Cacat atau tidak bukanlah ukuran kemampuan seseorang. Demikian kata Prof. Dr. Suharso.
Mungkin tidak banyak generasi muda saat ini yang mengenal sosok beliau. Pada tahun 1953 Suharso, seorang ahli bedah tulang (Orthopaed) yang pertama kali merintis pendirian Pusat Rehabilitasi Penyandang Cacat Tubuh, yang kemudian berkembang menjadi Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC).
Sesungguhnya kita memang tidak terbiasa disuguhi pemandangan orang-orang yang secara fisik tidak sempurna. Apalagi orang-orang yang tampil di layar televisi. Sehingga menimbulkan kesan seolah-olah mereka yang berhak menghiasi televisi hanyalah yang dianugerahi fisik sempurna. Ini merupakan diskriminasi jahat yang patut disingkirkan.
Harus diakui, ketidaksempurnaan fisik, terutama yang agak ekstrim, cenderung menimbulkan rasa iba dan belas kasih bagi orang-orang yang secara fisik sempurna.
Kita sering merasa kasihan ketika melihat seseorang yang cacat tubuhnya. Misalnya, buta, tuna rungu, anggota tubuh tidak lengkap, dll. Terlebih yang cacat tersebut masih anak-anak. Bahkan pernah diberitakan orangtua yang membuang bayinya yang cacat. Sungguh menyedihkan.
Padahal sejarah mencatat cukup banyak orang-orang berprestasi yang memiliki ketidaksempurnaan fisik. Ambil contoh, Helen Keller yang buta, Alexander Graham Bell yang tuna rungu, dll. Seorang tuna netra bernama Thaha Hussein pernah menjadi Menteri Pendidikan di Mesir.
Mereka terlahir ke dunia dalam keadaan cacat. Tetapi kecacatannya itu tidak menghalanginya untuk maju dan berbuat yang terbaik untuk manusia. Persis seperti yang dikatakan almarhum Prof.Dr. Suharso.
Cacat tubuh tidak berarti dirinya cacat dalam menjalani kehidupan. Sebaliknya, ada orang yang secara fisik sempurna, tetapi justru perjalanan hidupnya penuh cacat dan noda hitam kelam.
Oleh karena itulah, saya agak sedikit termenung saat melihat foto-foto gadis cilik di bawah ini.
Jelas sekali tergambar bahwa gadis cilik ini memiliki keinginan yang kuat untuk maju. Dengan keterbatasan yang dimiliki, dia mampu berenang beberapa kali putaran di kolam renang tersebut.
Kita pun kagum dengan sang ibu yang setia membantu putrinya itu. Meskipun tidak terlihat wajahnya, tapi dari caranya sang ibu memegang putrinya sudah cukup menunjukkan kasih sayangnya yang luar biasa. Kasih ibu sepanjang masa.
Sungguh kita patut merasa hormat kepada gadis cilik ini. Dan semoga pula anak-anak cacat di negeri ini mendapat perhatian yang layak dari kita semua.
BaNi MusTajaB


















Yep
Mei 22, 2009
Waduh…luar biasa anak ini.
Tapi sedih juga liatnya
@
Mungkin lebih sedih jika kita tidak memiliki semangat seperti semangat gadis cilik itu.
oke terima kasih.
SufiMuda
Mei 23, 2009
Semangatnya luar biasa
@
Ya benar. Ok.terima kasih.
pimpii
Mei 23, 2009
Allah Maha Besar, dibalik setiap kesulitan tersembunyi kemudahan.
Hakikat dari kesempurnaan ada di dalam diri manusia.
Tubuh yang sempurna belum menyimpulkan jiwa yang sempurna pula.
Semangat gadis cilik tersebut layak dijadikan contoh tidak hanya bagi yang cacat tetapi juga bagi yang mempunyai tubuh sempurna untuk tidak berputus asa menghadapi hidup ini
@
Innamal ushri ushra fa innamal ushri ushra. Dibalik kesulitan ada 2 kemudahan.
Semoga semangat gadis cilik itu menginspirasi kita semua.
terima kasih
kangBoed
Mei 26, 2009
hmm.. ruaaaaaaaar biasaaa.. sudah saatnya buat kita untuk belajar.. melihat sekarang ini banyak yang dalam kekurangan fisiknya.. dengan bermodalkan tekad dan semangat kuat mereka berhasil dan bisa menjalani kehidupan sebagaimana kita semua..
Salam Sayang
@
Ya, kita perlu meniru semangat luar biasa yang ditunjukkan gadis cilik itu.
indra1082
Mei 26, 2009
Subhanallah…
Semangat yang luar biasa
@
Kita patut menghormati gadis cilik itu.
poetree
Desember 3, 2009
yupzzz mereka saja bisa seperti itu kenapa kita tidak
@
setuju..
online
Desember 30, 2009
Ya, mungkin karena itu
roronoa
Desember 31, 2009
MANTAB semangatng
vara
Januari 24, 2010
seMangAt tERus,,pNtang mUndur…………..
yosepin
Desember 14, 2011
Gua begitu terharu ngeliat gadis cilik yang cacat fisik
Τǎ¡ dia begitu hebat dan tidak ptus asa
Dan dy bisa ikt lomba renang sya bgitu salut