Arsip

Archive for the ‘misteri’ Category

NOVEL HOROR TERBARU: PENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

Maret 11, 2014 15 komentar

  Cover Pengantin Lembah KematianSTOK HABIS

PENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

 SINOPSIS

Bagi perempuan di Kampung Lembah Kematian, menjaga agar dirinya tetap perawan, menjadi persoalan wajib yang tidak bisa ditawar-tawar. Mungkin saja suaminya kelak tidak akan mempermasalahkan ketidakperawanan istrinya. Namun tidak demikian bagi Mbah Bahuga. Tepat di malam pengantin, makhluk gaib pelindung kampung itu akan meniduri pengantin perempuan sebelum suaminya. Jika ternyata pengantin perempuannya sudah tidak perawan, dia akan dibunuh. Jika tidak, dipastikan kampung itu akan dilanda malapetaka.

Kenyataan itulah yang membuat Marni begitu tertekan menjelang hari  perkawinannya. Bukan karena Mas Turip tidak mau menerima keadaannya, tapi kenyataan bahwa ia akan menemui ajal di malam pengantin, membuatnya begitu gundah. Ya, dirinya sudah tidak perawan. Tentu Mbah Bahuga akan marah dan membunuhnya. Bagaimana Marni bisa keluar dari situasi yang rumit itu? Siapakah sebenarnya Mbah Bahuga?

PENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

Penulis: Yon Bayu Wahyono 
ISBN: 979-1305-88-4

Tahun terbit: Februari 2014.

Jumlah Hal: iv + 202 hal

Ukuran: 13 cm x 20 cm

(Soft Cover).

Penerbit: Nusa Media Yogyakarta

Harga: Rp. 40.000,-

Silahkan pesan sekarang juga

Kirim sms ke no 08176645205 dengan format :

NAMA#ALAMAT#JUMLAH PEMESANAN

Tuliskan Nama Lengkap, Alamat pengiriman, Jumlah buku yang dipesan,

Kami akan mengirim nomor rekening beserta jumlah uang yang harus di transfer setelah ditambah ongkos kirim.

YON BAYU WAHYONO

Selama ini dikenal sebagai wartawan dan penulis novel politik serta buku biografi sejumlah tokoh. Karya-karyanya pernah dimuat di HU Suara Merdeka (Semarang), SKH Kedaulatan Rakyat (Jogya), The Jakarta Post (Jakarta), Borneo Weekly (Brunei Darussalam), HU Pikiran Rakyat  (Bandung),  Tabloid NOVA (Jakarta) dll.

Sejak beberapa tahun terakhir, tepatnya setelah  bergabung dengan Majalah Misteri, mulai menggarap novel-novel horor. Dendam Darah Perawan adalah novel horor pertamanya yang pernah dimuat sebagai cerita  bersambung di Majalah Misteri.  Kini sejumlah novel lainnya tengah dalam proses terbit, al: Putri Kinanti, Arisan Maut, Pengantin Lembah Kematian, dll.

Beberapa buku yang sudah terbit  :

Surat Buat Bunda (antologi cerita pendek)

Calon Gubernur (novel)

Kiay Oedin (Biografi Gubernur Lampung Komjend Pol Pur Sjachroedin ZP)

Dari Kuli Karung Ke Kursi Walikota (Biografi Wali Kota Bandar Lampung Drs Eddy Sutrisno, MPd)

Dendam Darah Perawan (novel horor)

Pengantin Lembah Kematiaan (novel horor)

(Agus Siswanto)

RONGGOWARSITO SEBAGAI FILSUF BESAR NUSANTARA

Juni 21, 2012 37 komentar

 

Ulasan Buku Baru: Mengenali Ronggowarsito sebagai Filsuf : Ketika Pemikiran Filsafat Dianggap Ramalan (Bidik-Phronesis Publishing, Jakarta, Mei 2012). Penulis: Prof Dr Lilik Sofyan Achmad MA

Pada awal 90-an, saya pernah membaca sebuah buku yang di dalamnya ada kutipan puisi:

East is East and West is West, and never the twain shall meet (Timur adalah Timur dan Barat adalah Barat dan keduanya tidak akan pernah bertemu).

Puisi itu ditulis abad ke 19 M oleh Rudyard Kipling, seorang sastrawan Inggris kelahiran India.  Puisi berjudul The Ballad of East and West itu sangat terkenal. Terutama karena rangkaian kata-katanya dijadikan semboyan kolonialis Eropa untuk menancapkan kaki penjajahan di benua Asia dan Afrika.

Pesan terselubung dibalik rangkaian puisi adalah: ras bangsa Barat (ketika itu khususnya Eropa) dan ras bangsa Timur (Asia dan Afrika) selamanya akan berbeda secara mendasar yang tidak akan pernah bisa disatukan. Dan kedudukan ras Barat lebih tinggi dari ras Timur.
Baca selengkapnya…

ASAL USUL PESUGIHAN GUNUNG KAWI

Februari 16, 2012 114 komentar

PEMBERANGKATAN UMRAH MARET-APRIL 2014

 

==============================================================================

ASAL USUL PESUGIHAN GUNUNG KAWI

Pada 14 Juli 2011, ditemani kerabat bernama Dipo dan Uda, saya berkunjung ke Padepokan Eyang Jugo di Desa Jugo, Kesamben, Blitar , Jawa Timur. Sebelum mengupas seputar padepokan tersebut, ada baiknya saya mengulas sedikit tentang Pesugihan Gunung Kawi.
Nama Eyang Jugo sangat erat kaitannya dengan Pesugihan Gunung Kawi di Malang, Jawa Timur.

Gambar
Baca selengkapnya…

MENGUNGKAP WAJAH SULTAN HASANUDDIN (PAHLAWAN NASIONAL) –VIDEO

Desember 8, 2011 19 komentar

Bagaimana pelukis ekstra dimensi Bahtiar Hafid melukis sosok Pahlawan Nasional Sultan Hasanuddin?

ikuti uraian beliau dalam video ini..

terima kasih..

BaNi MusTajaB

DEBBY AYU…BOOM SEX TITISAN JENGLOT PANTAI SELATAN

Januari 19, 2011 52 komentar


Debby Ayu...Boomsex Titisan Jenglot

Debby Ayu...Boom Sex Titisan Jenglot

SYUTING JENGLOT PANTAI SELATAN DIWARNAI KESURUPAN MASSAL

GAYUS DAN JENGLOT PANTAI SELATAN

Debby Ayu merasa nyaman menjadi boom sex…hmmm..dengarkan saja penuturannya…

DEBBY AYU: MERASA NYAMAN JADI BOOM SEX TITISAN JENGLOT

SYUTING JENGLOT PANTAI SELATAN DIWARNAI KESURUPAN MASSAL

Januari 15, 2011 30 komentar

Beberapa perempuan pendukung film Jenglot Pantai Selatan kesurupan. Persoalannya hanya sepele…….

Pada 22 Desember 2010 lalu, saya mendapat telpon dari sahabat yang sedang syuting film JENGLOT PANTAI SELATAN di Pantai Sawarna, Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Melalui ponselnya, Buanergis Muryono, demikian namanya, mengaku mendapat amanah dari penghuni gaib Goa Langir yang harus disampaikan kepada publik.

“Mas, mohon datang  ke lokasi syuting. Ada amanah yang harus disampaikan,” kata Mas Yono, sapaan akrabnya.

Undangan semacam itu bukan pertama kali. Aktor senior yang banyak terlibat dalam film horror ini, sering mengajak saya ke lokasi syuting  di daerah. Tentu saja saya memanfaatkanya untuk menelusuri nuansa mistis daerah yang dikunjungi.

Selanjutnya, saya berangkat dari Jakarta pada 23 Desember menuju lokasi yang terkenal dengan pantainya yang indah itu. Sekitar pukul 22.00 WIB, tiba di Kampung Cibeas, Desa Sawarna.

Saya menemui Mas Yono di lokasi syuting. Sebuah pulau kecil (delta) di tepi Pantai Sawarna. Dia memberi isyarat kepada saya agar melakukan meditasi. Saya faham apa yang dimaksudkannya.

Uluk salam, tegur sapa atau kulo nuwun (bhs. Jawa) merupakan kebiasaan yang selalu saya lakukan jika mengunjungi daerah yang kental nuansa mistisnya.

Menyapa para penghuni gaib yang berada di suatu daerah bukan hal sulit. Apalagi jika kita memanfaatkan daerah tersebut untuk suatu kepentingan tertentu. Sebagai sesama makhluk Tuhan, wajarlah menyapa makhluk yang hidup di alam berbeda.

Tidak lama kemudian, kegiatan syuting berhenti. Semua pemain dan kru beristirahat di penginapan yang disediakan.

Goa Langir

Kawasan Desa Sawarna memiliki rangkaian pegunungan karst (gamping) yang memiliki banyak goa (caves). Beberapa goa tersebut adalah Goa Langir, Goa Lauk dan Goa Lalay. Selain syuting di pulau kecil, Goa Langir juga menjadi lokasi syuting yang jaraknya berdekatan.

Dua hari sebelum saya tiba di lokasi, terjadi kegaduhan saat syuting di Goa Langir. Ada sekitar 7 pemain film perempuan kesurupan. Tentu saja suasana kacau dan menakutkan.

“Peristiwa itu terjadi lantaran mereka tidak faham tata krama dalam mengunjungi tempat wingit. Seolah tempat tersebut hanya goa kosong tak berpenghuni. Padahal ada komunitas di dalamnya,” demikian kata Mas Yono.

Menurutnya, sosok gaib yang menghuni Goa Langir adalah Ki Ageng Langir, isteri dan anaknya, demikian kata Mas Yono.

“Bagaimana sebenarnya sosok Ki Ageng Langir,” tanya saya.

“Ki Ageng Langir lembut dan tenang. Dia tergolong sosok yang suka membantu orang. Dia mengaku huniannya diusik manusia secara tidak wajar. Mestinya harus ijin dan kulo nuwun dulu, “ jawab Mas Yono.

“Sebaliknya, sifat anaknya keras dan pemarah. Jika ada yang mengusik tempatnya, dia tidak segan-segan mengganggunya. Khususnya mereka yang tidak punya tata krama. Itulah sebabnya, ketika ada beberapa orang yang meremehkan tempatnya, dia marah hingga orang yang meremehkannya itu kesurupan,“ lanjutnya.

Selanjutnya Mas Yono mengatakan, Ki Ageng Langir memilih Goa Langir lantaran ingin menyepi dan menjauh dari keramaian kota tempat tinggal sebelumnya. Dia juga menghindar dari intrik kekuasaan dimana dia berdiam sebelumnya.

Tujuan menetap di tepi pantai yang sepi itu adalah untuk ketenangan dirinya. Dia lalu mengajak isteri dan anak angkatnya menuju Goa Langir, di tepi Pantai Sawarna. Di tempat itulah Ki Ageng Langir bersama keluarganya menjalani hidup baru bersama masyarakat sekitar hingga akhir hayatnya.

Mas Yono mengungkapkan, sebenarnya Goa Langir sangat cocok dijadikan tempat menyepi. Khususnya bagi mereka yang ingin mengetahui jati diri (sedulur papat limo pancer). Namun sejauh ini tempat itu tergolong berbahaya, terutama jika terjadi pasang laut. Air yang masuk dapat merendam mulut Goa. Jika tidak berhati-hati dapat membahayakan jiwa.

“Apa sebenarnya amanah yang hendak disampaikan Ki Ageng Langir?” tanya saya.

Mas Yono mengemukakan bahwa setelah dirinya berhasil menyembuhkan para perempuan yang kesurupan itu, dirinya sempat berdialog panjang dengan Ki Ageng Langir.

“Masyarakat desa ini kurang peduli dengan lingkungan sekitar, khususnya tempat-tempat wingit. Mereka memanfaatkan pantai dan goa untuk kepentingan wisata tanpa memerhatikan kebersihan,” ujar pria pemilik Sanggar Mariska ini. Sanggar akting yang khusus mendidik para calon aktor dan aktris ini telah  memiliki 20 cabang di Jakarta dan sekitarnya.

Selanjutnya dikatakan, sampah-sampah bekas para pengunjung berserakan di dalam goa tanpa ada yang membersihkan. Termasuk mereka yang membuat coretan-coretan di dinding goa. Bahkan tepi pantai sering dijadikan tempat mesum kaum muda.

“Ki Ageng Langir berpesan agar huniannya dihormati dengan sewajarnya. Tidak perlu dengan menyediakan sesajen atau ubo rampe. Cukuplah dengan membersihkan sampah yang berserakan,”kilahnya tanpa mau mengungkapkan amanah yang lainnya.

Menurutnya, amanah lainnya hanya khusus untuk tokoh-tokoh warga setempat. Bukan untuk konsumsi publik.

Ketika saya mengemukakan rencana hendak ke Goa Langir, dia berkata,“ Mudah-mudahan kamu dapat mengambil gambar. Sebab saya tidak diizinkan memotret Goa Langir,”ujarnya mengutip pesan Ki Ageng Langir.

Foto Gagal

Kisah Ki Ageng Langir membangkitkan minat saya untuk melihat langsung Goa Langir. Tentu percuma saja datang jauh-jauh hanya mengumpulkan cerita tanpa melihat lokasi yang dimaksud.

Kemudian saya mendekati seorang pria warga setempat untuk mengantarkan ke Goa Langir. Meski tampak jelas ada rasa kekhawatiran. Maklumlah, pria itu tahu benar aroma mistik goa tersebut. Apalagi baru saja terjadi peristiwa kesurupan yang menimpa para pemain film.

“Boleh saya tahu tujuan Anda?” Tanya pria itu. Nada suaranya menunjukkan keraguan memenuhi keinginan saya.

“Saya hanya ingin mengambil gambar Goa Langir. Jika memungkinkan, saya juga hendak masuk ke dalamnya,” Jawab saya.

Pria itu tampak diam memikirkan sesuatu. Sementara saya menatap matanya untuk meyakinkannya.

“Insya Allah tidak akan terjadi sesuatu yang mengkhawatirkan. Kami datang dengan niat baik hendak menulis cerita daerah ini dan tidak bermaksud lain,” ujar saya bernada serius.

Pukul 15.30 WIB, saya bersama pria itu berjalan menyusuri pantai menuju Goa Langir. Dalam amatan saya, memang terdapat banyak goa di sisi tebing terjal tepi pantai. Goa Langir hanya salah satu saja dari goa-goa yang ada.

Beberapa saat kemudian, saya tiba di depan Goa Langir. Saya pun mengeluarkan kamera digital yang berada di dalam tas. Sebelum memotret, saya hening sejenak minta izin memotret.

Tentu saja foto-foto tergolong vital dalam perjalanan ini. Data yang diperoleh kurang mendukung jika tidak disertai dokumentasi gambar. Namun, pada saat memotret, sempat terdengar bisikan halus,”…cukup, cukup.”

Tampaknya suara itu dari sosok gaib putra Ki Ageng Langir. Tetapi saya  tidak terlalu peduli. Bagaimanapun dokumentasi harus tetap dilakukan. Sementara pria tua yang mengantarkan saya mulai gelisah.

Setelah mengambil beberapa gambar, saya pun meninggalkan lokasi tersebut. Pemotretan itu melengkapi perjalanan di Pantai Sawarna. Setelah sebelumnya mengambil gambar di Tanjung Layar dan sekitarnya.

Selanjutnya saya  mengambil gambar kegiatan syuting film Jenglot Pantai Selatan arahan Rizal Mantovani. Film yang dibintangi Debby Ayu, Wichita,  Zidni Adam  dan lain-lain ini, tampaknya cukup menarik. Terutama sosok jenglot yang orisinil dan berbeda dengan gambaran umum kita tentang jenglot.

Ketika saya kembali ke Jakarta, terjadi keanehan. Semua foto Goa Langir dan keindahan Pantai Sawarna utuh sempurna. Sedangkan foto yang berkaitan dengan syuting tidak ada sama sekali. Inilah pengalaman pertama saya mengalami gangguan dalam hal dokumentasi.

BaNi MusTajaB

Tulisan lain:

GAYUS DAN JENGLOT PANTAI SELATAN

DEBBY AYU…BOOM SEX TITISAN JENGLOT

Debby Ayu merasa nyaman jadi boom sex..hmmmm..dengarkan saja penuturannya.

DEBBY AYU: MERASA NYAMAN JADI BOOM SEX TITISAN JENGLOT

Debby Ayu-Jenglot Pantai Selatan

 

MENGUNGKAP RAHASIA CATATAN AKASHIC DAN LAUH MAHFUDZ

November 20, 2010 47 komentar

Catatan Akashic (Akashic Records) adalah catatan yang berisi semua pengetahuan tentang jagat raya beserta segala isinya. Akashic dapat diibaratkan sebuah perpustakaan terlengkap yang di dalamnya terdapat pengetahuan apa saja sejak awal terbentuknya alam semesta hingga tiba saat kehancurannya (kiamat). Apa sesungguhnya Catatan Akashic?

Akashic (akasha) berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti langit, ruang, udara atau ether. Istilah ini umumnya digunakan kaum filosof-teologis (teosofi) Samkhya di India untuk menggambarkan secara gamblang adanya sebuah pengetahuan lengkap yang terdapat di suatu tempat di jagat raya. Pengetahuan itu mencakup seluruh gerak gerik jagat raya, makhluk hidup (manusia, hewan, tumbuhan), dan lain-lain.

Catatan Akashic ini tidak hanya berisi sejarah masa lalu, tetapi juga kejadian yang ada sekarang ini dan apa yang akan terjadi di masa depan. Itulah sebabnya Catatan Akashic ini merupakan perpustakaan jagat raya terlengkap.

Teori Atom yang dikembangkan filosof Samkhya India berisi keterangan bahwa Akasha adalah 1 dari 5 tipe atom di jagat raya. Teori ini menjadi wacana menarik kaum filosof, teologis dan ilmuwan di Eropa pada abad 19 hingga abad 20.

Catatan Akashic tidak mudah diperoleh dan tidak dapat diakses oleh sembarang orang. Bahkan yang mengetahuinya pun belum tentu mampu membaca catatan tersebut. Isi catatan berupa rangkaian kode-kode khusus atau teka-teki yang harus dapat dipecahkan sebelum mengetahui makna sesungguhnya.

Deskripsi

Beberapa penjelasan seputar deskripsi Catatan Akashic adalah sebagai berikut: Catatan Akashic dihasilkan dari segala sesuatu yang terjadi di alam semesta. Hal ini didasarkan atas sebuah keyakinan bahwa materi dan energi yang mengisi jagat raya memiliki semacam perangkat rekaman (digital recording) yang dapat menyimpan seluruh catatan sejarah jagat raya beserta isinya.

Catatan Akashic sering disamakan pula dengan istilah Kesadaran Kosmik, Kesadaran Kolektif, Cosmic Mind, Universal Mind, Mind of God, Alam Bawah Sadar Kolektif, Super Computer Universal, Lauh Mahfudz (lihat box), dan lain-lain.

Catatan Akashic mengacu kepada sistem pengarsipan universal yang mencatat setiap pikiran, kata dan tindakan melalui medium perekaman akashic (langit, ruang atau ether).

Catatan ini ditulis dalam rangkaian kode-kode khusus dan penuh misteri yang sulit dipahami, kecuali oleh orang-orang tertentu. Setiap bentuk kehidupan dengan sendirinya tercatat dalam catatan tersebut.

Hal ini menegaskan bahwa untuk mendapatkan akses ke Catatan Akashic, setiap individu dapat melakukannya melalui berbagai teknik, latihan dan disiplin rohani tertentu.

Tentu saja tidak mudah dilakukan. Bahkan seandainya mampu mengakses catatan tersebut, kemungkinan hanya sebagian kecil. Ambil contoh, spiritualis, para peramal atau cenayang,  cenderung hanya memiliki pengetahuan sedikit tentang masa depan. Adakalanya cenayang itu mengetahui masa depan orang lain, tetapi terbatas dalam rentang waktu yang pendek.

Catatan Akashic sering pula disamakan dengan Memori Alam. Sebuah memori yang dapat dibaca, mencakup esensi dari seluruh kehidupan atau peristiwa. Memori ini meliputi peristiwa dari awal adanya jagat raya hingga akhir jagat raya.  Di dalamnya juga terangkum seluruh entitas yang ada, termasuk alam kegaiban, ruh dan pemikiran.

Bukti Adanya Catatan Akashic

Sejauh ini terdapat pendapat bahwa Catatan Akashic pernah diakses secara baik oleh individu-individu dari berbagai bangsa, khususnya oleh orang-orang kuno dari beragam budaya seperti India, Moor, Tibet, Himalaya, Mesir, Persia, Arab, Yunani, Cina, Ibrani, Maya dan lain-lain. Sejarah juga mencatat pengakuan orang-orang yang pernah membaca atau mengetahui Catatan Akashic.

Seorang waskita dari pegunungan Himalaya India mengatakan bahwa setiap jiwa (jiva, atma) atau entitas mencatat setiap saat keberadaannya di jagat raya dalam sebuah ‘buku’ dan bahwa jika terdapat satu keselarasan diri dengan baik, maka siapapun dapat mengakses ‘buku’ tersebut.

Peramal terkenal Nostradamus diketahui pernah mengatakan mendapatkan akses membuka Catatan Akashic. Dia mengaku menggunakan metode yang berasal dari Yunani, mistisisme Kristen, Islam dan Kabbalah.

Seorang waskita dari Cina bernama Sujujin dilaporkan mengetahui Catatan Akashic. Orang ini tergolong unik. Dikisahkan, dia dapat mengetahui sejarah hidup seseorang hanya dari nama depannya saja. Misalkan, Anda bertanya bagaimana kisah hidup keseharian leluhur Anda, maka Sujujin dapat menjelaskannya secara detail. Hal itu disebabkan Sujujin dapat mengakses Catatan Akashic yang memuat sejarah leluhur Anda.

Seorang waskita lainnya dari Cina bernama Tajao bahkan dapat menjelaskan berbagai topik apa saja yang terentang sepanjang lebih dari 2000 tahun. Seolah-olah Tajao ini hidup selama masa ribuan tahun.

Individu-individu lain yang mengklaim memiliki pengetahuan seputar Catatan Akashic adalah: Charles Webster Leadbeater, Annie Besant, Alice Bailey, Samael Aun Weor, William Lilly, Manly P. Hall, Lilian Treemont, Dion Fortune, George Hunt Williamson, Rudolf Steiner, Max Heindel, Edgar Cayce, dan lain-lain.

Para ahli berpendapat, Catatan Akashic ini telah digunakan oleh manusia sepanjang sejarah, meskipun tidak ada bukti langsung ke catatan ini yang pernah disebutkan. Istilah Akashic itu sendiri mirip dengan konsep perpustakaan Atsiri yang berkembang pada gerakan Teosofi abad ke 19.

Memang terdapat silang pendapat seputar adanya Catatan Akashic yang lengkap dan sempurna di jagat raya. Sebagian ada yang percaya catatan tersebut memang benar-benar ada dan dapat diakses. Sebagian lainnya menganggap tidak ada.

Adapun pendapat bahwa Catatan Akashic itu benar-benar ada diantaranya ditunjukkan oleh bukti adanya individu-individu yang memang mengetahuinya dan lalu digunakan untuk kepentingan tertentu.

Ambil contoh, Piramida di Mesir memiliki ruang khusus yang disebut Hall of Records (Ruang Catatan). Ruangan ini berisi catatan penting para penasehat Fir’aun. Selanjutnya catatan ini digunakan Fir’aun dalam melanggengkan kerajaannya.

Ruang Catatan dalam Piramida itu diyakini tempat para penasehat raja yang memiliki kemampuan membaca Catatan Akashic.

Di samping itu, kebudayaan-kebudayaan besar di masa lalu, seperti kebudayaan Maya, kebudayaan Yunani, dan lain-lain diyakini juga terdapat individu-individu waskita yang mampu mengakses Catatan Akashic. Dengan kata lain, individu-individu tersebut mengetahui maju dan mundurnya peradaban yang dimilikinya..

Akses Catatan Akashic

Michael Newton, seorang hipnoterapis, penulis buku: Journey of Souls, Destiny of Souls, Evidence of Life between Lives, mengungkapkan, terdapat bukti Catatan Akashic dapat diakses oleh manusia. Menurutnya, jiwa (sukma) manusia mampu melihat Catatan Akashic, khususnya yang berkaitan dengan dirinya sendiri. Halaman-halaman yang ada dalam catatan tersebut tidak harus dilihat secara berurutan. Tetapi apa yang ingin dilihatnya sedapat mungkin bermanfaat. Proses inkarnasi adalah salah satu cara untuk melihat Catatan Akashic pribadi seseorang.

CW Leadbeater, seorang clairvoyant, mengaku pernah meneliti seputar Catatan Akashic di komunitas Theosophical Society di Adyar (Tamil Nadu) India pada tahun 1910. Hasil penelitiannya ditulis dalam bukunya: Man: How, Whence, and Whither?. Dalam bukunya tersebut Leadbeater mengungkapkan kemajuan bangsa Atlantis antara lain disebabkan bangsa tersebut mampu melihat Catatan Akashic. Tulisan lainnya juga mengungkap kebudayaan-kebudayaan besar lainnya yang berhasil akibat kemampuan orang-orang yang dapat melihat Catatan Akashic. Bahkan dia juga menulis adanya sebuah buku di komunitas teosofi tersebut yang berisi kehidupan masyarakat di Bumi pada abad ke 28.

Helen Stewart Wambach, penulis buku Future Life Reading, mengklaim mampu membaca Catatan Akashic seseorang. Dia mengatakan dapat menghipnotis orang dan memungkinkan orang yang dihipnotis tersebut mengetahui berbagai alternatif masa depannya.

Pada tahun 1976, Thea Alexander menerbitkan sebuah novel fiksi ilmiah berjudul 2150 AD. Sebuah novel yang berisi kehidupan masyarakat yang memiliki super komputer canggih yang mampu secara rutin mengakses Catatan Akashic. Dalam komputer tersebut, setiap orang dapat melihat kehidupannya di masa depan. Apabila tidak sesuai dengan yang diinginkannya, maka orang tersebut mengubah pola hidupnya, Uniknya, komputer tersebut juga akan memperlihatkan perubahan kehidupannya di masa depan.

Persoalannya adalah, mampukah kita membaca Catatan Akashic diri kita sendiri? Inilah yang tidak mudah dilakukan. Padahal ada manfaat jika kita mengetahui kehidupan kita di masa depan. Misalkan, jika kita melihat kehidupan di masa depan kurang baik, maka diri kita dapat mengubah pola hidup kita sejak saat sekarang ini. Tujuannya, agar Catatan Akashic di masa depan dapat berubah sesuai dengan keinginan kita.

Sepintas hal ini tampak mustahil. Tetapi dari uraian di atas sebenarnya tersirat adanya sebuah jagat parallel atau alam semesta yang berisi berbagai macam alternatif. Termasuk alternatif masa depan diri kita.

Dengan kata lain, kita dapat mengakses Catatan Akashic melalui berbagai macam cara. Diantaranya adalah, pembersihan batin, menjalankan prosesi agama secara benar, menghidupkan lathaif diri, dan lain-lain. Anda berminat?

LAUH MAHFUDZ

Catatan Akashic memiliki kemiripan dengan apa yang dikenal dalam ajaran Islam sebagai Lauh Mahfudz, yaitu kitab tempat Allah SWT menuliskan seluruh skenario/catatan kejadian di alam semesta.

Lauh Mahfudz disebut di dalam Al Qur’an sebanyak 13 kali. Diantaranya dalam surat Az Zukhruf 43:4, Qaf 50:4, An Naml 27:75.

Nama lain dari Lauh Mahfudz ini adalah Induk Kitab (ummul kitab) dan Kitab yang Terpelihara (Kitabbim Maknuun), “….pada kitab yang terpelihara (lauhul Mahfudz)..Surat Al Waqi’ah, 56:78).

Kitab yang Nyata (Kitabbim Mubiin)..” tiada sesuatupun yang gaib di langit dan di bumi, melainkan (terdapat) dalam kitab yang nyata (lauh Mahfudz)…Surat An Naml (27:75).

Dalam Islam dijelaskan, Allah SWT telah mencatat segala kejadian-kejadian di dalam Lauh Mahfudz dari permulaan zaman sampai akhir zaman. Baik berupa kisah nabi, pengetahuan, tentang penciptaan alam semesta dan lain-lain. Semua itu ada dalam Lauh Mahfudz.

Meskipun demikian, semua yang telah tercatat dalam Lauh mahfudz tersebut, khususnya yang menyangkut masa depan dapat dihapus atau dirubah oleh Allah SWT. Inilah yang dimaksud dengan takdir.

Semua takdir dapat berubah atas kehendak Allah SWT. Adapun yang dapat merubah takdir yang tertulis dalam Lauh Mahfudz adalah doa dan usaha. Nabi Muhammad SAW bersabda: “Tiada yang bisa merubah takdir selain doa dan tiada yang bisa memanjangkan umur kecuali perbuatan baik”.

BaNi MusTajaB