Beranda > artikel > MENGENAL ISTERI-ISTERI NABI MUHAMMAD SAW

MENGENAL ISTERI-ISTERI NABI MUHAMMAD SAW



Advetorial

Berikut ini nama-nama isteri Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam dan sekilas penjelasannya.

1. SITI KHADIJAH

Nabi mengawini Khadijah ketika Nabi masih berumur 25  tahun, sedangkan Khadijah sudah berumur 40 tahun. Khadijah sebelumnya sudah menikah 2 kali sebelum menikah dengan Nabi SAW.

Suami pertama  Khadijah adalah Aby Haleh Al Tamimy dan suami keduanya adalah Oteaq Almakzomy, keduanya sudah meninggal sehingga menyebabkan Khadijah menjadi janda.  Lima belas tahun setelah menikah dengan Khadijah, Nabi Muhammad SAW pun diangkat menjadi Nabi, yaitu pada umur 40 tahun. Khadijah meninggal pada tahun 621 A.D, dimana tahun itu bertepatan dengan Mi’raj nya Nabi Muhammad SAW ke Surga. Nabi SAW sangatlah mencintai Khadijah. Sehingga hanya setelah sepeninggalnya Khadijah lah  Nabi SAW baru mau menikahi wanita lain.

2.SAWDA BINTI ZAM’A

Suami pertamanya adalah Al Sakran Ibn Omro Ibn Abed  Shamz, yang meninggal beberapa hari setelah kembali dari Ethiophia. Umur Sawda Bint Zam’a sudah 65 tahun, tua, miskin dan tidak ada yang  mengurusinya. Inilah sebabnya kenapa Nabi SAW menikahinya.


3. AISHA SIDDIQA

Seorang perempuan bernama Kholeah Bint Hakeem  menyarankan agar Nabi SAW mengawini Aisha, putri dari Aby Bakrs, dengan tujuan agar mendekatkan hubungan dengan keluarga Aby Bakr.

Waktu itu  Aishah sudah bertunangan dengan Jober Ibn Al Moteam Ibn Oday, yang pada saat itu adalah seorang Non-Muslim. Orang-orang di Makkah tidaklah keberatan dengan perkawinan Aishah, karena walaupun masih muda, tapi  sudah cukup dewasa untuk mengerti tentang tanggung jawab didalam sebuah perkawinan.

Nabi Muhammad SAW bertunangan dulu selama 2 tahun dengan Aishah sebelum kemudian mengawininya.

Dan bapaknya Aishah, Abu Bakr pun kemudian menjadi khalifah pertama setelah Nabi SAW meninggal.



4. HAFSAH BINTI UMAR

Hafsah adalah putri dari Umar, khalifah ke dua. Pada mulanya, Umar meminta Usman mengawini anaknya, Hafsah. Tapi Usman menolak karena istrinya baru saja meninggal dan dia belum mau kawin lagi.

Umar pun pergi menemui Abu Bakar yang juga menolak untuk mengawini Hafsah. Akhirnya Umar pun mengadu kepada nabi bahwa Usman dan Abu Bakar tidak mau menikahi anaknya.

Nabi SAW pun berkata pada Umar bahwa anaknya  akan menikah demikian juga Usman akan menikah lagi.

Akhirnya, Usman  mengawini putri Nabi SAW yiatu Umi Kaltsum, dan Hafsah sendiri menikah dengan Nabi SAW.

Hal ini membuat Usman dan Umar gembira.

5. ZAINAB BINTI KHUZAYMA

Suaminya meninggal pada perang UHUD,  meninggalkan dia yang miskin dengan beberapa orang anak. Dia sudah tua  ketika nabi SAW mengawininya. Dia meninggal 3 bulan setelah perkawinan  yaitu pada tahun 625 A.D.

6. SALAMA BINTI UMAYYA

Suaminya, Abud Allah Abud Al Assad Ibn Al Mogherab, meninggal dunia, sehingga meninggalkan dia dan anak-anaknya dalam keadaan miskin.

Dia saat itu berumur 65 tahun. Abu Bakar dan  beberapa sahabat lainnya meminta dia mengawini nya, tapi karena sangat cintanya dia pada suaminya, dia menolak.

Baru setelah Nabi Muhammad SAW mengawininya dan merawat anak-anaknya, dia bersedia.

7. ZAYNAB BINTI JAHSH

Dia adalah putri Bibinya Nabi Muhammad SAW, Umamah  binti Abdul Muthalib. Pada awalnya Nabi Muhammad SAW sudah mengatur agar Zaynab mengawini Zayed Ibn Hereathah Al Kalby.

Tapi perkawinan ini  kandas tidak lama, dan Nabi menerima wahyu bahwa jika mereka bercerai  nabi mesti mengawini Zaynab (surat 33:37).


8. ALJUAYRIYA BINTI HARITH

Suami pertamanya adalah Masafeah Ibn Safuan.

Nabi Muhammad SAW menghendaki agar kelompok dari Juayreah (Bani Al Mostalaq) masuk Islam. Juayreah menjadi tahanan ketika Islam menang pada  perang Al-Mustalaq (Battle of Al-Mustalaq) .

Bapak Juayreyah datang pada  Nabi SAW dan memberikan uang sebagai penebus anaknya, Juayreyah. Nabi SAW pun meminta sang Bapak agar membiarkan Juayreayah untuk memilih.
Ketika diberi hak untuk memilih, Juayreyah menyatakan ingin masuk islam dan menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah yang terakhir. Akhirnya Nabi pun mengawininya, dan Bani Almustalaq pun masuk islam.

9. SAFIYYA BINTI HUYAYY

Dia adalah dari kelompok Jahudi Bani Nadir.

Dia  sudah menikah dua kali  sebelumnya, dan kemudian menikahi Nabi SAW.
Cerita nya cukup menarik, mungkin Insya Allah akan disampaikan terpisah.

10. UMMU HABIBA BINTI SUFYAN

Suami pertamanya adalah Aubed Allah Jahish.
Dia adalah anak dari Bibi Rasulullah SAW. Aubed Allah meninggak di Ethiopia. Raja Ethiopia pun mengatur perkawinan dengan Nabi SAW. Dia sebenarnya menikah dengan nabi SAW pada 1 AH, tapi baru pada 7 A.H pindah dan tinggal bersama Nabi SAW di Madina, ketika nabi 60 tahun dan dia 35 tahun.

11. MAYMUNA BINTI AL HARITH

Suami pertamanya adalah Abu Rahma Ibn Abed Alzey.

Dia masih berumur 36 tahun ketika menikah dengan Nabi Muhammad SAW yang sudah 60 tahun.

Ketika Nabi SAW membuka Makkah di tahun 630 A.D, dia datang menemui Nabi SAW, masuk Islam dan meminta agar Rasullullah mengawininya.

Akibatnya, banyaklah orang Makkah merasa terdorong untuk merima Islam dan nabi SAW.

12. MARIA AL QABTIYYA

Dia awalnya adalah orang yang membantu menangani permasalahan dirumah Rasullullah yang dikirim oleh Raja Mesir. Dia sempat melahirkan seorang anak yang diberi nama Ibrahim. Ibrahim akhirnya meninggal pada umur 18 bulan.  Tiga tahun setelah menikah, Nabi SAW meninggal dunia, dan Maria akhirnya meninggal 5 tahun kemudian, tahun 16 A.H.  Waktu itu, Umar bin Khatab yang menjadi Iman sholat Jenazahnya, dan kemudian dimakamkan di Al-Baqi.

Kalau sudah tahu begini dan kalau memang dikatakan mau mengikuti Sunnah Nabi Muhammad SAW, kira-kira masih minat dan berani nggak ya kaum Adam untuk ber-istri lebih dari 1   ?

(sumber: anwary-islam. com)

http://www.anwary-islam.com/

Tulisan lain

HINDARI SALAH SENGGAMA AGAR SEKS TETAP TERJAGA SELAMANYA

  1. amat
    Oktober 28, 2008 pukul 4:00 pm

    Siapa takut ?!!! asal masuk surga

    • Widayanti
      Mei 9, 2009 pukul 8:21 pm

      Tapi yang bagus lagi kan istri satu dan tidak punya simpanan, so tidak poligami juga. Yang terpenting adalah IMAN mengendalikan NAFSU…

      • ...
        Juni 11, 2009 pukul 12:56 pm

        Sebutkan kalo ada pria yg lbh baik dari Nabi SAW…

      • Joni Ricad
        November 12, 2009 pukul 8:53 pm

        Setuju dengan Widayanti. Rasanya sulit mengatur keadilan dan kasih sayang bila istri lebih satu bahkan yang ada jadi kebohongan, tamak (untuk dapat menghidupi keluarga), cemburu antar istri yang berbeda. Kalau mau membantu janda dapat memberikan lewat yayasan atau apapun namanya.

      • maisyara
        Oktober 6, 2010 pukul 5:58 pm

        ehh…..nabi kahwin kerana untuk membantu lah…

    • marchanto
      Januari 4, 2010 pukul 12:50 am

      boleh poligami asl tidak lebih dari 4 orang……

      • November 9, 2011 pukul 4:03 pm

        mosok?

  2. arif
    Oktober 28, 2008 pukul 5:22 pm

    poligami lebih baik daripada punya istri sah satu tapi banyak punya istri simpanan,

    • Agustus 17, 2012 pukul 9:53 am

      memang anda merasa adil? sombong sekali

      • Sumaji
        Agustus 30, 2012 pukul 2:41 pm

        arif tidak merasa adil, tetapi dia berpendapat “lebih baik poligami daripada punya istri sah satu tapi banyak punya istri simpanan” itu benar sekali.

  3. asuna17
    Oktober 29, 2008 pukul 9:49 am

    Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus untuk para netter Indonesia. Salam!
    http://agama.infogue.com/mengenal_isteri_isteri_nabi_muhammad_saw

  4. dheeno
    Oktober 29, 2008 pukul 11:18 am

    hmmm tapi disini Beliau tidak menikah berlandaskan nafsu belaka…tapi untuk mengangkat derajat bahkan menjauhkan dari mudharat

    • ...
      Juni 11, 2009 pukul 1:00 pm

      Itulah inti dari poligaminya Nabi SAW,namun sayang laki-laki dizaman skrg sama sekali tdk memahami itu yg ada mlh menjadikannya alasan utk poligami…

      A’a Gym saja tdk sanggup sprti Nabi SAW,itu sebabnya dia memilih menikahi istri ke 2 karena syirr (istri ke 2 lbh muda dan cantik dr yg pertama)…kalo A’a Gym btl2 krn ingin mencontoh Nabi SAW dijamin byk istrinya yg sdh peot,janda,beranak banyak…gimana A’a Gym?

    • Anonymous
      September 24, 2009 pukul 12:30 pm

      sip …sip

  5. Oktober 29, 2008 pukul 1:49 pm

    Ada yang salah dari artikel diatas, tidak semua istri Nabi dituliskan

    • tumaritis
      November 18, 2012 pukul 11:57 am

      Lha yang lain siapa saja Kawan? Please share sekalian. Thanks.

  6. ricohsanusi
    Oktober 29, 2008 pukul 3:07 pm

    thanks, ^^

  7. panjul
    Oktober 29, 2008 pukul 4:17 pm

    apa iya benar istri nabi sebnayak itu ya??
    mungkin akan lebih baik kalo diberikan ayat2 penunjangnya.tappi bgaimanapun ini info yang bagsu.trims

  8. ahmedd
    Oktober 30, 2008 pukul 11:08 am

    saya kepikiran pingin menikah lagi. alasannya, sdh 5thn saya menikah blm punya anak. hasil pemeriksaan medis, istri saya punya kelainan yg tdk memungkinkan dia hamil. tapi, alasan krn anak apa cukup utk poligami?
    kalau soal materi, insya Allah ga ada masalah.
    Ada juga keragu-raguan saya, kalau punya istri lbh dari 1, apa bisa adil? salah satu syarat utama poligami kan harus adil, minimal secara materi.
    keraguan saya jg krn lingkungan kita yg msh memandang sinis pelaku poligami.
    Wallahua’lam bishowab.

    • ...
      Juni 11, 2009 pukul 1:06 pm

      Bersabar dong ahmedd,tuh liat Inul Daratista & suami sdh menikah 15 tahun br diksh anak,tmn2 mamaku jg ada yg 10 thn br diksh ank,bahkan Nabi Zakaria AS sdh tua br dikasih ank stlh tdk lelah (puluhan thn) selalu berdo’a utk diberi anak yg sholeh kpd Allah…

      Anda tdk bersabar diksh ank cuma dlm wkt 5 thn,tp sdh berfikir utk membiarkan istri anda utk bersabar dgn kelakuan anda seumur hidupnya?…weleh-weleh (jgn belagak sensitif deh)

    • vien
      Desember 24, 2010 pukul 2:59 pm

      adopsi anak yatim piatu masi bisa kan, omm

  9. Oktober 30, 2008 pukul 11:33 am

    ilmu yang bermanfaat… dan dijadikan tauladan…

  10. Oktober 31, 2008 pukul 5:33 am

    maaf jika isi pesan berikut mengganggu aktivitas kamu.. aku cuma mau kasih tau aja, ada sebuah situs social bookmarking yang berisi kumpulan berita-berita menarik yang paling update diseluruh indonesia,dan memang situs ini berbasis bahasa indonesia… klo nggak keberatan tolong cek situs ini yah.. semoga bermanfaat..
    http://www.lintasberita.com ……

    dan dibawah ini ada artikel bagus lho…
    coba di cek yah??

    http://www.lintasberita.com/Hiburan/Tips_Mendeteksi_Kebohongan_Cowok

    http://www.lintasberita.com/Olahraga/Ronaldo_pemain_profesional_terbaik

    http://www.lintasberita.com/Aneh/Ular_Menu_Utama_Pesta_Halloween_

    http://www.lintasberita.com/Bisnis/AS_Bergulat_Dengan_Krisis_Keuangan_Aktual

    http://www.lintasberita.com/Sains/Apakah_Jin_Boleh_Merasuki_Manusia

    http://www.lintasberita.com/Hiburan/6_Tipe_Pria_Yang_Harus_Dihindari_Setelah_Putus_Hubungan

    http://www.lintasberita.com/Dunia/Penemuan_Raksasa_Cardiff_yang_Menghebohkan

    coba di share aja semua tulisan km di situs itu ,mudah2an bisa membantu naikkan traffic blog ini ,keep up the good post ok.. btw.. ever thought bout adding lintasberita’s widget?? cek disini aja yah

    >>> http://www.lintasberita.com/tools.php

    thanks…. sory klo keliatannya spamming.. but seriously… im just helping you out here

  11. Ibnu
    November 9, 2008 pukul 9:24 am

    Kalau membaca tulisan diatas, jelas sekali kalo Muhammad SAW mengawini janda-janda karena belaskasihan. Tapi kalo sekarang, laki-laki muslim poligami karena nafsu. Saya tantang laki-laki umur 30 yang berani mengawini janda umur 60. Ada?

    • ...
      Juni 11, 2009 pukul 1:03 pm

      Dijamin ada tp kalo jandanya punya byk uang,& si laki cuma krn pingin hartanya & gk bakalan sanggup setia sprti Nabi SAW yg msh 25 thn sanggup setia kpd Siti Khadijah yg 40 thn,sampai2 hingga istri pertamanya wafat beliau tdk prnh poligami…stlh Siti Khadijah wafat baru poligami,itupun kebanyakan istrinya tua,janda,miskin…

  12. November 9, 2008 pukul 9:55 am

    Buat ahmedd..
    Menurut saya, anda menikah saja, poligami itu wajar dalam agama kita. Tidak ada yang salah dengan poligami. Masalah ketidakadilan, who cares anyway, toh dengan menikahi wanita lain saja sebenarnya kita sudah tidak adil terhadap dia, jadi selebihnya ya sante aja lagi :)

  13. wyd
    November 12, 2008 pukul 6:26 pm

    setau saya istri rasullullah lebih dari 12. coba cek lagi deh….

  14. fitri
    November 20, 2008 pukul 4:04 pm

    Asslm.
    kalo saya paling sebel ada orang yg bilang mendingan poligami dari pada sering jajan diluar or punya istri simpanan.
    Yang saya mau tanyakan adalah emang kebutuhan seorang istri itu gak cukup ya dipenuhi sama seorang istri saja, terutama untuk hubungan suami-istrinya ?? dari pada zina mending kawin lagi, lah kan udah menikah sama satu perempuan kan bisa melakukan hubungan seks (maaf) dengan istri dan gak dibilang ZINA…
    lucu yaaaa……
    seharusnya para laki2 berfikir, bila ada poliandri seperti di Tibet, mereka mau gak ya ??? daripada punya suami simpanan or istri kita zina ???
    disini saya bukannya tidak menyetujui apa yang sudah diperbolehkan dalam Islam tapi sebaiknya diperdalam lagi makna dari diperbolehkan tersebut….adilkah…. menyakiti hati pasangan hidup kita kah…. bila kita mencintai seseorang dengan tulus, tentu kita akan melakukan apa saja untuknya, tidak ingin menyakiti hatinya, membuatnya menangis, membuat hatinya resah, istilah kata EVERYTHING I DO , mati pun mau… tapi kok ya liat cewek cakep dikit pikirannya “kesana” terus… daripada zina, daripada bohong, nikah siri atau apalah kata2 klise yang dilontarkan…
    cape deh….

    • ...
      Juni 11, 2009 pukul 12:55 pm

      Iya tp apa anda bisa menjawab knp di syurga kok pria ahli syurga berpoligami dgn byk bidadari yg akan menjadi istrinya?

      Apa menurut anda Allah salah?

      Kalo poliandri,pake akal sehatlah byk suami istri cuma 1 gimana anaknya?…gk jelas bpknya…

      Solusi: anda kawini pria muslim yg sefaham dgn anda,yg siap monogami dgn perbuatan (bkn perkataan sj) & stop menilai ajaran agama Islam jelek,kecuali anda siap2 pindah agama,by the way gk cuma Islam tp di agama Yahudi dll jg ada poligami,tp plg pengikutnya aja yg paranoid 1 sisi mengakui ada dikitab tp 1 sisi menolak,1 sisi dmn selingkuh…hehehe

      • Mei 19, 2010 pukul 10:44 am

        setahu saya di surga para pria nggak poligami hanya di katakan ” orang orang di surga akan di kelilingi bidadari” dikelilingi bukan berarti di kawini bisa juga bidadari menjadi pelayannya ( Coba baca Quran yg jeli dech…..Bukan Allah yg salah tapi sering kali pemahaman kita yg salah

        • NAWWAR
          Desember 18, 2010 pukul 5:26 pm

          benar sekali kata mas bowo. setahuku emang ahli surga “DIKELILINGI” saya juga ndak pernah tahu klo ada kata ” AHLI SURGA BERPOLIOGAMI'(dalam kitab yang pernah ku baca). jadi tolong jangan salah mengartikannya.

    • Mei 19, 2010 pukul 10:29 am

      Lebih baik lagi gak punya istri, gak punya simpanan hidup hanya untuk memberi yg berarti pada dunia agar dunia damai dan lebih baik, aq pnya banyak temen dan sdr yg tidak nikah, dia lebih baik dan taat daripada aq, hdpnya jg happy happy aja.

      • Mei 7, 2012 pukul 9:54 am

        tapi bukankah menikah adalah salah satu hadizt Nabi Muhammad????

      • Juli 25, 2012 pukul 11:07 pm

        KLO NGGAK NIKAH NGGAK AKAN DI AKUI UMATNYA NABI MUHAMAD SAW

    • benny
      Februari 22, 2012 pukul 10:43 am

      semua berjalan dengan baek asalkan berlandaskan dg al-quran dan al-hadist so setiap yang mw poligami harus bs mempertanggung jawabkannya.. yg intinya islam tu begitu akurat untuk mengatur hamba2 penganut agama islam… nothing likes islamic…

  15. jumadi
    November 27, 2008 pukul 1:28 pm

    kkk

  16. 08
    Desember 1, 2008 pukul 10:19 am

    eh kalo gak salah..
    Istri yang di cintai Nabi itu hanya 1, yaitu Siti Khadijah..
    jadi poligami nabi bukan karena cinta kepada istri-istri lain yang di nikahinya, tapi cinta kepada Tuhan nya, dan bukan karena nafsu nya, tetapi karena ikatan persaudaraan, kekeluargaan dan kehormatan…

    apabila nabi menggauli istri-istri nya itu pun karena Kewajiban Suami Kepada istri nya, bukan karena bernafsu terhadap mereka.

    Apa Kita-kita sanggup seperti itu?????

    Jadi jangan pernah salah artikan Poligami Nabi…

    • ...
      Juni 11, 2009 pukul 1:10 pm

      Gk,yg plg dicintai Siti Aisyah,ttp beliau jg sgt mencintai bahkan sgt menghormati Siti Khadijah diantara cinta beliau kpd istri-istrinya yg lain (beliau itu mencintai istri ssdh menikah bukan sblm menikah sprt kita2 di zaman skrg),itu sebabnya beliau srg sekali menyebut2 kebaikan/kelebihan Siti Khadijah,bahkan dlm salah 1 riwayat bahwa satu-satunya istri Nabi SAW yg sgt dicemburui Siti Aisyah adalah Siti Khadijah meskipun seumur2 mrk blm pernah bertatap muka (krn Siti Khadijah sdh meninggal dunia)…

  17. Ismet
    Januari 5, 2009 pukul 1:36 pm

    Maaf kalau gak salah masih ada satu lagi, RAIHANAH BINTI ZAID, jadi semuanya 13.
    (Waktu itu belum turun ayat yang menjelaskan bahwa dalam islam , istri it maksimal 4).
    Sykron.

    • ...
      Juni 26, 2009 pukul 7:45 pm

      Ada mmg yg sy prnh baca,tp kalau tdk salah disuruh kembali ke rmh org tuanya sblm “dikumpuli” krn ketauan Nabi SAW,bahwa si keluarga istrinya berdusta (mengatakan si calon istri sehat dll,ternyata memiliki penyakit menular)…

      Note: hal ini sebagai pelajaran,bahwa terlarang bagi keluarga calon mempelai (istri/suami) utk menyembunyikan/membohongi calon mantu,akan kesehatan si calon yg sesungguhnya…(sejalan dgn metode cek kesehatan dizmn modern sblm menikah)

  18. henyta gustiana
    April 6, 2009 pukul 3:00 pm

    Assalamualaikum

    Bagi saya kaum lelaki zaman sekarang ini bukanlah mengikuti cara poligami seperti Nabi. melainkan mereka poligami karena nafsu yang ada pada diri mereka.
    @
    Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh
    Tidak semua laki-laki…

  19. robin
    April 12, 2009 pukul 5:10 pm

    banyak yg disalahgunakan oleh para laki2 muslim untuk hidup berpolygami. tetapi kita tidak boleh memberi sangsi terhadap orang yg kita tidak mengetahui latar belakangnya mereka untuk poligami. serahkan saya kepada ALLAH. ingat kalao umat muslim dilarang untuk berpikiran buruk sebelum kita mengetahui sebenarnya.

  20. Mei 1, 2009 pukul 11:54 pm

    Assalamu’alaikum…

    Terimakasih infonya, saya sedang mencari tulisan ini, ada seorang teman yang minta tolong. Boleh saya copas?
    @
    Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh
    Silahkan di copas. Terima kasih atas kunjungannya.

  21. Mei 14, 2009 pukul 10:09 am

    Di dunia dan khususnya di Indonesia ini, kalo mikirin kawinnya doank memang enak punya istri lebih dari 1. Tapi perlu ngaca dululah, apakah sudah pantas mendapatkan seperti yang Tuhan berikan kepada Rasul-Nya?
    (dengar kbr ki gendeng pamungkas dah murtad dr islam,tp kok di blog ini msh ada symbol2 islam? Lalu blog siapakah ini? Hayoo, ngaku ajalah…)
    @

    • ...
      Juni 26, 2009 pukul 7:49 pm

      di majalah Jakarta-Jakarta thn90an ada wawancara khusus dgn Ki Gendeng disitu dia justru blg bahwa dia kristen,tp kalau yg anda maksud dia tdk prnh murtad apakah seperti ini?

      kristen-masuk islam-tidak masuk kristen lagi? (sprt Sudomo,cuma bedanya Sudomo itu islam-kristen-islam-kristen-islam)

  22. Juni 15, 2009 pukul 1:03 am

    gimana mau adill…?poligami,dan istri banyak.kita rubah pikiran kitaa mulai skarang,,mari kita tanamkan ke anak2 kita,,bahwasanya punya istri lebih dari satu,,itu sama sekali gak adil.apapun alasannya.hati wanita itu ndak bisa kita tebak,,bisa saja dia gembira,,tapi batinnya menangis,,dia hanya gak bisa berontak kalau suaminya berpoligami.ini hanya saran,,ungkapan,,tolong berikan saya jawaban,,gimana bisa adil kalau berpoligami..tolong ya,,siapa yg bisa kasi penjelasan.
    @
    Boleh jadi ada yang bisa adil. Tapi prosentasenya amat sangat kecil sekali.

    • Gathot Sutedjo
      Oktober 3, 2012 pukul 4:51 pm

      Betul dan yang mau kawin lagi, ternyata prosentasinya juga sangat kecil…

  23. syahirah
    Juli 11, 2009 pukul 9:04 pm

    assalamualaikum…
    isteri2 nabi ini di khawini bukan karena nafsu
    tetapi kerana ingin memudahkan beliau berjihad.

    isteri2 nabi ini tidak dikhawini secara serentak.

  24. dinda
    September 7, 2009 pukul 8:05 pm

    saya sih ok2 azze rasulullah istri banyak,alasannya kuat, jelas dan bukan karena NAFSU,tapi untuk mencegah fitnah dan menyantuni anak-anak yatim tersebut, tapi tolong dong bagi kaum adam yang laen jangan pake alasan SUNNAH RASUL beristri banyak, kayak entu tu…syeh puji, alasan agama dibawa-bawa risih d kuping ane dengernye.

  25. dinda
    September 7, 2009 pukul 8:09 pm

    makanya mr mahmud, baca sejarahnya, kalo karna alasan tuk muasin nafsu beliau, ngapain kawini janda, perawan banyak kok, kayak syeh puji tu….

  26. MURTI
    November 13, 2009 pukul 5:41 pm

    Perempuan yg mampu dipoligami adalah sosok yg tegar,ikhlas dan tidak mencintai suaminya hanya segi fisik tapi karena ALLAH, sosok wanita yg boleh dipoligami adalah wanita yg sopan santun, tau agama, dan dapat membantu sang suami untuk semakin mendekatkat diri pada ALLAH………………saya sih nggak sanggup dan tidak mampu………….

  27. budimulyawan
    November 23, 2009 pukul 11:15 pm

    Pembelajaran bagi kaum laki2… bersabarlah dg kelakuan istri2 kalian yg kurang sholeh yg kadangkala tidak melayani anda dg semestinya, jadikan penolakan mereka sebagai ladang ibadah dg mengambil air wudhu dan beribadah serta mendoakan isteri anda agar diberikan maaf dan ampunan. Insya Allah.

    Bila masih belum cukup walaupun sudah berkeluarga atau memiliki isteri maka berpuasalah senin kamis, dan sekalilagi doakanlah isteri anda… yg seringkali bersifat kekanakan sehingga menimbulkan inspirasi mo kawin lagi, amien

  28. mytemporarykitchen
    November 26, 2009 pukul 6:40 am

    Subhanallah… Rasulullah memang manusia yang paling mulia…
    nah ati2 aja deh buat lalaki2 yang mengatasnamakan ‘sunnah Rasul’ untuk menikah lagi… are you sure if u’re fair enough – bisa adilkah nantinya…??? apa yakin nanti kalo diminta pertanggungjawaban atas dirinya dan istri2nya, bisa dengan mudah melaluinya…
    yang penting adalah selalu mengharap keridhoan Allah. kalo menikah lagi memang hanya karna mengharap ridho Allah, Insya Allah istri2nya akan ridho juga.
    but let’s think – namanya manusia biasa, punya istri satu aja belum tentu bener ngurusnyah… palage punya 2, 3, 4… pusing, booooo… :D

    o ya, mas… salam kenal ya, thx kemarin sudah mampir ke mimi’s kitchen… trima kasih sudah berbagi artikel2 yang bermanfaat, semoga selalu dimudahkan Allah dalam menyebarkan ke-Islam-an dan pesan2 Islami, amiin…
    @
    amin…terima kasih kembali atas kunjungannya.

  29. One
    Desember 5, 2009 pukul 8:32 pm

    Alasan nabi berpoligami menurut saya, karena iba melihat janda yg ditinggal suami sehabis perang, udah tua miskin lagi dan juga menikah atas permintaan sahabat beliu dan juga menikah utk mengenalkan dan memperluas ajaran islam ke suku lain..

  30. One
    Desember 5, 2009 pukul 8:48 pm

    Sambungan commen gue diatas..tapi poligami nabi juga menjadi senjata agama lain tuk memojokkan islam..

    • irma
      Agustus 28, 2012 pukul 5:26 am

      nabioun smpat gusar dg apa pandangan org nantix, tp itulah yang dikehendaki Tuhan dalam firmanNya:

      “Dan engkau menyembunyikan sesuatu dalam hatimu yang oleh Tuhan sudah diterangkan. Engkau takut kepada manusia padahal hanya Allah yang lebih patut kautakuti.” (Qur’an, 33:37)

  31. yanjaya
    Desember 8, 2009 pukul 3:38 pm

    Poligami itu adalah solusi yg paling tepat untuk menanggulangi kemiskinan, prostitusi dan perbaikan akhlak namun aturannya harus bener2 ditaati dan tidak semaunya sendiri kalo memang belum mampu jangan dilakukan karena syarat utama poligami adalah mampu memberiakn nafkah lahir dan bathin dan harus punya akhlak yg baik karena harus bertanggung jwb terhadap keturunanya, pertanggung jawaban itulah yg sangat berat.
    jadi kesimpulanya Poligami hanya dpt dilakukan oleh orang2 yg benar2 sudah mapan dalam hidupnya, baik dari segi ekonomi/jasmani maupun segi rohani/agama/akhlak.

  32. Rival
    Januari 13, 2010 pukul 12:18 am

    Saya sendiri sebagai seorang laki2 tidak mengindahkan yg nama.a poligami pada kontex sekarang ini, dikarenakan seperti hal.a pernyataan2 di atas, poligami sekarang hanya untuk pemuas nafsu pria yg berhati sok adil yg mungkin dlm pemikiran.a jika ia kaya ia dpt memberikan keadilan dgn harta.a padahal tdk sma se x…,
    ingat NABI MUHAMMAD MEMANG MANUSIA NAMUM TIDAK SEPERTI MANUSIA LAINNYA,,

  33. Februari 26, 2010 pukul 6:04 pm

    jelas jauh berbeda dengan yang sekarang terjadi …

  34. Rangga mbojo
    Maret 21, 2010 pukul 6:16 am

    Kalo hanya mengkaji poligami hanya benci terhadadap kecenderungan pemuasan nafsu juga blum tentu bnar, krn memuaskan nafsu pada yg halal adalah pahala. Masalahx, yakinkan dulu halal itu bukan karna soal bebas dari pro dan kontra tapi krn td melanggar ajaran. Kalo poligami masuk kajian dunia maka jg lupa akhirat. Andaikan istri itu adalah hak, maka rasul peroleh stlah tunaikan kwajiban, yaitu berjuang mematangkan tauhid d makah dan mematangkan segi sosial politik d madinah. Kita sdah berjuang utk islam sdah pada tinkat mana se? Jangan2 perbaiki diri aja ????? Blum2 cari yg enak aja lho.. Hak kta yg satu aja gm? Bukan hanya urusan materi n seks. Gm dg genesi n lingkungan islam yg diridhoi. Kalo byak uang lbih besar pahalax bantu kaum muslimin tertindas agar jg terkikis imanx. Jg hanya ingat poligami, blum tentu terbebas dari dorongan nafsu n alasan agama sbgai pembenar. Wallaht a’lam bissawab!

  35. lusi prilia
    Maret 30, 2010 pukul 12:14 pm

    kurang lengkap…

  36. Nurma
    April 13, 2010 pukul 10:08 am

    ni bkan mslah berani atw tdak berani tp ni masalah hukum Alloh yang ketika Alloh menetapkan sebuah hukum pst mngandung kemaslahatan…..
    Dan lgiyan poligami itu bkan berdsarkan nafsu belaka tp ada syarat yang harus dilakukan oleh seorang laki-laki, yaitu harus bersikap adil thdp istri-istrinya.

  37. ARA
    Juli 22, 2010 pukul 8:45 pm

    Satu aja cukup .NIKAH 1 kali mati 1 kali.kita mah ga mampu kaya nabi ,sayangin aja yg satu.

  38. Agustus 17, 2010 pukul 8:47 am

    Assalaamu’alaikum,, Sisi baik dari poligami untuk kita orang islam ( jauh setelah jaman Rosul ), pasti ada, ingat KB (Keluarga Berencana) ? Itukan politknya zionis!, biar orang islam semakin sedikit!! dan dengan mudahnya mereka bantai kita umat muslim,, jika berniat poligami untuk memperkuat dan menegakkan syariah yg sudah compang-camping karena propaganda orang-orang kafir, kira-kira masih harus dipedebatkankah polgami itu..?
    Sukron katsiran,,
    Wassalam,,

    • vien
      Desember 24, 2010 pukul 3:05 pm

      haha iya kalo calon anak nya bisa jadi muslim ato muslimah yang bener xP

      kaloo engga ?

      malah nambah dosa, islam makin terpuruk deh

    • sananm
      Oktober 4, 2011 pukul 2:13 pm

      bener bngt mas, saya sbg istri mau di madu asal clon istri muda bener2 seorang muslimah yang taat. semua itu untuk ukhuwah islm di masa yang akn datang. suapaya kita tetp bisa mempsrtahankn aqidah islam scara benar smpai akhir zaman. dan tidak mudah dimasukin kebiasaan2 yng tidak islami. untuk para suami , carilah ilmu yng maksimal untuk anda berpoligami. semoga stiap wanita bisa punya suami karena para suami mau berpoligami. saling berbagi apa slahnya??????? dan jgn lupa janji allah, bahwa istri yg iklas di madu syurga balasannya. allah tdak akn ingkari janjinya. MENDATKAN SYURGA SELAMANYA. LUAR BIASA.

    • sananm
      Oktober 4, 2011 pukul 2:26 pm

      bener bngt mas, saya sbg istri mau di madu asal clon istri muda bener2 seorang muslimah yang taat. semua itu untuk ukhuwah islm di masa yang akn datang. suapaya kita tetp bisa mempsrtahankn aqidah islam scara benar smpai akhir zaman. dan tidak mudah dimasukin kebiasaan2 yng tidak islami. untuk para suami , carilah ilmu yng maksimal untuk anda berpoligami. semoga stiap wanita bisa punya suami karena para suami mau berpoligami. saling berbagi apa slahnya??????? dan jgn lupa janji allah, bahwa istri yg iklas di madu syurga balasannya. allah tdak akn ingkari janjinya. MENDAPATKAN SYURGA SELAMANYA. LUAR BIASA.

  39. Edy
    Agustus 31, 2010 pukul 6:21 pm

    Ass…
    Ngapain msh aja memperdebatkan poligami,wong halal dan Rasullullah aja berpoligami..
    Yg seharusnya dipermasalahkan tuh perzinahan yg terjadi dimana aja…
    Masa yg haram diam aja tapi yg halal malah diributin…
    Aneh!

  40. idris mawardi
    September 21, 2010 pukul 11:53 pm

    hari gini ributin poligami,kasihan de lho, mendingan ambil wudhu baca quran sholat malam tanyakan kedirimu dosa dan kejahatan apa yg kamu buat hari ini, setelah itu istigfar dan jangan diulag lagi , mudah2 an kita bisa berbuat yg 5 sebelum datang yg 5, amien

  41. sang petualang
    September 27, 2010 pukul 2:28 pm

    Repotnya, banyak orang yg memutar balik fakta sejarah:

  42. JAY
    September 29, 2010 pukul 11:30 am

    boleh-boleh saja apabila istri sudah tidak sanggup lagi memberikan bahtiniyah karena habis askit dall.

  43. Fajrie Al-Katiri
    Oktober 4, 2010 pukul 5:46 pm

    SUBHANALLAH

  44. Oktober 8, 2010 pukul 3:20 pm

    entah lah…
    hanya allah yg tau…

  45. aditya jatmika
    Oktober 13, 2010 pukul 9:47 am

    subhanallah……………

  46. hanhan
    Oktober 14, 2010 pukul 2:54 am

    hmmm, semua ribut, semua punya ukuran, semua punya klaim nya sendiri, semua merasa benar… sementara esensinya terlupakan.

    esensi pertama: nafsu!… sebutlah nafsu apa saja. katakanlah nafsu makan. ketika anda merasa lapar, hidangan tersedia, anda bersama teman-teman anda melahap makanan yang ada. hukum yang sebaik-baiknya dari Rasulullah, makanlah ketika lapar dan berhenti sebelum kenyang.

    yang terjadi adalah, ketika ada diantara teman kita yang memang pada dasarnya gembul, kapasitas dia secara pisik dan biologis harus dipenuhi dengan makan yang bertambah, dan ada juga diantara teman kita yang memang, dan ini berlaku umum, sepiring bahkan kurang dari itu pun ga habis.

    persoalannya: demi rasa keadilan dan persepsi masing-masing, maka si gembul tidak boleh makan nambah. mbok tahan tahan nafsu… jangan terlalu memperturutkan hawa nafsu. meskipun kalo nambah, si gembul diperbolehkan, namun demikian hebatnya pandangan umum yang telah terjadi, maka makan nambah yang untuk memenuhi kebutuhan biologisnya tersebut, ditahan, dilarang, jika tidak terlarang, di cerca, dihina, dipojokkan. sementara dilain pihak, si teman yang kemampuannya cuma makan sepiring kurang, demi melihat si gembul mkan nambah, timbul nafsunya (dan ini yang namanya memperturutkan nafsu), sehingga makan lagi, dan akhirnya MUNTAH!!!.. iyaa.. MUNTAH!!!

    dan karena melihat yang MUNTAH itu, semakin memperkuat kesimpulan bahwa, makan nambah itu ga bener, bga baik, cuma bikin muntah… sehingga dilaranglah aturan makan boleh nambah.

    Ini salah satu ANALOGI… dan saya yakin, dari analogi ini nanti akan ada yang memutar balikkan keadaan sehingga balik menyerang… biasa… sang iblis selalu punya cara untuk membuat ajang adu domba… dan ini baru salah satu esensi dari POLOGAMI itu sendiri. dan mari sama-sama kita lihat, seberapa hebat penyerangan atas esensi ini. Bahkan tanpa tahu saya ini pelaku atau bukan, tudingan sudah pasti dapat diramalkan… :-) even sudah diberikan rambu2 seperti ini pun!

    Persis seperti Poligami. Otak umat islam (Indonesia khususnya) udah dicuci sedemikian rupa sehingga bahkan ada seorang Ulama (ustadzah) yang menyatakan bahwa ayat Poligami tersebut sudah ga cocok dengan zaman.. naudzu billahi min dzalik!!!

    Bahkan, ketika pelaku poligami tersebut hidup dengan nyaman, sentosa, bahagia dunia akhirat terlepas didalam rumah tangga mereka ada riak-riak bahkan gelombang, tapi bahtera yang mereka tumpangi dapat dinahkodai dengan selamat, tahukan anda, apa yang terjadi? tetap saja si laki2 di hujat, siperempuan dianggap bodoh mau saja berbagi. bahkan ketika sang perempuan-perempuan/istri-istri tersebut nota bene orang-orang pintar lulusan universitas, yang namanya kaum dajjal, tetap saja menganggap itu bodoh…! kebahagian adalah jika itu sesuai dengan ukuran dan standar mereka masing-masing! dan anda mau mengikuti cara pikir seperti itu???

    andaikata, hujatan tak henti-hentinya itu anda anda layangkan kepada pihak-pihak yang melakukan perzinahan, perselingkuhan, permesuman, perjudian, dan maksiat-maksiat lainnya, alangkah baiknya… dan tentu saja bermanfaat, ketimbang anda-anda bertengkar untuk sesuatu yang telah ada aturannya, tinggal anda-anda menerapkan waluna ‘akmaluna walukum ‘akmalukum

    dan tahukan anda sekalian semua? terlepas anda yang berpihak pada pelaku atau pun menghujat pelaku… hal ini hanya akan makin memperkeruh dan memperkuat jurang perpecahan dikalangan kaum islam… selamat!! anda telah jadi bagian dari propaganda kaum orientalis :-)

    esensi akhir: pada akhirnya, segala sesuatu nya hanya Urusan Anda pribadi dengan Allah SWT.

  47. ...
    Oktober 18, 2010 pukul 6:59 pm

    assalamm…

    • oji
      September 6, 2012 pukul 7:47 pm

      betul tu mas,skr wanita n laki2 satu banding 3,bannyakan wanita,masa kita hanya membahagiakan 1 wanita saja,sedangkan wanita2 itu pingin merasakan juga mahligai rumah tangga,yg sebenarnya tidak adil para istri hanya mau menangnya sendiri nggak mau mikirin wanita2 yg lain ikut bahagia juga!walaupun kt bukan nabi kt akan berusaha seperti beliau.initinya wanita tdk mengerti arti emansipasi wanita.

  48. KAMARUDIN
    November 15, 2010 pukul 9:43 am

    DENGAN POLIGAMI DAPAT MENYELESAIKAN ISU LEBIHAN PEREMPUAN DIDUNIA INI.

  49. November 15, 2010 pukul 12:03 pm

    infonya berguna sekali nih

  50. November 19, 2010 pukul 11:40 am

    islam itu indah

  51. November 26, 2010 pukul 1:20 am

    amin…………

  52. Desember 7, 2010 pukul 9:02 am

    jika kita bisa adil, membahagiakan wanita yg dlm kesusahan adalah sebuah kebaikan. saya sampae sekarang msih sepakat dg ap yg disampaikan Sultan yogya yg skrg. pda waktu beliau ditanya soal poligami beliau menjawab: ” saya bisa membagi semua yang saya punya kecuali satu, hati saya. jadi saya belum bisa adil sehingga saya tidak melakukan poligami. padahal kita lihat beliau punya segalanyaa..
    Maha Suci ALLAH Yang Maha Tahu segala isi hati makhlukNya..

  53. Desember 13, 2010 pukul 9:00 am

    ASS.WR.WB

    rasulullah shallalluhu alaihi wa sallam menikah lebih dari satu/berpoligami,bkn melainkan dari nafsunya,,tpi untuk menolong…..
    gak kya jaman sekarang poligami cuma mengikuti hawa nafsu doank,,
    ikutilah jejak nabi,,tapi dengan benar,,dan jangan suak di ubah-ubah,,KaReNA nabi muhammad shallalluhu alaihi wa sallam menyiarkan agama ISLAM,,susah sekali dan tidak gampang,,dan jangan suka menyempelekan rasulullah shallalluhu aliahi wa sallam…

    ASS.WR.WB

    by: abu ghifari

  54. Januari 16, 2011 pukul 12:35 pm

    Sungguh keterlaluan hanya dg alasan mengikuti Sunnah Rasul, sedangkan anak-anak dan istri butuh kasih sayang dan materi untuk mengembangkan keturunan yg shaleh dan shalehah. Saya harap jgn begitu, walaupun kekayaan yg tdk terhitung, kecuali bisa dipertimbangkan kalau tidak mempunyai keturunan dan sang istripun sudah mengizinkannya. Setuju…….!

  55. riska
    Februari 17, 2011 pukul 4:51 pm

    nabi muhammad saw hebat bisa menikahi banyak istri, namun beliau sangat adil kepada semua istrinya dan semua istrinya sangat taat kepada allah dan kepada nabi muhammad saw karna mereka ingin menjadi istri yang solehah,nabi muhammad itu sangat bijaksana dan tegas serta sangat taat kepada perintah allah swt dan nabi suka menuruti perintah allah ,yaitu perintah yang dilarang oleh allah swt

  56. riska
    Februari 17, 2011 pukul 4:52 pm

    allahu akbar, allahu akbar, allahu akbar

  57. Februari 24, 2011 pukul 10:10 am

    Yang jelas saya tidak mau dipoligami…

  58. Februari 24, 2011 pukul 11:41 pm

    bagaimana sejarah sampai nabi muhammad mendapat istri ke 7..
    truss nama istri ke7 muhammad yng benar siapa??

  59. kesi
    Maret 2, 2011 pukul 11:43 am

    nabi menikah dg khadijah saat umur 40 th…
    tp ko ada keterangan lg…
    setelah menikah 15 th dg khadijah, nabi diangkat menjadi Rasullullah yaitu pd umur 40 th…
    ky’ny ko tdk nyambung ya…
    hmmm….bingung.com

    ===
    Rasulullah SAW menikah pada usia 25 tahun dengan Siti Khadijah ra yang berusia 40 tahun..

    • kesi
      Maret 2, 2011 pukul 12:29 pm

      duuhhh maaf saya salah baca, tp tdk tau cara menghapus komentar yg sdh terlanjur di tulis… :(

  60. Maret 29, 2011 pukul 10:21 am

    ya saya setuju dgan beberapa komentar kawan2 diatas,,,,,,,,

    artikel diatas tidak ditunjang dalil2 yng sohih……….
    agar bs menetapkan jmlah istri nabi itu brpa!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!1

  61. Malati Tani
    Maret 31, 2011 pukul 7:00 pm

    Yg tertinggal dr senarai di atas : Raihanah bt. Zaid bin Amrin.

  62. Marsan
    April 18, 2011 pukul 12:09 pm

    Mhn maaf , bukan maksud sy menggurui. Poligami adalah suatu kebolehan, coba dibaca dan dipahami baik2 lagi ayatnya>surat al-Nisa’ ayat 3. Praktik Keliru/Kegagalan seseorang melakukan Poligami Bukan Alasan. wallahu a’lam bishowab!

  63. April 18, 2011 pukul 4:38 pm

    tidak ada poligami seadil nabi muhammad………

  64. kamallhaji
    April 22, 2011 pukul 6:45 am

    Yang membuat para suami tidak adil datang nya dari isteri2 tersebut juga yang lupa akan status nya suka rewel suka membebel membuat sesuatu yang suami tidak suka suka membanding suka menyebut2 itu adalah sebahagian perkara banyak lagi yang tidak disebut

  65. nadia
    Mei 6, 2011 pukul 9:06 pm

    aku suka ,

  66. Dyto
    Juni 27, 2011 pukul 11:33 am

    Assalamu’alaikum wr wb, salam silaturahmi untk semua saudara muslim dimanapun berada. afwan,maaf,sy hnya mencoba untk membantu menerangkan berdasarkan kisah suri tauladan Nabi SAW. Rosulullah menikah untk yang pertama kalinya dgn Ibunda Siti Khadijah r.a, stelah Ibunda meninggal dunia,Rosul sangat sedih,karena kecintaanya kpd sang istri yg sangat sholehah.kemudian Rosul hidup tnpa istri untk wktu bbrapa lama.Rosul pun terkadang merasa bahagia jika ingat istrinya tsb.wlw dmikian rosul pun merasa kesepian,akhirnya kedua orangtua dari Siti Aisyah,slh satunya adlh sahabat Rosul sndri yaitu Syaidina Abu Bakar As Sidiq,pun membatalkan tunangan Siti Aisyah dengan seorang laki2 non muslim,yang sdh bbrapa wktu trjalin tunangan,karena ditakutkan akan mengikuti agamanya yang bukan muslim.lalu ibunda dari Siti Aisyah berencana menunangkan anknya(Siti Aisyah) dgn Rosulullah.akhirnya Beliau mminta bantuan kpd pmbantu Rosul untuk mnyarankan mnikahi Siti Aisyah ank dri sahabatnya sndri Abu Bakar As Sidiq,stlh dipikirkan Rosul mau,lalu brtunangan.dlm bbrpa tahun mnunggu Siti Aisyah beranjak tahap dmi tahap brtmbh umur,akhirnya dinikahilah,hidup berumahtangga dgn 1 istri,Siti Aisyah dlm perkembangannya sehari2 brsama Rosul,Ia Pintar dlm menghapal Hadits2 dan Al-Qur’an,akhirnya Siti Aisyah dlm bbrpa lama mmplajari,dan beliau adlh sseorang yg lbih bnyk tau ttng Al-Qur’an & Hadits drpda sahabat2 Rosul lainya,akhirnya Bunda Aisyah dijadikan nara sumber Al-Qur’an & Hadits olh para sahabat/ulama(tokoh Islam) kala itu. lalu Beliau mminta Ijin kpda Rosul untuk berdakwah,DIIJINKANLH BERDAKWAH,lalu berdakwah dgn banyak hasil orang2 yg bnyk masuk islam,begitu & begitu, Rosulullah akhirnya berfikir merenungkan,ANDAI MEMPUNYAI ISTRI LAGI SEPERTI AISYAH,MAKA DAKWAH Seruan Islam akan LEBIH Pesat & LUAS Lagi.akhirnya Rosul meminta ijin dan menerangkan maksud dan tujuannya itu,dengan bijak Istrinya Siti Aisyah mengijinkannya,lalu mnikah dgn seorang janda,dan trnyata istri Rosul ini pun sama seperti Aisyah dengan hidup sehari2 bersama Rosul Ia bersemangat mmpelajari Islam dari Al-Qur’an & Hadits,maka Ia pun berdakwah sampai bnyk pula yg masuk Islam,ALANGKAH BAHAGIANYA ROSUL,sungguh ini menjadi terpikirkan olh Rosul,akhirnya memutuskan untuk meminta ijin kmbali kpda para istri Rosul untk menikah lg dgn tjuan yg sama,agar perkembangan Islam lbih LUAS,akhirnya diijinkan menikah lg,dan istri Rosul itu janda pula.stelah itu Alhamdulillah keadaan nya sama dgn istri2 yg lainnya mengembangkan Islam dan mendakwahkannya serta bnyak pula yg masuk islam.begitu dan begitu,BERTUJUAN SEBAGAI JALAN YG DI JALANKN UNTUK PERKEMBANGAN ISLAM,BUKAN SEMATA MATA TUJUAN LAIN.SUBHANALLAH

  67. socip
    September 19, 2011 pukul 8:53 pm

    istri satu aja cukup
    tapi istri banyak juga boleh
    rata rata y9 koment mbk mbk sama ibuk ibuk lho….
    dan mereka tak mau di madu~~
    solusinya???? nikah sirri

  68. Eva
    September 29, 2011 pukul 12:24 pm

    Muhammad Rasulullah SAW adalah manusia terbaik yang perlu diteladani, kalau dilihat dari sejarahnya..Rasulullah lebih banyak Monogami ( hanya menikah dengan Siti Khadijah) daripada Poligami, lebih dari 23 tahun beliau Monogami dan hanya sekitar 12 tahun berpoligami, itupun dengan alasan karena janda -miskin, karena politik dan membela serta menyebarkan Islam.. Yang mana yang terbaik dan yang dapat kita aplikasikan sunnah tersebut menurut rekan2?. Dalam AlQur’an surat Annisa;3, memang terdapat menikahlah 1,2,3 atau 4 dan adil, tetapi jika tidak dapat berbuat adil cukup hanya 1 saja.. Rasulullah adalah manusia pilihan, sifat adil dalam diri beliau adalah yang terpuji….tapi bagaimana dengan kita saat ini?..Maka dari itu menurut saya sebaiknya cukup 1 saja.

  69. November 7, 2011 pukul 12:01 am

    jujur aja…wanita mana yang mau dimadu???? tak usah urusan dengan banyak mana antara perempuan dg laki2 di muka bumi ini. lebih damai satu istri satu suami. tak perlu poligami atau poliandri. tak perlu zina, selingkuh, punya simpanan, dll mau bantu janda miskin ya….kasih duit donk dg ikhlas. pasti tak akan ada masalah dikemudian hari, terutama keturunannya.

  70. November 30, 2011 pukul 3:42 am

    pada dasarnya semua berdasarkan katanya si a si bsi c bukti yg terkait dgn hal yg diyakini khan terkait dari katanya buku katannya hadis semua tdk bisa diyakini tapi dimani sifat iman itu goib buat manusia goib itu ya mimpi karena tdk nyata maka yg paling tepat adalah fakta yg berdasar pada bukti sekian lama kisah’ itu khan bisa saja ditambahkan orang’ yahudi mana kita tau semua yg terkandung dlm tertulis diatas benar adanya rujukanya khan kudu musti yakin ama ustad didunia itu serba belum tentu
    bisa ya bisa tdk bisa bener bisa salah bisa jadi masih byk yg sulit dilogikan sob

    yg paling parah lagi kalau logika nga bisa jawab disuruh belajar lagi padahal ini khan bicara keadilan dlm berbagi bisakah manusia berbagi logikaku menjawab mustahil

  71. Desember 9, 2011 pukul 1:50 pm

    beristri banyakkan tidak wajib,,, jadi tergantung masing2 saja,, toh itu sunnahkan

  72. ridwan
    Desember 13, 2011 pukul 11:32 pm

    asslamualikum!!!!!

    afwan sebelumnya !!!!!
    untuk kaun HAWA apa alsan anda untuk menolak kaum ADAM berpoligami ????
    jika niat kaum adam baik apakan kalian masih ttp menghalangi niat baik kita ????

    • Agustus 17, 2012 pukul 10:09 am

      wlaikumsalam

      sama sekali tidak menghalangi. asal nikahi tetangga saya yang janda dan miskin dan tinggal di gubug yang umurnya sudah 70 tahun. kalau tidak yaa menikah dengan tuna netra yang minta2 di jalan atau dengan pengemis nenek2 yang menggendong anaknya

  73. siti sarah
    Desember 23, 2011 pukul 11:08 pm

    memang suami dibenarkan kawin 4 tapi… bolh ke dorang berlaku adil?? emm..lbih baik setie pda yg 1..cukp ad isteri1…tpi jke tuk kbaikan,,mgkin x salh jke suami kwin lbih..

  74. ical
    Januari 27, 2012 pukul 12:19 am

    coba kalian bedah all surat annisa saya lupa ayat berapa .

    mempunyai istri lebih dr 1 , 2 , 3 , 4 dst itu boleh…..berarti kalo anda semua tidak mempercayai alquranul karim anda tidak mempercayai allah juga dong .

    sebab al quran itu allah yang berbicara..ingat yha friend….. rosululoh lbih mulia dr kita..

    terus kalian buka surat al kahfi ayat terakhir :

    kalian baca yha

  75. mila
    April 3, 2012 pukul 2:53 pm

    brmanfaaaatt..
    sring2 aza yh bkin situs islami..

  76. April 15, 2012 pukul 7:03 pm

    klu nabi masih hidup sy akan mengambil kesempatan menjadi org suruhannya

  77. Juni 5, 2012 pukul 4:21 pm

    subhaanallah

  78. nur fatimah
    Juni 22, 2012 pukul 1:29 am

    Walau saya belum begitu faham
    tp saya yakin Rosulullah punya alasan yg baik…
    Terimakasih dg ini saya tau sejarahny…

  79. Hanafi Daulay
    Juni 26, 2012 pukul 3:22 pm

    Silahkan mau setuju atau tidak,.. tetapi poligami halal ada di dalam alquran.
    Jangan bercerita berlebihan tentang rasulullah, karena beliau mengambil tindakan berdasarkan wahyu, ada dalil nya juga.
    Tolong hormati isteri2 rasulullah, mereka calon2 ahli sorga kita masih tidak jelas. Jangan pakai kata2 seperti naksir atau kata2 sejenisnya karena cendrung beranggapan rasul bertindak berdasarkan nafsu.
    Terimakasih

  80. Juni 27, 2012 pukul 4:14 pm

    bukan perarti setuju dg adanya hal itu tetapi Pada zamannya merupakan hal yang mungkin dan lihat lebih cermat ceritanya, siapa yg dinikahi dan mereka menikan tanpa paksaa. dan pahami pula hadistnya, nabi saat menikahi itu maskawinnya dg 100 ekor unta artinya secara materi mampu dan suhud memberikannya. artinya jika ada yg bisa sperti beliua berarti hebat tetapi jika tidak bisa berarti hanya duniawi saja. semoga allah selalu merahmati beliua “amin”.

  81. Lidah kebenaran
    Juli 11, 2012 pukul 9:16 am

    Bagaimana setuju dgan poligami, mindset sebagian muslim saat ini sudah tercampur aduk dengan mindset barat atau nonmuslim sehingga mereka tidak tahu kaidah Islam yang sebenarnya. tanyalah pada ulama yang ahli, bagaimana cara berpoligami yang benar sesuai ajaran rosul. G langsung nikah sana nikah sini (katanya ngikut Rosul), padahal hanya luapin nafsu belaka. kalau g bisa berpoligami, cukup satu istri saja. WAHAI SAUDARA SESAMA MUSLIM, JIKA KAMU MENGATAKAN TIDAK SETUJU DENGAN POLIGAMI, BERARTI ENGKAU JUGA MENGINGKARI HUKUM ALLOH SWT (Baca AlQuran). Hati-Hati ucapanmu. program pemurtadan semakin merajalela…..
    Saya sudah bertemu dengan orng2 yng ingin memurtadkan banyak muslim. Mereka tidak mengenal toleransi, dimata mereka, kita adalah hewan-hewan tersesat yang perlu diluruskan jalannya. mereka bahkan memfitnah Nabi Muhammad SAW sebagai pendusta. Sudah butakah mereka bahwa sifat pendusta adalah menghancurkan? tidak demikian dgan Nabi Muhammad SAW yang membawa perdamain (Rohmatallil’alamin). Jika Nabi adalah pendusta, maka nabi tidak akan membiarkan non muslin hidup di negaranya. bahkan beliau akan menyerukan untuk selalu membunuh para non muslim. Tidak kan? Nabi tidak pernah mengajarkan demikian. Justru merekalah yang menghancurkan dunia, karena tidak suka dengan ajaran Islam dimuka bumi. Maka mereka akan melakukan segala cara untuk mengajak para muslim keluar dari agamanya. Bukan bualan semata, saya sudah bertemu dengan mereka.
    Lihatlah, para non muslim akan menjadi muslim sedikit-demi sedikit terjadi di Eropa kemudian di Amerika.

  82. Daya berdoa
    Juli 13, 2012 pukul 5:38 am

    Subhanallah saya sangat terharu membaca istri Rasulullah dia mengawimi perempuan untuk menjaga kehormatam dan martabatnya,karena dari kritikan orientalis barat yang mengatakan bahwa Nabi mempunyai philideliphia,juga menjawab dari kehidupan ini untuk menghindari perzinahan dimana para laki laki mempunyai isteri simpanan lebih dari satu yang umumnya para pejabat .

  83. suji lee
    Juli 22, 2012 pukul 9:14 pm

    Ternyata Nabi muhammad swt, menikah bukan hawa nafsu tapi untuk mengakat derajat wanita (Wanita yahudi, wanita miskin,wanita kaya yang,dll) tidak dilihat dari usia.
    Wahai orang orang beriman, tidak halal bagi kalian mewarisi para wanita secara paksa.”

    Ayat tersebut dengan jelas mematahkan tradisi wanita sebagai benda waris, dan memposisikan kedudukan wanita untuk mendapatkan hak waris sebagaimana yang telah ditetapkan dalam hokum Islam. Ini menandakan ada keadilan dan cara cara yang ma’ruf (baik) dalam bergaul bersama mereka (wanita)

    Contoh perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam mengangkat derajat wanita, yaitu beliau telah diangkat menjadi Nabi sekaligus Rasul, Jika terjadi pernikahan, Beliau menyapaikan firman Allah SWT, “Dan berikanlah mahar kepada kaum wanita yang kalian nikahi sebagai pemberian dengan penuh kerelaan. Kemudia jika mereka menyerahkan kepada kalian sebagian dari mahar tersebut dengan senangn hati, maka makanlah pemberian itu sebagai sesuatau yang baik.

    Demikianlah hijab kelam tentang wanita mulai terangkat. Seiring dengan keberpihakan Islam terhadap kaum yang tertindas, maka semakin bertambah pula orang yang menyakini bahwa agama Islam ternyata membawa kebahagian di dunia dan kehidupan setelah mati. Meski beragam hujatan terhadap Nabi Muhammad SAW begitu gencar, termasuk ketika Nabi Muhammad SAW banyak menikahi wanita. Ternyata scenario Allah SWT ini, menyimpan hikmah aturan syariat yang membawa harkat, derajat, dan martabat kaum wanita semakin terangkat

    Menghadapi pertanyaan yang sering dilontarkan, yaitu jika Islam benar benar menhormati keberadaan wanita, menyamakan haknya dengan laki laki, mengapa Islam memberikan hak khusus kepada laki laki dibandungkan wanita dalam beberapa hal (seperti, kesaksian, warisan, tanggungan terhadapkeluarga, dan dalam memimpin sebuah Negara)? Islam pun menjawab dalam dalam risalah kebenaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW, bahwa perbedaan antara wanita dan laki laki bukan di sebabkan karena Allah SWT pilih kasih terhadap laki laki dan wanita dalam hal kemuliaan dan kedekatan dengan Allah SWT. Ini disebabkan semata mata dilatarbelakangi oleh perbedaan tugas yang dibebankan kepada wanita dan laki laki yang disesuaikan dengan karaktetr alami mereka masing masing.

    Perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam mengangkat kedudukan wanita dimuka bumi ini, sebenarnya terfokus dalam hak memperoleh ilmu. Dengan ilmu orang menjadi terdidik, sehingga akan mengetahui tugas dan fungsinya dimuka bumi. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW bahwasanya ilmu adalah cahaya. Jelas cahaya merupakan sesuatau yang mampu menyinari jalan menuju tempat yangh diinginkan. Itulah sebabnya Nabi Muhammad SAW mewajibkan kepada setiap laki laki dan wanita untuk mencari ilmu disepanjang hidupnya. Didalam sebuah hadits pun dijelaskan bahwa carilah ilmu sekalipun ke negeri Cina (perumpamaan negeri yang jauh). Jika mencari ilmu boleh sampai ke negeri yang jauh, lalu bagamana dengan urusan keluarga? Selengkapnya akan dibahas pada Ban brikutnya

    Ketika perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam mengangkat derajat kaum wanita telah mencapai puncaknya, lahirlah figure figure sentral wanita yang menjadi inspirator para penimba ilmu. Sebut saja para Ummahat Mukminim (para istri Nabi yang telah mensifati teladan nabi dalam bermuamalah)

  84. Juli 25, 2012 pukul 10:30 am

    semua tergantung diri manusianya masing2.
    monggo yang mau berpoligami(ta’addud) jika sudah merasa adil dan cukup mampu.
    dan jika takut tak berlaku adil dan takut mendolimi istri maka cukup 1 istri saja…^_^

    “Namun bila kalian khawatir tidak dapat berbuat adil maka nikahilah seorang saja”.
    yang demikian itu lebih dekat agar kamu tidak berbuat zalim.

  85. Juli 25, 2012 pukul 11:16 pm

    kita tunggu saja nanti di akhirat saya atau anda yang akan menang,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,saya ingin sekali melihat wajah anda nanti setelah kiamat nanti,, semoga saya bisa melihat wajah anda yg penuh dengan kesombongan itu berubah menjadi tangisan yg memilukan dan disitu tdk ada seorangpun yg bs menolong anda BAHKAN ALLAH SWT PUN TDK BS MENGAMPUNI ANDA ,,,astagfirlahhalazim,,,

    • ajib
      Agustus 25, 2012 pukul 12:25 pm

      bagaimana dengan anda Intania…..
      anda juga ditunggu teman – teman disana…
      sapa yang menang..

    • oji
      September 6, 2012 pukul 8:12 pm

      jelia sepertinya km harus banyak belajar tentang islam! ini bukan masalah menang atau kalah! hendaknya anda harus sopan dalm menulis, krn allah membenci orng2 yg sombong…ASSTAGFIRLLAHHALAZIM…

  86. silittheory
    Juli 29, 2012 pukul 6:07 am

    bukan soal brani,takut taw enggaknya tp knp sunnah yg ini yg bnyk d sorot umat kn bnyk sunnah yg lain solat z yg wajib blum bner deh prasaan mah,,

  87. muhammad alaydrus
    Agustus 18, 2012 pukul 1:02 am

    dengan jumlah perempuan yang lebih banyak dibandingkan laki2 … dan poligami bukanlah ssuatu yg haram untuk kaum adam .. hanya saja,batasan yg diberikan allah pada kita max.4 istri …
    wallahu a;lam … shodaqallahul ‘adzim

  88. azka
    September 1, 2012 pukul 12:09 pm

    assalammualaikum wr.wb
    tujuan blog ini supaya kita menyanyngi sesama kita, banyak cara untuk kita menyanyagi mereka yg menderita, salah satunya menikahi mereka, itupun kalau kita bisa berlaku adil terhadap mereka, jika tidak lebih baik jangan. kita bisa memelihara mereka dengan memberikan sedekah, pekerjaan, dll sehingga derajat merekapun naik,,, alangkah indahnya jika di blog ini kita membahasa sesuatu dengan positif tanpa harus saling menghujat dan menuduh siapa yang salah dan benar, hanya allah maha segala tahu.. maaf jika ada kata – kata yang salah.
    wassallamualaikum. wr. wb

  89. ibey
    September 3, 2012 pukul 7:44 pm

    ya ileeh mlah pd ribut!!!!!!!!!!!!!

  90. fatimah zay
    September 17, 2012 pukul 3:56 am

    P O L I G A M I

    Sebelum berbicara poligami,kita harus mengerti apa itu poligami.Istilah poligami harus dibuka secara luas agar dapat dimengerti dan dipahami oleh kita semua,baik lelaki atau perempuan.

    Kita harus meletakkan persoalan poligami pada ajaran yang diajarkan oleh Allah Swt.Poligami yang dimaksutkan Allah Swt adalah dalam rangka memuliakan wanita,menjaga kaum wanita,menjaga melebarnya jurang kemiskinan,memuliakan anak yatim,menjaga moral rusak wanita,dan menjaga anarkis seks terhadap wanita.

    Apabila hal-hal tersebut terjadi pada wanita,maka satu-satunya jalan yang memberikan solusi adalah Agama Islam.Boleh jadi agama lain melarang,namun ini adalah solusi halal yang diajarkan oleh Allah melalui Alquran.Haram disatu tempat bisa jadi sunnah di tempat lain.Niat-niat itulah yang harus dijalani oleh pria jika ingin berpoligami.

    Hal itu dapat diambil dengan benar dan bukan untuk main-main,jika kaum ibu atau kebanyakan orang menentang atau mengharamkan poligami yang diajarkan Allah Swt,maka hal itu bisa disebut kafir.
    Namun,tetap pada satu konteks atau tujuan,poligami yang dijalankan benar-benar atas ketentuan yang diajarkan oleh Allah.Andai kata masyarakat sekarang ramai membicarakan tentang poligami,saya sangat menyayangkan kondisi itu,sebab,mereka terlalu fokus dan asyik membahas tentang sosok orang berpoligami,seharusnya,mereka membahasnya dengan hukum poligami.

    Poligami akan menjadi haram dan berdosa jika didalamnya melanggar apa yang diajarkan Allah.Jika itu terjadi,sama saja artinya melakukan kekerasan terhadap wanita.Misalnya,terjadi ketidak adilan.
    Pesan saya kepada ibu-ibu,agar memahami arti sebenarnya berpoligami.Jangan menghakimi sendiri.Selama kaum pria menjalaninya sesuai dengan ketentuan Allah,persilakan saja.Dan,pesan saya pada para laki-laki,agar tidak menyalah gunakan arti poligami dengan kepentingannya.Jika itu terjadi,Allah akan lebih murka pada lelaki seperti itu.

    Poinnya adalah,tidak ada alasan seorang suami berpoligami jika sang istri telah sempurna.Dan,saya juga sangat menyayangkan kenapa poligami begitu diributkan.Sedangkan istri simpanan dan seks diluar nikah seakan-akan sudah menjadi kebiasaan dan tidak dipersoalkan.
    Kalau mau jujur,banyak sekali lelaki yang mempunyai istri simpanan atau malakukan seks diluar nikah.Mengenai undang-undang yang ada saat ini,saya rasa sudah cukup,tinggal pelaksanaannya yang harus diperhatikan.Pemerintah tidak perlu panik untuk membuat atau merevisi undang-undang yang telah ada.
    by K.H.Anwar Sanusi
    ======================================================================================================================================================================

    maaf,kata2 yg kelihatannya bijak ini belum tentu bijak,dan bisa jadi cm propaganda kelompok ANTIPOLIGAMI,laki2 disarankan untuk py istri satu saja bila dikawatirkan tidak bisa berlaku adil apabila py istri 2 sampai 4,laki2 yg menikah lagi tidak boleh dibilang bahwa laki2 tersebut bukan laki2 sejati,laki2 sejati adalah yg bisa memimpin istrinya n keluarganya dan juga bisa menjauhi Zina,dan bila ia py kelebihan materi /nafkah batin sekaligus merasa akan mampu merukunkan istri2nya,agama membolehkan dia nikah lg,dan ttp pria yg semacam ini tdk bs dikatakan bahwa dia bkn laki2 sejati:sekali lagi saya simpulkan ,statemen diatas cm propaganda kelompok yg anti poligami

    APAKAH AA GYM YG BGT TAKWANYA YG KEMUDIAN NIKAH LAGI MAKA BUKAN LAGI SEBAGAI LAKI2 SEJATI
    APAKAH KH ARIFIN ILHAM YG BGTU TAKWANYA KPD ALLAH BKN LAGI LAKI2 SEJATI SAAT BELIAU PUTUSKAN NIKAH LAGI

    ayo saudara n saudariku kembali kita pada Hadist n Al-Qur’an,siapapun yg menentang POLIGAMI maka sama halnya dia menentang ayat2 TUHAN
    Wallahu’aklam

  91. fatimah zay
    September 17, 2012 pukul 4:11 am

    P O L I G A M I

    Sebelum berbicara poligami,kita harus mengerti apa itu poligami.Istilah poligami harus dibuka secara luas agar dapat dimengerti dan dipahami oleh kita semua,baik lelaki atau perempuan.

    Kita harus meletakkan persoalan poligami pada ajaran yang diajarkan oleh Allah Swt.Poligami yang dimaksutkan Allah Swt adalah dalam rangka memuliakan wanita,menjaga kaum wanita,menjaga melebarnya jurang kemiskinan,memuliakan anak yatim,menjaga moral rusak wanita,dan menjaga anarkis seks terhadap wanita.

    Apabila hal-hal tersebut terjadi pada wanita,maka satu-satunya jalan yang memberikan solusi adalah Agama Islam.Boleh jadi agama lain melarang,namun ini adalah solusi halal yang diajarkan oleh Allah melalui Alquran.Haram disatu tempat bisa jadi sunnah di tempat lain.Niat-niat itulah yang harus dijalani oleh pria jika ingin berpoligami.

    Hal itu dapat diambil dengan benar dan bukan untuk main-main,jika kaum ibu atau kebanyakan orang menentang atau mengharamkan poligami yang diajarkan Allah Swt,maka hal itu bisa disebut kafir.
    Namun,tetap pada satu konteks atau tujuan,poligami yang dijalankan benar-benar atas ketentuan yang diajarkan oleh Allah.Andai kata masyarakat sekarang ramai membicarakan tentang poligami,saya sangat menyayangkan kondisi itu,sebab,mereka terlalu fokus dan asyik membahas tentang sosok orang berpoligami,seharusnya,mereka membahasnya dengan hukum poligami.

    Poligami akan menjadi haram dan berdosa jika didalamnya melanggar apa yang diajarkan Allah.Jika itu terjadi,sama saja artinya melakukan kekerasan terhadap wanita.Misalnya,terjadi ketidak adilan.
    Pesan saya kepada ibu-ibu,agar memahami arti sebenarnya berpoligami.Jangan menghakimi sendiri.Selama kaum pria menjalaninya sesuai dengan ketentuan Allah,persilakan saja.Dan,pesan saya pada para laki-laki,agar tidak menyalah gunakan arti poligami dengan kepentingannya.Jika itu terjadi,Allah akan lebih murka pada lelaki seperti itu.

    Poinnya adalah,tidak ada alasan seorang suami berpoligami jika sang istri telah sempurna.Dan,saya juga sangat menyayangkan kenapa poligami begitu diributkan.Sedangkan istri simpanan dan seks diluar nikah seakan-akan sudah menjadi kebiasaan dan tidak dipersoalkan.
    Kalau mau jujur,banyak sekali lelaki yang mempunyai istri simpanan atau malakukan seks diluar nikah.Mengenai undang-undang yang ada saat ini,saya rasa sudah cukup,tinggal pelaksanaannya yang harus diperhatikan.Pemerintah tidak perlu panik untuk membuat atau merevisi undang-undang yang telah ada.
    by K.H.Anwar Sanusi

  92. Anti Oon
    Oktober 7, 2012 pukul 8:37 pm

    pada blo’on semua nih….mau poligami atau engga, sudah ada aturan mainnya sesuai hukum agama dan hukum negara.

  93. Oktober 13, 2012 pukul 2:18 pm

    nama isteri safiyah.. Terusannya dimana mas bro ??

  94. hamba
    Oktober 15, 2012 pukul 9:22 am

    nabi menihkah memilki maksud tujuan yang baik. dan itu boleh-boleh saja bagi nabi karena nabi adalah utusan Alloh, juga termaksum. adapun bagi umatnya di bolehkan tidak lebih dari 4. itu juga kalau bisa adil. dan orang yang inggkar terhadap Ayat-ayat Alloh (al-Quran) berarti dia tidak beriman Kepada Alloh SWT. wallohu A’lam bisowab.

  95. akang
    Oktober 29, 2012 pukul 10:42 am

    blm dijelaskan bgmn junjungan kita berbagi waktu dgn istri2nya untuk memenuhi rasa keadilan sbg bahan rujukan kaum pria yg berniat poligami

  96. rere redina
    November 14, 2012 pukul 11:18 pm

    poligami diperbolehkan dalam agama. namun TIDAK dianjurkan. jika memang sudah ditulis dalam buku hidupnya dia akan berpoligami, maka seperti apapun usahanya untuk menghindar, akan sia2. jika tidak ditulis dalam buku hidupnya, dan dia memaksa berpoligami, niscaya tidak akan tentram pernikahannya.

  97. fira
    Januari 19, 2013 pukul 1:12 pm

    Sudah jelas tertulis knp nabi Muhamad banyak punya istri. Selain mampu dan bisa berlaku adil nabi Muhamad juga dpt printah dr Allah swt. Dan tentunya mengangkat derazat istri yg dinikahinya.

  98. aisyah
    Juli 24, 2013 pukul 8:42 pm

    nabi muhammad saw sagat adil terhadap istri-istri beliau ,beliau sngat menyayangi istri-istri beliau,beliau juga menikahi istri-istri beliau bukan karena nafsu melainkan karena adanya tujuan dan petunjuk dari allah swt ,subahanallah

  99. bagus
    Oktober 9, 2013 pukul 10:09 am

    1 aja cukup dari pada ga adil nanti nya

  100. Maret 9, 2014 pukul 3:34 pm

    lebih baik beristri 1 dan setia..
    yang terpe nting itu bukan pada jumlah istri tapi bagaimana kita untuk menjaga nafsu sehingga bisa juga menuju jalan ke surga ..tidak hanya melulu mempunya banyak istri. toh percuma jika punya banyak istri tetapi tdak dpat menjaga amanah,hal itu malah akan menjerumuskan diri kita sendiri.. :) salam setiaa (y)

  101. Danil
    Mei 23, 2010 pukul 4:42 pm

    Apakah dapat di pertangungjawabkan cerita anda Dunia Akherat, awas bro jangan bercerita ngarang.

  102. Danil
    Mei 23, 2010 pukul 4:50 pm

    Cari aja sendiri di Al-Qur’an kalo lo Muslim dan kalo lo Yesus cari di inzil, tapi injilnya yang asli jangan karangan manusia.

  1. Desember 16, 2010 pukul 8:55 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s