Arsip

Archive for the ‘misteri’ Category

NOVEL HOROR TERBARU: PENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

Maret 11, 2014 6 komentar

  Cover Pengantin Lembah Kematian

PENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

 SINOPSIS

Bagi perempuan di Kampung Lembah Kematian, menjaga agar dirinya tetap perawan, menjadi persoalan wajib yang tidak bisa ditawar-tawar. Mungkin saja suaminya kelak tidak akan mempermasalahkan ketidakperawanan istrinya. Namun tidak demikian bagi Mbah Bahuga. Tepat di malam pengantin, makhluk gaib pelindung kampung itu akan meniduri pengantin perempuan sebelum suaminya. Jika ternyata pengantin perempuannya sudah tidak perawan, dia akan dibunuh. Jika tidak, dipastikan kampung itu akan dilanda malapetaka.

Kenyataan itulah yang membuat Marni begitu tertekan menjelang hari  perkawinannya. Bukan karena Mas Turip tidak mau menerima keadaannya, tapi kenyataan bahwa ia akan menemui ajal di malam pengantin, membuatnya begitu gundah. Ya, dirinya sudah tidak perawan. Tentu Mbah Bahuga akan marah dan membunuhnya. Bagaimana Marni bisa keluar dari situasi yang rumit itu? Siapakah sebenarnya Mbah Bahuga?

PENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

Penulis: Yon Bayu Wahyono 
ISBN: 979-1305-88-4

Tahun terbit: Februari 2014.

Jumlah Hal: iv + 202 hal

Ukuran: 13 cm x 20 cm

(Soft Cover).

Penerbit: Nusa Media Yogyakarta

Harga: Rp. 40.000,-

Silahkan pesan sekarang juga

Kirim sms ke no 08176645205 dengan format :

NAMA#ALAMAT#JUMLAH PEMESANAN

Tuliskan Nama Lengkap, Alamat pengiriman, Jumlah buku yang dipesan,

Kami akan mengirim nomor rekening beserta jumlah uang yang harus di transfer setelah ditambah ongkos kirim.

YON BAYU WAHYONO

Selama ini dikenal sebagai wartawan dan penulis novel politik serta buku biografi sejumlah tokoh. Karya-karyanya pernah dimuat di HU Suara Merdeka (Semarang), SKH Kedaulatan Rakyat (Jogya), The Jakarta Post (Jakarta), Borneo Weekly (Brunei Darussalam), HU Pikiran Rakyat  (Bandung),  Tabloid NOVA (Jakarta) dll.

Sejak beberapa tahun terakhir, tepatnya setelah  bergabung dengan Majalah Misteri, mulai menggarap novel-novel horor. Dendam Darah Perawan adalah novel horor pertamanya yang pernah dimuat sebagai cerita  bersambung di Majalah Misteri.  Kini sejumlah novel lainnya tengah dalam proses terbit, al: Putri Kinanti, Arisan Maut, Pengantin Lembah Kematian, dll.

Beberapa buku yang sudah terbit  :

Surat Buat Bunda (antologi cerita pendek)

Calon Gubernur (novel)

Kiay Oedin (Biografi Gubernur Lampung Komjend Pol Pur Sjachroedin ZP)

Dari Kuli Karung Ke Kursi Walikota (Biografi Wali Kota Bandar Lampung Drs Eddy Sutrisno, MPd)

Dendam Darah Perawan (novel horor)

Pengantin Lembah Kematiaan (novel horor)

(Agus Siswanto)

RONGGOWARSITO SEBAGAI FILSUF BESAR NUSANTARA

Juni 21, 2012 37 komentar

 

Ulasan Buku Baru: Mengenali Ronggowarsito sebagai Filsuf : Ketika Pemikiran Filsafat Dianggap Ramalan (Bidik-Phronesis Publishing, Jakarta, Mei 2012). Penulis: Prof Dr Lilik Sofyan Achmad MA

Pada awal 90-an, saya pernah membaca sebuah buku yang di dalamnya ada kutipan puisi:

East is East and West is West, and never the twain shall meet (Timur adalah Timur dan Barat adalah Barat dan keduanya tidak akan pernah bertemu).

Puisi itu ditulis abad ke 19 M oleh Rudyard Kipling, seorang sastrawan Inggris kelahiran India.  Puisi berjudul The Ballad of East and West itu sangat terkenal. Terutama karena rangkaian kata-katanya dijadikan semboyan kolonialis Eropa untuk menancapkan kaki penjajahan di benua Asia dan Afrika.

Pesan terselubung dibalik rangkaian puisi adalah: ras bangsa Barat (ketika itu khususnya Eropa) dan ras bangsa Timur (Asia dan Afrika) selamanya akan berbeda secara mendasar yang tidak akan pernah bisa disatukan. Dan kedudukan ras Barat lebih tinggi dari ras Timur.
Read more…

ASAL USUL PESUGIHAN GUNUNG KAWI

Februari 16, 2012 111 komentar

PEMBERANGKATAN UMRAH MARET-APRIL 2014

Advetorial

Cover Pengantin Lembah Kematian

PENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

 SINOPSIS

Bagi perempuan di Kampung Lembah Kematian, menjaga agar dirinya tetap perawan, menjadi persoalan wajib yang tidak bisa ditawar-tawar. Mungkin saja suaminya kelak tidak akan mempermasalahkan ketidakperawanan istrinya. Namun tidak demikian bagi Mbah Bahuga. Tepat di malam pengantin, makhluk gaib pelindung kampung itu akan meniduri pengantin perempuan sebelum suaminya. Jika ternyata pengantin perempuannya sudah tidak perawan, dia akan dibunuh. Jika tidak, dipastikan kampung itu akan dilanda malapetaka.

Kenyataan itulah yang membuat Marni begitu tertekan menjelang hari  perkawinannya. Bukan karena Mas Turip tidak mau menerima keadaannya, tapi kenyataan bahwa ia akan menemui ajal di malam pengantin, membuatnya begitu gundah. Ya, dirinya sudah tidak perawan. Tentu Mbah Bahuga akan marah dan membunuhnya. Bagaimana Marni bisa keluar dari situasi yang rumit itu? Siapakah sebenarnya Mbah Bahuga?

PENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

Penulis: Yon Bayu Wahyono 
ISBN: 979-1305-88-4

Tahun terbit: Februari 2014.

Jumlah Hal: iv + 202 hal

Ukuran: 13 cm x 20 cm

(Soft Cover).

Penerbit: Nusa Media Yogyakarta

Harga: Rp. 40.000,-

Silahkan pesan sekarang juga

Kirim sms ke no 08176645205 dengan format :

NAMA#ALAMAT#JUMLAH PEMESANAN

Tuliskan Nama Lengkap, Alamat pengiriman, Jumlah buku yang dipesan,

Kami akan mengirim nomor rekening beserta jumlah uang yang harus di transfer setelah ditambah ongkos kirim.

 Agus Siswanto (BaNi MusTajaB)

==============================================================================

ASAL USUL PESUGIHAN GUNUNG KAWI

Pada 14 Juli 2011, ditemani kerabat bernama Dipo dan Uda, saya berkunjung ke Padepokan Eyang Jugo di Desa Jugo, Kesamben, Blitar , Jawa Timur. Sebelum mengupas seputar padepokan tersebut, ada baiknya saya mengulas sedikit tentang Pesugihan Gunung Kawi.
Nama Eyang Jugo sangat erat kaitannya dengan Pesugihan Gunung Kawi di Malang, Jawa Timur.

Gambar
Read more…

MENGUNGKAP WAJAH SULTAN HASANUDDIN (PAHLAWAN NASIONAL) –VIDEO

Desember 8, 2011 19 komentar

Bagaimana pelukis ekstra dimensi Bahtiar Hafid melukis sosok Pahlawan Nasional Sultan Hasanuddin?

ikuti uraian beliau dalam video ini..

terima kasih..

BaNi MusTajaB

DEBBY AYU…BOOM SEX TITISAN JENGLOT PANTAI SELATAN

Januari 19, 2011 52 komentar


Debby Ayu...Boomsex Titisan Jenglot

Debby Ayu...Boom Sex Titisan Jenglot

SYUTING JENGLOT PANTAI SELATAN DIWARNAI KESURUPAN MASSAL

GAYUS DAN JENGLOT PANTAI SELATAN

Debby Ayu merasa nyaman menjadi boom sex…hmmm..dengarkan saja penuturannya…

DEBBY AYU: MERASA NYAMAN JADI BOOM SEX TITISAN JENGLOT

SYUTING JENGLOT PANTAI SELATAN DIWARNAI KESURUPAN MASSAL

Januari 15, 2011 30 komentar

Beberapa perempuan pendukung film Jenglot Pantai Selatan kesurupan. Persoalannya hanya sepele…….

Pada 22 Desember 2010 lalu, saya mendapat telpon dari sahabat yang sedang syuting film JENGLOT PANTAI SELATAN di Pantai Sawarna, Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Melalui ponselnya, Buanergis Muryono, demikian namanya, mengaku mendapat amanah dari penghuni gaib Goa Langir yang harus disampaikan kepada publik.

“Mas, mohon datang  ke lokasi syuting. Ada amanah yang harus disampaikan,” kata Mas Yono, sapaan akrabnya.

Undangan semacam itu bukan pertama kali. Aktor senior yang banyak terlibat dalam film horror ini, sering mengajak saya ke lokasi syuting  di daerah. Tentu saja saya memanfaatkanya untuk menelusuri nuansa mistis daerah yang dikunjungi.

Selanjutnya, saya berangkat dari Jakarta pada 23 Desember menuju lokasi yang terkenal dengan pantainya yang indah itu. Sekitar pukul 22.00 WIB, tiba di Kampung Cibeas, Desa Sawarna.

Saya menemui Mas Yono di lokasi syuting. Sebuah pulau kecil (delta) di tepi Pantai Sawarna. Dia memberi isyarat kepada saya agar melakukan meditasi. Saya faham apa yang dimaksudkannya.

Uluk salam, tegur sapa atau kulo nuwun (bhs. Jawa) merupakan kebiasaan yang selalu saya lakukan jika mengunjungi daerah yang kental nuansa mistisnya.

Menyapa para penghuni gaib yang berada di suatu daerah bukan hal sulit. Apalagi jika kita memanfaatkan daerah tersebut untuk suatu kepentingan tertentu. Sebagai sesama makhluk Tuhan, wajarlah menyapa makhluk yang hidup di alam berbeda.

Tidak lama kemudian, kegiatan syuting berhenti. Semua pemain dan kru beristirahat di penginapan yang disediakan.

Goa Langir

Kawasan Desa Sawarna memiliki rangkaian pegunungan karst (gamping) yang memiliki banyak goa (caves). Beberapa goa tersebut adalah Goa Langir, Goa Lauk dan Goa Lalay. Selain syuting di pulau kecil, Goa Langir juga menjadi lokasi syuting yang jaraknya berdekatan.

Dua hari sebelum saya tiba di lokasi, terjadi kegaduhan saat syuting di Goa Langir. Ada sekitar 7 pemain film perempuan kesurupan. Tentu saja suasana kacau dan menakutkan.

“Peristiwa itu terjadi lantaran mereka tidak faham tata krama dalam mengunjungi tempat wingit. Seolah tempat tersebut hanya goa kosong tak berpenghuni. Padahal ada komunitas di dalamnya,” demikian kata Mas Yono.

Menurutnya, sosok gaib yang menghuni Goa Langir adalah Ki Ageng Langir, isteri dan anaknya, demikian kata Mas Yono.

“Bagaimana sebenarnya sosok Ki Ageng Langir,” tanya saya.

“Ki Ageng Langir lembut dan tenang. Dia tergolong sosok yang suka membantu orang. Dia mengaku huniannya diusik manusia secara tidak wajar. Mestinya harus ijin dan kulo nuwun dulu, “ jawab Mas Yono.

“Sebaliknya, sifat anaknya keras dan pemarah. Jika ada yang mengusik tempatnya, dia tidak segan-segan mengganggunya. Khususnya mereka yang tidak punya tata krama. Itulah sebabnya, ketika ada beberapa orang yang meremehkan tempatnya, dia marah hingga orang yang meremehkannya itu kesurupan,“ lanjutnya.

Selanjutnya Mas Yono mengatakan, Ki Ageng Langir memilih Goa Langir lantaran ingin menyepi dan menjauh dari keramaian kota tempat tinggal sebelumnya. Dia juga menghindar dari intrik kekuasaan dimana dia berdiam sebelumnya.

Tujuan menetap di tepi pantai yang sepi itu adalah untuk ketenangan dirinya. Dia lalu mengajak isteri dan anak angkatnya menuju Goa Langir, di tepi Pantai Sawarna. Di tempat itulah Ki Ageng Langir bersama keluarganya menjalani hidup baru bersama masyarakat sekitar hingga akhir hayatnya.

Mas Yono mengungkapkan, sebenarnya Goa Langir sangat cocok dijadikan tempat menyepi. Khususnya bagi mereka yang ingin mengetahui jati diri (sedulur papat limo pancer). Namun sejauh ini tempat itu tergolong berbahaya, terutama jika terjadi pasang laut. Air yang masuk dapat merendam mulut Goa. Jika tidak berhati-hati dapat membahayakan jiwa.

“Apa sebenarnya amanah yang hendak disampaikan Ki Ageng Langir?” tanya saya.

Mas Yono mengemukakan bahwa setelah dirinya berhasil menyembuhkan para perempuan yang kesurupan itu, dirinya sempat berdialog panjang dengan Ki Ageng Langir.

“Masyarakat desa ini kurang peduli dengan lingkungan sekitar, khususnya tempat-tempat wingit. Mereka memanfaatkan pantai dan goa untuk kepentingan wisata tanpa memerhatikan kebersihan,” ujar pria pemilik Sanggar Mariska ini. Sanggar akting yang khusus mendidik para calon aktor dan aktris ini telah  memiliki 20 cabang di Jakarta dan sekitarnya.

Selanjutnya dikatakan, sampah-sampah bekas para pengunjung berserakan di dalam goa tanpa ada yang membersihkan. Termasuk mereka yang membuat coretan-coretan di dinding goa. Bahkan tepi pantai sering dijadikan tempat mesum kaum muda.

“Ki Ageng Langir berpesan agar huniannya dihormati dengan sewajarnya. Tidak perlu dengan menyediakan sesajen atau ubo rampe. Cukuplah dengan membersihkan sampah yang berserakan,”kilahnya tanpa mau mengungkapkan amanah yang lainnya.

Menurutnya, amanah lainnya hanya khusus untuk tokoh-tokoh warga setempat. Bukan untuk konsumsi publik.

Ketika saya mengemukakan rencana hendak ke Goa Langir, dia berkata,“ Mudah-mudahan kamu dapat mengambil gambar. Sebab saya tidak diizinkan memotret Goa Langir,”ujarnya mengutip pesan Ki Ageng Langir.

Foto Gagal

Kisah Ki Ageng Langir membangkitkan minat saya untuk melihat langsung Goa Langir. Tentu percuma saja datang jauh-jauh hanya mengumpulkan cerita tanpa melihat lokasi yang dimaksud.

Kemudian saya mendekati seorang pria warga setempat untuk mengantarkan ke Goa Langir. Meski tampak jelas ada rasa kekhawatiran. Maklumlah, pria itu tahu benar aroma mistik goa tersebut. Apalagi baru saja terjadi peristiwa kesurupan yang menimpa para pemain film.

“Boleh saya tahu tujuan Anda?” Tanya pria itu. Nada suaranya menunjukkan keraguan memenuhi keinginan saya.

“Saya hanya ingin mengambil gambar Goa Langir. Jika memungkinkan, saya juga hendak masuk ke dalamnya,” Jawab saya.

Pria itu tampak diam memikirkan sesuatu. Sementara saya menatap matanya untuk meyakinkannya.

“Insya Allah tidak akan terjadi sesuatu yang mengkhawatirkan. Kami datang dengan niat baik hendak menulis cerita daerah ini dan tidak bermaksud lain,” ujar saya bernada serius.

Pukul 15.30 WIB, saya bersama pria itu berjalan menyusuri pantai menuju Goa Langir. Dalam amatan saya, memang terdapat banyak goa di sisi tebing terjal tepi pantai. Goa Langir hanya salah satu saja dari goa-goa yang ada.

Beberapa saat kemudian, saya tiba di depan Goa Langir. Saya pun mengeluarkan kamera digital yang berada di dalam tas. Sebelum memotret, saya hening sejenak minta izin memotret.

Tentu saja foto-foto tergolong vital dalam perjalanan ini. Data yang diperoleh kurang mendukung jika tidak disertai dokumentasi gambar. Namun, pada saat memotret, sempat terdengar bisikan halus,”…cukup, cukup.”

Tampaknya suara itu dari sosok gaib putra Ki Ageng Langir. Tetapi saya  tidak terlalu peduli. Bagaimanapun dokumentasi harus tetap dilakukan. Sementara pria tua yang mengantarkan saya mulai gelisah.

Setelah mengambil beberapa gambar, saya pun meninggalkan lokasi tersebut. Pemotretan itu melengkapi perjalanan di Pantai Sawarna. Setelah sebelumnya mengambil gambar di Tanjung Layar dan sekitarnya.

Selanjutnya saya  mengambil gambar kegiatan syuting film Jenglot Pantai Selatan arahan Rizal Mantovani. Film yang dibintangi Debby Ayu, Wichita,  Zidni Adam  dan lain-lain ini, tampaknya cukup menarik. Terutama sosok jenglot yang orisinil dan berbeda dengan gambaran umum kita tentang jenglot.

Ketika saya kembali ke Jakarta, terjadi keanehan. Semua foto Goa Langir dan keindahan Pantai Sawarna utuh sempurna. Sedangkan foto yang berkaitan dengan syuting tidak ada sama sekali. Inilah pengalaman pertama saya mengalami gangguan dalam hal dokumentasi.

BaNi MusTajaB

Tulisan lain:

GAYUS DAN JENGLOT PANTAI SELATAN

DEBBY AYU…BOOM SEX TITISAN JENGLOT

Debby Ayu merasa nyaman jadi boom sex..hmmmm..dengarkan saja penuturannya.

DEBBY AYU: MERASA NYAMAN JADI BOOM SEX TITISAN JENGLOT

Debby Ayu-Jenglot Pantai Selatan

 

MENGUNGKAP RAHASIA CATATAN AKASHIC DAN LAUH MAHFUDZ

November 20, 2010 47 komentar

Catatan Akashic (Akashic Records) adalah catatan yang berisi semua pengetahuan tentang jagat raya beserta segala isinya. Akashic dapat diibaratkan sebuah perpustakaan terlengkap yang di dalamnya terdapat pengetahuan apa saja sejak awal terbentuknya alam semesta hingga tiba saat kehancurannya (kiamat). Apa sesungguhnya Catatan Akashic?

Akashic (akasha) berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti langit, ruang, udara atau ether. Istilah ini umumnya digunakan kaum filosof-teologis (teosofi) Samkhya di India untuk menggambarkan secara gamblang adanya sebuah pengetahuan lengkap yang terdapat di suatu tempat di jagat raya. Pengetahuan itu mencakup seluruh gerak gerik jagat raya, makhluk hidup (manusia, hewan, tumbuhan), dan lain-lain.

Catatan Akashic ini tidak hanya berisi sejarah masa lalu, tetapi juga kejadian yang ada sekarang ini dan apa yang akan terjadi di masa depan. Itulah sebabnya Catatan Akashic ini merupakan perpustakaan jagat raya terlengkap.

Teori Atom yang dikembangkan filosof Samkhya India berisi keterangan bahwa Akasha adalah 1 dari 5 tipe atom di jagat raya. Teori ini menjadi wacana menarik kaum filosof, teologis dan ilmuwan di Eropa pada abad 19 hingga abad 20.

Catatan Akashic tidak mudah diperoleh dan tidak dapat diakses oleh sembarang orang. Bahkan yang mengetahuinya pun belum tentu mampu membaca catatan tersebut. Isi catatan berupa rangkaian kode-kode khusus atau teka-teki yang harus dapat dipecahkan sebelum mengetahui makna sesungguhnya.

Deskripsi

Beberapa penjelasan seputar deskripsi Catatan Akashic adalah sebagai berikut: Catatan Akashic dihasilkan dari segala sesuatu yang terjadi di alam semesta. Hal ini didasarkan atas sebuah keyakinan bahwa materi dan energi yang mengisi jagat raya memiliki semacam perangkat rekaman (digital recording) yang dapat menyimpan seluruh catatan sejarah jagat raya beserta isinya.

Catatan Akashic sering disamakan pula dengan istilah Kesadaran Kosmik, Kesadaran Kolektif, Cosmic Mind, Universal Mind, Mind of God, Alam Bawah Sadar Kolektif, Super Computer Universal, Lauh Mahfudz (lihat box), dan lain-lain.

Catatan Akashic mengacu kepada sistem pengarsipan universal yang mencatat setiap pikiran, kata dan tindakan melalui medium perekaman akashic (langit, ruang atau ether).

Catatan ini ditulis dalam rangkaian kode-kode khusus dan penuh misteri yang sulit dipahami, kecuali oleh orang-orang tertentu. Setiap bentuk kehidupan dengan sendirinya tercatat dalam catatan tersebut.

Hal ini menegaskan bahwa untuk mendapatkan akses ke Catatan Akashic, setiap individu dapat melakukannya melalui berbagai teknik, latihan dan disiplin rohani tertentu.

Tentu saja tidak mudah dilakukan. Bahkan seandainya mampu mengakses catatan tersebut, kemungkinan hanya sebagian kecil. Ambil contoh, spiritualis, para peramal atau cenayang,  cenderung hanya memiliki pengetahuan sedikit tentang masa depan. Adakalanya cenayang itu mengetahui masa depan orang lain, tetapi terbatas dalam rentang waktu yang pendek.

Catatan Akashic sering pula disamakan dengan Memori Alam. Sebuah memori yang dapat dibaca, mencakup esensi dari seluruh kehidupan atau peristiwa. Memori ini meliputi peristiwa dari awal adanya jagat raya hingga akhir jagat raya.  Di dalamnya juga terangkum seluruh entitas yang ada, termasuk alam kegaiban, ruh dan pemikiran.

Bukti Adanya Catatan Akashic

Sejauh ini terdapat pendapat bahwa Catatan Akashic pernah diakses secara baik oleh individu-individu dari berbagai bangsa, khususnya oleh orang-orang kuno dari beragam budaya seperti India, Moor, Tibet, Himalaya, Mesir, Persia, Arab, Yunani, Cina, Ibrani, Maya dan lain-lain. Sejarah juga mencatat pengakuan orang-orang yang pernah membaca atau mengetahui Catatan Akashic.

Seorang waskita dari pegunungan Himalaya India mengatakan bahwa setiap jiwa (jiva, atma) atau entitas mencatat setiap saat keberadaannya di jagat raya dalam sebuah ‘buku’ dan bahwa jika terdapat satu keselarasan diri dengan baik, maka siapapun dapat mengakses ‘buku’ tersebut.

Peramal terkenal Nostradamus diketahui pernah mengatakan mendapatkan akses membuka Catatan Akashic. Dia mengaku menggunakan metode yang berasal dari Yunani, mistisisme Kristen, Islam dan Kabbalah.

Seorang waskita dari Cina bernama Sujujin dilaporkan mengetahui Catatan Akashic. Orang ini tergolong unik. Dikisahkan, dia dapat mengetahui sejarah hidup seseorang hanya dari nama depannya saja. Misalkan, Anda bertanya bagaimana kisah hidup keseharian leluhur Anda, maka Sujujin dapat menjelaskannya secara detail. Hal itu disebabkan Sujujin dapat mengakses Catatan Akashic yang memuat sejarah leluhur Anda.

Seorang waskita lainnya dari Cina bernama Tajao bahkan dapat menjelaskan berbagai topik apa saja yang terentang sepanjang lebih dari 2000 tahun. Seolah-olah Tajao ini hidup selama masa ribuan tahun.

Individu-individu lain yang mengklaim memiliki pengetahuan seputar Catatan Akashic adalah: Charles Webster Leadbeater, Annie Besant, Alice Bailey, Samael Aun Weor, William Lilly, Manly P. Hall, Lilian Treemont, Dion Fortune, George Hunt Williamson, Rudolf Steiner, Max Heindel, Edgar Cayce, dan lain-lain.

Para ahli berpendapat, Catatan Akashic ini telah digunakan oleh manusia sepanjang sejarah, meskipun tidak ada bukti langsung ke catatan ini yang pernah disebutkan. Istilah Akashic itu sendiri mirip dengan konsep perpustakaan Atsiri yang berkembang pada gerakan Teosofi abad ke 19.

Memang terdapat silang pendapat seputar adanya Catatan Akashic yang lengkap dan sempurna di jagat raya. Sebagian ada yang percaya catatan tersebut memang benar-benar ada dan dapat diakses. Sebagian lainnya menganggap tidak ada.

Adapun pendapat bahwa Catatan Akashic itu benar-benar ada diantaranya ditunjukkan oleh bukti adanya individu-individu yang memang mengetahuinya dan lalu digunakan untuk kepentingan tertentu.

Ambil contoh, Piramida di Mesir memiliki ruang khusus yang disebut Hall of Records (Ruang Catatan). Ruangan ini berisi catatan penting para penasehat Fir’aun. Selanjutnya catatan ini digunakan Fir’aun dalam melanggengkan kerajaannya.

Ruang Catatan dalam Piramida itu diyakini tempat para penasehat raja yang memiliki kemampuan membaca Catatan Akashic.

Di samping itu, kebudayaan-kebudayaan besar di masa lalu, seperti kebudayaan Maya, kebudayaan Yunani, dan lain-lain diyakini juga terdapat individu-individu waskita yang mampu mengakses Catatan Akashic. Dengan kata lain, individu-individu tersebut mengetahui maju dan mundurnya peradaban yang dimilikinya..

Akses Catatan Akashic

Michael Newton, seorang hipnoterapis, penulis buku: Journey of Souls, Destiny of Souls, Evidence of Life between Lives, mengungkapkan, terdapat bukti Catatan Akashic dapat diakses oleh manusia. Menurutnya, jiwa (sukma) manusia mampu melihat Catatan Akashic, khususnya yang berkaitan dengan dirinya sendiri. Halaman-halaman yang ada dalam catatan tersebut tidak harus dilihat secara berurutan. Tetapi apa yang ingin dilihatnya sedapat mungkin bermanfaat. Proses inkarnasi adalah salah satu cara untuk melihat Catatan Akashic pribadi seseorang.

CW Leadbeater, seorang clairvoyant, mengaku pernah meneliti seputar Catatan Akashic di komunitas Theosophical Society di Adyar (Tamil Nadu) India pada tahun 1910. Hasil penelitiannya ditulis dalam bukunya: Man: How, Whence, and Whither?. Dalam bukunya tersebut Leadbeater mengungkapkan kemajuan bangsa Atlantis antara lain disebabkan bangsa tersebut mampu melihat Catatan Akashic. Tulisan lainnya juga mengungkap kebudayaan-kebudayaan besar lainnya yang berhasil akibat kemampuan orang-orang yang dapat melihat Catatan Akashic. Bahkan dia juga menulis adanya sebuah buku di komunitas teosofi tersebut yang berisi kehidupan masyarakat di Bumi pada abad ke 28.

Helen Stewart Wambach, penulis buku Future Life Reading, mengklaim mampu membaca Catatan Akashic seseorang. Dia mengatakan dapat menghipnotis orang dan memungkinkan orang yang dihipnotis tersebut mengetahui berbagai alternatif masa depannya.

Pada tahun 1976, Thea Alexander menerbitkan sebuah novel fiksi ilmiah berjudul 2150 AD. Sebuah novel yang berisi kehidupan masyarakat yang memiliki super komputer canggih yang mampu secara rutin mengakses Catatan Akashic. Dalam komputer tersebut, setiap orang dapat melihat kehidupannya di masa depan. Apabila tidak sesuai dengan yang diinginkannya, maka orang tersebut mengubah pola hidupnya, Uniknya, komputer tersebut juga akan memperlihatkan perubahan kehidupannya di masa depan.

Persoalannya adalah, mampukah kita membaca Catatan Akashic diri kita sendiri? Inilah yang tidak mudah dilakukan. Padahal ada manfaat jika kita mengetahui kehidupan kita di masa depan. Misalkan, jika kita melihat kehidupan di masa depan kurang baik, maka diri kita dapat mengubah pola hidup kita sejak saat sekarang ini. Tujuannya, agar Catatan Akashic di masa depan dapat berubah sesuai dengan keinginan kita.

Sepintas hal ini tampak mustahil. Tetapi dari uraian di atas sebenarnya tersirat adanya sebuah jagat parallel atau alam semesta yang berisi berbagai macam alternatif. Termasuk alternatif masa depan diri kita.

Dengan kata lain, kita dapat mengakses Catatan Akashic melalui berbagai macam cara. Diantaranya adalah, pembersihan batin, menjalankan prosesi agama secara benar, menghidupkan lathaif diri, dan lain-lain. Anda berminat?

LAUH MAHFUDZ

Catatan Akashic memiliki kemiripan dengan apa yang dikenal dalam ajaran Islam sebagai Lauh Mahfudz, yaitu kitab tempat Allah SWT menuliskan seluruh skenario/catatan kejadian di alam semesta.

Lauh Mahfudz disebut di dalam Al Qur’an sebanyak 13 kali. Diantaranya dalam surat Az Zukhruf 43:4, Qaf 50:4, An Naml 27:75.

Nama lain dari Lauh Mahfudz ini adalah Induk Kitab (ummul kitab) dan Kitab yang Terpelihara (Kitabbim Maknuun), “….pada kitab yang terpelihara (lauhul Mahfudz)..Surat Al Waqi’ah, 56:78).

Kitab yang Nyata (Kitabbim Mubiin)..” tiada sesuatupun yang gaib di langit dan di bumi, melainkan (terdapat) dalam kitab yang nyata (lauh Mahfudz)…Surat An Naml (27:75).

Dalam Islam dijelaskan, Allah SWT telah mencatat segala kejadian-kejadian di dalam Lauh Mahfudz dari permulaan zaman sampai akhir zaman. Baik berupa kisah nabi, pengetahuan, tentang penciptaan alam semesta dan lain-lain. Semua itu ada dalam Lauh Mahfudz.

Meskipun demikian, semua yang telah tercatat dalam Lauh mahfudz tersebut, khususnya yang menyangkut masa depan dapat dihapus atau dirubah oleh Allah SWT. Inilah yang dimaksud dengan takdir.

Semua takdir dapat berubah atas kehendak Allah SWT. Adapun yang dapat merubah takdir yang tertulis dalam Lauh Mahfudz adalah doa dan usaha. Nabi Muhammad SAW bersabda: “Tiada yang bisa merubah takdir selain doa dan tiada yang bisa memanjangkan umur kecuali perbuatan baik”.

BaNi MusTajaB

RAHASIA DIBALIK KEGAGALAN RITUAL PESUGIHAN

Oktober 25, 2010 52 komentar


Advetorial

Cover Pengantin Lembah KematianPENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

 SINOPSIS

Bagi perempuan di Kampung Lembah Kematian, menjaga agar dirinya tetap perawan, menjadi persoalan wajib yang tidak bisa ditawar-tawar. Mungkin saja suaminya kelak tidak akan mempermasalahkan ketidakperawanan istrinya. Namun tidak demikian bagi Mbah Bahuga. Tepat di malam pengantin, makhluk gaib pelindung kampung itu akan meniduri pengantin perempuan sebelum suaminya. Jika ternyata pengantin perempuannya sudah tidak perawan, dia akan dibunuh. Jika tidak, dipastikan kampung itu akan dilanda malapetaka.

Kenyataan itulah yang membuat Marni begitu tertekan menjelang hari  perkawinannya. Bukan karena Mas Turip tidak mau menerima keadaannya, tapi kenyataan bahwa ia akan menemui ajal di malam pengantin, membuatnya begitu gundah. Ya, dirinya sudah tidak perawan. Tentu Mbah Bahuga akan marah dan membunuhnya. Bagaimana Marni bisa keluar dari situasi yang rumit itu? Siapakah sebenarnya Mbah Bahuga?

PENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

Penulis: Yon Bayu Wahyono 
ISBN: 979-1305-88-4

Tahun terbit: Februari 2014.

Jumlah Hal: iv + 202 hal

Ukuran: 13 cm x 20 cm

(Soft Cover).

Penerbit: Nusa Media Yogyakarta

Harga: Rp. 40.000,-

Silahkan pesan sekarang juga

Kirim sms ke no 08176645205 dengan format :

NAMA#ALAMAT#JUMLAH PEMESANAN

Tuliskan Nama Lengkap, Alamat pengiriman, Jumlah buku yang dipesan,

Kami akan mengirim nomor rekening beserta jumlah uang yang harus di transfer setelah ditambah ongkos kirim.

==================================

RAHASIA DIBALIK KEGAGALAN RITUAL PESUGIHAN

Budaya di negeri ini akrab dengan istilah pesugihan atau ilmu mendapatkan harta kekayaan secara cepat tanpa perlu kerja keras. Pesugihan memiliki banyak keragaman, seperti, pesugihan rantai babi, tuyul, babi ngepet, kandang bubrah,  butho ijo, batara karang, Gunung Kemukus (ritual seks pesugihan)dan lain-lain.

Semua pesugihan tersebut berkaitan dengan sosok jin yang dimintai bantuan untuk mengabulkan hajat menjadi kaya.

Pesugihan tidak mudah dikerjakan. Meskipun segala persyaratan telah dipenuhi, kenyataannya tetap gagal menjadi kaya.Uniknya, masyarakat di negeri ini terlanjur akrab dengan pesugihan. Sehingga apabila mengalamiu kegagalan akan berupaya terus memburu pesugihan di tempat lain.

Apa sebenarnya yang menyebabkan ritual pesugihan gagal? Berikut petikan bincang-bincang saya dengan Teguh Setya Budi, pria berjanggut putih yang menetap di Kranggan Bekasi.

Analisis

“Saya pernah menganalisa kegagalan ritual pesugihan,” Katanya.

“Sebenarnya tidak semua orang yang menjalani pesugihan mengalami kegagalan. Ada diantaranya yang berhasil. Tingkat keberhasilannya pun berbeda-beda. Ada yang berhasil 30 persen hingga 90 persen. Ada juga yang gagal total alias rugi modal,” kata Teguh memulai pembicaraan.

“Tetapi harus pula diketahui, mereka yang berhasil pun berpeluang mengalami kehancuran di kemudian hari jika syarat yang sudah ditetapkan tidak dipenuhi,” lanjutnya.

Menurutnya, pesugihan itu kontrak seumur hidup. Biasanya ada syarat-syarat yang ditetapkan jika berhasil. Misalnya, tumbal dan sesajen tertentu. Apabila berhasil, syarat tersebut harus dipenuhi seumur hidup. Jika ditinggalkan atau terlupa dapat terkena akibatnya yang berujung kematian dan kekayaannya ludes seketika. Perbincangan seputar ritual pesugihan yang gagal tergolong unik.

Tempat pesugihan cukup banyak di negeri ini. Misalnya di Bandung, Ciamis, Tasikmalaya, Sadang (Cikampek), Cirebon, Cilacap, Ambarawa, Wonosobo, Grabagan, Parakan, Batang, Karanganyar (Solo), Lasem, Banyuwangi, Trenggalek, Jombang, Palembang, Jambi dan di Pulau Kalong (NTT).

Faktor Kegagalan

Teguh mengungkapkan, terdapat 2 syarat yang berkaitan dengan ritual pesugihan, yaitu: syarat yang harus dipenuhi sebelum ritual (berkaitan dengan sesajen dan jenis minyak tertentu) dan syarat yang harus dipenuhi pada saat ritual (berkaitan dengan mantera dan teknik ritual). Apabila syarat pertama dan kedua gagal dipenuhi, maka dapat dipastikan ritual akan gagal.

Adapun penyebab kegagalan menjalani ritual pesugihan cukup banyak. Namun, secara garis besar ada 5 faktor, yaitu: salah waktu, salah sesajen, salah bahasa, salah teknik, dan salah tempat.

“Sepintas memang tampak sederhana faktor kesalahan tersebut. Kenyataannya sangat sulit,” Kilahnya sambil tertawa. Menurutnya, sebuah tempat pesugihan memiliki aturan-aturan baku (patrap, bhs.Jawa) yang sudah turun temurun. Jika dilanggar sedikit saja, dapat dipastikan ritual gagal total.

Dia memberi contoh seputar faktor salah waktu. Dalam tradisi ritual pesugihan, waktu memegang peranan penting. Istilah waktu ini berkaitan dengan hari, weton dan jam ritual. Misalkan, hari Selasa-Kliwon, Sabtu-Pahing atau Jumat-Pon. Ada keterikatan kuat antara hari dalam penanggalan Nasional dengan hari dalam penanggalan Jawa.

Begitupula dalam hal jam. Ritual pada Selasa-Kliwon menandakan ritual tersebut dilaksanakan pada hari Senin sore dan bukan pada hari Selasa sore. Lima faktor kesalahan tersebut jika dijabarkan sangat luas. Misalkan, salah sesajen berkaitan dengan sesajen (ubo rampe) yang biasa dilakukan di tempat pesugihan tersebut.

Salah bahasa berkaitan dengan mantera-mantera yang dibaca, nama jin yang dipanggil dan permintaan dari orang yang menjalani ritual. Salah teknik berkaitan dengan salah duduk dan salah arah.

Salah tempat berkaitan dengan kesalahan menentukan lokasi yang tepat.

Resiko

Teguh mengatakan bahwa mencari kekayaan melalui pesugihan memiliki resiko tinggi. Terutama jika dalam proses ritual terjadi kontak dengan sosok gaib yang dituju. Pelaku ritual bisa sakit atau mengalami peristiwa yang dapat merenggut nyawanya. Misalnya,  dia pernah mendengar cerita orang yang usai menjalani ritual pesugihan, dalam perjalanan pulang, kendaraan yang ditumpangi nyaris tabrakan. Kejadian itu selalu terulang setiap kali selesai menjalani ritual pesugihan.

Bahkan pernah dalam suatu peristiwa, makhluk gaib yang dipanggil tidak sesuai dengan yang diinginkan dan yang datang makhluk gaib lain yang malah menyerang acara prosesi ritual hingga yang hadir lari tunggang langgang.

“Saya menyarankan untuk tidak coba-coba mengikuti ritual pesugihan. Keuntungannya hanya sessat. Dus, bukan keuntungan yang di dapatkan, melainkan bencana seumur hidup,” katanya.

Pesugihan merupakan perbuatan batil yang wajib ditinggalkan.

AGUS SISWANTO

KISAH PESUGIHAN: BERJUALAN SATE GAGAK DEMI MERAUP UANG GAIB



RAHASIA PESUGIHAN DALAM ISLAM (VIDEO)

KISAH PESUGIHAN: BERJUALAN SATE GAGAK DEMI MERAUP UANG GAIB

Oktober 18, 2010 54 komentar


Advetorial

Cover Pengantin Lembah KematianPENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

 SINOPSIS

Bagi perempuan di Kampung Lembah Kematian, menjaga agar dirinya tetap perawan, menjadi persoalan wajib yang tidak bisa ditawar-tawar. Mungkin saja suaminya kelak tidak akan mempermasalahkan ketidakperawanan istrinya. Namun tidak demikian bagi Mbah Bahuga. Tepat di malam pengantin, makhluk gaib pelindung kampung itu akan meniduri pengantin perempuan sebelum suaminya. Jika ternyata pengantin perempuannya sudah tidak perawan, dia akan dibunuh. Jika tidak, dipastikan kampung itu akan dilanda malapetaka.

Kenyataan itulah yang membuat Marni begitu tertekan menjelang hari  perkawinannya. Bukan karena Mas Turip tidak mau menerima keadaannya, tapi kenyataan bahwa ia akan menemui ajal di malam pengantin, membuatnya begitu gundah. Ya, dirinya sudah tidak perawan. Tentu Mbah Bahuga akan marah dan membunuhnya. Bagaimana Marni bisa keluar dari situasi yang rumit itu? Siapakah sebenarnya Mbah Bahuga?

PENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

Penulis: Yon Bayu Wahyono 
ISBN: 979-1305-88-4

Tahun terbit: Februari 2014.

Jumlah Hal: iv + 202 hal

Ukuran: 13 cm x 20 cm

(Soft Cover).

Penerbit: Nusa Media Yogyakarta

Harga: Rp. 40.000,-

Silahkan pesan sekarang juga

Kirim sms ke no 08176645205 dengan format :

NAMA#ALAMAT#JUMLAH PEMESANAN

Tuliskan Nama Lengkap, Alamat pengiriman, Jumlah buku yang dipesan,

Kami akan mengirim nomor rekening beserta jumlah uang yang harus di transfer setelah ditambah ongkos kirim.

==================================================================

Kisah ini terjadi sekitar bulan September 2008.

Mendapatkan uang gaib melalui media sate gagak merupakan ciri khas pesugihan Dewi Lanjar. Dikisahkan, sosok gaib Dewi Lanjar memiliki kekayaan melimpah, berupa harta emas lantakan dan tumpukan uang yang tak terhitung nilainya.

Banyak orang berupaya mendapatkan uang gaib tersebut. Syaratnya: menyediakan sate gagak.

Sepintas mudah saja menyediakan sate gagak. Tetapi dalam kenyataannya tidak demikian. Setidaknya itulah yang dialami Samsudin.

Pengalaman yang saya alami sangat menakutkan. Bahkan dapat mengancam keselamatan jiwa. Sebaiknya jangan coba-coba mengikutinya,” kenang Samsudin yang menetap di Cirebon, Jawa Barat.

Bagaimana awal kisah itu?” Tanya saya.

Awalnya kami ingin membuktikan fenomena uang gaib. Sebenarnya saya tidak terlalu percaya. Tetapi teman saya mengatakan ada seorang kyai di Banyumas, Jawa Tengah, yang memiliki kemampuan mendatangkan uang gaib,” kata Samsudin.

Selanjutnya dikisahkan, Samsudin bersama delapan orang temannya menemui Kyai Dul (sebut saja begitu) di Banyumas. Mereka mengutarakan niatnya mendapatkan uang gaib.

Ketika itu Kyai Dul hanya tersenyum mendengar keinginan 9 orang yang datang dari Cirebon itu.

Apa kalian sudah mantap dengan niat itu? Apa tidak takut dengan resiko yang akan dihadapi?” Tanya Kyai Dul.

Tentu saja semuanya menjawab merasa mantap dan siap dengan resikonya. Niat itu sudah bulat dan tidak mungkin diubah lagi.

Baiklah. Siapkan  seekor burung gagak. Nanti kita lihat apa yang terjadi,” ujar Kyai Dul.

Beberapa hari kemudian, Kyai Dul bersama 9 orang itu berangkat menuju pasar burung di Plered, Cirebon.

Burung gagak berwarna hitam kelam berhasil diperoleh dengan harga 250.000 rupiah. Mereka membeli seekor saja.

Bahas Rencana

Pada hari yang telah ditentukan, mereka berkumpul di rumah rekan Samsudin untuk membahas rencana mendatangkan uang gaib.

Berapa uang yang kalian inginkan?” Tanya Kyai Dul yang memimpin acara rembukan tersebut.

Samsudin dan teman-temannya bingung mendengar pertanyaan yang mengejutkan itu.

“Lho! Kalian ini bagaimana? Ingin mendapatkan uang gaib tapi tidak tahu jumlahnya,” kata Kyai Dul agak kesal.

Lima belas milyar,” ujar salah seorang rekan Samsudin memecah keheningan.

Rupiah, dollar, ringgit…” Kyai Dul menyambung cepat.

Ya, rupiah,” serentak jawaban keluar dari 9 orang yang sedang bermimpi menjadi kaya tanpa susah payah.

“Baiklah. Burung gagak itu kalian potong dan siapkan 15 tusuk sate gagak. Lalu siapa yang akan berjualan sate gagaknya?” Tanya Kyai Dul.

Samsudin dan temannya hanya terbengong mendengar pertanyaan itu, “Apa maksud Kyai?

Salah seorang diantara kalian bertugas menjual 15 tusuk sate gagak itu.Apabila ada yang datang membeli, jangan berikan sate itu sebelum sang pembeli membayar 1 milyar untuk satu tusuk sate,” Kyai Dul menjelaskan.

Siapapun yang berjualan harus memastikan pembeli menyediakan uang sebanyak yang kalian inginkan. Kalian juga harus membawa selembar uang seratus ribu sebagai contoh. Katakan pada pembeli agar menyediakan uang seperti uang yang kalian bawa itu,” lanjut Kyai Dul.

Kesembilan orang itu tersenyum mendengar penuturan Kyai Dul. Tampaknya tidak terlalu sulit mendapatkan uang bermilyar-milyar rupiah.

Tetapi mereka serentak diam, ketika Kyai Dul bertanya siapa yang akan bertugas menjadi penjual sate gagak itu.

Terjadilah perdebatan diantara 9 orang itu. Mereka saling tunjuk siapa yang akan menjadi penjual. Setelah disepakati, Samsudin pun dipilih mengambil tugas itu.

Kyai Dul lalu memanggil Samsudin untuk menjelaskan apa yang harus dilakukan saat berjualan.

Kamu harus berani dan jangan gentar. Ingat, dalam dunia gaib, justru penjual yang menjadi raja dan bukan pembeli,” nasihat Kyai Dul.

Memang terdengar aneh. Bisnis di alam manusia jelas mengatakan pembeli adalah raja. Sementara di alam gaib sebaliknya, penjual adalah raja.

Jualan Sate Gagak

Pada malam Jumat, sekitar pukul 21.00 malam, mereka menggunakan mobil menuju tempat yang akan dipilih berjualan sate gagak. Lokasinya di muara sungai Kalijaga, persis di tepi laut.

Seorang diri Samsudin berjalan ke arah lokasi tersebut sambil membawa 15 tusuk sate gagak dan peralatan membakar sate. Lokasi tersebut dipenuhi pepohonan lebat dan alang-alang. Sambil berjalan, Samsudin harus membabat alang-alang tersebut dengan sebilah parang.

Sekitar 1 meter dari tepi laut, Samsudin mulai membersihkan tempat yang akan digunakan berjualan. Setelah itu dia mulai membakar satu persatu sate yang dipersiapkan

Sementara itu, posisi Kyai Dul dan teman-temannya berada di dekat mobil yang berjarak sekitar 500 meter dari tepi laut. Kyai Dul sendiri melakukan ritual dekat mobil tersebut.

Tepat jam 22.00 malam, 15 tusuk sate yang dibakar sudah matang dan siap dijual. Aroma daging terbakar menyeruak ke segala arah.
Sebagaimana petunjuk Kyai Dul sebelumnya, Samsudin pun berteriak-teriak seolah memanggil pembeli.

Sate gagak….sate gagak….sate gagak. Siapa mau beli?,” teriak Samsudin sambil mengacung-acungkan satenya.

Tampaknya belum ada seorang pun yang datang membeli. Samsudin mulai didera rasa takut. Suasana malam terasa mencekam. Debur ombak dan desiran angin terasa mendirikan bulu roma. Pada saat itu, Samsudin pun membaca doa-doa.

Beberapa waktu kemudian, Samsudin tersentak kaget sesaat mendengar suara petir yang sangat keras. Kilatan petir itu bahkan berjarak hanya beberapa meter dari tempatnya duduk.

Astaghfirullah,” teriak Samsudin dalam batin. Kilatan petir itu terasa menyambar kepalanya, hingga secara refleks Samsudin menunduk menghindarinya.

Belum hilang rasa kaget mendengar suara petir, tiba-tiba seekor burung hantu terbang berputar-putar di atas kepalanya. Samsudin yang tangan kanannya masih memegang sate gagak langsung saja mengacung-acungkan tangannya sambil berteriak. Sementara tangan kirinya memegang selembar uang seratus ribu rupiah.

Sate gagak… sate gagak…siapa mau beli?,” teriak Samsudin dengan suara parau.
Burung hantu itu hinggap di sebatang pohon sekitar 10 meter dari Samsudin. Matanya menatap tajam sambil mendesis.

Samsudin balas menatapnya sambil terus berteriak-teriak menawarkan sate gagak.

Burung hantu itu lalu turun di tanah dan mulai berjalan mendekat. Tetapi tiba-tiba saja burung itu terlempar menjauh sambil mengeluarkan suara keras.

Samsudin terkejut melihat kejadian itu. Tapi dia tidak mengerti apa yang terjadi.
Sambil membakar sate gagak agar aroma daging tetap menyebar, Samsudin terus saja berteriak-teriak memanggil pembeli.

Sate gagak….sate gagak…sate gagak. Siapa mau beli?,” teriak Samsudin.

Entah darimana datangnya, Samsudin tersentak melihat sosok gaib berujud manusia setengah badan muncul dari semak-semak belukar.

Sosok gaib itu hanya terlihat dari dada ke atas. Sementara bagian perut dan kakinya tidak ada. Sosok gaib itu berambut gondrong, berwajah seram dan mata merah menyala. Seperti melayang, sosok itu mendekati Samsudin.

Anehnya, sosok gaib itu berhenti sekitar 10 meter di depan Samsudin. Makhluk dari bangsa jin itu menatap tajam dengan mulut seolah sedang berbicara.

Sate gagak…sate gagak….sate gagak. Ayo beli sate gagak. Murah…satu milyar untuk satu tusuk sate gagak,” kata Samsudin berteriak sambil mengacungkan sate gagak di tangan kanan dan uang seratus ribu di tangan kiri. Samsudin berharap makhluk gaib itu datang mendekatinya dan membeli sate gagak.

Sebagaimana petunjuk Kyai Dul, Samsudin harus menunjukkan sate gagak itu kepada pembeli. Apabila sang pembeli berminat, maka Samsudin harus pula menyodorkan uang seratus ribu rupiah untuk pembayarannya.

Tetapi Samsudin heran melihat sosok gaib setengah badan itu tidak juga mau mendekat. Padahal ekspresi wajah gaib itu terlihat berminat membeli sate gagak.

Samsudin tidak menyerah. Dia terus berteriak-teriak menawarkan dagangannya itu. Agaknya pancingan ini berhasil, sosok gaib itu bergerak melayang mendekatinya.

Tiba-tiba saja sosok gaib itu mengeluarkan suara lengkingan keras disertai kobaran api. Sosok gaib itu terbakar dan kemudian lenyap begitu saja.

Astaghfirullah,” teriak Samsudin dalam batin. Dia mulai heran mengapa makhluk gaib itu terbakar.

Tetapi Samsudin tetap bertahan. Keinginannya mendapatkan uang gaib sudah bulat. Apapun yang terjadi.

Samsudin memang kesal dengan teman-temannya yang memilihnya berjualan sate gagak. Sementara mereka asyik duduk di mobil menunggu perkembangan.

Pada saat itu Samsudin tidak menyadari bahwa rekan-rekannya yang berada di dalam mobil lari kocar-kacir akibat mobil tersebut diguncang-guncang keras oleh sejumlah sosok gaib hingga terperosok ke dalam parit. Bahkan Kyai Dul pun lari ketakutan.

Sekitar pukul 02.00 pagi, Samsudin melihat pemandangan yang aneh. Dua buah perahu melaju pelan dari arah muara sungai Kalijaga. Semakin lama perahu itu mendekati posisi duduknya yang hanya berjarak 1 meter dari tepi laut.

Samsudin mengamati kedua perahu itu. Aneh, tidak ada seorang pun di dalam perahu itu. Tetapi Samsudin dengan sangat jelas melihat beberapa tumpukan karung di dalam perahu tersebut.

Apa isi karung-karung itu? Pikir Samsudin. Setelah Samsudin menghitung, ternyata jumlah karung itu ada 15 karung.

Apakah karung-karung itu berisi uang 15 milyar? Tetapi mengapa perahu itu terus berjalan dan tidak berhenti?” Tanya Samsudin dalam hati.

Kedua perahu itu berjalan di muara sungai dan terus menuju laut lepas. Deburan ombak seketika melenyapkan perahu itu.

Samsudin mulai pesimis sate gagak yang dijualnya didatangi pembeli. Tetapi Samsudin tetap belum mau beranjak pulang sebelum kedatangan sosok gaib Dewi Lanjar. Dia masih menunggu putri dari bangsa jin yang sangat kaya itu.

Menjelang pukul 03.00 pagi, Samsudin dikejutkan kedatangan seekor buaya putih berukuran raksasa. Lebar badan buaya itu sekitar 2 meter, dengan panjang hampir 15 meter.

Buaya berbadan besar itu muncul dari dalam sungai dan berjalan terseok-seok mendekatinya.

Sate gagak…sate gagak…sate gagak. Ayo beli sate gagak,” teriak Samsudin sambil menatap ke arah buaya yang berjarak sekitar 10 meter itu. Kali ini, tubuh

Samsudin gemetar didera rasa takut. Dia khawatir buaya itu akan memangsa dirinya dan bukan sate gagak yang dipegangnya.

Lagi-lagi kejadian yang sama terulang kembali. Buaya yang sedang mendekatinya itu seketika terlempar jauh ke belakang. Tubuhnya seperti melayang dan terhempas di permukaan sungai. Suaranya keras menggelegar.

Astaghfirullah,”teriak Samsudin dalam hati.

Beberapa saat kemudian, muncul lagi buaya yang sama dan berjalan mendekatinya. Tetapi buaya itu kembali terhempas di permukaan sungai.

Setelah peristiwa itu, tidak ada lagi kejadian aneh yang dialami hingga fajar menyingsing.

Samsudin pun berkemas meninggalkan lokasi berjualan itu dan berjalan menuju teman-temannya menunggu di mobil.
Dia heran melihat teman-teman sedang sibuk mendorong mobil yang terperosok di parit.

Apa yang terjadi?” Tanya Samsudin.

Seorang temannya mengatakan, mobil itu diguncang-guncang sosok tak kasat mata hingga terperosok di parit. Beruntung hal itu tidak terlalu membahayakan.

Mobil pun dikeluarkan dari parit hingga mereka dapat pulang.

Perbuatan Batil

Dalam perjalanan pulang, Kyai Dul bertanya kepada Samsudin seputar pengalaman apa saja yang dialami.
Setelah mendengar cerita Samsudin, Kyai Dul tersenyum.

Tentu saja sate gagak itu tidak laku. Sepanjang berjualan kamu terus melantunkan zikir di dalam hati. Dewi Lanjar merasa takut dan tidak berani mendekat,” kata Kyai Dul yang mengaku baru pertama kali ini gagal mendatangkan uang gaib.

Menutup kisahnya, Samsudin berkata, “Ini pelajaran buat saya bahwa mendatangkan uang gaib itu perbuatan batil. Buktinya makhluk gaib itu takut dengan bacaan zikrullah.

Benar apa yang dikatakannya.

Dengan kata lain, pesugihan yang terbaik adalah bekerja keras dan tidak mudah putus asa…

Demikianlah…

Seperti yang diceritakan Samsudin kepada Agus Siswanto

RAHASIA DIBALIK KEGAGALAN RITUAL PESUGIHAN

Diskusi seputar pesugihan: H. Teguh Setya Budi: 08170033923

Ikuti juga:


RAHASIA PESUGIHAN DALAM ISLAM (VIDEO)

MEMBURU SELENDANG KEPRESIDENAN

Agustus 13, 2008 9 komentar

AGUS SISWANTO

Pemilu masih setahun lagi. Tetapi upaya orang-orang tertentu untuk mendapatkan kekuasaan dalam pemilu tahun depan sudah dipersiapkan. Diantaranya berburu selendang gaib untuk memperoleh kemenangan.  

Pada zaman dulu, Kabupaten Sumedang merupakan kerajaan dibawah kekuasaan Raja Galuh. Didirikan Prabu Geusan Ulun Adji Putih atas perintah Prabu Suryadewata sebelum Keraton Galuh dipindahkan ke Pajajaran, Bogor.

Seiring perubahan zaman, nama Sumedang mengalami beberapa perubahan. Pertama, Kerajaan Tembong Agung (Tembong artinya nampak dan Agung artinya luhur) dipimpin Prabu Guru Adji Putih pada abad ke 12.

Kemudian zaman Prabu Tajimalela (sekitar abad ke 14), diganti menjadi Himbar Buana, yang berarti menerangi alam, dan kemudian diganti lagi menjadi Sumedang Larang (Sumedang berasal dari Insun Medal/ Insun Medangan yang berarti aku dilahirkan, dan larang berarti sesuatu yang tidak ada tandingnya). Penamaan ini terkait dengan peristiwa gaib yang dialami Prabu Tajimalela.

Dikisahkan, pada suatu ketika terjadi suatu keajaiban alam selama 3 hari 3 malam di sekitar Kerajaan Tembong Agung. Langit terang benderang seperti taji yang melengkung bagai malela (selendang).

Pada saat itulah Prabu Tajimalela mengucapkan kata-kata: Insun Madang yang berarti Aku Terang atau Insun Medal yang berarti Aku Terbit.

Sumedang Larang mengalami masa kejayaan saat dipimpin Pangeran Angka Wijaya dan Prabu Geusan Ulun sekitar tahun 1578, dan dikenal luas hingga ke pelosok Jawa Barat dengan daerah kekuasaan meliputi wilayah selatan sampai dengan samudera Hindia, wilayah utara sampai Laut Jawa, wilayah barat sampai dengan kali Cisadane, dan wilayah timur sampai dengan kali Cipamali.

Disinilah beliau mengajarkan Ilmu Kasumedangan yang berisi 33 Pasal, dimana kemudian hari ilmu ini menjadi falsafah turun temurun bagi kerajaan Sumedang Larang

Peninggalan Prabu Tajimalela adalah situs batuan menhir yang terdapat di puncak Gunung Lingga, desa Cimarga, kecamatan Darmaraja. Di tempat ini Prabu Tajimalela ngahyang atau menghilang setelah takhta kerajaan Sumedang Larang diwariskan kepada putranya yang bernama Prabu Gajah Agung.

 

Selendang Gaib

Menurut Adi Suprayitno, supranaturalis yang tinggal di Tangerang, sosok Prabu Tajimalela memiliki tubuh tinggi berkumis dan mengenakan surban haji. Beliau sering menampakkan diri saat bulan Maulud.

Mengapa dia mengenakan jubah bercorak Islam?

Menurut Adi, hal itu karena Prabu sebenarnya tertarik dengan agama Islam yang mulai marak di wilayah kerajaannya yang dikembangkan Kian Santang.

“Sosok Kian Santang sangat berpengaruh dalam pribadi Prabu Tajimalela. Terutama nasehat-nasehatnya,” kata Adi.

Diantara wejangan Kian Santang yang sering dikemukakannya dihadapan tokoh-tokoh atau pejabat-pejabat kerajaan antara lain: Mika welas, Mika asih, Mika dedeh, Mika nyaah, Ka rakyat na (Bersikap menyayangi dan mengasihi kepada seluruh rakyat).

Gunung Lingga diyakini merupakan kraton gaib Prabu Tajimalela. Bahkan di tempat ini pula, sosok gaib Kian Santang menampakkan dirinya. 

Menurut Adi, Gunung Lingga sering menjadi tujuan orang-orang yang memiliki hajat tertentu. Mereka yang datang biasanya melakukan ritual dan tirakat di dekat batu menhir yang dikeramatkan tersebut.

Apabila tirakatnya dilakukan dengan benar dan khusyuk, maka biasanya orang tersebut akan mendapatkan sesuatu berupa barang atau benda-benda pusaka.

“Beberapa kali saya melihat benda pusaka yang diperoleh dari gunung itu,” ujar Adi. Benda-benda yang dilihatnya bermacam-macam, seperti kujang (keris khas Pajajaran), tombak, dll.

Tetapi menurut Adi, belakangan ini terdengar kabar adanya perburuan benda gaib berupa selendang.

“Saya mendengar dari beberapa orang yang tirakat di sana, katanya ada orang-orang tertentu yang melakukan ritual di Gunung Lingga untuk mendapatkan selendang,” ujarnya

Selendang yang diburu ini bukanlah selendang sembarangan, melainkan selendang kepresidenan.   

Sebenarnya perburuan selendang ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Beberapa tahun lalu atau tepatnya menjelang Pemilu 2004, isu santer perburuan selendang kepresidenan ini pernah terdengar pula. Tetapi tidak jelas, apakah ada yang berhasil mendapatkannya atau tidak.

Sebagaimana disebutkan di atas, kata ‘selendang’ itu sendiri awalnya merupakan pengalaman gaib Prabu Tajimalela yang melihat langit seperti taji yang melengkung bagai malela (selendang).

Namun bagi kalangan tertentu, peristiwa itu dipandang berbeda.

“Ada yang menganggap bahwa Prabu Tajimalela memang benar-benar mendapatkan selendang itu dalam arti nyata,” kilah Adi. “Selendang itulah yang menunjang kekuasaannya.”

Penafsiran yang berbeda terhadap selendang itulah yang kemudian menjadi buruan kalangan spiritualis untuk mendapatkannya.

Selendang itu sendiri bukan 1 buah melainkan ada 5 buah dengan warna yang berbeda, yaitu selendang warna merah, hitam, kuning, hijau, putih. Sepintas sebagian warna itu mirip warna bendera partai-partai besar di negeri ini.

Seorang paranormal yang Misteri hubungi membenarkan seputar adanya perburuan selendang tersebut. Tetapi dia mempunyai pendapat berbeda.

“Selendang itu sebenarnya bukan hanya diburu kalangan orang-orang politik. Tetapi juga orang-orang yang ingin menjadi bupati, kepala desa, lurah atau pengusaha agar bisnis usahanya laris,” katanya.

Dia mengungkapkan, sejauh yang diketahui orang-orang yang tirakat di Gunung Lingga sudah biasa mendapatkan benda pusaka semacam keris atau kujang dalam wujud fisik. Tetapi yang mendapatkan selendang dalam bentuk fisik belum pernah didengarnya.

“Saya menduga selendang itu wujudnya gaib. Mereka yang mendapatkan selendang itu akan langsung menempel di tubuhnya. Jadi semacam khodam,jin pendamping atau wahyu keprabon,” katanya.

Dalam pandangan gaibnya pula, Prabu Tajimalela memiliki 3 pengawal berjubah hitam dan 3 harimau belang (belang satu, belang hitam, belang putih). Pengawal-pengawal itu tentu tidak mudah ditaklukkan untuk mendapatkan selendang kepresidenan. Andaikan selendang itu benar-benar ada.

 

Sumber:

Majalah Misteri (Investigasi Supranatural)

Jl. Kramat V No. 11B, Jakarta Pusat 10430

 

 

 

MENGUNGKAP RAHASIA KEKUATAN PARANORMAL

Juli 13, 2008 12 komentar

AGUS SISWANTO

Kekuatan supranatural seringkali diklaim dimiliki paranormal, dukun atau supranaturalis. Kekuatan semacam ini juga dikaitkan dengan kemampuan dalam mengendalikan makhluk gaib. Seperti apakah rahasianya…?

Beragam kemampuan yang ditunjukkan paranormal, misal: memerintah jin untuk suatu tugas tertentu, seperti pelet, santet, dll. Kemampuan lainnya: hipnotis, gendam dan telepati.

Mereka juga menggunakan media tertentu dalam mengaplikasikan ilmunya agar lebih berdayaguna dan dapat dimanfaatkan orang. Contoh, benda-benda mustika seperti: akik, keris, pedang, bedak mustika, minyak pelet, dll, merupakan media yang dapat dimiliki orang yang ingin mendapatkan manfaat dari kemampuan ilmu paranormal.

Tetapi terkadang diantara benda mustika itu ada yang tidak bekerja sebagaimana mestinya. Kekuatan mistis yang diharapkan muncul dari benda-benda bertuah tidak berfungsi seperti yang diharapkan. Hal ini tentu sangat mengecewakan. Terlebih jika orang yang menggunakan jasa paranormal itu telah mengeluarkan sejumlah uang yang tidak sedikit nominalnya.

Dalam kaitan ini, Misteri akan mengungkap beberapa rahasia kekuatan yang dimiliki paranormal. Ada 3 faktor utama yang dimiliki paranormal:

1. ENERGI PRANA

Energi merupakan kekuatan atau kemampuan yang dimiliki paranormal. Energi dalam makna supranatural berbeda dengan energi dalam ilmu fisika. Energi supranatural biasanya disebut energi prana, energi mistis atau energi kosmis. Energi prana diperoleh melalui laku ritual tertentu, seperti puasa, tapa brata, meditasi, yoga, dll. Dapat juga melalui praktek zikir kelompok tarekat.

Melalui latihan yang tekun dan berkesinambungan, maka seseorang dengan sendirinya akan mendapatkan energi prana dalam tubuhnya. Umumnya, dalam proses latihan ini juga diiringi dengan bacaan zikir atau mantera tertentu. Bacaan yang diulang-ulang tersebut menjadi sarana pengumpulan energi dalam tubuh.

Seseorang yang berada dalam tahapan ini seringkali mengalami proses trance atau ketidaksadaran diri yang biasanya juga mengalami peristiwa supranatural, seperti merasakan kehadiran makhluk gaib (jin, arwah auliya, dll) atau meraga sukma. Mereka yang terlatih dengan sendirinya merasakan kehadiran makhluk gaib dalam keadaan sadar.

Seseorang dapat juga memiliki energi prana secara instan. Diantaranya dengan cara disentuh paranormal atau memasukkan benda bertuah ke dalam tubuh (susuk, pil).

Umumnya paranormal menguasai energi prana. Bahkan energi yang dimiliki dapat didemonstrasikan ke orang lain. Misalkan, seseorang dapat merasakan semacam getaran saat bersalaman dengan paranormal. Kemampuan ini jelas mengejutkan dan menimbulkan daya tarik tersendiri bagi orang-orang yang tidak faham mengenai energi prana.

Namun, tingkat kekuatan energi prana paranormal berbeda-beda. Ada yang tinggi kekuatan energi prananya, ada yang biasa-biasa saja.

Energi prana dapat ditransfer secara langsung ke manusia, hewan atau benda tertentu. Langkah ini dilakukan, misalkan dengan cara meniup (suwuk-bahasa Jawa) atau menghembuskan udara ke obyek yang dituju.

Maka obyek yang telah ditiup tersebut dapat memiliki energi prana dan kekuatan yang dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Proses kerja mistis benda-benda mustika, minyak pengasih, bedak aura, dll, pada hakekatnya dilakukan dengan cara semacam ini. Begitupula dalam mengirimkan media santet.

Paranormal akan meniupkan energi ke benda-benda mustika tersebut menurut niat dan kebutuhannya. Dengan sendirinya, benda- benda yang telah diberi energi tersebut memiliki kekuatan mistis.

Read more…

PENGALAMAN RUH DI LUAR TUBUH

Juni 15, 2008 7 komentar

Benarkah menjelang kematian ruh berada di sekitar badan wadag kita? Lantas, apa sesungguhnya yang akan kita rasakan…?

MAWAN SUGANDA

Kisah ini terjadi pada awal Desember 1943, ketika tentara Amerika bertempur hebat melawan seradu Jepang di Kepulauan Solomon. George Richie, seorang prajurit Angkatan Darat (AD) Amerika baru saja merayakan keberuntungannya mendapat kesempatan kuliah di Medical College di Virginia, yang berarti dia memiliki kesempatan untuk menjadi seorang dokter. Sayangnya, sebelum dipulangkan kembali ke Amerika, George ditugaskan bertempur ke garis terdepan.

Keberangkatannya ke garis depan tertunda karena dia tiba-tiba jatuh sakit. Entah apa sebabnya dada Goerge mendadak terasa amat nyeri, disusul dengan flu berat. Akibatnya, kondisi fisiknya dari waktu ke waktu bertambah lemah, hingga dia dimasukkan ke rumah sakit. Dan setelah beberapa hari dirawat, George Richie dinyatakan sembuh. Tetapi saat hendak kembali ke Richmond, Virginia, suhu badannya mendadak naik mencapai 100 derajat Fahrenheit. Pendengarannya tiba-tiba kabur. Di saat antara sadar dan tidak dia masih sempat mendengar bunyi mesin sinar X, namun tak lama kemudian sunyi senyap. Dia tak ingat apa-apa lagi. Secara medis Goerge Richie dinyatakan telah mati.

Tapi, apa yang sebenarnya terjadi dengan anak muda pemberani itu?

Read more…

MENOLAK SIHIR VERSI MARCOPOLO

Juni 6, 2008 7 komentar

MAWAN SUGANDA

Pada zaman dahulu, di negeri Cina sering diadakan pertunjukkan atraksi yang menggunakan ilmu sihir tingkat tinggi. Acara tersebut biasanya digelar di tempat-tempat keramaian, misalnya di pasar.

Ketika Marcopolo berada di negeri Cina, ia dan beberapa sahabatnya sempat pula menyaksikan atraksi serupa di suatu tempat yang cukup ramai. Dalam atraksi itu, mula-mula si tukang sihir melemparkan tali ke udara, sambil memerintahkan agar para penonton melihat ke atas.

Sungguh aneh, tali itu terus naik ke udara lalu berdiri tegak seperti tiang. Setelah itu si penyihir menyuruh seorang anak kecil pembantunya, agar memanjat tali tersebut dengan alasan untuk mencari pisau.

Setelah si anak naik dan lenyap di balik awan, si tukang sulap menyusul dan tak lama kemudian ia pun hilang ditelan awan. Tak lama lalu terdengar suara si penyihir memarahi pembantunya.

Tiba-tiba terdengar jeritan si anak, disusuk dengan jatuhnya tangan, kaki, juga akhirnya kepala anak itu. Namun suara jeritannya tak pernah berhenti. Si tukang sihir kemudian turun sambil mengatakan kepada para hadirin, bahwa ia akan memulihkan kembali keadaan si anak pembantunya.

Setelah menutupi potongan-potongan tubuh yang berserakan, ia bertepuk beberapa kali. Ketika kain dibuka, si anak sudah kembali dalam keadaan segar bugar seperti semula.

Melihat atraksi yang cukup dahsyat itu, para sahabat Marcopolo merasa sangat heran. Sementara Marcopolo tampak biasa-biasa saja, seolah-olah ia tidak melihat sesuatu yang aneh sedikitpun.

Ketika salah seorang temannya menanyakan hal tersebut, Marcopolo menyatakan bahwa pandangan matanya tak bisa dikelabui oleh ilmu sihir. Dia mengaku bahwa sama sekali tidak melihat adanya tali yang tegak, juga tidak melihat anak kecil naik dan dipotong-potong. Pokoknya, dia tidak melihat sesuatu yang aneh.

Lebih lanjut Marcopolo menjelaskan kepada para sahabatnya, bahwa dirinya tidak terpengaruh oleh permainan sihir karena berbuat sebaliknya dari yang diperintahkan oleh si tukang sihir.

Misalnya, ketika si penyihir menyuruh penonton menatap ke atas, maka dia menatap ke bawah. Kiat menolak pengaruh sihir semacam itu, diperoleh Marcopolo dari Pietro, salah seorang sahabatnya juga.

Setelah mengetahui bahwa atraksi sihir bersifat mengelabui mata orang lain, Marcopolo dan para sahabatnya merasa tak tertarik lagi untuk menyaksikan pertunjukkan semacam itu. Mereka merasa ditipu.

GUSTI KANJENG RATU KIDUL BERASAL DARI TANAH BATAK (1)


Advetorial

PEMBERANGKATAN UMRAH MARET-APRIL 2014

 

Cover Pengantin Lembah KematianPENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

 SINOPSIS

Bagi perempuan di Kampung Lembah Kematian, menjaga agar dirinya tetap perawan, menjadi persoalan wajib yang tidak bisa ditawar-tawar. Mungkin saja suaminya kelak tidak akan mempermasalahkan ketidakperawanan istrinya. Namun tidak demikian bagi Mbah Bahuga. Tepat di malam pengantin, makhluk gaib pelindung kampung itu akan meniduri pengantin perempuan sebelum suaminya. Jika ternyata pengantin perempuannya sudah tidak perawan, dia akan dibunuh. Jika tidak, dipastikan kampung itu akan dilanda malapetaka.

Kenyataan itulah yang membuat Marni begitu tertekan menjelang hari  perkawinannya. Bukan karena Mas Turip tidak mau menerima keadaannya, tapi kenyataan bahwa ia akan menemui ajal di malam pengantin, membuatnya begitu gundah. Ya, dirinya sudah tidak perawan. Tentu Mbah Bahuga akan marah dan membunuhnya. Bagaimana Marni bisa keluar dari situasi yang rumit itu? Siapakah sebenarnya Mbah Bahuga?

PENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

Penulis: Yon Bayu Wahyono 
ISBN: 979-1305-88-4

Tahun terbit: Februari 2014.

Jumlah Hal: iv + 202 hal

Ukuran: 13 cm x 20 cm

(Soft Cover).

Penerbit: Nusa Media Yogyakarta

Harga: Rp. 40.000,-

Silahkan pesan sekarang juga

Kirim sms ke no 08176645205 dengan format :

NAMA#ALAMAT#JUMLAH PEMESANAN

Tuliskan Nama Lengkap, Alamat pengiriman, Jumlah buku yang dipesan,

Kami akan mengirim nomor rekening beserta jumlah uang yang harus di transfer setelah ditambah ongkos kirim.

=====================================================================

MENGUAK ASAL USUL KANJENG RATU KIDUL

AGUS SISWANTO DAN EKA SUPRIATNA

Pada tgl. 6 Februari 2008 lalu, Misteri mendapat undangan seorang rekan bernama Malau. Beliau mengajak Misteri untuk mengikuti ritual di Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Sebuah ritual untuk mengungkap asal usul Kanjeng Ratu Kidul. Tentu saja tawaran itu Misteri sambut hangat. Terlebih ketika dia mengatakan bahwa Kanjeng Ratu Kidul berasal dari Tanah Batak.

Sejauh ini terdapat berbagai pendapat seputar asal usul sosok Kanjeng Ratu Kidul. Ada yang mengatakan, Kanjeng Ratu Kidul sesungguhnya adalah Ratu Bilqis, isteri Nabi Sulaiman Alaihissalam. Dikisahkan, setelah wafatnya Nabi Sulaiman as., Ratu Bilqis mengasingkan dirinya ke suatu negeri. Di sana beliau bertapa hingga moksa atau ngahyang.

Legenda lain seputar Kanjeng Ratu Kidul adalah Dewi Nawang Wulan, sosok bidadari yang pernah diperisteri Jaka Tarub. Sedangkan kisah lain tidak secara spesifik menyebutkan asal Kanjeng Ratu Kidul, kecuali dia puteri seorang raja di Tanah Jawa.

Sinyalemen Kanjeng Ratu Kidul berasal dari Tanah Batak bukannya tanpa alasan. Isu ini pertama kali dibicarakan tahun 1985, ketika dalam suatu acara adat Batak di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), beberapa orang mengangkat masalah ini. Tetapi rupanya tidak terlalu mendapat respon yang hadir. Isu pun tenggelam dengan sendirinya.

Ketika Misteri membuka internet, hanya terdapat satu situs yang menyinggung masalah ini. Itupun hanya dalam beberapa baris kalimat saja. Demikian kutipannya:

Ini dia cerita tentang Ratu Laut Selatan yang dipercaya sebagian orang sebagai Biding Laut, saudara dari Saribu Raja yang notabene adalah keturunan Raja Batak.…tapi baca dulu kisahnya ya… siapa tau Nyi Roro Kidul emang keturunan Raja Batak”. (23 desember 2004)

http://mappa.blogspot.com/2004/12/nyi-roro-kidul-dari-batak.html
Hanya sekilas saja kalimat yang menyinggung Kanjeng Ratu Kidul sebagai orang Batak.

Padahal, sebagaimana diungkapkan Silalahi, di daerah Samosir ada seorang wanita yang kerap kali kemasukan roh Kanjeng Ratu Kidul. Wanita bernama Boru Tumorang ini sering mengaku sebagai Kanjeng Ratu Kidul ketika sedang trance. Itulah sebabnya, Boru Tumorang sengaja didatangkan ke Jawa untuk mengikuti ritual menguak asal usul Kanjeng Ratu Kidul.

Read more…

GUSTI KANJENG RATU KIDUL BERASAL DARI TANAH BATAK (2)

Mei 29, 2008 48 komentar

RITUAL PEMANGGILAN KANJENG RATU KIDUL

AGUS SISWANTO DAN EKA SUPRIATNA

Untuk membuktikan keberadaan sosok legenda Biding Laut yang dipercaya sebagai Kanjeng Ratu Kidul, Misteri bersama 8 orang rekan yang semuanya bersuku Batak sengaja datang ke Pelabuhan Ratu untuk melakukan ritual pemanggilan roh Kanjeng Ratu Kidul.

Lokasi pertama adalah makam Guru Kunci Batu Kendit Abah Empar. Lokasi ini cukup dikenal masyarakat, terutama yang hendak melakukan ritual pemanggilan Kanjeng Ratu Kidul. Konon, di tempat ini Kanjeng Ratu Kidul memang biasa muncul.

Sebelum melakukan ritual, sebagaimana biasanya beberapa ubo rampe telah disiapkan, diantaranya: jeruk, jeruk purut, apel, daun sirih, pisang raja, anggur, minyak jin, kembang sepatu, tepung beras, kelapa dan gula (itaguruguru-bahasa Batak).

Sekitar pukul 22.30 malam, dimulailah acara ritual pemanggilan roh Kanjeng Ratu Kidul. Ketika itu, Silalahi dan Boru Tumorang tampak membaca mantera-mantera. Beberapa saat kemudian, Silalahi mulai menampakkan perubahan ekspresi wajah. Sosok gaib yang dipanggil tampaknya telah merasuk ke dalam raganya. Belakangan Misteri mengetahui, sosok gaib itu adalah roh Raja Batak.

Sementara dalam waktu hampir bersamaan, Boru Tumorang pun memperlihatkan ekspresi kesurupan. Tiba-tiba tubuhnya tersungkur lalu merangkak bergeser posisi. Setelah itu, dia kembali duduk dengan wajah tertunduk dan mata terpejam. Roh Kanjeng Ratu Kidul telah merasuk ke dalam raga wanita asal Samosir ini.

Terjadilah dialog dalam bahasa Batak antara Silalahi (yang sudah kemasukan roh Raja Batak) dengan Boru Tumorang dan beberapa orang yang hadir. Sepanjang dialog itu, ekspresi wajah Boru Tumorang berubah-ubah. Terkadang tersenyum, tertawa, menangis dan melantunkan lagu berisi sejumlah nasehat.

Kalimat pertama yang diucapkan Kanjeng Ratu Kidul adalah

”Kenapa baru sekarang kalian datang untuk menemui saya? Padahal saya sudah lama berada di sini,”ujar Kanjeng Ratu Kidul melalui bibir Boru Tumorang.

Ketika salah seorang yang hadir bertanya tentang Biding Laut, seketika Kanjeng Ratu Kidul menukas,” Ya, sayalah Biding Laut. Terserah apakah kalian akan percaya atau tidak.”

Selanjutnya dialog meluncur begitu saja. Beberapa dialog yang Misteri catat diantaranya saat Boru Tumorang menangis sambil berkata:

Read more…

Diproteksi: aa

Mei 8, 2008 Masukkan kata sandi Anda untuk melihat komentar.

Konten ini diproteksi dengan kata sandi. Untuk melihatnya cukup masukkan kata sandi Anda di bawah ini:

Kategori:misteri Tag:,

HANTU BAYI-BAYI KORBAN ABORSI MENGHAMPIRIKU

April 28, 2008 35 komentar

Peristiwa yang cukup menakutkan dan memilukan ini terjadi di sebuah hotel kelas melati di Jawa Tengah, sekitar pertengahan tahun 90-an. Waktu itu aku bersama 4 orang teman sedang berwisata. Setelah seharian berkeliling melihat obyek wisata, akhirnya kami memutuskan bermalam di sebuah kota. Kami memilih sebuah hotel dan memesan dua kamar.

Setelah mandi dan makan malam, kami mengobrol sambil iseng main kartu dalam salah satu kamar. Menjelang tengah malam, aku memutuskan untuk tidur lebih dahulu.

Sesaat setelah merebahkan tubuh di tempat tidur, aku terkejut mendengar suara tangis bayi yang begitu ramai dan menyayat hati. Aku bangun dan mencoba mencari asal suara, tapi tidak kutemukan. Kembali aku merebahkan badan, namun belum sampai tidur, tangis itu kembali terdengar. Bahkan semakin keras dan ramai, seolah ada lebih dari satu bayi.

Merasa penasaran, aku kembali mencari suara itu dengan melihat jendela dan membuka pintu kamar. Mungkin ada tamu yang anaknya sakit hingga menangis, pikirku. Anehnya, begitu kamar dibuka, suara tangis itu tidak terdengar.

Read more…

Kategori:misteri Tag:, , , , ,

TITISAN DEWI LANJAR MEMBUATKU HIPERSEKS

April 24, 2008 20 komentar


Advetorial

PEMBERANGKATAN UMRAH MARET-APRIL 2014

Cover Pengantin Lembah KematianPENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

 SINOPSIS

Bagi perempuan di Kampung Lembah Kematian, menjaga agar dirinya tetap perawan, menjadi persoalan wajib yang tidak bisa ditawar-tawar. Mungkin saja suaminya kelak tidak akan mempermasalahkan ketidakperawanan istrinya. Namun tidak demikian bagi Mbah Bahuga. Tepat di malam pengantin, makhluk gaib pelindung kampung itu akan meniduri pengantin perempuan sebelum suaminya. Jika ternyata pengantin perempuannya sudah tidak perawan, dia akan dibunuh. Jika tidak, dipastikan kampung itu akan dilanda malapetaka.

Kenyataan itulah yang membuat Marni begitu tertekan menjelang hari  perkawinannya. Bukan karena Mas Turip tidak mau menerima keadaannya, tapi kenyataan bahwa ia akan menemui ajal di malam pengantin, membuatnya begitu gundah. Ya, dirinya sudah tidak perawan. Tentu Mbah Bahuga akan marah dan membunuhnya. Bagaimana Marni bisa keluar dari situasi yang rumit itu? Siapakah sebenarnya Mbah Bahuga?

PENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

Penulis: Yon Bayu Wahyono 
ISBN: 979-1305-88-4

Tahun terbit: Februari 2014.

Jumlah Hal: iv + 202 hal

Ukuran: 13 cm x 20 cm

(Soft Cover).

Penerbit: Nusa Media Yogyakarta

Harga: Rp. 40.000,-

Silahkan pesan sekarang juga

Kirim sms ke no 08176645205 dengan format :

NAMA#ALAMAT#JUMLAH PEMESANAN

Tuliskan Nama Lengkap, Alamat pengiriman, Jumlah buku yang dipesan,

Kami akan mengirim nomor rekening beserta jumlah uang yang harus di transfer setelah ditambah ongkos kirim.

================================================================

TITISAN DEWI LANJAR MEMBUATKU HIPERSEKS

Peristiwa ini berawal tahun 1998, saat usiaku 17 tahun dan masih duduk di bangku di kelas 2 SMA. Ketika itu situasinya sangat rumit, karena kedua orangtuaku bercerai. Padahal aku tidak melihat sesuatu yang prinsipil dalam pertengkaran mereka. Tetapi itulah yang harus kuhadapi. Disaat aku masih membutuhkan kasih sayang, justeru perpecahan yang terjadi.

Pikiranku terasa kalut. Seolah tidak ada lagi pijakan dalam hidupku. Melihat ibuku mengemasi barang-barangnya dan pindah ke tempat nenekku, membuatku menangis. Kesedihan yang akhirnya membawaku ke danau Menjer, Kecamatan Garung, sekitar 10 kilometer arah Utara kota Wonosobo, Jawa Tengah.

Di tepi danau aku duduk merenung memikirkan kemelut keluargaku. Tidak terasa air mataku bercucuran. Aku menangis sekeras-kerasnya, menumpahkan rasa kecewa dan frustasiku. Ketika itu nyaris tidak ada seorangpun di dekat danau. Tidak ada nelayan yang biasa kulihat di antara perahu-perahu yang berjajar rapi. Aku seorang diiri di tepi danau, meski sebenarnya langit masih terang sekitar pukul 3.00 sore.

Dalam kegamangan itu, tanpa sadar aku melangkah ke arah tepi danau. Seolah ada satu kekuatan yang mendorongku untuk menenggelamkan diri ke danau. Namun tiba-tiba saja terdengar suara teguran dari arah belakangku.

“Sebaiknya kamu pulang saja, dik,” katanya. Aku menoleh, ternyata seorang lelaki tua berdiri di dekatku. Ia seperti nelayan, karena kulihat membawa jala.

Seperti tidak peduli dengan kata-katanya, aku tetap saja melangkah mendekati perahu. Tetapi rasa penasaran membuatku kembali menoleh. Aneh, nelayan tadi sudah tidak ada. Aku merasa heran, mengapa dalam sekejap ia menghilang? Kuperhatikan sekeliling, ternyata tidak ada siapapun. Ia benar-benar lenyap.

Read more…

Kategori:misteri Tag:, ,

KONTROVERSI LEGENDA KANJENG RATU RORO KIDUL

Maret 27, 2008 118 komentar


Advetorial

Fenomena gaib Kanjeng Ratu Roro Kidul atau Ratu Pantai Selatan sangat terkenal di jagat mistik Nusantara. Beragam versi cerita sudah banyak dikemukakan. Bahkan diangkat ke layar lebar.

Sejumlah saksi yang pernah melihat sosoknya banyak dipaparkan. Tetapi siapakah sebenarnya perempuan yang ditahbiskan sebagai Penguasa Laut Selatan itu? Misteri mencoba menyusuri beberapa informasi yang terkait dengannya.

1. Legenda

Ada 2 versi cerita/legenda mengenai keberadaan Kanjeng Ratu Roro Kidul yaitu: Pertama, cerita tentang Kanjeng Ratu Roro Kidul yang berasal dari manusia, kemudian masuk ke alam gaib (jin).

Dikisahkan bahwa Kanjeng Ratu Roro Kidul adalah puteri seorang raja dari isteri pertama. Suatu ketika terjadi intrik dalam kerajaan yang dipicu oleh kecemburuan isteri-isteri raja yang lebih muda. Akibatnya, Kanjeng Ratu Roro Kidul dan ibunya diserang suatu penyakit aneh (teluh/santet) dan diusir dari kerajaan. Si ibu menemui ajal, sedangkan Roro Kidul mencari kesembuhan dengan berdiam di kawasan pantai selatan. Disini, ia berjumpa dengan jin penguasa laut yang menjanjikan kesembuhan penyakitnya tetapi dengan syarat Roro Kidul harus ikut ke dalam kerajaan lautnya. Roro Kidul menyanggupinya. Selanjutnya, Kanjeng Ratu Roro Kidul diangkat menjadi ratu setelah penguasa sebelumnya meninggal.

Uniknya, asal usul daerah Roro Kidul itu juga beragam. Ada yang mengisahkan, Roro Kidul berasal dari tanah Jawa. Tetapi ada juga cerita Kanjeng Ratu Roro Kidul itu adalah kakak dari Saribu Raja yang merupakan keturunan Raja Batak. Nama asli Kanjeng Ratu Roro Kidul adalah Biding Laut.

Read more…

MISTERI KEANEHAN PERILAKU AIR

Maret 24, 2008 8 komentar

Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup. (Q.S. Al Anbiya:30).

Dalam kitab-kitab tafsir klasik, ayat tersebut diartikan bahwa tanpa air semua akan mati kehausan. Namun, informasi terbaru menyebutkan, di Jepang ada seorang ilmuwan bernama Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama, yang telah dengan tekun melakukan penelitian tentang perilaku air.

Dalam penelitian tersebut, air murni dari mata air di Pulau Honshu didoakan secara agama Shinto, lalu didinginkan sampai -5 derajat Celcius di laboratorium. Setelah itu lantas difoto dengan mikroskop elektron dengan kamera berkecepatan tinggi. Ternyata molekul air membentuk kristal segi enam yang indah.

Percobaan ini diulangi dengan membacakan kata “Arigato (terima kasih dalam bahasa Jepang)” di depan botol air tadi. Kristal kembali membentuk sangat indah. Lalu dicoba dengan menghadapkan tulisan huruf Jepang berbunyi “Arigato”. Kristal tersebut membentuk dengan keindahan yang sama.

Selanjutnya ditunjukkan kata “Setan.” Kristal tersebut berubah dalam bentuk buruk. Diputarkan musik Symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga. Ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristal hancur.

Ketika 500 orang berkonsentrasi memusatkan pesan “peace (perdamaian)” di depan sebotol air, kristal air tadi mengembang bercabang-cabang dengan indahnya. Dan ketika dicoba dibacakan doa Islam, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan. Subhanallah! Maha Suci Allah.

MAWAN SUGANDA

 

JEJAK MISTIK PULAU KUMALA

Maret 7, 2008 49 komentar

Rumah Adat Dayak(Lamin)

AGUS SISWANTO

Pulau Kumala terletak di tengah sungai Mahakam. Merupakan taman rekreasi perpaduan teknologi modern dan budaya tradisional. Pulau seluas 81,727 ha ini sudah dilengkapi beberapa fasilitas seperti sky tower setinggi 100 meter dan kereta gantung yang menghubungkan dengan wilayah seberang sungai Mahakam. Pulau Kumala juga dilengkapi hotel dan cottage.

Read more…