Beranda > sains > MISTERI BENTUK JAGAT RAYA DAN MATERI MISTERIUS

MISTERI BENTUK JAGAT RAYA DAN MATERI MISTERIUS



Advetorial

AGUS SISWANTO

Seperti apakah bentuk jagat raya (kosmologi)?. Tampaknya belum ada kesepakatan final yang dihasilkan. Tulisan ini sekadar ingin menuturkan kajiannya.

Model jagat raya yang didasarkan teori Dentuman Besar (Big Bang) selalu disandarkan atas 2 teori penting yaitu: teori relativitas umum dan prinsip kosmologi. Dalam kedua teori tersebut diasumsikan materi di dalam jagat raya dianggap homogen dan isotropik.

Materi juga diyakini didistribusikan seraca seragam ke seluruh jagat raya dalam skala besar dan kecil. Dengan menggunakan teori tersebut juga dapat diketahui adanya pengaruh forsa (daya) gravitasi yang ditimbulkan gravitasi mempengaruhi kelengkungan ruang dan waktu. Inilah yang melahirkan ruang-waktu.

Model geometri

Sejauh ini, jagat raya diperkirakan memiliki bentuk-bentuk (secara geometris) sbb:

1. Bentuk kurva positif. Jagat raya dianggap memiliki bentuk seperti bola. Konsekwensinya. Jagat raya bersifat tertutup dan memiliki luas yang terbatas.

2. Bentuk kurva negatif. Jagat raya berbentuk seperti sadel (pelana kuda). Bentuk pelana ini menunjukan jagat raya tidak memiliki batas (ujung). Dengan demikian, luas jagat raya tidak dapat diketahui.

3. Bentuk datar. Jagat raya berbentuk datar, seperti sebilah papan. Bentuk semacam ini mengandaikan jagat raya tidak memiliki ujung dan tidak terbatas.

Lantas, mana sesungguhnya bentuk jagat raya yang kita huni?

Untuk membahas masalah ini, kita harus membatasi hal tersebut dengan asumsi bahwa geometri tersebut memiliki 2 bentuk dimensi bidang dan 3 bentuk dimensi ruang.

Dengan demikian, andaikan bentuk jagat raya seperti bola (jagat raya tertutup), maka apabila kita melakukan perjalanan dalam satu arah dari salah satu kutubnya, ada kemungkinan kita akan kembali ke titik awal perjalanan (dapat diibaratkan orang yang mengelilingi bumi).

Sedangkan dalam jagat raya terbuka, apabila kita melakukan perjalanan tentunya tidak akan pernah kembali ke tempat semula.

Sebelum membahas 3 bentuk jagat raya (secara geometri) yang mungkin kita diami ini, ada baiknya kita mengetahui pula beberapa hal, yaitu:

1. Sejauh ini jagat raya diyakini berusia 13,7 milyar tahun, angka tersebut menunjukkan bahwa jarak yang dapat ditempuh oleh manusia hanya sejauh 13,7 milyar tahun cahaya.

Daerah yang dapat terjangkau tersebut disebut horizon. Sedangkan daerah di luar horizon, dianggap belum terjangkau ilmu pengetahuan. Denga kata lain, pembahasannya melalui kaidah agama (jagat laduni).

2. Masih banyak kemungkinan lain bentuk jagat raya ini. Bisa saja jagat raya memiliki bentuk yang jauh lebih rumit daripada yang dapat diperkirakan manusia. Contohnya, sebagian ahli yang ada menduga jagat raya kita memiliki bentuk donat atau bentuk-bentuk lain. Namun pembahasan tersebut cenderung melebar, meskipun kajiannya sah-sah saja.

Densitas materi

Densitas materi sangat berperan dalam membahas bentuk jagat raya. Sebagaimana diketahui, densitas rata-rata materi sangat berpengaruh dalam membentuk pola seperti digambarkan dalam bentuk geometri jagat raya di atas, karena itu:

1. Apabila densitas materi bernilai kurang dari densitas kritis, maka jagat raya akan bersifat terbuka dan tak terbatas, seperti bentuk permukaan pelana.

2. Apabila densitas materi bernilai kurang dari densitas kritis, maka jagat raya akan bersifat tertutup dan terbatas, seperti bola.

3. Apabila densitas materi bernilai seimbang (sama) dengan densitas kritis, maka jagat raya akan bersifat datar dan tak terbatas, seperti sebilah papan.

Sejauh ini, nilai densitas kritis yang diketahui bernilai sangat kecil, yaitu sebanding 6 atom hidrogen permeter kubik.

Hasil sementara yang diperoleh berdasarkan teori inflasi (dicetuskan Alan Guth, dkk) dan satelit ruang angkasa WMAP menunjukan bahwa nilai densitas kritis. Itu berarti bentuk jagat raya seperti sebilah papan.

Forsa gravitasi

Bentuk jagat raya dapat juga diperkirakan dengan menggunakan hukum gravitasi. Para ilmuwan berasumsi bahwa seluruh jagat raya didistribusikan secara beragam ke seluruh jagat raya. Tahap selanjutnya, ruang-waktu mempengaruhi materi tersebut.

Dengan kata lain, jagat raya dipengaruhi densitas (kerapatan materi atau masa per unit volume dan tekanan materi (forsa atau daya yang digunakan per unit areal).

Sejauh ini ilmuwan beranggapan bahwa pada tahap awal jagat raya, volume materi bernilai sangat kecil (atau bahkan bernilai nol). Kemudian terjadilah dentuman besar yang bersamaan dengan itu terjadi pemuaian jagat raya.

Namun, pada tahap-tahap selanjutnya, pemuaian ini bukannya terus mengalami percepatan (acceleration) tetapi justru mengalami perlambatan (deceleration) sebagai akibat pengaruh forsa gravitasi yang terkandung dalam materi.

Konsekwensinya: perkiraan atau nasib akhir jagat raya.

Misalnya, apabila ternyata pemuaian jagat raya tidak cukup kuat untuk menahan forsa gravitasi materi yang ada, maka akan menyebabkan pemuaian berhenti. Kemudian terjadi penyusutan yang berakhir dengan runtuhnya jagat raya (big crunch).

Dalam pada itu, observasi menunjukkan bahwa dalam proses pemuaian jagat raya ini ada semacam dominasi pengaruh dari materi yang masih misterius (dark matter) dan energi misterius (dark energy) inilah yang membuat jagat raya tetap seimbang (fine tunning).

Dengan kata lain, proses pemuaian jagat raya selalu diimbangi forsa gravitasi yang membuat jagat raya tidak memuai dengan laju yang terlalu cepat dan juga tidak semakin lambat yang bisa berakibat runtuh.

Dari uraian diatas, beberapa perkiraan bentuk jagat raya adalah:

1. Jagat raya bersifat tertutup dan terbatas. Apabila jagat raya bersifat seperti itu, dengan awalnya bervolume nol. Kemudian terjadi dentuman besar dan memuai, maka tentunya pada awalnya ada sebuah titik tunggal (singularitas) sebagai awal ledakan dan pemuaian (semacam pusat). Di sinilah jagat raya memulai evolusinya.

2. Jagat raya berbentuk seperti bola, di mana batas-batas pemuaian dianggap sama radiusnya. Maka semua titik atau posisi dalam jagat raya dianggap sama. Dengan demikian, tidak ada pusat atau bagian tertentu dalam jagat raya yang bisa dianggap sebagai titik awal dentuman besar atau titik awal pemuaian.

3. Jagat raya bersifat tertutup, tetapi memiliki tepi awal atau pusat dentuman besar dan pusat pemuaian. Juga memiliki tepi akhir atau pusat penyusutan atau titik runtuhan jagat raya (kiamat).

4. Andaikatan peristiwa dentuman besar tidak terjadi pada sebuah titik tunggal (singularitas) dalam ruang-waktu. Maka kemungkinan yang muncul adalah terjadinya dentuman besar secara simultan di jagat raya (lebih dari satu dentuman secara bersamaan).

Dengan demikian, daerah dalam ruang-waktu (horizon) sekarang tentunya tidak selalu lebih besar dari horizon masa lalu.

Begitu pula andaikan sekarang ini semua ruang-waktu, baik yang ada di dalam dan di luar horizon bersifat tidak terbatas, maka pada awal terbentuknya jagat raya pasti bersifat terbatas. Jagat raya semacam ini belum bisa di gambarkan bentuknya.

Namun demikian, hasil sementara berdasarkan peristiwa supernova yang teramati menunjukan bahwa jagat raya terus memuai selamanya.

Hingga kini, ilmuwan masih menyelidiki berapa pasti nilai desitas materi di jagat raya dan pengaruh materi dan energi misterius. Semua itu agar diketahui bentuk sesungguhnya jagat raya. Selanjutnya dapat diketahui evolusi dan nasib jagat raya. Anda berminat membantu para ilmuwan tersebut?

BERAGAM TIPE MATERI

Bentuk dan evolusi jagat raya dipengaruhi beragam variasi tipe materi (partikel) yang ada.

Klasifikasi dasarnya sbb:

1.RADIASI. Partikel yang tidak memiliki massa atau partikel bermassa kecil yang bergerak dengan kecepatan cahaya. Contohnya, foton (cahaya) dan neutron. Partikel radiasi dianggap memiliki tekanan positif.

2.MATERI BARYONIC. Materi yang sudah dikenal manusia dan memiliki komposisi utama: proton, netron dan elektron. Materi ini dianggap tidak memiliki tekanan yang cukup berpengaruh.

3. DARK MATTER. Dikenal juga sebagai materi misterius atau non baryonic matter yang berinteraksi secara lemah dengan materi baryonic. Materi ini kemungkinan akan berhasil dideteksi melalui laboratorium raksasa supercollider. Eksistensi materi ini menjadi perbincangan hangat kalangan ilmuwan.

4. DARK ENERGY. Sejauh ini, diduga ada semacam energi yang masih misterius yang mengisi jagat raya. Boleh jadi, energi (atau partikel) misterius ini mengisi ruang hampa udara di jagat raya. Energi misterius diyakini berperan dalam mempengaruhi proses pemuaian jagat raya. Energi ini memiliki tekanan negatif. Dulu di sebut ether.

Gambar 1. Bentuk donat

Gambar 2. Model geometri

Gambar 3. Materi misterius

Gambar 4. Energi misterius

Gambar 5. Supernova

Gambar 6. Alan Guth

Gambar 7. Satelit WMAP

About these ads
  1. Juli 4, 2008 pukul 11:19 am | #1

    sebenarnya kalo mikirin jagat raya.. kepalaku bisa langsung gegar otak.
    Kalo awalnya ukuran nya 0, kemudian pertanyaannya lagi.. benda berukuran 0 tadi berada di mana ?

    • November 16, 2012 pukul 3:19 pm | #2

      Ya otak manusia tidak bakal kuat dan gak bakal nyampai untuk memikirkan besar ruang jagat raya,… untuk membohongi otak kita kalau memikirkan jagad raya bilang aja bagini “jika kita berjalan dari suatu tempat maju terus dan ketika kita berada ditempat tempat awal kita berjalan tadi” yaitu luas alam semesta,…

  2. sufi
    Juli 4, 2008 pukul 2:00 pm | #3

    pusing…. yg jelas jagat raya ini bentuknya buka kotak ataupun persegi….

  3. Juli 4, 2008 pukul 2:26 pm | #4

    Ketika mikirin jagat raya, duduklah di teras rumah, di taman sejuk atau di bawah pohon rindang. Siapkan pula segelas teh manis atau secangkir kopi pahit. Tambahkan sekadar makanan camilan.Dijamin tidak membuat gegar otak.
    Bukankah mitos menyebutkan bahwa Newton menemukan hukum gravitasi saat berada di bawah pohon apel? Ketika kemudian sebuah apel jatuh dan menimpa kepalanya,lahirlah gagasan gravitasi.
    Memikirkan jagat raya sama indahnya dengan memikirkan kekasih yang berada jauh di seberang lautan..

  4. Abdul Aziz, S.Pd.
    Juli 4, 2008 pukul 6:39 pm | #5

    benda ghaib yang bisa dilihat ya langit dan isinya

  5. thyna
    Juli 14, 2008 pukul 3:53 pm | #6

    x

  6. Dede
    Juli 16, 2008 pukul 12:33 am | #7

    Boro2 mikirin bentuk jagad, mikirin BBM & sembako aja sudah puyeng…

  7. Agustus 19, 2008 pukul 5:50 pm | #8

    berat euy postingannya … :), thx for sharing, agak2 nyambung nih sama postingan gw :

    http://www.supermance.com/mau-tau-seberapa-luas-alam-semesta/

  8. David Yanto D.Mahulae
    Agustus 19, 2008 pukul 6:30 pm | #9

    Tuhan maha pencipta, Dia telah menciptakan bumi beserta isinya dengan sebuah dentuman yang mirip dengan bunga mawar,donat dll, hanya kepadanya sajalah kita sujud dan memohon pengasihan pengampunan.

  9. unknown
    Agustus 30, 2008 pukul 10:16 am | #10

    Tolong kalau bisa tambahkan tentang teori-teori jagad rayanya ya

  10. September 7, 2008 pukul 8:20 pm | #11

    yang saya tau, bentuk jagat raya ini tidak ada batasnya, dan berpusat pada sebuah benda yang sangat besar yang memiliki daya gravitasi yang amat besar yang dapat menendalikan seluruh galaksi yang ada di jagat raya ini. dan saya rasa polemik ini tidak akan ada akhirnya karena kemampuan teknologi yang kita punya saat ini sangat terbatas.
    dan jika anda ingin mencari kebenarannya, carilah pada Al-Quran, karena saya yakin semua misteri yang ada di dunia ini ada jawabannya di Al-Qur’an.

  11. September 13, 2008 pukul 12:35 pm | #12

    Yach Al’Quran dan Hadits Nabi Muhammad SAW yang akan menjawabnya kelak di alam akhirat.

    • yorie
      Oktober 2, 2009 pukul 10:12 am | #13

      yup setuju….dalam alquan disebutkan allah yg meluaskan (artinya jagad raya memiliki dimensi panjangxlebar=luas) dan terus mengembang. Allah yang memisahkan jagad raya yg awalnya satu kesatuan (teory bigbang relefan dg penjelasan alquran disini), dan tiba saatnya nanti allah akan “menggulung”kembali jagad raya / menyatukan spt semula=tdk ada dimensi ruang&waktu dgng kata lain setelah hari akhir/kiamat seluruh jagad raya akan musnah…..

  12. Jasni
    September 18, 2008 pukul 1:51 pm | #14

    Percayakah anda para pembaca kalo Awal dr terbentuknya jagad raya adalah hanya sebentuk titik

  13. Jasni
    September 18, 2008 pukul 1:54 pm | #15

    Assalamu alaikum warahmatullahi wabasakatuh Percayakah anda para pembaca kalo Awal dr terbentuknya jagad raya adalah hanya sebentuk titik
    Wassalam

  14. icha………
    September 22, 2008 pukul 8:51 am | #16

    trim’s y ats situs_a yg okey bgt……………………..uuuuuuuuuuuuuuuu

  15. September 28, 2008 pukul 2:12 pm | #17

    Inspiratif banget…

  16. Oktober 2, 2008 pukul 10:15 am | #18

    saya rasa jaga raya masih menyimpan banyak sekali rahasia… dan saya sangat ingin mengetahuinya dengan jelas……..

  17. huntingmaster
    Oktober 19, 2008 pukul 3:24 pm | #19

    gw rasa jagat raya terbentuk karena sesuatu dari ketiadaan atau sama dengn 0 kemudian meledak menjadi tak terhingga

    sesuai teori

    0 : 1 = ~

  18. ryval
    Oktober 28, 2008 pukul 12:53 pm | #20

    jagad raya itu terbentuk atas kehendak Allah s.w.t….dan semua itu bisa terjadi karena sabda Allah….”kun payakun”,artinya “jadi maka jadilah”

  19. aulia
    November 4, 2008 pukul 8:14 am | #21

    menrut saya jika kita memelajari teori jagat raya ini bngung karena saat ini mana yang dipakai dari para ahli.tapi saya setuju dgn teori big bank

  20. wahyu sulaiman
    November 8, 2008 pukul 9:30 pm | #22

    klo bisa,dlm memberikan proposal tentang jagat raya yang lengkap donk?

  21. November 10, 2008 pukul 5:24 am | #23

    Apakah jagad raya itu diam atau mengembang seperti balon, bukankah ada Asma-Nya Al Wasi’u (Maha Luas), bingung deh saya jadinya?

  22. Linda
    November 10, 2008 pukul 7:43 pm | #24

    gk ngarti

  23. asep
    November 18, 2008 pukul 9:35 am | #25

    ra njowo aku

  24. TUKIYO
    November 18, 2008 pukul 9:38 am | #26

    KULO KINTEN JAGAD RAYA NIKU SING DAMEL MBAH GUSTI ALLAH

  25. Roy Sidick
    November 20, 2008 pukul 1:52 pm | #27

    Asal muasal Jagat raya ini tidak ada yang tahu…karena pengetahuan Manusia belum sampai kesana dan tertutup tabir yang tidak bisa bisa ditembus oleh manusia.Menurut buku yang saya baca…Awal penciptaan alam semesta kembali kepasa Allah SWT yang dulunya masih sendirian…lalu diciptakankanlah Arsy sebagai singgasananya, lalu diciptakan laumahfud, yaitu lembaran yang terbuat dari Batu mulia, lalu diciptakan Qalam (pena) yang menuliskan semua awal penciptaan, sampai hari kiamat kelak.bagaimana menurut Anda….?

  26. anonim
    November 20, 2008 pukul 1:57 pm | #28

    tulisan di atas perlu lebih diperjelas. agar yang baca dapat lebih memahami. trims

  27. t0m8l0k
    November 26, 2008 pukul 3:14 pm | #29

    jagad raya itu sangat luas tidak ada batasannya.jagad raya itu terbentuk oleh serpihan2!!!!!!!!!

  28. EKO BUDHI PURWONO
    Desember 21, 2008 pukul 3:35 am | #30

    Sedikit menjelaskan pendapat. Akan dijawab bentuk pertanyaan. Dgn perspektif ilmiah ISLAM
    Berapa kecepatan cahaya ? Diatas cahaya ada cahaya Nur Illahi..
    artinya… Kalau kita (manusia biasa) mau mengukur batas, jawabannya cuman satu !!! Tidak akan sanggup !titik.. Walau dgn teori apapun.
    Jawaban lain,mengapa ? Karena Rasul Muhammad saja, saat akan diajak ke langit ketujuh harus di bersihkan dulu lahir batinnya sama malaikat jibril, sementara itu padahal perintah Allah… Kita manusia biasa !!!
    Artinya :
    Bila dinyatakan dgn teori manusia : itu jelas tak akan sanggup dipecahkan, yang bisa memecahkan cuman IMAN !
    Tak terhingga, tdk ada anggka digital yang bisa menulisnya..
    Bukti lain yang nyata… Jangakan mengukur luas jagat raya.. Coba hitung berapa energy yang dihasilkan oleh matahari yang berumur jutaan tahun kok gak abis2..!!!
    Bila ingin jawaban lainnya, saya akan coba berikan tips :
    1. Bersihkan diri anda sebersih2 nya lahir batin.
    2. Meminta petunjuk Allah.
    3. Iman setebal tak terbatas, maka akan dapat jawaban yang tak terbatas pula.. !!! Kalau cuman setengah, ya setengah2 jugalah, alias nggantung..
    4. Percaya atau tidak, utk tahu jawaban sesuatu yang besar cukup lihat sesuatu yang terkecil dahulu saya ulang, cari yang terkecil dahulu!!!
    5. Setelah dapat jawaban no 5, langsung Tobat saja.
    Penjelasan terakhir : (bentuk kisah ttg malaikat)
    Satu Malaikat konon pernah diberi sedikit nafsu, sehingga punya keinginan untuk meminta ijin kepada Sang Penciptanya mengukur luas alasnya Arsy (tempatnya Allah). Setelah diberi ijin, dia mulai terbang/memulai perjalannannya sehingga memakan waktu yang tak terhingga (bayangkan kecepatan diatas cahaya). Krn sudah merasa tdk sanggup, dia kembali ketempat asalnya dan melapor, bahwa dia tdk sanggup mengukurnya. Lalu bertobat
    Artinya = jangankan manusia yang lari dengan kecepatan 50 Km/jam atau bahkan pakai roket sekalipun.. sementara malaikat saja dgn kecepatan diatas cahaya saja tdk sanggup kok…….. Wallahu A’lam bisawab.

    • Januari 27, 2010 pukul 12:39 pm | #31

      sorry,aku kurang setuju dg pernyataan itu…..memang betul kalau manusia tidak akn pernah tahu tentang rahasia tuhan tapi manusia hanya mencoba menggungkap tantang misteri yang ada di jagat raya niiiiii……
      Coba kalau tidak dg usaha manusia jaman dulu mungkin kita tidak akan tahu planet mana yang terdkt maupun yang terjauh dg bumi………………Manusia pasti bisa mengungkap misteri jagat raya………..ALLAh pasti beri jalan…………

      • Tom Paijo
        Maret 10, 2012 pukul 12:24 am | #32

        bagus.yang satu faham optimisme ,yang atuk faham pesimisme.Buat dua-duanya baca ja ini(QS45.A13.)

  29. NASRULLAH
    Januari 18, 2009 pukul 3:58 am | #33

    HUH JAGAD RAYA EMANG DEH

  30. Ical
    Februari 13, 2009 pukul 11:36 pm | #34

    Kita ngk pernah tau kenyataan yg sebenarnya hanya teori2 yg mungkin mendekati saja karna itu relativitas muncul semua materi dan energi di jagat raya ini relativ keberadaanya ruang dan waktu itu ngk terbatas jaraknya akan terus memuai mendekati zero
    @
    Akan terus memuai mendekati zero? itu pun hanya teori saja.

  31. ahmadmisbah
    Februari 14, 2009 pukul 7:57 am | #35

    Aku lagi menerjemahkan artikrl berbahasa Arab tentang tema yang sama…Artikel ini sangat membantu untuk referensi saya.. Kalau selesai hasilnya bisa dilihat di http://maqamatcinta.wordpress.com/ salam kenal aja…

  32. ahmadmisbah
    Februari 14, 2009 pukul 8:03 am | #36

    Mau nambah, judul artikelnya “HARI KAMI MELIHAT LANGIT SEPERTI GULUNGAN KERTAS”
    @
    Saya tunggu tulisannya Mas. Terima kasih

  33. April 12, 2009 pukul 12:11 am | #37

    Bentuk jagat raya itu bulat seperti bola, kita berada di dalamnya. Bumì berada di tengah2, jagat raya ini dibatasi oleh lapisan batu yg sangat tebal dan keras. Arasy, surga, lauhilmahfudz, hadrol muqodas berada di dalam bagian atas jagat raya.

  34. ihsan
    April 12, 2009 pukul 12:29 am | #38

    Di luar jagat raya (alam semesta) ada wilayah kosong, tak ada benda atau mahluk apapun. Di tmp ini Alloh bisa membuat alam semesta seperti yg sdh ada ataupun yg berbeda. Setelah wilayah kosong banyak kehidupan yg lain di luar sana.

  35. supatno
    April 24, 2009 pukul 4:40 pm | #39

    Tentulah manusia takkan sanggup mengukur atau mengetahui bentuk alam semesta.
    Mengapa ?? Karena manusia hanya memiliki kemampuan yang terbatas. Misalnya ?? Telinga anda dekat sekali dengan mata anda. Cobalah lihat telinga anda dengan mata anda. Apalagi alam semesta, yang hanya Allah saja yang maha tau.

  36. herpinsi
    April 26, 2009 pukul 12:36 pm | #40

    jagad raya, adalah jagad raya itu sediri,karena jagad raya bergerak berarti ia hidup, artinya jagad raya itu adalah makhluk. sperti halnya manusia, merupakan tempat makluk2 mikroba hidup dan berkembang biak, tetapi anehnya makluk2 itu berguna bagi manusia.

  37. Einstein
    Juli 16, 2009 pukul 3:08 pm | #41

    Sesungguhx,batas jagad raya ada d dalam otak qt sndiri.sampai mana qt bz brpikir tentang luasx jagat raya,d situlah batas jagad raya.
    Tul ga???

  38. zia hidayat
    Agustus 6, 2009 pukul 10:21 am | #42

    Saya pikir bentuk jagat raya. manusia bakalan tidak tahu karena jagat raya itu luas banget. jadi hanya allah yang tahu

  39. sahara
    Agustus 19, 2009 pukul 4:49 pm | #43

    weleeh…wwweeelleeeeehhhhh………

  40. Anton berjaya
    September 30, 2009 pukul 8:42 pm | #44

    mempelajari jagat raya dan seluruh isi adalah sebuah PROPESI yang MULIA tp dengan catatan harus didasari dengan NIAT yg suci,yaitu utk menambah KEIMANAN kita betapa MAHA BESARNYA,MAHA AGUNGNYA,MAHA SEMPURNANYA sang PENCIPTA kita.bumi yg kita huni sekarang ini,yg dihuni oleh sekian milyar makhluk hidup didalamnya,CUMA salah satu planet dari sekian milyar planet ciptaanNYA dijagat raya.dari itu SHOLAT lah kerana sholat adalah perintah yang dari SANG PENCIPTA jagat raya ini.thanks.

  41. adam faizal
    Oktober 29, 2009 pukul 3:38 pm | #45

    menurut saya jagat raya bermula dari sebuah batu yang hancur dengan sangat-sangat dahsyat……….kemudian membentuk partikel-partikel yang kita sebut sebagai bimtang,sebetulnya di dalam satu galaksi saja(bima sakti)terdapat milyaran bintang

  42. November 22, 2009 pukul 3:41 pm | #46
  43. Irby
    Desember 2, 2009 pukul 10:24 pm | #47

    Tolong tidak usah berteori2/berandai2.. Anda lihat,anda dapat sesuatu yg blm pnh ada yg menulis,tulis dan sampaikan. Biar otak kita masing2 yg memikirkanya. Teori-teori dari angka nol lah,ledakanlah.. Sok pinter!! Diketawain tu sama malaikat+jagadraya yg sedang kita omongin ini. Yang jelas ALLAH swt, memang maha segala galanya.. Kalau pingin agak dikasih gambaran,dekatkanlah dirikita kepadaNYA. Sehingga kita dapat dikasih pengertian sedikit apa mungkin melalui mimpi,atau yg lainya. TUGASMU HANYA MENYAMPAIKAN , TIDAK USAH BERPENDAPAT Maaf kl kurang berkenan.. Mkasih..

    • auah
      Desember 22, 2009 pukul 8:09 pm | #48

      Omongan lu kagak enak cuy, dikasi otak oleh ALLAH buat mikir sehingga ilmu pengetahuan berkembang….. gak usah menggurui lah…..

  44. Januari 27, 2010 pukul 12:30 pm | #49

    jagat raya menurut aku akan hancur seperti proses terjadinya……..pernah aku baca kalau bumi itu akan hancur seperti awal mula terbentuknya…….Tapi bumi akan hancur jika mataharinya hancur………..kalian pernah berfikir nggak kalau bumi tidak hancur karena gaya edarnya sendiri……gini penjelasannya….Matahari akan mati or padam karena matahari sudah tua…..kalau matahari mati otomatis tidak ada yang bisa mengendalikan gaya edarnya………mungkin bumi akan hancur karena bertubrukan dengan planet lain……………….
    tapi itu semua hanya perkiraanku saja…..

  45. iwan
    Maret 15, 2010 pukul 12:18 am | #50

    semua teori-teori itu ga ada yg bener……. mereka itu cuma berhayal aja tuh. so pinter dasar orang kafir…
    yg bener,, manusia itu ga punya kemampuan u/ mengetahui terjadinya alam raya ini , itu semua rahasia Allah swt yg maha pencipta, hanya Allah yg maha mengetahui,
    allah menciptakan segala sesuatu hanya dengan mengatakan “kun..faya..kun” jadi maka jadilah.
    kita jangan terpengaruh dengan pemikiran orang kafir yg akan merusah iman kita.
    supernova lah, bigbang lah.dentuman lah……. bom kali,,,,

    • somuch
      Oktober 8, 2010 pukul 12:58 am | #51

      Manusia di beri otak dari Allah SWT untuk berfikir.
      Dari sejak lahir telanjang hingga remaja ngerti onani,
      sampe tau soal bumi dan planet laen,
      itu karna kita di beri otak untuk berfikir.
      tapi gak tau ya,yang gak di beri otak oleh Allah SWT,
      JADI GAK BISA MIKIR……

    • November 3, 2011 pukul 12:34 am | #52

      hahaha,,
      tpi, nyank ue tau orang pertama nyank bisa mendarat di bulan itu kan orang kafir <—

  46. Juli 1, 2010 pukul 4:46 pm | #53

    didalam al qur an disbutkan bahwa dulunya bumi dan langit adalah satu, sebelum terciptanya. maka sudah jelaslah bahwa pemisahanya adalh btuh proses, prosesnya yaitu yang selama ini sedang manusia bicarakan”big bang”.adapun nanti akan mengalami penyusutan itu hanya Allah yang tau, karena datangnya kiamat mutlak hanya Dia yang tau, kita hnya dikasih tanda-tandanya ja,lewat al qur an dan hadits, dan didalam surat Al maarij kita disruh bersabar dengan sabar yang baik,jaga keimanan hingga akhir hayat.

  47. ondi
    Agustus 5, 2010 pukul 1:07 am | #54

    menurut saya jagat raya ini tak terbatas, karna kalau terbatas pasti batasnya itu ada batasnya lagi begitu seterusnya.. Jadi gak ada akhirnya. Terus kalau kehidupan diplanet lai selain dibumi mungkin ada karna bumi kita mengelelilingi salah satu bintang yaitu matahari. Karna itu aq yakin bintang2 yg lain pasti ada juga planetnya yang mengelilingi dah bersuhu sama dengan bumi dan ada atmosfir jg.. Tentang masalah jagat raya tadi ada kemungkinan jg jagat raya seperti bola, karna dalam alquran kata2 langit, karna kalau kita lihat dari luar angkasa yg dimaksud langit itu yg mana? Mungkin juga lagit itu yang membungkus jagat raya sebanyak 7 lapisannya.

  48. budi
    Agustus 16, 2010 pukul 10:42 am | #55

    subhanallah…ramai jg pd ngomongin jgt rya,,allah menciptakan jagat raya dgn sangat sempurna.manusia hanya sedikit tau tntng jgt rya,jd tak kan ada yg bs mengetahui ttg mslh ini.cukuplah allah yg tau..jagat raya hny tempat bersinggh sj (alam dunia) ADA-alam ruh,alam rahim,alam dunia,alam akhirat. JD kl dl nb ADAM td mkn buah kholdi,mungkin tdk ada jgt ry,krn stlh adam mkn buah itu lngsung di hukum dari surga keluar ke dunia..jd hanya allah yg tlah mendesain jgt ry ini untk khdupn smentra…

  49. rasyid
    September 4, 2010 pukul 1:21 pm | #56

    Iman adalah mutiara…didalam hati manusia, yang meyakini ALLAH SWT…Maha Esa..Maha Kuasa…

  50. Jerejenk
    September 15, 2010 pukul 11:34 am | #57

    Ah bingung aku spasi memori diotakku hampir pol.tp yg pasti tuhan itulah arsitekturny

  51. setia budi_krwg
    September 18, 2010 pukul 6:53 pm | #58

    allah maha besar..jadi allah yang maha tau..ilmu manusia sedikit sekali di ksh tau.apalagi mikirin akhirat ya,bru alam dunia manusia sudah kalang kabut mikirinya,,yg penting kita menuruti hukum2 allah dan menjauhi laranganya…

    • agung
      Oktober 16, 2010 pukul 7:25 am | #59

      Luas jagad raya ? menurut saya luasnya tak terhingga atau dengan kata lain otak manusia tak akan menjangkau akan luas jaga raya karena luas kan satauannya (meter persegi) M2 bentuk jagad raya pun gak ada yang tahu pasti. yang jelas yang tahu luasnya hanyalah penciptanya.

  52. rachmad
    Desember 5, 2010 pukul 11:07 pm | #60

    menurut sy…jagt raya tu trbatas,yg bentuknya mungkin dah ditentukan dari awal..oleh allah….truz di isi dngan materi…yg brawal dari 0..truz trjadi dentuman kras di pusatnya..dan pada hari kiamat nanti allah akan menggulung jagt raya..logikanya,bagaimana…bisa menggulung klo seandainya jgt raya tak terbatas….sifatnya tak trbatas…tu berarti…selamanya,,selamanya100X…1000X…tak trbatasX..artinya gak akan pernah kiamat..

  53. rachmad
    Desember 5, 2010 pukul 11:32 pm | #61

    alam dunia adalah alam materi…dan semua materi pasti ada penjelasannya…cahaya dan kegelapanpun materi dan ada pejelasannya..berbeda lagi dengan cahaya di padang masyar..karna itu adlah alam akhirat,,dan itu tak memiliki materi/wujud..masah itu hnya allah yg tahu..tuntutlah ilmu sampai kita mati,,tak ada slahnya tuk cari tahu…karna dunia memang tempatnya mencari ilmu..bukan?

  54. gede
    Januari 4, 2011 pukul 8:38 pm | #62

    jagad raya? mmmmm…… hanya TUHAN yang tau bro…

    • nico
      Februari 21, 2011 pukul 12:26 am | #63

      waoo menarik sekali….
      apa yang bisa dipikirkan manusia adalah “sesuatu yang berkondisi” maksudnya segala sesuatu yang yang terperangkap di dalam massa , ruang , dan waktu . pertanyaannya : jika ada “sesuatu yang tak berkondisi” dapatkan pikiran manusia memikirkannya ?
      contoh : bagaimana bentuknya “kekosongan melompong” itu ? berapa luas “kkekosongan melompong ” itu ?
      teory tentang luasan alam semesta berdasarakan gelombang cahaya yang masih bisa teramati +- 13.7 milyar tahun cahaya tidak membuktikan ….”tidak ada apa-apa lagi ” diluar jarak teramati 13.7 milyar tahun cahaya. apakah anda setuju ?
      “kekosongan melompong” yang mungkin terisi “energy kegelapan ” tentu tidak bisa digambarkan bentuknya bukan ???
      ilmu pengetahuan tidak sempurna dalam menggambarkan realitas semesta alam ,ada banyak kemungkinan tentang alam semesta misalnya manusia hanya tahu kecepatan tertinggi adalah kecepatan cahaya , apakah ada yang lebih cepat dari cahaya ??? mungkin saja khan ? misalnya kecepatan dari ” dark matter” atau “energy kegelapan ” yang mana manusia tidak memiliki instrumen dalam pengukurannya.
      saat anda membayangkan bentuk dari jagad raya saat itu pula anda mencoba menggambarkan sesuatu yang memiliki massa sehingga ada bentuknya, coba renungi hal ini : dapatkan anda menggambarkan bentuknya “kekosongan yang gelap gulita” ?

  55. shifa
    April 1, 2011 pukul 6:05 pm | #64

    situs yang komplit,,,,,,
    bisa dijadiin info yang lengkap…

  56. tri
    April 6, 2011 pukul 9:11 am | #65

    bismilah, manusia tidak dilarang untuk menguasai pengetahuan, tp apa bila dlam rangka mencapai smua itu tidak sesuai tuntunan al-qur’an dan as-sunnah, maka akan sia2….jd selaraskan kemajuan iptek dengan al-qur’an dan as-sunnah, niscaya kt dpt mengerti tujuan diciptakanya jagad raya, dan yg penting jagat raya ini ada yg membuat, mustahil berdiri sendiri karna sifat materinya yang tidak abadi,. orang yg berfikir jgat raya terbentuk dngan sendirinya adalah orang yang tak bertuhan…. Allahuallambissowab………..

  57. Asti
    April 26, 2011 pukul 12:52 pm | #66

    Asyik..jg bacanya…jd bs tahu bnyak ilmu dari komentar2 orang hnya saja komentar yg lebih santun…mgkin lebih enak dibaca….. sy setuju Jagat Raya…Allah SWT saja yg tahu,tp tdk ada salahnya klo kita mencari ilmu ttg jagat raya sebagai renungan bahwa kita bukanlah siapa2.

  58. April 30, 2011 pukul 11:22 am | #67

    Jagat raya, langit 1 sampai 7 yg kita pelajari hanya disekitar langit pertama,tapi kita udah kepuyengan..hehe..tp bagus2 komentarnya , tapi ane love lah jagat raya, Misteri yg indah kuasa Illahi Robby…

  59. yanz
    Juni 6, 2011 pukul 11:29 pm | #68

    widihhh ko pusing sih mkirin jagat raya,,,,anda ngin paham ya baca saja al’quran.di situ sudah mengasfek kehidupan manusia.itulah kebesaran alloh.manusia tidak dapat menembus hahahahahaha………….gitu aja ko repooot hahahaha..

  60. Juni 19, 2011 pukul 1:20 pm | #69

    tak seorangpun yang tau bagaimana bentuk jagad raya…dan hanya tuhanlah yang tau segala yg ada didunia ini..

  61. Juli 1, 2011 pukul 8:55 pm | #70

    menurut gw jagad raya itu ada batasnya karena segala sesuatu itu mempunyai batas,seperti halnya kesabaran kita,drti halni jagad raya itu mempunyai jutaan bintang/matahari dan di setiap bintang itu terdapat planet planet seperti di matahari kita,dan kemungkinan besar diantara bintang tersebut terdapat kehidupan

  62. sam
    Juli 12, 2011 pukul 6:28 pm | #71

    menurut aq,bentuk jagad raya ini…adalah bulat seperti hal-nya matahari,bumi dan juga planet2 lain dlm jagad raya ini karna dlm satu molekul unsur yg trbentuk dri hal yg paling kompleks adlah bulat..yg kemudian membentuk macam bentuk lain.namun yg mmbdakan jagad raya dan planet maupun bintang adalh adanya proses memuai/menyusut dri jagad raya tersebut yg memumingkikan trjadinya perkembngan dan perubahan zaman dri masa ke masa,dgn demikian jagad raya dpt di pastikan memiliki akhir namun,perlu di lakukan penelitian lebih lanjut dan peralatan yg lebih modern utk mengungkap hal trsbut

  63. cahyo
    Juli 16, 2011 pukul 7:58 am | #72

    jagat raya adalah terbatas, menurut penciptanya, kebodohan manusialah yang tak terbatas, sehingga tidak mampu menjangkau gambaran pasti tentang jagad raya ini, allahu akbar. terimakasih atas tulisan ini…

  64. urip
    Agustus 4, 2011 pukul 3:15 pm | #73

    kalau pengen mengetahui penciptaan jagat raya kita harus masuk kewilayah ilmu hakekat marifat baru akan ketemu..

  65. thiwul
    September 7, 2011 pukul 1:22 pm | #74

    Asik.ane se7 aja ama ilmuan dn kamu semua.

  66. September 10, 2011 pukul 8:36 pm | #75

    dalam penciptaan langit dan bumi itu terdapat tanda2 bagi orang2 yang berakal,yaitu orang2 yang memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi dan berkata,”maha suci Engkau Ya Allah,Sesungguhnya tidaklah Engkau ciptakan ini dengan sia2…dan hanya kepada Engkaulah kami berserah diri”.

  67. September 10, 2011 pukul 8:56 pm | #77

    tidak ada dalam alquran hal2 yang bertentangan dnegan ilmu pengetahuan.mungik ada yang bertentangan dengan theori2 yang ada namun tidak ada satupun fakta yang kokoh dalam ilmu pengetahuan yang telah ditemukan bertentangan dengan alquran.Quran tidak berbicara tentang theori2,Alquran berbicara tentang fakta.

  68. erma oktaviani
    Oktober 12, 2011 pukul 10:03 am | #79

    pertanyaaan mudah saja pada diri sendiri, blm ada satupun manusia bisa menciptakan satu benda langit saja dari jutaan milyar benda di alam semesta, artinya ada sesuatu yang lebih dari semua yang ada, kembali ke hal penciptaan ALLAH SWT. baca Al-Quran semuanya dah jelas.

  69. guntur
    November 10, 2011 pukul 11:44 pm | #80

    Sip

  70. Rusnaldi Rusli
    Desember 14, 2011 pukul 6:30 pm | #81

    Untuk mengetahui masa lalu adalah menggunakan telescop.Makin jauh daya tangkap telescop,maka akan semakin jauh kita mundur kebelakang.Hal ini disebabkan jarak bintang2 tersebut jutaan bahkan ada yg milyaran tahun cahaya dari bumi. Posisi bintang2 yg kita lihat dengan teleskop itu adalah posisi yang sesuai dengan jaraknya. Jaddi kalau jaraknya 1 milyar tahun cahaya dari bumi,maka benda/bintang yg kita lihat itu adalah oosisinya 1 milyar tahun yg lalu,sedangkan posisinya sekarang kita baru bisa melihatnya nanti 1milyar tahun yg akan datang.Sesungguhnya bintang2 yang kita lihat pada malam hari tersrbut adalah maya. Sama halnya kita melihat pesawat terbang yg bergerak degan dua kali kecepatan cahaya,suaranya baru terdengar sedangkan pesawatnya sdh tdk disitu lagi.

  71. Desember 15, 2011 pukul 9:28 pm | #82

    kalau menurutku dari air asalnya…

  72. Desember 21, 2011 pukul 8:08 pm | #83

    klo menurut g , jagat raya tuh sama dengan waktu yg berjalan , gk akan da habisnya, n yg pasti mata kalian gk bisa liat telinga kalian sendiri, padahal di pikiran kmu jg gk da batasny, imajinasi kalian jg gitu ,hidup di dunia fana,karena kita hidup karena keinginan kita , makany kita hidup dgn kefanaan th sendiri, contoh rasa takut, yg hadir karena imajinasi kt, termasuk , kebahagiaan , kosong adalah isi, isi adlah kosong, bila ada yg tak terbatas pasti th di dapat dr yg terbatas, karena tidak da kata jelek bila tidak da kata bagus

  73. sandhy
    Desember 26, 2011 pukul 12:56 am | #84

    jagat raya sebenarnya berbentuk seperti terompet…

  74. sandhy
    Desember 26, 2011 pukul 12:58 am | #85

    jadi sangsakala sebenarnya adalah alam semesta kita sendiri..

  75. sq
    Desember 28, 2011 pukul 10:23 pm | #86

    de..deee jd org kok gag nyambung yg di bahas mslh jagad raya loe malah ngurusin BBM pantesan qt gag maju2 ya krn org2 kyk loe masih ada ,,coba dunk mikir yg lebih pinter dikit

  76. nengsih habibillah
    Januari 9, 2012 pukul 5:21 pm | #87

    kita sebagai manusia hendaknya menjaga alam yang tlah d cptakan ALLAH SWT untuk kta semua.jganlah kta mrusaknya,karena kta sbagai khalifah hendaknya mnjalnkan kwjiban kita itu. jganlah kta mengecewakan ALLAH SWT yang telah mmberi kta sellu rahmatnya. Jadilah kita ”KHALIFAH YANG SESUNGUHNYA”’,

  77. wilqee
    Januari 16, 2012 pukul 3:52 pm | #88

    Kalau kita berbicara Jagad Raya, kita tdk akan tahu bagai mana posisinya bintang2 dan galaksi saat ini.. Yang kita lihat pada malam hari baik dengan mata telanjang maupun dengan telescop sesungguhnya adalah bayangan maya saja. Hal ini disebabkan jarak bintang2 dan galaksi tersebut sangat jauh sekali. Jaraknya kalau di ukur dengan kecepatan cahaya bisa mencapai jutaan bahkan milyaran tahun cahaya dari bumi. Kalau kecepatan cahaya 300 000 km perdetik, bayangkan saja berapa km jarak bintang yg jaraknya 1000 tahun cahaya dari Bumi,yaitu sejarak 1000 X 360 X24 X 60 X 60 X 300.000 km = 9 331 200 000 000 000 km . Sedangkan jarak galaksi dan bintang2 itu bervariasi,bahkan puluhan ribu ,jutaan bahkan milyaran tahun cahaya dari bumi. Teleskop huble saja baru dapat melihat galaksi dan bintang bintang yang jaraknya 2 milyar tahun cahaya dari bumi.Artinya yg terlihat pada teleskop Hubble tersebut adalah posisi galaksi dan bintang bintang 2 milyar tahun yg lalu. Bagai mana posisinya sekarang? Posisi galaksi dan bintang bintang tsb sekarang kita baru akan melihatnya dua (2 ) milyar tahun yg akan datang.Jadi bintang2 yang kita lihat pada malam hari adalah posisi bintang bintang pd waktu yg berbeda beda terlihat pada waktu bersamaan ,yaitu tatkala kita lihat.tsb.Jadi manusia tdk mungkin dapat menggamparkan posisi benda langit sesungguhnya saat ini,karena Variabelnya sebanyak bintang2 dan jarak yang berbeda beda dari Bumi.Kalaupun ada bintang yg jaraknya 1000 tahun cahaya meledak 500 tahun yg lalu,maka kita baru dapat melihat 500 tahun yang akan datang..

  78. mas ion
    Maret 8, 2012 pukul 10:29 pm | #89

    ilmu manusia tidak akan sampai utk mempelajari jagat

  79. rusnaldi rusli
    Maret 20, 2012 pukul 11:58 am | #90

    Kalau kita menengadah kelangit pd malam hari,kita akan melihat bintang2. Sesungguhnya yg kita lihat tersebut adalah bayangan maya.Bintang2 yg kita lihat tsb sesungguhnya tdk lagi berada disitu.hal ini terjadi karena jaraknya dari bumi ribuan bahkan jutaan tahun cahaya. Yg kita lihat itu adalah posisinya pada masa lalu,sesuai dgn jaraknya. Kalau jaraknya dari bumi 1000 tahun cahaya, maka yg kita lihat tsb adalah posisinya 1000 tahun yg lalu. Begitu pula kalau jaraknya dari bumi 1000 000 tahun cahaya,maka yg kita lihat itu adalah posisinya 1000 000 juta tahun yg lalu. Dengan kata lain posisi bintang pada masa waktu yg berbeda kita lihat pd waktu bersamaan. Sulit memang membayangkannya. Mungkin saja bintang yg kita lihat tcb sudah hancur atau meledak, tapi bayangannya baru sampai ke Bumi.Itu makanya didalam alQuran Allah mengatakan: :” Kami jadikan bintang bintang sebagai perhiasan bagi kamu “. Karene kita tdk akan mungkin mengetahui dimana posisinya saat ini.

  80. April 4, 2012 pukul 9:00 pm | #91

    “jika kalian mencoba menghitung nikmat-KU(ALLAHswt) niscaya kalian tdk akn mampu menghitungnya” manusia dberi akal utk brfikir dn manusia itu mhluk lemah, sampai komentar ni sy tulis ilmu yg baru nyampe pd diriku hsl dr penggabungan antara al-Qur’an+Hadits dg ilmuwn. dark energy yg mnurut mrk adl suatu energy yg menyeimbangkn alam semesta yg sampe kini mrk blm tau itu energy apa, al-QUR’AN menyebutkn ttg bgaimana keseimbangan alam semesta ini bs trjdi, ada malaikat yg ALLAH ciptakn yg brtugas utk menyangga langit agar tdk runtuh dn jatuh_ menurutku dark energy itu adl malaikat yg menyeimbangkn alam semesta ini. ada point” tentang alam semesta ini yg tdk sya ungkapkn, krna akn panjang. trimakasih

  81. dian ayu istiqomah
    Mei 25, 2012 pukul 11:36 am | #92

    menurutku, pernyataan diatas yang menyebutkan “Kemudian terjadi penyusutan yang berakhir dengan runtuhnya jagat raya (big crunch)”. itu sama halnya dengan terjadinya ditiupnya sangkakala oleh malaikat izroil. “bila semua orang muslim didunia sudah dimatikan oleh allah swt, dan tidak ada lagi satupun orang mukmin yang tersisa dimuka bumi ini, maka allah akan memerintakhan malaikat izroil untuk meniup terompetnya.” makanya allah menjanjikan bila masih banyak hambaku yang menyebut asmaku maka akan kutangguhkan kiamatku. Oleh sebab itu saudaraku, mari kita bersama2 perbanyak dzikir agar allah masih menurunkan rahmatnya kepada kita dan anak cucu kita. amin
    semoga semua komentar2 kita semua membuat kita lebih meyakini betapa allah maha agung. dan mempertebal rasa iman dan takwa kita semua manusia.

  82. rido guanteng
    Juni 4, 2012 pukul 9:23 pm | #93

    kalau demikian, pernakah terpikirkan oleh anda hanya dibumi yang memiliki kehidupan? rasanya aneh gitu!!!
    kalo aku lebih penasaran misteri itu.

    bumi kita mengitari bintang yakni matahari bersama dengan ketujuh planet lain.
    kita berada dalam gugusan galaxy Bima Sakti, didalam nya terdapat jutaan bintang dengan planet yang mengitarinya. dan galaxy bima sakti adalah satu galaxy dari jutaan galaxy.
    tuh kan jadi bingung sendiri gue.

    pokoke menurut aku gak ada yg tau deh luas jagad raya beserta bentuknya.
    cuma tuhan ku yang maha tahu, karena dialah maha pencipta, allah swt

  83. tas
    Juni 19, 2012 pukul 8:58 pm | #94

    Setuju, Luasnya jagat raya ini sulit di ukur dan diperkirakan manusia. Hanya Tuhan yang Maha Pencipta yang tahu pasti. Pikiran kita hanya sekedar membayangkat luasnya jagat raya yang tak terbatas ini sudah mentok, seolah olah pikiran kita membatasinya.

  84. R
    Agustus 17, 2012 pukul 10:14 pm | #95

    kata Hawking sebelum terjadi Big Bang = Ledakan Agung dari sebuah bola sebesar bola tenis.

    • germin young
      Agustus 21, 2012 pukul 11:24 pm | #96

      hei semua yang membuat coment diatas kalian tau saja bahwa alam semesta itu memiliki batas tepi . maaf bukanya gue sok tau tapi itulah yang gue tau .karena coba kalian fikirkan sebuah bayi lahir dari rahim ibunya .nah di situ kita tau bahwa jagat raya ini mempunyai batas tepi .coba kalian simak deh dari mana jagat raya ini berasal pasti banyak yang mengatakan bahwa jagat raya tercipta oleh yang maha kuasa .emang bener tapi yang maha kuasa menciptakan jagat raya pasti melalui proses seperti bayi yang di dalam kandungan.nah begitu juga lah jagat raya tercipta yaitu melalui proses yang disebut proliferation of huge explosion

      • alief
        September 23, 2012 pukul 6:32 am | #97

        kalo jagad raya ada batasnya, lalu diluar jagad ry apakah ada materi lain? subhanalloh.. Wallohua’lam

  85. Januari 1, 2013 pukul 11:36 am | #98

    yang pasti menurut gw jagat raya ini berbentuk bulat kyk balon yang akan terus mengembang dan akan berakhir dengan sebuah ledakan lagi yang di namakan kiamat.
    seperti yang umum nya manusia ketahui saat ini adalah kalau semua materi yang ada di bumi dan di luar angkasa berbentuk bulat seperti,planet2 dn bintang yang bntuk nya smua bulat,bahkan partikel terkecil pun di bumi ber bentuk bulat,jadi skali menurut gw jagat raya ini bentuk nya bulat.
    tapi yang jelas cuma alloh swt lah yg maha mengetahui lagi maha besar

    • madhu
      April 27, 2013 pukul 12:23 pm | #99

      yg meledak apanya? klo jagat raya seperti balon terus yg diluar balon apa? jagat raya tdk bisa dianologikan dg benda2 yg ada didalamnya

  86. madhu
    April 27, 2013 pukul 12:31 pm | #100

    menurut sy jagat raya itu paradoksal. jauh v dekat, ada batasnya v t’k trbatas. dimana kita berdiri disitulah awal dan ujung jagat raya, bintang terjauh pun adalah bintang dekat (QS al Mulk ” kami hiasi langit dekat dg bintamg2″) untuk melihat jagat raya hrs masuk ke langit ke 7, masuk langit ke 7 hrs dibuka dulu hati kita. di hati itulah langit ke 7 jadi awal dan ujung jagat raya ada dalam hati. So, bicara ujung jagat raya bukan konsumsi otak tapi konsumsi hati.

  87. ALEX
    Juni 20, 2013 pukul 7:36 pm | #101

    Jagat raya ini bentuknya bulat seperti bola yg memiliki titik awal dan mempunyai batas. Dalam Islam langit itu terdiri 7 lapis dan tiap2 langit mempunyai batas dan ketebatan sampai langit ke 7. Yg jadi pertanyaan sekarang apakah di atas langit masih ada langit? jawabnya tidak, di atas langit ke 7 yaitu Arsy di atasnya keberadaan Zat Maha Pencipta yang tiada batas akhir tidak dapat di ukur, Itulah Zat Allah Swt Maha kebesarannya tiada terbatas titik memiliki atas awal dan akhir.

  88. September 25, 2013 pukul 10:59 pm | #102

    jadi. inti nya JAGAD RAYA itu adalah sebuah tempat yang memiliki miliaran,triliunan, bahkan TAK TERHINGGA jarak-luas-volume- dan benda benda yang berada di jagad raya itu… madsud nya. JAGAD RAYA mulai dari luasnya, jaraknya dari titik awal sampai titik akhir, bahkan volume nya itu TIDAK TERBATAS. TIDAK ADA TITIK AKHIR/JALAN BUNTU NYA BILA KITA MENGELILINGI JAGAD RAYA SEKALIPUN ! Dan kalau masalah BENTUK DARI JAGAD RAYA TERSEBUT itu TIDAK MENENTU. dikarenakan ALLAH sang maha pencipta alam semesta ini yang mengatur segala KEGIATAN yang ada di dalam isi JAGAD RAYA itu. jadi bentuknya itu tidak menentu , inti nya… Wassalam…

  89. Obat Infeksi Saluran Kemih Alami
    Desember 12, 2013 pukul 2:56 pm | #103

    makasih informasinya

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s