruk, jeruk purut, apel, daun sirih, pisang raja, anggur, minyak jin, kembang sepatu, tepung beras, kelapa dan gula (itaguruguru-bahasa Batak).

Sekitar pukul 22.30 malam, dimulailah acara ritual pemanggilan roh Kanjeng Ratu Kidul. Ketika itu, Silalahi dan Boru Tumorang tampak membaca mantera-mantera. Beberapa saat kemudian, Silalahi mulai menampakkan perubahan ekspresi wajah. Sosok gaib yang dipanggil tampaknya telah merasuk ke dalam raganya. Belakangan Misteri mengetahui, sosok gaib itu adalah roh Raja Batak.

Sementara dalam waktu hampir bersamaan, Boru Tumorang pun memperlihatkan ekspresi kesurupan. Tiba-tiba tubuhnya tersungkur lalu merangkak bergeser posisi. Setelah itu, dia kembali duduk dengan wajah tertunduk dan mata terpejam. Roh Kanjeng Ratu Kidul telah merasuk ke dalam raga wanita asal Samosir ini.

Terjadilah dialog dalam bahasa Batak antara Silalahi (yang sudah kemasukan roh Raja Batak) dengan Boru Tumorang dan beberapa orang yang hadir. Sepanjang dialog itu, ekspresi wajah Boru Tumorang berubah-ubah. Terkadang tersenyum, tertawa, menangis dan melantunkan lagu berisi sejumlah nasehat.

Kalimat pertama yang diucapkan Kanjeng Ratu Kidul adalah

”Kenapa baru sekarang kalian datang untuk menemui saya? Padahal saya sudah lama berada di sini,”ujar Kanjeng Ratu Kidul melalui bibir Boru Tumorang.

Ketika salah seorang yang hadir bertanya tentang Biding Laut, seketika Kanjeng Ratu Kidul menukas,” Ya, sayalah Biding Laut. Terserah apakah kalian akan percaya atau tidak.”

Selanjutnya dialog meluncur begitu saja. Beberapa dialog yang Misteri catat diantaranya saat Boru Tumorang menangis sambil berkata:

Baca selengkapnya…

MEMBANGKITKAN PESONA AURA DENGAN MENGHIDUPKAN 6 TITIK ZIKIR DALAM TUBUH

Mei 22, 2008 34 komentar


Advetorial

PEMBERANGKATAN UMRAH MARET-APRIL 2014

Advetorial

 

Cover Pengantin Lembah KematianPENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

 SINOPSIS

Bagi perempuan di Kampung Lembah Kematian, menjaga agar dirinya tetap perawan, menjadi persoalan wajib yang tidak bisa ditawar-tawar. Mungkin saja suaminya kelak tidak akan mempermasalahkan ketidakperawanan istrinya. Namun tidak demikian bagi Mbah Bahuga. Tepat di malam pengantin, makhluk gaib pelindung kampung itu akan meniduri pengantin perempuan sebelum suaminya. Jika ternyata pengantin perempuannya sudah tidak perawan, dia akan dibunuh. Jika tidak, dipastikan kampung itu akan dilanda malapetaka.

Kenyataan itulah yang membuat Marni begitu tertekan menjelang hari  perkawinannya. Bukan karena Mas Turip tidak mau menerima keadaannya, tapi kenyataan bahwa ia akan menemui ajal di malam pengantin, membuatnya begitu gundah. Ya, dirinya sudah tidak perawan. Tentu Mbah Bahuga akan marah dan membunuhnya. Bagaimana Marni bisa keluar dari situasi yang rumit itu? Siapakah sebenarnya Mbah Bahuga?

PENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

Penulis: Yon Bayu Wahyono 
ISBN: 979-1305-88-4

Tahun terbit: Februari 2014.

Jumlah Hal: iv + 202 hal

Ukuran: 13 cm x 20 cm

(Soft Cover).

Penerbit: Nusa Media Yogyakarta

Harga: Rp. 40.000,-

Silahkan pesan sekarang juga

Kirim sms ke no 08176645205 dengan format :

NAMA#ALAMAT#JUMLAH PEMESANAN

Tuliskan Nama Lengkap, Alamat pengiriman, Jumlah buku yang dipesan,

Kami akan mengirim nomor rekening beserta jumlah uang yang harus di transfer setelah ditambah ongkos kirim.

AGUS SISWANTO

================================================================

Aura dipandang sebagai sebuah pancaran energi di wajah seseorang. Meski sebenarnya aura melingkupi seluruh tubuh. Aura cenderung berubah-ubah mengikuti kondisi mental seseorang. Secara umum warna aura bisa merah, hitam, kuning, biru, dll. Terkadang aura seseorang terbentuk dari kombinasi warna-warna tersebut.

Contoh, seseorang yang sedang kesulitan ekonomi, maka cenderung auranya hitam. Tapi apabila terdapat sedikit aura biru, menunjukkan orang tersebut masih berpeluang bangkit kembali usahanya.

Di samping itu, seseorang berkulit putih bisa saja memiliki aura gelap dan kusam. Sebaliknya, berkulit hitam seringkali memancarkan aura cerah, terang dan sedap dipandang.

“Tetapi tidak mudah melihat atau mendeteksi aura, bahkan kita dapat tertipu dengan penampilan seseorang,” kata Surmino, 36 tahun, spiritualis asal Pandeglang, Jawa Barat.

Dia mencontohkan, seorang pria macho, berpenampilan menarik dan pandai bicara, seringkali berhasil memperdaya kaum wanita. Padahal, jika dideteksi aura pria tersebut bisa saja memancarkan warna buruk.

“Seseorang yang berniat jelek dan sudah dalam tahap hendak melakukan perbuatan jeleknya itu, juga bisa terlihat dari pancaran auranya,” ujarnya. Sejauh ini, deteksi aura melalui fotografi dapat dilakukan atau yang dikenal dengan istilah fotografi Kyrlian, lanjutnya.

Lebih jauh dikatakan, keadaan mental atau psikis yang memperburuk pancaran aura seseorang bermacam-macam, seperti: kesulitan ekonomi, frustasi, patah hati, tidak percaya diri, dll. Apabila tidak segera diperbaiki, akan mempengaruhi dinamika hidup orang tersebut.

Upaya untuk menimbulkan pesona aura agar tampak lebih cerah, terang, tajam dan bercahaya ini sesungguhnya tidak terlalu sulit bagi yang mau berusaha. Surmino mengungkap rahasia dibalik pesona aura ini.

“Alam semesta ini mengandung energi kosmis yang dapat mempengaruhi aura seseorang. Bisa terjadi gesekan yang dapat menurunkan pancaran aura. Namun juga mengandung energi yang dapat memperbagus pesona aura,”ujar Surmino.

“Langkah apa yang pertama harus dilakukan,” tanya Misteri.

“Positive thingking atau berpikiran positif dalam menghadapi semua persoalan hidup. Juga selalu berprasangka baik kepada Tuhan, karena Tuhan mengikuti persangkaan hambaNya,” jawab Surmino.

Baca selengkapnya…

INGIN NAIK HAJI? DATANGLAH KE MASJID JAMI SUNGAI BANAR AMUNTAI KALSEL

Mei 19, 2008 18 komentar

Masjid Jami Sungai Banar

AGUS SISWANTO

Masjid tertua di Amuntai ini sudah berusia 204 tahun. Banyak kejadian aneh sejak awal berdirinya. Bahkan ada cerita, bagi mereka yang ingin pergi haji sebaiknya datang terlebih dahulu ke masjid ini. Dalam serangkaian jelajah ke Kalimantan, Misteri menyempatkan diri berziarah ke masjid bersejarah ini. Terlebih lagi setelah sebelumnya Misteri mendengar kisah-kisah gaib seputar masjid keramat ini.

Misteri tiba sekitar pukul 16.00 sore, pada bulan Juni 2006 lalu. Setelah menyempatkan shalat Ashar berjamaah bersama takmir masjid, Ustadz H. Husaini, Misteri menyusuri sejarah masjid berkaromah ini. Berikut laporannya.

Masjid Jami Sungai Banar terletak di tepi Sungai Banar, sekitar 3 km dari Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Tepatnya, di perbatasan Desa Jarang Kuantan dan Desa Ujung Murung (sebelumnya masuk Desa Ilir Masjid).

Masjid pertama di Amuntai ini berdiri pada tahun 1804 M (1218 H). Terdokumentasi dalam catatan pahatan pada bedug yang masih dimanfaatkan.

Dikisahkan, sejumlah warga Amuntai yang sedang berguru kepada Waliyullah Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari (1710-1812M) di Martapura, menerima saran dari Syekh agar dibangun sebuah masjid di wilayah Amuntai. Kebetulan saat itu memang belum ada masjid. Selain itu Sang Wali juga memberikan sebuah Kitab Suci Al Qur’an tulisan tangan.

Peristiwa Aneh

Bak gayung bersambut, saran itupun disambut hangat warga Amuntai. Secara bersama, masyarakat mempersiapkan pembangunan masjid, seperti batu-batu, kayu, sirap,dll. Hingga kini, bahan baku masjid seperti kayu ulin, tiang, balok, papan dan sirap masih dapat disaksikan di sekitar masjid. Lokasi pertama yang dipilih sekitar 500 meter dari lokasi masjid yang sekarang.

Keanehan terjadi menjelang pemasangan tiang masjid (batajak tiang-bahasa Banjar). Mendadak masyarakat terkejut melihat sejumlah tiang besar yang terbuat dari kayu ulin itu hilang dari tempat pembuatannya. Setelah dilakukan pencarian, tiang-tiang itu ditemukan di tepi sungai di lokasi yang sekarang. Ketika itu, sungainya belum ada namanya.

Tentu saja kegaduhan muncul mengenai siapa yang memindahkan tiang-tiang yang memiliki bobot beberapa ton itu. Untuk mengangkat satu tiang saja dibutuhkan puluhan orang, apalagi lebih dari satu tiang. Padahal malam sebelumnya, masyarakat masih melihat tiang-tiang tersebut.

Keanehan itu pada akhirnya dipandang sebagai sebuah isyarat gaib bahwa lokasi masjid haruslah di tempat tiang-tiang itu berada sekarang. Maka dimulailah pembangunan masjid tersebut. Di kemudian hari tiang-tiang masjid tersebut ada yang mengeramatkan.

Bangunan asli masjid berukuran 25 x 20 meter. Berbentuk mirip Rumah Adat Banjar (panggung), memakai tiang dan bertingkat. Bahan-bahan rangka, lantai dan dinding papan dari kayu ulin dengan bagian atap dari sirap yang tinggi. Ketika itu belum dibuat menara.

Sedangkan mimbar khotbah merupakan wakaf pribadi H. Mahmud yang ukirannya dikerjakan 2 orang ahli ukir pada masa itu, yaitu Buha dan Thahir. Mimbar itu terbuat dari kayu ulin, berukuran 3,8 m x 1 m dengan total tinggi 4,5 meter terdiri dari badan 2 meter dan menara 2,5 meter. Usai masjid dibangun, terjadi lagi peristiwa aneh.

Pria misterius

Ketika itu masyarakat bersyukur menyaksikan jerih payahnya rampung. Merekapun bermusyawarah menentukan nama terbaik buat masjidnya itu. Tetapi belum ada keputusan yang diambil.

Tiba-tiba datanglah sebuah perahu yang merapat di tepi sungai dekat masjid. Penumpang perahu yang tampak seperti pedagang itupun turun dan meminta izin masyarakat untuk menunaikan shalat. Karena kebetulan bertepatan tibanya dengan waktu shalat. Tentu saja masyarakat merasa senang, karena orang itu merupakan jamaah shalat yang pertama dari daerah lain.

Baca selengkapnya…

HAKEKAT HARTA KARUN

Mei 12, 2008 7 komentar

AGUS SISWANTO

Di era modern ini, ada sejumlah manusia yang gemar memburu harta karun. Meski dalam kenyataannya sejumlah temuan hanya isu atau harta tidak bernilai apapun, namun tetap saja perburuan berlangsung. Ini ironi besar.

Pengetahuan manusia seputar harta karun diilhami kisah Qarun, hartawan yang hidup di masa Nabi Musa alaihissalam dan Fir’aun laknatullah. Kekayaan berupa emas dan perak Qarun disimpannya dalam beberapa gudang perbendaharaan. Digambarkan betapa kunci-kunci gudang sangat banyak hingga harus diangkut dengan kereta kuda.

Namun sayangnya perilaku Qarun kikir dan enggan beramal. Dan Tuhan pun menghukumnya. Sebuah gempa bumi menghancurkan gudang-gudang miliknya dan membenamkan seluruh kekayaannya. Sejak itu, “Harta Qarun” (karun) menjadi idiom untuk semua harta berharga yang terpendam di dalam tanah. Manusia pun berlomba-lomba melakukan perburuan.

Sedangkan idiom kata ‘karun’ dalam masyarakat Jawa, bermakna ‘karuhun’ atau leluhur. Jadi harta karun merupakan harta peninggalan para karuhun atau leluhur. Harta semacam ini disimpan atau disembunyikan di dalam tanah, gunung, goa, hutan, dll. Sang pemiliknya (para leluhur itu) sengaja menyimpannya karena berbagai alasan, seperti: ketamakan, menghindari perampokan atau dirampas para penjajah. Lantaran sang pemiliknya meninggal, maka harta tetap tersimpan hingga ratusan atau ribuan tahun.

Harta karun tersebut kemudian menjadi target para pemburu harta karun Ada diantara mereka berhasil, tetapi lebih banyak yang gigit jari.

Adapun perburuannya melalui berbagai cara: penggunaan teknologi seperti dalam proses pencarian Kapal Titanic di Samudera Atlantik, atau cara gaib yang banyak dilakukan paranormal di negeri ini.

Baca selengkapnya…

Diproteksi: aa

Mei 8, 2008 Masukkan kata sandi Anda untuk melihat komentar.

Konten ini diproteksi dengan kata sandi. Untuk melihatnya cukup masukkan kata sandi Anda di bawah ini:

Kategori:misteri Tag:,

HANTU BAYI-BAYI KORBAN ABORSI MENGHAMPIRIKU

April 28, 2008 35 komentar

Peristiwa yang cukup menakutkan dan memilukan ini terjadi di sebuah hotel kelas melati di Jawa Tengah, sekitar pertengahan tahun 90-an. Waktu itu aku bersama 4 orang teman sedang berwisata. Setelah seharian berkeliling melihat obyek wisata, akhirnya kami memutuskan bermalam di sebuah kota. Kami memilih sebuah hotel dan memesan dua kamar.

Setelah mandi dan makan malam, kami mengobrol sambil iseng main kartu dalam salah satu kamar. Menjelang tengah malam, aku memutuskan untuk tidur lebih dahulu.

Sesaat setelah merebahkan tubuh di tempat tidur, aku terkejut mendengar suara tangis bayi yang begitu ramai dan menyayat hati. Aku bangun dan mencoba mencari asal suara, tapi tidak kutemukan. Kembali aku merebahkan badan, namun belum sampai tidur, tangis itu kembali terdengar. Bahkan semakin keras dan ramai, seolah ada lebih dari satu bayi.

Merasa penasaran, aku kembali mencari suara itu dengan melihat jendela dan membuka pintu kamar. Mungkin ada tamu yang anaknya sakit hingga menangis, pikirku. Anehnya, begitu kamar dibuka, suara tangis itu tidak terdengar.

Baca selengkapnya…

Kategori:misteri Tag:, , , , ,

TITISAN DEWI LANJAR MEMBUATKU HIPERSEKS

April 24, 2008 20 komentar


Advetorial

PEMBERANGKATAN UMRAH MARET-APRIL 2014

Cover Pengantin Lembah KematianPENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

 SINOPSIS

Bagi perempuan di Kampung Lembah Kematian, menjaga agar dirinya tetap perawan, menjadi persoalan wajib yang tidak bisa ditawar-tawar. Mungkin saja suaminya kelak tidak akan mempermasalahkan ketidakperawanan istrinya. Namun tidak demikian bagi Mbah Bahuga. Tepat di malam pengantin, makhluk gaib pelindung kampung itu akan meniduri pengantin perempuan sebelum suaminya. Jika ternyata pengantin perempuannya sudah tidak perawan, dia akan dibunuh. Jika tidak, dipastikan kampung itu akan dilanda malapetaka.

Kenyataan itulah yang membuat Marni begitu tertekan menjelang hari  perkawinannya. Bukan karena Mas Turip tidak mau menerima keadaannya, tapi kenyataan bahwa ia akan menemui ajal di malam pengantin, membuatnya begitu gundah. Ya, dirinya sudah tidak perawan. Tentu Mbah Bahuga akan marah dan membunuhnya. Bagaimana Marni bisa keluar dari situasi yang rumit itu? Siapakah sebenarnya Mbah Bahuga?

PENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

Penulis: Yon Bayu Wahyono 
ISBN: 979-1305-88-4

Tahun terbit: Februari 2014.

Jumlah Hal: iv + 202 hal

Ukuran: 13 cm x 20 cm

(Soft Cover).

Penerbit: Nusa Media Yogyakarta

Harga: Rp. 40.000,-

Silahkan pesan sekarang juga

Kirim sms ke no 08176645205 dengan format :

NAMA#ALAMAT#JUMLAH PEMESANAN

Tuliskan Nama Lengkap, Alamat pengiriman, Jumlah buku yang dipesan,

Kami akan mengirim nomor rekening beserta jumlah uang yang harus di transfer setelah ditambah ongkos kirim.

================================================================

TITISAN DEWI LANJAR MEMBUATKU HIPERSEKS

Peristiwa ini berawal tahun 1998, saat usiaku 17 tahun dan masih duduk di bangku di kelas 2 SMA. Ketika itu situasinya sangat rumit, karena kedua orangtuaku bercerai. Padahal aku tidak melihat sesuatu yang prinsipil dalam pertengkaran mereka. Tetapi itulah yang harus kuhadapi. Disaat aku masih membutuhkan kasih sayang, justeru perpecahan yang terjadi.

Pikiranku terasa kalut. Seolah tidak ada lagi pijakan dalam hidupku. Melihat ibuku mengemasi barang-barangnya dan pindah ke tempat nenekku, membuatku menangis. Kesedihan yang akhirnya membawaku ke danau Menjer, Kecamatan Garung, sekitar 10 kilometer arah Utara kota Wonosobo, Jawa Tengah.

Di tepi danau aku duduk merenung memikirkan kemelut keluargaku. Tidak terasa air mataku bercucuran. Aku menangis sekeras-kerasnya, menumpahkan rasa kecewa dan frustasiku. Ketika itu nyaris tidak ada seorangpun di dekat danau. Tidak ada nelayan yang biasa kulihat di antara perahu-perahu yang berjajar rapi. Aku seorang diiri di tepi danau, meski sebenarnya langit masih terang sekitar pukul 3.00 sore.

Dalam kegamangan itu, tanpa sadar aku melangkah ke arah tepi danau. Seolah ada satu kekuatan yang mendorongku untuk menenggelamkan diri ke danau. Namun tiba-tiba saja terdengar suara teguran dari arah belakangku.

“Sebaiknya kamu pulang saja, dik,” katanya. Aku menoleh, ternyata seorang lelaki tua berdiri di dekatku. Ia seperti nelayan, karena kulihat membawa jala.

Seperti tidak peduli dengan kata-katanya, aku tetap saja melangkah mendekati perahu. Tetapi rasa penasaran membuatku kembali menoleh. Aneh, nelayan tadi sudah tidak ada. Aku merasa heran, mengapa dalam sekejap ia menghilang? Kuperhatikan sekeliling, ternyata tidak ada siapapun. Ia benar-benar lenyap.

Baca selengkapnya…

Kategori:misteri Tag:, ,

KONTROVERSI LEGENDA KANJENG RATU RORO KIDUL

Maret 27, 2008 119 komentar


Advetorial

Fenomena gaib Kanjeng Ratu Roro Kidul atau Ratu Pantai Selatan sangat terkenal di jagat mistik Nusantara. Beragam versi cerita sudah banyak dikemukakan. Bahkan diangkat ke layar lebar.

Sejumlah saksi yang pernah melihat sosoknya banyak dipaparkan. Tetapi siapakah sebenarnya perempuan yang ditahbiskan sebagai Penguasa Laut Selatan itu? Misteri mencoba menyusuri beberapa informasi yang terkait dengannya.

1. Legenda

Ada 2 versi cerita/legenda mengenai keberadaan Kanjeng Ratu Roro Kidul yaitu: Pertama, cerita tentang Kanjeng Ratu Roro Kidul yang berasal dari manusia, kemudian masuk ke alam gaib (jin).

Dikisahkan bahwa Kanjeng Ratu Roro Kidul adalah puteri seorang raja dari isteri pertama. Suatu ketika terjadi intrik dalam kerajaan yang dipicu oleh kecemburuan isteri-isteri raja yang lebih muda. Akibatnya, Kanjeng Ratu Roro Kidul dan ibunya diserang suatu penyakit aneh (teluh/santet) dan diusir dari kerajaan. Si ibu menemui ajal, sedangkan Roro Kidul mencari kesembuhan dengan berdiam di kawasan pantai selatan. Disini, ia berjumpa dengan jin penguasa laut yang menjanjikan kesembuhan penyakitnya tetapi dengan syarat Roro Kidul harus ikut ke dalam kerajaan lautnya. Roro Kidul menyanggupinya. Selanjutnya, Kanjeng Ratu Roro Kidul diangkat menjadi ratu setelah penguasa sebelumnya meninggal.

Uniknya, asal usul daerah Roro Kidul itu juga beragam. Ada yang mengisahkan, Roro Kidul berasal dari tanah Jawa. Tetapi ada juga cerita Kanjeng Ratu Roro Kidul itu adalah kakak dari Saribu Raja yang merupakan keturunan Raja Batak. Nama asli Kanjeng Ratu Roro Kidul adalah Biding Laut.

Baca selengkapnya…

MISTERI KEANEHAN PERILAKU AIR

Maret 24, 2008 8 komentar

Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup. (Q.S. Al Anbiya:30).

Dalam kitab-kitab tafsir klasik, ayat tersebut diartikan bahwa tanpa air semua akan mati kehausan. Namun, informasi terbaru menyebutkan, di Jepang ada seorang ilmuwan bernama Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama, yang telah dengan tekun melakukan penelitian tentang perilaku air.

Dalam penelitian tersebut, air murni dari mata air di Pulau Honshu didoakan secara agama Shinto, lalu didinginkan sampai -5 derajat Celcius di laboratorium. Setelah itu lantas difoto dengan mikroskop elektron dengan kamera berkecepatan tinggi. Ternyata molekul air membentuk kristal segi enam yang indah.

Percobaan ini diulangi dengan membacakan kata “Arigato (terima kasih dalam bahasa Jepang)” di depan botol air tadi. Kristal kembali membentuk sangat indah. Lalu dicoba dengan menghadapkan tulisan huruf Jepang berbunyi “Arigato”. Kristal tersebut membentuk dengan keindahan yang sama.

Selanjutnya ditunjukkan kata “Setan.” Kristal tersebut berubah dalam bentuk buruk. Diputarkan musik Symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga. Ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristal hancur.

Ketika 500 orang berkonsentrasi memusatkan pesan “peace (perdamaian)” di depan sebotol air, kristal air tadi mengembang bercabang-cabang dengan indahnya. Dan ketika dicoba dibacakan doa Islam, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan. Subhanallah! Maha Suci Allah.

MAWAN SUGANDA

 

JEJAK MISTIK PULAU KUMALA

Maret 7, 2008 50 komentar

Rumah Adat Dayak(Lamin)

AGUS SISWANTO

Pulau Kumala terletak di tengah sungai Mahakam. Merupakan taman rekreasi perpaduan teknologi modern dan budaya tradisional. Pulau seluas 81,727 ha ini sudah dilengkapi beberapa fasilitas seperti sky tower setinggi 100 meter dan kereta gantung yang menghubungkan dengan wilayah seberang sungai Mahakam. Pulau Kumala juga dilengkapi hotel dan cottage.

Baca selengkapnya…