PEREMPUAN PEREMPUAN RAKSASA: BUKAN SASARAN KEKERASAN

Posted on Agustus 3, 2009

29


This slideshow requires JavaScript.


 

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) acapkali terjadi. Santer diberitakan vokalis Pasha Ungu melakukan KDRT terhadap mantan isterinya, Oki. Sebelumnya Cici Paramida mengalami KDRT dari Ahmad Suhaebi, suaminya sendiri. Manohara mengalami hal sama dari Sang Pangeran Penebar Pesona Fakhri. Kebenaran terhadap berita tersebut biarlah publik yang menilai.
KDRT ibarat permukaan gunung es. Tampak kecil dipermukaan, tetapi besar di kedalaman. Kasus KDRT terhadap figur selebritas tentu dapat dengan mudah terekspos ke publik, sementara di kalangan masyarakat tetap tersembunyi. Diam membisu.
Di sidebar blog ini telah lama terpasang banner:

INGAT: ISTERI DAN ANAK BUKAN SASARAN KEKERASAN.

Sekadar upaya mengingatkan kita semua agar tidak terjadi KDRT dalam keluarga.
Foto-foto perempuan raksasa atau lebih tepatnya perempuan bertubuh super tinggi tersebut hanyalah pembanding atau pengingat. Apakah mungkin terjadi KDRT jika kita memiliki isteri dengan tubuh super tinggi seperti di atas?

Apapun alasannya, isteri (dan anak) merupakan bagian diri kita sendiri yang wajib kita jaga dan lindungi sepanjang hayat masih dikandung badan.
Sebagaimana pernah saya dengar sebuah nasehat dari para sesepuh.

Kamu sudah memberi makan untuk isterimu
Kamu sudah memberi pakaian untuk isterimu
Kamu sudah memberi rumah yang layak untuk isterimu
Kamu sudah menyetubuhi isterimu berulangkali
Bahkan kamu sudah merasakan nikmatnya bersetubuh dengan isterimu
Lalu mengapa kamu pukuli isterimu????
Sungguh kamu tidak punya harga diri…..

BaNi MusTajaB

Posted in: berita