LOGIKA PIKIRAN PARANORMAL

Oktober 9, 2014 2 komentar

Pada umumnya, Paranormal atau Praktisi Supranatural menggunakan ilmu hikmah untuk pengisian (transfer energi) ke dalam beragam bentuk jimat, rajah dan wifik. Kini istilah populernya: Piranti Mistik.

Mengulas ilmu hikmah itu sendiri tidak akan pernah ada habisnya. Ada banyak hal terangkum di dalamnya. Di sisi lain, iIlmu hikmah mengalami proses asimilasi (percampuran) dengan beragam ilmu yang berasal dari budaya lokal yang dikenal dengan istilah: mantera, jampi-jampi, dan lain-lain. Karena itulah ada amalan ilmu hikmah yang terdiri dari 2 bahasa (bahasa Arab dan bahasa daerah).

Seiring perjalanan waktu, paranormal pembuat piranti mistik melakukan modifikasi bentuk piranti mistik agar terkesan modern dan elegan. Jika pada masa lalu piranti mistik berbentuk rajah yang dibungkus kain, rajah yang ditulis di kertas kalkir, rompi yang ditulisi rajah (rompi ontokusumo), jimat berbentuk tali sepatu, dan lain-lain, maka selanjutnya berubah menjadi berbentuk kapsul, pil, flash disk, ponsel, kartu chip, kalung, gelang, tasbeh, minyak wangi atau parfum dan segala macam bentuk yang secara sepintas tidak dapat diduga bahwa itu adalah jimat alias piranti mistik.

Sedangkan yang hampir tidak berubah adalah yang berbentuk susuk (terbuat dari logam emas), keris, cincin beraneka warna, amalan (hijib), dan lain-lain. Termasuk benda-benda yang namanya sangat terkenal, misalkan batu merah kecil yang umumnya disebut merah delima (padahal sejenis batu biasa atau terbuat dari kaca), jenglot yang konon adalah jasad orang sakti zaman kuno (padahal ada yang terbuat dari tengkorak kelelawar yang diberi potongan rambut manusia), bambu petuk (padahal bambu yang ruasnya ditempel dengan lem perekat), rantai babi yang konon bisa mendatangkan uang gaib (padahal terbuat dari sejenis bahan karet), dan lain-lain.

Bagi para penggemar (baca: konsumen) jimat, khususnya yang masuk kategori orang kantoran, pejabat, artis, dan lain-lain, tentu merasa tidak pantas membawa rajah atau rompi ontokusumo di lingkungannya. Mereka akan ditertawakan oleh siapapun yang melihatnya. Tetapi jika menggunakan cincin, kalung atau gelang pasti tidak akan ada yang tahu bahwa itu bukan benda hiasan semata, melainkan jimat.

Apalagi dalam bentuk tasbeh. Siapapun yang melihat seseorang membawa tasbeh pasti akan dinilai sebagai seorang yang bersifat relijius.Tidak ada yang menduga bahwa kemungkinan saja tasbeh itu merupakan piranti mistik alias jimat.

Dalam hal syirik atau tidak syiriknya benda yang disebut piranti mistik itu belum akan saya bahas di sini. Pro kontra masalah ini tidak akan ada habisnya. Pada intinya, paranormal yang merangkap pedagang piranti mistik selalu mengatakan bahwa piranti mistik bukan benda syirik. Mereka membawa segudang dalil atau argumen untuk mendukung pendapatnya. Bahkan tidak jarang, dalil-dalil tersebut mencakup ayat Al Qur’an dan hadist Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam.

Apalagi jika paranormal yang merangkap pedagang piranti mistik itu menggunakan jubah agama dengan segala macam atribut gelar di depan namanya. Mulai dari gelar Gus, Ustadz, Kyai, Habib, Syareatul Khotam, Syeikh dan lain-lain.

Bahkan ada pula yang menambahi gelar akademis seperti Prof, DR, SH, ST, MM, dan lain-lain.
Uniknya, hanya sedikit orang yang mau meluangkan waktu mengecek keabsahan sanad silsilah dan gelar-gelar prestisius tersebut. Kita memang mudah terpukau penampilan. Uniknya, jika sekadar bergelar Haji, tidak lagi menarik di mata konsumen. Paranormal memang memiliki logika berpikirnya sendiri.

Dalam pandangan saya, apapun gelar yang nisbahkan kepada nama mereka tetap tidak akan mengubah status profesinya yaitu paranormal pedagang piranti mistik. Bahkan seandainya ada beragam argumen bahwa segala keuntungan dagangannya untuk pembangunan pesantren, masjid, musholla, sekolah, panti asuhan, dan lain-lain, tetap saja tidak mengubah status profesinya sebagai pedagang jimat. Semua itu sah-sah saja, sepanjang belum ada Undang Undang yang mengaturnya.

Harus diakui pula bahwa sangat banyak paranormal yang tidak merangkap pedagang piranti mistik. Mereka memiliki kemampuan supranatural, tetapi tidak ada produk yang dijual dan tidak ada bayaran apapun yang ditetapkan untuk jasa yang dilakukannya. Ikhlas lillahita’ala. Bahkan ada pula paranormal yang mengharamkan segala macam bentuk perjimatan alias piranti mistik.  (AGUS SISWANTO)

ANEKA MACAM TERPAL UNTUK KOLAM DAN TAMBAK

Mei 24, 2014 12 komentar
Kami menyediakan terpal untuk kolam terpal lele dan tambak dengan berbagai ukuran dan harga terjangkau.
Silahkan kontak kami
Bapak Nurtanio,
Tataka Puri Estate Blok J 13 No.33,
Bitung Curug Tangerang-Indonesia,
Mobile Phone 081310646381,087870563441,
Telp/Fax 021 5985936

 

 


Dubai is One Place I have Seen

Mei 15, 2014 6 komentar

GambarMegahnya gedung-gedung pencakar langit di Kota Dubai, United Arab Emirates (UAE) menjadi daya tarik wisata yang tersohor di dunia.

Keberadaan bangunan raksasa yang menjulang ke angksa tidak hanya membuat masyarakat setempat di kota ini tertegun, melainkan para turis pun berdecak kagum setibanya di lokasi.

Apabila pembaca belum pernah mengunjungi Dubai, tentunya akan bertanya-tanya dan berimajinasi tentang keberadaan kota ini. Misalnya Burj al Arab atau menara Arab, ini merupakan hotel termewah. Tinggi gedungnya mencapai 321 meter dengan 66 lantai.

Bangunan tertingginya difungsikan sebagai hotel berkelas. Bangunan ini berada di sebuah pulau buatan yang berada 280 meter lepas pantai di Teluk Persia. Lanjut? Klik Di Sini

Kategori:film

NOVEL HOROR TERBARU: PENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

Maret 11, 2014 15 komentar

  Cover Pengantin Lembah KematianSTOK HABIS

PENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

 SINOPSIS

Bagi perempuan di Kampung Lembah Kematian, menjaga agar dirinya tetap perawan, menjadi persoalan wajib yang tidak bisa ditawar-tawar. Mungkin saja suaminya kelak tidak akan mempermasalahkan ketidakperawanan istrinya. Namun tidak demikian bagi Mbah Bahuga. Tepat di malam pengantin, makhluk gaib pelindung kampung itu akan meniduri pengantin perempuan sebelum suaminya. Jika ternyata pengantin perempuannya sudah tidak perawan, dia akan dibunuh. Jika tidak, dipastikan kampung itu akan dilanda malapetaka.

Kenyataan itulah yang membuat Marni begitu tertekan menjelang hari  perkawinannya. Bukan karena Mas Turip tidak mau menerima keadaannya, tapi kenyataan bahwa ia akan menemui ajal di malam pengantin, membuatnya begitu gundah. Ya, dirinya sudah tidak perawan. Tentu Mbah Bahuga akan marah dan membunuhnya. Bagaimana Marni bisa keluar dari situasi yang rumit itu? Siapakah sebenarnya Mbah Bahuga?

PENGANTIN LEMBAH KEMATIAN

Penulis: Yon Bayu Wahyono 
ISBN: 979-1305-88-4

Tahun terbit: Februari 2014.

Jumlah Hal: iv + 202 hal

Ukuran: 13 cm x 20 cm

(Soft Cover).

Penerbit: Nusa Media Yogyakarta

Harga: Rp. 40.000,-

Silahkan pesan sekarang juga

Kirim sms ke no 08176645205 dengan format :

NAMA#ALAMAT#JUMLAH PEMESANAN

Tuliskan Nama Lengkap, Alamat pengiriman, Jumlah buku yang dipesan,

Kami akan mengirim nomor rekening beserta jumlah uang yang harus di transfer setelah ditambah ongkos kirim.

YON BAYU WAHYONO

Selama ini dikenal sebagai wartawan dan penulis novel politik serta buku biografi sejumlah tokoh. Karya-karyanya pernah dimuat di HU Suara Merdeka (Semarang), SKH Kedaulatan Rakyat (Jogya), The Jakarta Post (Jakarta), Borneo Weekly (Brunei Darussalam), HU Pikiran Rakyat  (Bandung),  Tabloid NOVA (Jakarta) dll.

Sejak beberapa tahun terakhir, tepatnya setelah  bergabung dengan Majalah Misteri, mulai menggarap novel-novel horor. Dendam Darah Perawan adalah novel horor pertamanya yang pernah dimuat sebagai cerita  bersambung di Majalah Misteri.  Kini sejumlah novel lainnya tengah dalam proses terbit, al: Putri Kinanti, Arisan Maut, Pengantin Lembah Kematian, dll.

Beberapa buku yang sudah terbit  :

Surat Buat Bunda (antologi cerita pendek)

Calon Gubernur (novel)

Kiay Oedin (Biografi Gubernur Lampung Komjend Pol Pur Sjachroedin ZP)

Dari Kuli Karung Ke Kursi Walikota (Biografi Wali Kota Bandar Lampung Drs Eddy Sutrisno, MPd)

Dendam Darah Perawan (novel horor)

Pengantin Lembah Kematiaan (novel horor)

(Agus Siswanto)

Bekam Sembuhkan Diabetes Mellitus

Maret 6, 2014 9 komentar
Terapi Oksidan

Pengobatan Diabates Mellitus dengan Oxidant Releasing Therapy

Diabetes mellitus (DM) dari kata bahasa Yunani diabaínein. Artinya tembus atau pancuran air.

Dan dalam bahasa Latin, mellitus, rasa manis yang umum dikenal orang sebagai kencing manis.

Ini adalah penyakit yang ditandai dengan hiperglisemia (peningkatan kadar gula darah) yang terus-menerus dan bervariasi, terutama setelah makan.

Sumber lain menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan diabetes mellitus adalah keadaan hiperglikemia kronik disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal.

Akibatnya berbagai komplikasi kronik pada mata, ginjal, dan pembuluh darah, disertai lesi pada membran basalis dalam pemeriksaan dengan mikroskop electron. Selanjutnya bisa Anda baca di sini.

Kategori:kesehatan

Air Terjun Bantimurung, Keindahan Bernuansa Mistis (Video)

Januari 25, 2014 20 komentar

Dalam rangkaian jelajah di Makassar, Sulawesi Selatan, penulis mengunjungi lokasi wisata Air Terjun Bantimurung Bulusaraung.

Setelah perjalanan sekira satu jam dari Makassar, penulis memasuki obyek wisata. Sebuah gapura besar dengan lambang kupu-kupu raksasa di atasnya, diikuti patung kera tanpa ekor yang juga berukuran raksasa.

“Di sini banyak kisah misteri, Mas,” kata Pak Sahrir setelah penulis menyebut nama Majalah Misteri. Ditanya seputar legenda Bantimurung, Pak Sahrir menuturkan bahwa ada beberapa versi terkait asal usul kata Bantimurung.

“Bantimurung itu berasal dari bahasa Makassar. Artinya air yang terbanting (atau jatuh) bergemuruh,” kata Pak Sahrir.

Dikisahkan, suatu ketika Raja Gowa ingin mengadakan pertemuan dengan Raja Bone. Mereka sepakat untuk bertemu di daerah Maros ini. Suatu ketika, beberapa pasukan berkuda kerajaan berjalan-jalan di sekitar kawasan hutan ini. Tiba-tiba mereka mendengar suara bergemuruh (air terjun). Peristiwa ini mereka laporkan kepada Raja.

“Nia a je’ne amaru ta banting (ada air jatuh gemuruh),” kata pasukan berkuda.
Seketika itu juga Raja Gowa menjawab,” bantimurung (airnya terbanting gemuruh).”
Sejak itulah air terjun ini dikenal dengan nama Bantimurung.

Menurut Pak Sahrir, dahulu lokasi ini juga menjadi tempat orang-orang alim melakukan uzlah atau menyepi, khususnya di goa. Bahkan di tempat itu pula orang-orang alim atau para wali berkumpul untuk membahas dakwah.
Usai berbincang dengan Pak Sahrir, penulis melangkahkan menuju goa.

Goa

Di sini penulis ditemani Daeng Cipuk, pria tua yang masih kuat dan energik.
“Di dalam goa ini ada tempat sholat Raja Bantimurung dan beberapa wali di sini,” kata Daeng Cipuk (65 tahun) kepada penulis. “Ada juga tempat yang diyakini pernah menjadi tempat bertapa.”

Daeng Cipuk mengungkapkan bahwa tidak jauh dari lokasi pesholatan itu terdapat air jernih yang digunakan untuk berwudhu. Tentunya, orang-orang zaman dahulu yang memilih tempat ini sebagai tempat uzlah atau menyepi agar lebih khusyuk mendekatkan diri kepada Tuhan, tidak perlu ke luar goa untuk mengambil wudhu.

Menyinggung kisah mistis yang ada di goa ini, Daeng Cipuk tampak tersenyum mendengarnya. Pria yang sudah 40 tahun bekerja memandu wisata di kawasan ini mengungkapkan bahwa dirinya sering diminta untuk menemani tamu dari berbagai daerah untuk tirakat di goa ini.

“Mereka tirakat di dalam, sedangkan saya hanya menunggu di pintu goa. Tidak ada seorang pun yang masuk goa ini. Tetapi anehnya, hanya dalam hitungan sejam atau dua jam saja, mereka yang tirakat itu berlari ke luar. Mereka mengaku mendengar suara berisik di dalam goa,” kata Daeng Cipuk menuturkan ceritanya seraya tertawa kecil.

Meskipun Daeng Cipuk berbicara dengan nada humor, tetapi penulis malahan merinding mendengarnya.
“Umumnya mereka mengaku mendengar keramaian. Seolah-olah ada pengunjung yang masuk ke goa. Tetapi setelah diperhatikan tidak ada seorang pun yang terlihat, mereka langsung lari ke luar. Padahal itu terjadi siang hari,” lanjutnya.

Secara pribadi pria tua ini tidak pernah melihat penampakan apapun (atau mungkin dia sengaja menyembunyikannya). Tetapi beberapa orang yang masuk goa sering bercerita kepadanya telah melihat sosok pria berpakaian layaknya seorang haji.

Sesuatu yang membuat Daeng tidak mengerti adalah saat ada pengunjung yang kesurupan. “Mereka yang kesurupan sering berbicara dengan nada anak-anak. Padahal saya tidak pernah mendengar ada penampakan makhluk gaib yang berwujud anak-anak,” ujarnya.

Kepada penulis, Daeng mengingatkan bahwa pengunjung hanya diperbolehkan berada di goa hingga pukul 5 sore. Mereka juga dilarang untuk melakukan tirakat atau ritual apapun di dalam. Terlebih lagi di malam hari. Hal ini lebih disebabkan faktor keselamatan pengunjung itu sendiri.

(Agus Siswanto aka BaNi MusTajaB)

Review Blog BaNi MusTajaB 2013

Januari 4, 2014 4 komentar

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2013 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The Louvre Museum has 8.5 million visitors per year. This blog was viewed about 530,000 times in 2013. If it were an exhibit at the Louvre Museum, it would take about 23 days for that many people to see it.

Click here to see the complete report.