BaNi MusTajaB

mencari hikmah di jagat laduni

POLLING INTERNATIONAL TERBARU: 15 PERSEN MENUDUH PEMERINTAH AMERIKA DALANG SERANGAN WTC 9/11

Sebuah jajak pendapat yang baru-baru ini dilakukan menunjukkan 15 persen responden dari 17 negara menuduh pemerintah Amerika Serikat sebagai pelaku serangan WTC, 11 September 2001. Hanya 9 negara yang percaya Al Qaeda berada dibalik serangan maut itu. Jajak pendapat itu diorganisir WorldPublicOpinion.org(http://www.worldpublicopinion.org/pipa/articles/home_page/535.php?nid=&id=&pnt=535&lb).

Polling terhadap 16063 responden ini dilakukan antara 15 Juli-31 Agustus 2008 dan melibatkan pusat penelitian di seluruh dunia yang dikelola oleh Program on International Policy Attitudes (PIPA) di Universitas Maryland, Amerika. Margin kesalahan polling antara +/-3 to 4 persen.

Hasil Polling menunjukkan bahwa:

46 persen responden menjawab Al Qaeda berada dibalik serangan WTC. Sedangkan 15 persen menuding Amerika dan 7 persen menuduh Israel. 7 persen jawaban menilai ada pelaku lain. Sementara 25 persen menjawab tidak tahu.

“Dampak serangan WTC 9/11 memang luar biasa. Namun komunitas internasional tidak memiliki kata sepakat seputar siapa pelakunya,” kata Steven Kull, direktur WorldPublicOpinion.org.

Responden di negara-negara Eropa sendiri tidak terlalu besar yang menuding Al Qaeda sebagai pelaku serangan WTC.

57 persen warga Inggris, 56 persen warga Italia, 63 persen warga Prancis dan 64 persen warga Jerman yang percaya Al Qaeda pelaku serangan WTC.

Sementara 26 persen warga Inggris, 23 persen warga Perancis dan 21 persen warga Itali malah mengaku tidak tahu persis siapa pelaku WTC. Padahal negara-negara tersebut tergolong maju sistem informasinya. Bahkan yang sangat luar biasa, 23 persen warga Jerman dan 15 persen warga Itali merasa yakin pemerintah Amerika sebagai pelaku utamanya.

Polling tersebut berisi pertanyaan: Siapakah yang berada dibalik serangan 9/11?

Jawaban dikelompokkan dalam 4 kategori yaitu, Al Qaeda, Pemerintah Amerika, Israel, Pihak lain.

Dari 17 negara tersebut (lihat gambar) menunjukkan:

46 persen menjawab Al Qaeda.

15 persen menuduh Pemerintah Amerika.

7 persen menuding Israel.

7 persen menduga ada pihak lain-lain.

25 persen mengaku tidak tahu.

Hasil polling tersebut jelas menunjukkan bahwa masyarakat dari berbagai bangsa di seluruh dunia sesungguhnya tidak percaya dengan propaganda Amerika Serikat yang menuding Al Qaeda sebagai pelaku serangan 9/11.

Lalu untuk tujuan apa Pemerintah Amerika Serikat menjajah Afghanistan dan mengusir Taliban? Pasti bertujuan penguasaan wilayah untuk menguras kekayaan alam negeri para Mullah itu.

Mestinya Pemerintah Indonesia lebih keras berbicara di forum Internasional untuk menolak segala bentuk penjajahan dengan dalih apapun. Tetapi tampaknya politikus di negeri ini sedang sibuk mempersiapkan diri bertarung dalam Pemilu 2009. Sementara sebagian Wakil Rakyat di Senayan sibuk pula menghindar dari jerat aliran dana BI. Menyedihkan.

BaNi MusTajaB

September 12, 2008 - Ditulis oleh BaNi MusTajaB | berita | , , , , , , , , | 1 Komentar

1 Komentar »

  1. halo tukar link ok

    Komentar oleh frisnanda | September 12, 2008 | Balas


Tinggalkan komentar