MENGAPA KITA HARUS MENANGIS KANG BOED?

Posted on Oktober 2, 2009

35


KangBoed

Mengapa kita harus menangis?

Padahal kita tidak pernah benar-benar menangis

Kita selalu ragu mengeluarkan air mata

Dan hanya sedikit saja menitikkan air mata.

.

Mengapa kita harus menangis?

Pada saat kita melihat bencana dan manusia meregang nyawa

Tertimbun rumah, terseret gelombang atau diterjang longsor

Sementara kita masih asyik tertawa dan tersenyum senang.

.

KangBoed

Mengapa kita harus menangis?

Di tengah penderitaan orang lain, di sekitar orang-orang miskin

Di lingkungan kumuh dan di antara kaum papa

Sedangkan kita hanya sesekali bersodaqoh dan beramal jariah.

.

Mengapa kita harus menangis?

Melihat penderitaan dan jeritan pilu

Sedangkan kita masih menghitung-hitung tabungan

Berapa harta yang akan disumbangkan dan uang yang diberikan.

.

KangBoed

Mengapa kita harus menangis?

Melihat bencana dan mendengar jerit tangis

Padahal kepedulian kita hanya sedikit

Terhadap duka derita mereka.

.

Mengapa kita harus menangis?

Di saat melihat kehancuran bangunan dan kematian

Sementara kita tidak menangis melihat kehancuran moral

Dan merajalelanya kemaksiatan.

.

KangBoed

Mengapa kita harus menangis?

Melihat saudara kita tertimbun bangunan

Sedangkan saudara kita di gedung dewan perwakilan

Tertawa terbahak-bahak dengan status barunya.

.

Mengapa kita harus menangis?

Menunggu sumbangan anggota dewan baru

Padahal mereka cukup banyak uang di rekeningnya

Tidak perlu menunggu sodaqoh gaji pertama.

.

KangBoed

Mengapa kita harus menangis?

Melihat saudara-saudara kita terkena musibah

Sementara kita tidak mengeluarkan air mata

Melihat saudara kita melakukan korupsi ria.

.

Mengapa kita harus menangis?

Melihat duka nestapa rakyat tertimpa bencana

Sementara saudara-saudara kita sendiri berpakaian mahal

Sambil menghamburkan uang di Gedung Dewan Perwakilan rakyat.

.

KangBoed

Mengapa kita harus menangis?

saat saudara kita tertimbun dan regu penolong kekurangan alat berat

Padahal di Sumatera Barat dan sekitarnya banyak lokasi tambang

Pertanda ada banyak alat berat excavator dan dozer.

.

Mengapa kita harus menangis?

Mendengar sedikitnya alat-alat berat di lokasi musibah

Padahal perusahaan pertambangan sangat melimpah

Memiliki ratusan excavator dan ribuan dozer.

.

KangBoed?

Mengapa kita harus menangis?

Melihat anak-anak tertimbun gedung tempatnya belajar

Sementara tidak pernah mengawasi anak-anak kita

Mengamati pergaulan dan proses belajarnya.

.

Mengapa kita harus menangis?

Melihat sejumlah pelajar perempuan meregang nyawa

Sedangkan membiarkan anak-anak perempuan kita ber facebook ria

Bergabung dengan komunitas lesbian tanpa kita sadari.

.

KangBoed

Dan apakah kita benar-benar menangis?

Setiap mendengar musibah dan bencana?

Lalu kita berempati dengan derita mereka?

Atau mencoba merasakan kepedihan mereka?.

.

Mengapa kita harus menangis?

Dan mengapa kita harus segera berbenah diri?

Mencoba memperbaiki diri kita

Kalau-kalau musibah itu menimpa diri kita.

.

KangBoed

Ternyata kita hanya benar-benar menangis

Ketika musibah datang menimpa diri kita sendiri

Keluarga kita sendiri dan kerabat kita sendiri

Dan hanya sedikit menangis untuk yang lain.

.

Kalaupun kita benar-benar menangis

Itu lebih disebabkan musibah tersebut

Menimpa diri kita sendiri

Dan keluarga kita sendiri

.

KangBoed

Hanya ini duka mendalam yang dapat saya tuliskan

Untuk saudara-saudaraku yang terkena musibah bencana alam

Di Sumatera Barat dan sekitarnya

Innalillahi wa innailaihi rojiun

Allahumma firlahum warhamhum waafihi wafuanhum…

Semoga Allah SWT menerima amal ibadah mereka yang meninggal

Dan memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan

Dan semoga dapat diambil hikmah dari musibah ini

Amin Ya Robbal alamin.

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan

(Q.S Al Insyiraah: 5-6)

BaNi MusTajaB

Posted in: artikel